link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Kamis, 31 Juli 2014

4 Tipe Orang

hilda.fachriza 
Wah, trims banyak... pas bgt artikel ini di hari yang fitri ini :D
Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan bathin.

Wass.
Hilda
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
 
=============================================
Me
Bisa betul-betul melupakan, bukanlah suatu hal mudah.
Kecenderungan pikiran kita adalah terus-menerus memutar kembali „film“ kesalahan atau kejahatan yang pernah dilakukan orang itu
di kepala kita.
I Deliver happiness,
Dwika



"4 Tipe Orang dalam Memaafkan!"
Anthony Dio Martin
Bicara soal memaafkan, ada tipe orang yang sulit memaafkan, dan juga sulit melupakan.
Jadi tatkala ditanya kamu maafkan aku ya?
Jawabnya? “No Way! Tiada maaf buatmu”.
Ini orang yang penuh dendam.
Tapi, ada juga yang tipenya, dia mencoba melupakan, tapi nggak memaafkan.
Ngomongnya sih memaafkan. Kalau di SMS dan email, termasuk bertatap muka, kalimatnya sih “Saya maafin kamu!”.
Tetapi dari hati terdalamnya, rasa sakit hati itu masih muncul.
Dan setiap kali terungkit, makan rasa sakit hati itu akan muncul lagi.
Dan soal tipe ketiga, saya pun teringat kisah ini.
Ada sebuah obrolan manarik antara suami dan istri, suatu ketika seorang istri bicara dngan suaminya.
"Pak-pak, ingat nggak kesalahan papi sepuluh tahun lalu?
Suaminya bertanya,"Lho,bukannya kamu udah maapin.
Iya, sih. Mami cuma mau ingatin, sepuluh tahun lalu papi pernah salah!".
Nah, menurut Anda, udah maapin atau belum ya?
Nah, yang susah adalah yang tipe terakhir, memaafkan dan melupakan.
Mungkin karena perintah agama, kita belajar untuk memaafkan.
Mungkin maaf kitapun tulus.
Tetapi untuk bisa betul-betul melupakan, bukanlah suatu hal mudah.
Lagipula, kecenderungan pikiran kita adalah terus-menerus memutar kembali „film“ kesalahan atau kejahatan yang pernah dilakukan orang itu di kepala kita.
Jadi, dengan mengacu pada keempat tipe itu, tatkala kita mengatakan MEMAAFKAN, di tipe manakah kita?
Jangan-jangan kita hanya di tipe yang cuma sekedar ngomong tetapi tidak pernah bisa memaafkan secara sungguh-sungguh!
Selamat Memaafkah di Hari yang Fitri ini!
Salam Antusias!
@anthony_dmartin
 

Kamis, 24 Juli 2014

Proses menjadi sukses

Onny_Indrianto
Kadang2 perlu diterapkan ke anak…ucapan2 positif ini…
Tks Dwika


From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 24 Juli 2014 9:05
To: IME
Subject: Proses menjadi sukses

Mulailah mengatakan pada diri Anda hal-hal yang positif saja seperti:
"Saya memutuskan untuk mendapatkan pasangan yang baik." atau
"Saya sedang dalam proses menjadi sukses." 
I deliver happiness,
Dwika

 

Tips dan Cara Menjadi Orang Sukses

Semua ingin sekali menjadi orang yang sukses. Sebenarnya apa sih yang dibutuhkan agar sukses? Ternyata menurut Nathalia Sunaidi, seorang Hypnotherapist dan guru Hypnotheraphy di Nathalia Institute, orang yang sukses itu punya cara pikir dan respon yang beda terhadap situasi.

"Rumusnya mudah, events plus responses sama dengan outcomes. Intinya respon Anda menentukan hasil nantinya," jelas Nathalia dalam sesi Dove Secret Strength Camp, Hotel Padma, Bandung, Jawa Barat, Jum'at (13/7/2012), lalu. Ada tiga respon yang bisa Anda kendalikan dalam hidup Anda. Mulailah mengendalikan pikiran Anda, Image tentang Anda yang ada di kepala Anda, terkahir kata-kata yang Anda katakan.

Bisa saja orang mengatakan jika Anda tidak becus melakukan pekerjaan Anda. Bahwa Anda bodoh, bahwa anak TK juga bisa melakukan pekerjaan Anda dengan lebih baik. Tetapi respon Anda terhadap kritik itu yang menentukan hasilnya. Bila respon Anda malah jadi malas bekerja dan rendah diri, maka pekerjaannya makin jauh dari hasil yang diharapkan.

Nathalia memberi contoh sebuah kisah sukses penyanyi Elvis Presley, "Jika Elvis saat audisi mendengarkan produser saat itu yang mengatakan bahwa dia harus melupakan mimpinya menjadi penyanyi dan tetap menjadi supir truk. Saat ini dunia tak akan mengenal Elvis Presley," ceritanya memberi semangat.

"Bila Anda bisa merubah semua itu maka Anda akan menghasilkan performa yang luar biasa seperti yang Anda inginkan," saran Nathalia. Lebih Lanjut Nathalia menjelaskan cara melakukan perubahan tiga respon tersebut. "Caranya mulailah menggunakan self talk para orang sukses."

1. Hilangkan kata negatif
Cobalah untuk selalu menggunakan kalimat positif. Buang kalimat yang menggunakan kata jangan. Misal "Jangan malas bikin laporan."  atau "Jangan nonton TV sampai larut malam." Sebagai gantinya. "Saya akan menyelesaikan laporan ini." atau "Saya akan nonton satu jam lalu tidur." InsyaAllah lambat laun akan meraih kesuksesan.

2. Buat deklarasi positif
"Banyak sekali dari kita yang mengeluarkan pernyataan yang tanpa sadar menjadi sugesti dan kenyataan dalam hidup kita, contohnya, saya tak akan mendapatkan lelaki yang saya inginkan atau saya tidak mampu membeli barang mahal. Nah, kejadian deh." Nathalia memberi contoh. Mulai sekarang, selalu bikin deklarasi positif seperti "Saya selalu beruntung." "Semua bisnis yang saya jalani menguntungkan."InsyaAllah lambat laun akan meraih kesuksesan.

3. Naikkan level vibrasi Anda
"Jika Anda mengatakan hal negatif pada self talk Anda, maka Anda sedang menurunkan level vibrasi Anda,"kata Nathalia. Mulailah mengatakan pada diri Anda hal-hal yang positif saja seperti: "Saya memutuskan untuk mendapatkan pasangan yang baik." atau "Saya sedang dalam proses menjadi sukses." InsyaAllah lambat laun akan meraih kesuksesan

Naik keatas

Re: Naik keatas

Thu Jul 24, 2014 1:51 am (PDT) . Posted by:

"Palansa" saifalah_2005

Alhamdulillahm, mantap ini kang.

2014-07-24 8:35 GMT+07:00 Dwika Sudrajat dwikasudrajat@yahoo.com
[elektro85] <elektro85@yahoogroups.com>:
 -------------------------------
 Arista Wirawan
Makasih 
 -------------------------------
Onny_Indrianto
Bersyukur dan bersabar dua hal yg luar biasa….
Tks Dwika

 ------------------------------


Naik keatas

Wed Jul 23, 2014 6:35 pm (PDT) . Posted by:

"Dwika Sudrajat" dwikasudrajat

Apakah anda saat ini sedang merasa berada dalam titik nadir, terpuruk,
atau bahkan merasa berada dalam puncak permasalahan hidup?
Bila iya, maka bersyukurlah.
Karena itu merupakan salah satu
tanda-tanda akan terkabulnya doa kita.
I deliver happiness,
Dwika

MENSYUKURI KETERPURUKAN
http://si-pendosa.blogspot.com

Apakah anda saat ini sedang merasa berada dalam titik nadir, terpuruk,
atau bahkan merasa berada dalam puncak permasalahan hidup?
Bila iya, maka bersyukurlah.

Ha…. Bersyukur? Gak salah nih?
Iya bersyukur…. Kalian gak salah baca. Karena itu merupakan salah satu
tanda-tanda akan terkabulnya doa kita. Coba pikir, bila kita sedang
berada pada titik terendah, tentu arah berikutnya adalah akan naik
keatas, karena jika ternyata kita masih turun ke bawah berarti kita
belum benar-benar berada pada titik terendah……

Ketika permasalahan hidup terasa semakin memuncak, maka bersyukurlah, karena itu adalah tanda-tanda terkabulnya doa kita.
Bukankah keadaan langit tergelap di malam hari justru ketika menjelang pagi….

Jadi perbanyaklah syukur dan intropeksi diri………

Selasa, 15 Juli 2014

Usia

Onny_Indrianto
To Me
Today at 8:05 AM
 
Tks Dwika..

From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 14 Juli 2014 19:43
To: itxarco@yahoogroups.com
Subject: Usia

Menjadi tua adalah adalah sebuah kepastian.
Tapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan.
Usia dan kedewasaan adalah 2 hal yang berbeda.
Usia adalah anugerah Tuhan.
Tapi kedewasaan ada unsur upaya manusia.
Banyak orang sudah tua tapi belum dewasa, sebaliknya banyak orang masih muda tapi sudah dewasa.
I deliver happiness,
Dwika


Smart Happiness: Usia



Ada 2 hal yang perlu diingat tentang Usia
1. Bersyukur karena telah diberi Tuhan waktu sedemikian banyak untuk menikmati hidup ini.
2. Moment untuk bersiap-siap. Kita harus menyadari bahwa makin banyak waktu yang diberikan, makin sedikit waktu yang tersisa. Kita tidak pernah tahu kapan ujung perjalanan usia kita.

Usia adalah sesuatu yang unik. Satu sisi makin bertambah, satu sisi makin berkurang. Hidup seperti lingkaran. Makin kita menjauhi titik asal, maka kita makin mendekati titik asal. Makin jauh kita dari 0 kilometer, maka makin kita mendekati 0 kilometer.

Menjadi tua adalah adalah sebuah kepastian. Tapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Usia dan kedewasaan adalah 2 hal yang berbeda. Usia adalah anugerah Tuhan. Tapi kedewasaan ada unsur upaya manusia. Banyak orang sudah tua tapi belum dewasa, sebaliknya banyak orang masih muda tapi sudah dewasa.

Bedakan antara Growing old dengan Growing up. Menjadi tua (growing old) identik dengan fisik yang lemah, lambat, pelupa dan lain-lain. Sedangkan matang (growing up) kita menjadi tumbuh secara spiritual.

Salah satu cara yang ampuh agar kita sadar tentang Usia adalah dengan mengingat bahwa "jangan-jangan hari ini adalah hari kita yang terakhir hidup di dunia ini". Keterbatasan usia tidak ada kaitannya dengan tua, muda, sehat, atau sakit. Semua orang akan habis usianya. Dan kita tidak pernah tahu kapan itu akan terjadi. Untuk itu pastikan kita siap jika sewaktu-waktu saat itu datang.

Kita harus menyiasati agar kebaikan kita melebih batas usia kita, yaitu dengan meninggalkan warisan kebaikan. Ada 3 hal yang bisa menjadi warisan kebaikan:
1. Anak-anak yang baik
2. Amal yang terus bermanfaat
3. Ilmu yang bermanfaat

Orang yang paling baik/beruntung di dunia adalah orang yang umurnya panjang dan mengisinya dengan kebaikan. Sedangkan orang yang paling buruk di dunia adalah orang yang umurnya panjang dan mengisinya dengan keburukan (perbuatan tidak baik).

Jiwa Baru

Onny_Indrianto
To Me
Today at 8:07 AM
 
Tks Dwika Semangat Pagi


From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 14 Juli 2014 19:36
To: Elektro85
Subject: Jiwa Baru

Kita sudah meningkat secara usia.
Waktu tidak bisa dihentikan.
Kita hanya bisa mengimbanginya dengan menjadi lebih dewasa. Growing up.
Sesuatu yang tua identik dengan hal-hal negatif, seperti melambat, melemah dan sebagainya.
I deliver happiness,
Dwika

Smart Happiness: Tahun Baru, Jiwa Baru

By smartfm 

Banyak orang yang memasuki tahun baru dengan jiwa yang lama, dan membawa kebiasaan-kebiasaan lama. Jika itu yang terjadi maka, hidupnya hanya merupakan pengulangan-pengulangan, dan sesuatu yang diulang-ulang biasanya akan membosankan.

Untuk itu, mumpung saat ini kita masih ada di awal tahun 2011, mari kita perbaiki dan perbaharui jiwa kita. Kita harus menemukan sesuatu yang baru, sehingga hidup akan lebih menarik.

Tapi sering orang hanya mencari sesuatu yang baru dari 'luar', tidak dari 'dalam'. Padahal yang paling penting adalah yang dari dalam, yaitu jiwa. Baju baru, mobil baru, pekerjaan baru, dan tahun baru, tidak akan ada perubahan yang positif jika jiwa kita tidak baru.
Dengan bergantinya tahun, maka kita sudah meningkat secara usia. Sesuatu yang tua identik dengan hal-hal negatif, seperti melambat, melemah dan sebagainya. Waktu tidak bisa dihentikan. Kita hanya bisa mengimbanginya dengan menjadi lebih dewasa. Growing up, jangan Growing old.

Jika usia kita bertambah, tapi tidak diikuti dengan bertambahnya baiknya jiwa kita, maka itu artinya kita dengan stuck.   Inti dari kehidupan adalah berubah. Kita harus berubah menjadi lebih baik. Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Ciri-ciri orang yang berjiwa baru adalah: selalu mencari/menghadapi masalah baru. Banyak orang yang di tahun baru masih membawa masalah-masalah lama. Misalnya tahun baru masih membawa masalah utang kartu kredit,seperti tahun sebelumnya. Atau tahun baru, tapi masih melakukan kebiasaan lama yang tidak baik seperti bangun kesiangan.

Orang yang seperti ini adalah orang yang tidak meningkatkan kemampuannya, tidak growing up, dan tidak melakukan pembaharuan dalam dirinya.

Hidup ini indah. Tapi jangan melihat indahnya hidup dengan kacamata lama. Karena anda tidak akan menemukan keindahan-keindahan baru dalam hidup.

Senin, 07 Juli 2014

Gelombang radio

Onny_Indrianto
To Me
Today at 9:24 AM
 
Tks Dwika…

From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 05 Juli 2014 17:29
To: Elektro85; Aenurofik; Onny_Indrianto; E85; Yudi E85
Subject: Gelombang radio

Sering-sering mengatur otak kita masuk ke dalam gelombang otak alfa-theta lewat meditasi, doa malam, tahajud, terapi menulis, dll. Semuanya itu melatih kita untuk terbiasa berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar kita yang menjadi gerbang komunikasi kita dengan kesadaran kolektif, kecerdasan tak terbatas.
I deliver happiness,
Dwika

Otak sebagai penerima pancaran gelombang radio berisi ide dari Kecerdasan Tak Terbatas


Kepikiran sesuatu yang udah sejak lama kuamati polanya. Seringkali kalau aku punya ide yang sepertinya cemerlang, eh tak berapa lama kemudian aku menemukan bahwa ide itu sudah dilakukan oleh seseorang. Pola ini menimbulkan pertanyaan bagiku, apakah memang ada semacam neuro transmitter yang memancarkan gelombang radio ke otak seluruh manusia yang memungkinkan sebuah ide yang sama bisa muncul di benak orang-orang yang berbeda yang berada terpisah jarak yang sangat jauh? Apakah memang ada ide-ide yang dipancarkan untuk kemudian bisa diterima dan diterjemahkan menjadi wujud fisiknya oleh orang-orang yang peka dan siap dengan kemampuan teknisnya? 

Kalau itu benar, apa yang bisa kita lakukan?
1. Bersiap diri dengan meningkatkan kemampuan teknis kita.

2. Berlatih peka terhadap ide-ide yang muncul di benak kita. Kreativitas muncul ketika kita terkoneksi dengan pikiran bawah sadar kita. Napoleon Hill menyebutnya kecerdasan tak terbatas. Teori psikoanalisa menyebutnya kesadaran kolektif. Cara mengaksesnya adalah dengan sering-sering mengatur otak kita masuk ke dalam gelombang otak alfa-theta lewat meditasi, doa malam, tahajud, terapi menulis, dll. Semuanya itu melatih kita untuk terbiasa berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar kita yang menjadi gerbang komunikasi kita dengan kesadaran kolektif, kecerdasan tak terbatas.

3. Segera menindaklanjuti ide yang muncul di benak kita. Ide yang sama dipancarkan ke seluruh dunia. Hanya orang-orang yang mengambil kesempatan pertama begitu ide itu muncul yang akan memetik buahnya. Ada kalanya sebuah ide muncul kemudian muncul lagi untuk disempurnakan, tapi tidak selalu begitu. Maka perlu untuk segera menindaklanjutinya pada kesempatan pertama segera setelah pikiran kita menerima pancaran gelombang radio yang berisi ide-ide itu.

kesadaran-kolektif

Wujudkan Mimpi

Onny_Indrianto
To Me
Today at 9:25 AM
 
Tks Dwika …article yg bagus…
 -------------------------------------------------------------

Me
To Elektro85, Onny_Indrianto, Aenurofik and 2 More...
 
Jul 5 at 5:50 PM
Semakin jelas tujuan kita semakin besar pula daya bakarnya.
Daya bakar apa? Daya bakar pada semangat dalam diri maupun orang-orang di sekitar kita. Inilah yang dilakukan Martin Luther King, saat dengan jelasnya, ia menggambarkan bagaimana harapannya akan persamaan kulit hitam dan kulit putih dengan pidatonya, “I have a Dream.” Ini pula yang kemudian ditiru oleh Nelson Mandela hingga usai dipenjara 22 tahun,
Sebagaimana dikatakan oleh Nelson Mandela, “Bagi saya sangatlah jelas bahwa saya perlu melakukan ini demi generasi-generasi kami di masa yang akan datang.” Kenyataan menunjukkan, kejelasan akan tujuan serta arah inilah yang memberikan api yang menyalakan semangat mereka untuk bergerak.
I deliver happinesss,
Dwika

Rahasia Mewujudkan Mimpi Anda 

By Anthony Dio Martin

Pembaca, kali ini kita akan belajar langsung tentang cara menggapai sukses dari motivator kelas dunia, Anthony Robbins. Dalam prinsipnya, Anthony Robbins memperkenalkan istilah “Ultimate Success Formula”. Melalui buku-buku dan seminarnya, inilah tips yang diberikan Anthony Robbins untuk menginspirasi pendengarnya agar semakin mendekati gerbang kesuksesan mereka. Bahkan, prinsip Ultimate Success Formula inilah yang juga menjadi salah satu langkah fundamental dalam ilmu Neuro Associative Conditioning (NAC) yang diperkenalkan oleh Anthony Robbins.

Singkatnya, dalam Ultimate Success Formula ini, diperkenalkan empat langkah yang jika diaplikasikan dengan sungguh-sungguh akan mengantar kita semakin dekat dengan tujuan kita, yakni: (1) Perjelas tujuan yang hendak Anda capai (CLEAR DIRECTION); (2) Ambil keputusan untuk melakukan sesuatu yang membuat Anda mendekati tujuan itu (MAKE DECISION); (3) Milikilah kepekaan apakah Anda semakin dekat dengan tujuan Anda (AWARE RESULT); (4) Terus perbaiki dan ubah pendekatan sampai Anda mencapai tujuan (FLEXIBLE APPROACH). Sekarang, mari kita bahas satu demi satu pendekatan Anthony Robbins ini.



CLEAR DIRECTION.

Pada prinsipnya, selalu ditekankan bahwa ‘Clarity is Power’ (kejelasan adalah kekuatan). Pernahkah Anda perhatikan saat kaca pembesar (suryakanta) yang disoroti sinar matahari lalu diarahkan ke kertas? Ketika titip api atau fokusnya menjadi jelas, semakin besar kemampuan titik api tersebut untuk membakar kertasnya. Demikian pula, prinsip pertama dalam Ultimate Success Formula ini mengajarkan, semakin jelas tujuan kita semakin besar pula daya bakarnya. Daya bakar apa? Daya bakar pada semangat dalam diri maupun orang-orang di sekitar kita. Inilah yang dilakukan Martin Luther King, saat dengan jelasnya, ia menggambarkan bagaimana harapannya akan persamaan kulit hitam dan kulit putih dengan pidatonya, “I have a Dream.” Ini pula yang kemudian ditiru oleh Nelson Mandela hingga usai dipenjara 22 tahun, ia dijanjikan akan bebas dengan bersyarat. Namun, dalam suratnya kepada Presiden P.W. Botha, ia menolak mengubah mimpinya dan menerima lima tahun penjara lagi, sebelum dibebaskan. Mimpinya sendiri begitu jelas. Nelson Mandela tahu, untuk apa ia harus berkorban. Sebagaimana dikatakan oleh Nelson Mandela, “Bagi saya sangatlah jelas bahwa saya perlu melakukan ini demi generasi-generasi kami di masa yang akan datang.” Kenyataan menunjukkan, kejelasan akan tujuan serta arah inilah yang memberikan api yang menyalakan semangat mereka untuk bergerak.

Sekarang, jadi sangat jelas bagi kita. Kalau kita ingin memiliki semangat serta daya juang yang tinggi, tujuan serta cita-cita kita harus diperjelas. Cita-cita serta arah ini pun akan menjadi daya tarik yang kuat bagi kita. Tatkala kita mengalami jatuh dan bangun, kejelasan akan cita-cita kita ke depan kitalah yang akan membuat kita tetap tegar berdiri.



MAKE DECISION.

Banyak orang yang mempunyai cita-cita, tetapi sedikit sekali yang berhasil mencapainya. Mengapa? Alasannya sederhana. Tidak banyak orang yang benar-benar mengambil tindakan. Banyak orang ragu dan tidak yakin pada kemampuan diri sendiri dalam mewujudkan mimpi-mimpinya itu. Mereka berpikir dan mengharapkan kesempatan yang ‘pas’ akan tiba. Mereka mengharapkan ‘waktu yang tepat’ akan datang suatu ketika. Yang jelas, waktu ‘suatu ketika’ tidak akan pernah tiba. Jadi, yang disebut ‘suatu ketika’ itu adalah saat ini dan sekarang! Untuk itulah, Ultimate Success Formula mendorong kita untuk membuat keputusan mengambil suatu langkah, entah seberapa kecil, asalkan semakin membawa kita kepada tujuan kita.

Perlu kita ketahui pula, konon kata DECISION atau ‘keputusan’ mempunyai akar kata yang berarti ‘memotong’. Apanya yang kita potong? Yang jelas, yang kita potong adalah kebingungan arah dan alternatif. Kita membulatkan tekad untuk mengambil suatu langkah. Dan setelah langkah tersebut dibuat, tidak ada lagi kata untuk surut atau pun kembali atau bersikap setengah-setengah. Itulah kunci yang membawa kita semakin dekat dengan kemenangan pribadi kita.



AWARE RESULT.

Langkah-langkah yang kita ambil, punya dua kemungkinan. Semakin mendekati atau justru semakin jauh dari cita-cita kita. Karena itu, pentinglah bagi kita untuk membangun suatu radar yang membuat kita terus-menerus sadar, apakah langkah kita semakin membawa kita pada tujuan ataukah tidak.



FLEXIBLE APPROACH.

Inilah langkah terakhir kita, yakni keinginan untuk terus-menerus memperbaiki proses maupun metode kita hingga akhirnya membawa kita pada tujuan. Tahap ini membutuhkan kemampuan fleksibilitas yang tinggi untuk menyesuaikan dan mengubah cara yang dipakai saat ini. Khususnya, kalau cara tersebut membawa pada kegagalan. Inilah yang seringkali dikatakan oleh Thomas Alva Edison saat ia mengomentari beberapa penemu. Menurut Edison, “Permasalahan dengan para penemu ialah mereka mencoba beberapa hal, dan tatkala percobaan mereka gagal, mereka pun merasionalisasikan hal itu lalu menyerah!” Itulah yang ia komentari saat ia diejek seorang professor terkenal pada masanya, Silvanus P. Thompson yang mengatakan percobaannya telah gagal dan tidak akan pernah berhasil. Tetapi, Thomas Alva Edison adalah manusia dengan fleksibilitas dan kegigihan luar biasa untuk terus-menerus mengubah metode dan caranya hingga cita-citanya berhasil.

Hal ini segera mengingatkan kita untuk senantiasa mau mengubah dan fleksibel saat cara kita belum berhasil. Janganlah kita terburu-buru untuk mengubur mimpi dan cita-cita saat segalanya belum berjalan sesuai rencana. Mungkin, kita harus mencoba beberapa langkah lagi dan mengubah metode maupun pendekatan kita. Seperti pada diri Thomas Alva Edison, fleksibilitas serta kegigihannya itu berbuah pada kesuksesan luar biasa.

Pembaca, semoga prinsip–prinsip dalam Ultimate Formula Successs ini segera menginspirasi Anda untuk mengambil langkah-langkah penting dalam hidup Anda. Buatlah keputusan dan segeralah bertindak. Kita sendiri tida tahu berapa lama kita dikaruniai kehidupan. Karena itu bertindaklah sekarang juga dengan bekal formula sukses ini!

Rabu, 02 Juli 2014

Sikapi Kegagalan

Onny_Indrianto
To Me                                                                                                                         Today at 9:35 AM
 
Keep happiness..tks Dwika


From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 01 Juli 2014 20:24
To: John Sihar
Subject: Sikapi Kegagalan

Happy / happiness / bahagia merupakan sumber energi untuk bangkit kembali dari kegagalan, untuk mencoba kembali meraih kesuksesan .
Dan yang paling bijak adalah tidak menganggapnya sebagai kegagalan, melainkan belum berhasil.
I deliver happiness,
Dwika

Menyikapi Kegagalan (Lanjutan)


Kegagalan adalah fenomena kehidupan. Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan. Namun yang paling bijak adalah tidak menganggapnya sebagai kegagalan, melainkan belum berhasil.
 Ada 2 jenis orang dalam menyikapi kegagalan:
1. Orang yang gagal dan tidak happy. Orang ini menganggap karena gagal, semua sudah selesai, tidak ada kesempatan lagi, tidak ada semangat untuk bangkit lagi.
2. Orang yang gagal tapi happy. Orang ini masih punya harapan, semangat, dan yakin suatu saat akan berhasil.

Happy / happiness / bahagia merupakan sumber energi untuk bangkit kembali dari kegagalan, untuk mencoba kembali meraih kesuksesan .

Perumpamaan orang dalam menyikapi kegagalan, adalah seperti 3 benda yang dijatuhkan dari ketinggian.
1. Telur. Jika dijatuhkan dari ketinggian akan pecah berantakan berkeping-keping.
2. Jeruk. Jika dijatuhkan dari ketinggian akan pecah, tapi tetap berada ditempatnya.
3. Bola bekel. Jika dijatuhkan dari ketinggian akan mantul/membal.

Ketiga perumpaan itu menggambarkan orang dalam menyikapi kegagalan. Telur adalah orang yang langsung down ketika menghadapi kegagalan, dan tidak punya daya tahan terhadap kegagalan. Jeruk adalah orang yang tidak punya semangat untuk mencoba bangkit dari kegagalan. Sedangkan bola bekel adalah orang punya semangat untuk bangkit dari kegagalan.

Perumpaan itu menunjukkan bahwa yang membedakan orang dalam menyikapi kegagalan adalah struktur mentalnya.
- Orang yang optimis menganggap kegagalan bersifat temporer
- Orang yang pesimis menganggap kegagalan bersifat permanen

Makin banyak kita mencoba maka makin banyak kita mengalamai kegagalan. Tapi itu lebih baik daripada orang yang tidak pernah mencoba, dan tidak pernah mengalami kegagalan sama sekali. Karena orang yang tidak pernah mencoba, tidak akan pernah “kemana-mana”. Sedangkan orang yang sering mencoba, akan lebih berpeluang meraih kesuksesan. Kegagalan akan menimbulkan pelajaran. (am)

Senin, 30 Juni 2014

Kepuasan karyawan

From: Harry Yantho
To: Me

Jun 27 at 9:15 AM
 
siiiiip....makasih pak Dwika.
Kapan main k dfi?

--------------------------------- 

From: Onny_Indrianto
To: Me

Today at 7:51 AM
 
Tks Dwika


From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 24 Juni 2014 20:25
To: alumni_bppn@yahoogroups.com
Subject: Kepuasan karyawan

Jika perusahaan mengutamakan budaya perusahaan dan nilai-nilai inti secara baik, maka segalanya termasuk pelayanan pelanggan akan beres.
Tawarkan pelayanan yang terbaik di dalam industrinya.
Mendeliver (mengantar) kepada konsumen, bukan sekedar mengantar, tapi mendeliver happiness.
I deliver happiness,
Dwika

Delivering Happiness

Tema ini terinpirasi dari buku Delivering Happiness yang ditulis oleh Tony Hsieh, CEO Zappos, perusahaan penjual sepatu dan pakaian online terbesar yang berdiri sejak tahun 1999. Perusahaan ini sukses karena sangat memperhatikan kepuasan karyawan dan pelanggan.

Zappos pernah mendapatkan predikat memiliki tempat kerja yang paling membahagiakan dari majalah Fortune US. Zappos menjadi legenda karena budaya perusahaan dan pelayanan kepada pelanggannya yang luar biasa. Tujuan perusahaan dalam menciptakan budaya yang berfokus pada kepuasan karyawan membuat Zappos menjadi tempat bekerja idaman. Kiat manajemennya adalah menetapkan nilai-nilai yang memotivasi secara internal untuk meningkatkan kepuasan karyawan melebihi sekedar urusan gaji semata.


Tony menyimpulkan bahwa pekerjaan kita di dunia adalah membawa kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain. Jika perusahaan mengutamakan budaya perusahaan dan nilai-nilai inti secara baik, maka segalanya termasuk pelayanan pelanggan akan beres. Sasaran Zappos adalah untuk menawarkan pelayanan yang terbaik di dalam industrinya. Bagi Zappos, Mendeliver (mengantar) sepatu kepada konsumen, bukan sekedar mengantar sepatu, tapi mendeliver happiness.

Pertumbuhan penjualan tahunan Zappos sangatlah pesat. Tidak sampai 10 tahun, penjualan Zappos naik tajam dari 1,6 juta US$ di tahun-tahun awal, menjadi 1 miliar US$ di 2009. Kultur servis yang sangat fokus kepada pelanggan yang menjadikan Zappos disukai. Seperti one night delivery, jaminan pengembalian barang secara gratis, dan lain-lain. Zappos mempunyai 3 prioritas dalam customer service yakni culture, employee training dan development. Setelah belasan tahun berbisnis, Tony menyimpulkan bahwa ketika kita membuat diri sendiri, karyawan dan pelanggan berbahagia, maka kesuksesan akan datang sendiri. Kultur perusahaan dan kultur pelayanannya yang kuat adalah daya tarik utama karyawan dan juga pelanggan Zappos untuk terus loyal.
Inilah model bisnis yang berdasarkan  pada siklus kepuasan karyawan dan pelanggan. Dengan berkonsentrasi membahagiakan pada mereka yang ada di sekeliling bisnis kita, maka kebahagiaan kita pada akhirnya juga meningkat drastis. Kebahagiaan yang tidak sebatas materi semata, namun kebahgiaan karena puas telah menjadi bagian dan penyebab dari kebahagiaan orang lain, itu yang paling penting.

Kita kehilangan

From:Onny_Indrianto
To: Me
Today at 7:51 AM
 
Waktu sangat cepat yaa…Tks Dwika

From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 26 Juni 2014 4:49
To: itxarco@yahoogroups.com
Subject: Kita kehilangan

Mengingat mati akan membuat kita menghargai/mensyukuri/memaknai hidup kita, keluarga kita, harta kita, dan pekerjaan kita. Kita harus yakin sesudah kematian ada hari pembalasan yang akan "membayar" semua tindakan baik dan semua pengorbanan kita di dunia.
I deliver happiness,
Dwika


Mengingat Mati, Perlukah..?

Mengingat mati adalah sikap menerima kenyataan bahwa segala sesuatu itu di dunia ini bersifat sementara. Kalau kita tidak menerima sifat kefanaan hidup ini, maka akan sulit jika kita kehilangan yang merasa kita miliki.
Mengingat mati akan membuat kita menghargai/mensyukuri/memaknai hidup kita, keluarga kita, harta kita, dan pekerjaan kita. Kita harus yakin sesudah kematian ada hari pembalasan yang akan "membayar" semua tindakan baik dan semua pengorbanan kita di dunia. Alangkah tidak adilnya Tuhan jika tidak ada hari pembalasan. Sikap yakin bahwa akan ada hari pembalasan kelak setelah kita mati, akan membawa optimisme dalam menjalani hidup.


Orang yang berani mati belum tentu dia berani hidup, kalau hal tersebut dilandasi oleh sikap putus asa dan kepasrahan yang salah. Dengan membayangkan hari ini  adalah hari terakhir kita hidup, kita justru akan lebih total dalam menghargai dan menjalani hidup. Ini akan sangat efektif sekali. Namun yang terbaik adalah kita bisa mencarinya lewat Kitab Suci. Renungi dan resapilah! Semoga jiwa kita siap menerima kematian, kapanpun itu tiba.

Keajaiban

From: Onny_Indrianto
To: Me
Today at 7:57 AM
 
Tks Dwika


From: Dwika Sudrajat [mailto:dwikasudrajat@yahoo.com]
Sent: 26 Juni 2014 20:23
To: John Sihar
Subject: Keajaiban

Kalau mau menjemput keajaiban derma 20%.
Kalau mau mendapatkan ‘jodoh’, sedekahkan barang yang paling kita sayangi seperti mobil, deposito, atau tanah warisa.
I Deliver Happiness,
Dwika


Berkah dan Berlimpah ala Ippho Santosa

“Sabtu, 31 Desember 2011 adalah yang paling bermakna sepanjang hidup saya. Bertemu dan mengalami sesuatu berharga di luar kelas. Mengindahkan semua teori konflik Marx sampai konsep materialisme dialektis ajaran Hegel. Ya, saya berada di tengah para praktisi yang hebat!”

Hari ini saya, Ka Juangga (Kompartemen Konstruksi dan Infrastruktur HIPMI UI –Kimia 2008), Ka Fahmi (Ketua 3 Bidang Bisnis Akselerasi Sektoral HIPMI UI –Geografi 2008), dan Ka Merlin (Pemenang UIYSEP 2010 dan Litbang BEM UI –Keperawatan 2008) pergi ke seminar ‘7 Keajaiban Rezeki’ punya Mas Ippho di Masjid As-Syarif, Al-Azhar BSD Tangerang. Dijemput dadakan jam 7.30 pagi dan hanya sarapan waffer.

Sambil menulis cerpen di netbook, saya mendengarkan percakapan mereka mengenai bisnis, investor, prospek usaha dan lain-lain yang berhubungan dengan entrepreneur. Saya harus banyak belajar. Terima kasih ya Allah, telah mempertemukan saya dengan mereka.

Kami pun sampai di Masjid tersebut. Wah, ternyata cukup ramai ya! Namun saya belum tahu siapa pembicara yang mampu membuat massa sebanyak itu. Apa aksinya.
Ternyata dia penulis buku best seller 7 Keajaiban Rezeki, kawan! Buku motivasi yang pernah saya lihat terpampang di rak buku dengan penjualan terbanyak di Gramedia. Tapi saya tidak melihat penulisnya waktu itu.

Infocus pun dinyalakan. Testimoni ditampilkan. Masya Allah, dia ternyata motivator, soc-entrepreneur, creative marketer terbaik di Indonesia! Bahkan ia menampilkan videonya ketika di Australia dengan helikopter untuk menghilangkan rasa takutnya akan ketinggian (bukti ia orang kaya) dan get dinner dengan Donald Trump lalu bertukar buku :’) Fyi, buku terbaru Trump yang belum dijual di seluruh dunia yang dikasihnya.

Kalimat pertama yang saya catat adalah “sukses adalah milik minoritas”. Agak menohok, tapi tertantang juga.  Beliau memaparkan bahwa Muhammad dan para sahabat adalah orang-orang kaya. Bukan orang miskin, namun mereka amat sederhana. Bahkan Umar bin Khattab mampu membeli pasar-pasar yang dulu beridiri di Timur Tengah demi syiar islam.  Disini ada distorsi nilai yang kita camkan selama ini, yaitu jangan sedekah terang-terangan nanti bisa riya’. Hal ini tidak beralasan. Alasan beliau yang paling logis yang saya dengar adalah,
Sedekah diam-diam memang lebih baik dari terang-terangan, tapi diam-diam tetapi tidak sedekah itu lebih jelek. Terang-terangan pun harus diniatkan untuk syiar, bukan pamer. Dan buruk juga kalau kita berniat sedekah namun tidak jadi karena takut dikira riya’ itulah yang sebenarnya riya’.

Itu mitos pertama yang ia bantah. Mitos kedua yaitu, jangan bermimpi terlalu tinggi, nanti sakit kalau jatuh. Tidakkah kutipan ini membatasi mimpi kita yang gratis dan memotivasi diri? Yang benar,
Jangan membatasi impian. Impian boleh dan harus besar! Tapi ikhlas dan tawakal juga harus demikian. Impian yang besar itu iman jika kita menggantungkannya kepada Allah…

Sungguh banyak quotes lain yang bagus dari Mas Ippho, namun butuh banyak kata untuk memaparkannya.  Dan ada lagi,
Takut tetap melangkah= berani, berani tidak melangkah= takut

Satu topik terakhir yang dijelaskan Mas Ippho, yaitu ‘perisai langit’. Dhuha= Doa khusus pengusaha. Salah satu bentuk sedekah yang paling murah dan barakah. Selain itu, ada ungkapan yang kita ketahui bersama kalau sedekah itu wajib 2,5% namun idealnya, sebagai manusia yang jauh lebih beruntung dari orang lain it should be 10%. Kalau mau menjemput keajaiban 20%. Kalau mau mendapatkan ‘jodoh’, sedekahkan barang yang paling kita sayangi seperti mobil, deposito, atau tanah warisan (yang ini mungkin berat, tapi ingat matematika Allah itu luar biasa).

Hebatnya lagi setelah seminar selesai, Mas Ippho benar ‘menantang’ para penonton dengan ungkapan “Siapa yang berani mensedekahkan uangnya di depan saya juga?”. “Saat ini juga!”. Semua jamaah maju ke depan dan melemparkan uang-uang mereka dan didominasi oleh warna biru dan merah karena sebelumnya Mas Ippho bercerita jika uang dengan gambar pria membawa golok sama dengan nominal pembayaran kita ke toilet. Masa orang bawa golok masuk masjid, ya aturan orang pake peci dong yang masuk masjid. Kan berdua juga tuh orangnya, udah siap mau jamaah. Dan sepertinya BI juga sudah memberikan filosofis di setiap gambar pada mata uang ya! Haha. Kelakar Mas Ippho. Jamaah pun ikut tertawa.

Sungguh saya beruntung berada di situ. Saya yakin ini jalannya. Alhamdulillah, Allah telah menggerakkan hati saya untuk menerima tawaran dadakan Ka Jua. Relasi dan pengalaman adalah harta yang tidak ternilai. Saat kau terjun ke masyarakat, mereka sepertinya kurang suka teori positivis Comte tetapi bagaimana we make a deal with them by probing
:)
Interviewer: Why are you so rich? Describe into two words!
D. Trump: Family and quality.
“See ya’ at the top, fellas :D”
Oleh: Jhane Pebyana Wilis, Depok