link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Minggu, 21 September 2014

Dua puluh tahun dari sekarang



Dua puluh tahun dari sekarang Anda akan lebih menyesali apa yang tidak Anda lakukan di masa muda Anda daripada apa yang Anda lakukan.
Jadi angkat sauh dan jangkar Anda, lalu mulailah berlayar.
Tinggalkan pelabuhan-pelabuhan yang aman.
Kapal tidak dirancang untuk berlabuh terlalu lama.
Berlayarlah mengikuti angin. Explore. Dream. Discover.
~ Mark Twain ~

Suci dalam pikiran

Berpikir suci sepertinya lebih penting ketimbang 'berpikir positif', teman..

Passionmu



Impian itu haruslah sesuatu yang jadi passionmu
Ini tak bisa ditawar.
Jangan memimpikan sesuatu hanya karena orang lain berhasil dalam bidang itu. Jika kamu tak sungguh-sungguh menginginkannya, jangan berharap kamu akan berhasil dalam hal itu.
Kamu itu pribadi yang unik.

88% Perasaan


Hendrawidjaja Wahjoekoesoemah
Selamat malam Pak Dwika,

Membaca tulisan diatas, tertarik untuk solusi permasalahan yang dihadapi melalui NLP.
Mohon bantuannya, kemana mencari ahli NLP atau hypnotherapy, agar seseorang dapat diarahkan menjadi berubah untuk lebih baik dari apa yang dilakukannya.

Informasi dari Pak Dwika dinantikan.

Atas perhatianya, diucapkan terima kasih.

Salam,
Hendrawidjaja

Me
Tubuh manusia menurut kata orang seperti gunung es: 12% alam sadar, 88% alam bawah sadar.
Karena tubuh itu dikelolanya pada alam bawah sadar itulah teknik hipnotis bisa dimanfaatkan secara optimal.
I deliver happiness,
Dwika

Saat ini marak tentang training hipnotis, yang biasanya diembel-embeli istilah NLP (Neuro Linguistic Programming), atau sebaliknya, seolah tak ada jenuhnya diiklankan di berbagai media cetak. Bila Anda simak hampir setiap hari ada saja koran atau majalah yang memuat iklan tentang seminar hipnotis dan NLP ini.

Beberapa sumber menyatakan mempelajari NLP mirip dengan mempelajari manual otak manusia. Kadang disebut sebagai people skill technology atau juga psychology of exellence. Prinsipnya adalah bagaimana mempelajari cara kerja otak agar seseorang bisa menjadi tuan dan bukan menjadi budaknya.

Sedangkan penggagas NLP–Richard Bandler yang pakar matematika dan programming komputer dan John Grinder yang profesor linguistik–meru​muskan NLP sebagai the study of subjective experience. Keduanya mengembangkan dasar-dasar ilmu dan teknis penerapannya sejak tahun 1970-an.

Neuro merujuk pada otak atau pikiran dan bagaimana orang mengorganisasik​an kehidupan mentalnya. Lingusitic tentang bahasa dan bagaimana orang menggunakannya dalam kehidupan. Sedangkan programming tentang urutan proses mental yang berpengaruh pada perilaku dalam mencapai tujuan dan bagaimana memodifikasinya​.

Awalnya pencipta NLP mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang amat sukses di bidangnya. Misalnya Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist​), Virginia Satir (terapis keluarga), Gregory Bateson (antropolog dan sibernetik) dan Milton Erickson (hipnoterapis).

Dalam perkembangannya​ NLP dipopulerkan oleh Anthony Robbins sehingga dikenal di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Nama besar yang tercatat menggunakan NLP untuk meraih kesuksesannya adalah Bill Clinton, Andre Agassi, Lady Di, Nelson Mandela dan Robert Kiyosaki.
Singkat cerita dari dua tokoh pendiri itu selanjutnya berkembang sejumlah “aliran” besar NLP dengan modifikasi dan sebutannya. Sejak aliran Neuro Associative Conditioning (NAC) Anthony Robbins, New Code NLP dari Grinder, hingga pengembangan NLP ke arah DHE (Design Human Engineering) oleh Bandler yang menyebut alirannya sebagai Pure-NLP. Selain itu ada Michael Hall dan Bob Bodenhamer mengembangkan NLP menjadi Neuro Semantics (NS) atau Meta NLP. Yang terakhir ini biasanya digolongkan aliran akademis. Tokohnya akademis NLP lainnya adalah pendiri NLP University (NLPU) Robert Dilts. NLPU yang berkedudukan di California merupakan salah satu komunitas NLP terbesar dari ratusan komunitas yang ada di dunia.

Sedangkan dedengkot (pengembang) NLP jumlahnya hingga kini kurang dari 100 orang. Selain nama yang telah disebut ada Steve Andreas, Judith De-Lozier, Leslie-Cameron Bandler, Joseph O’Connors, John LaValle.

Sedangkan untuk orang Indonesia, seperti Tosan Lim, Stevanus dan Agus Sunaryo, adalah lulusan NLPU. Yang merupakan lulusan NAC (Robbins) adalah Tung Desem Waringin dan Ronald. Selain itu ada yang mengusung berbagai aliran seperti Wiwoho, Khrisnamurti dan Leksana.

Jadi model NLP itu intinya Anda belajar menguasai pengalaman subjektif sehingga menjadi efektif dalam melihat dunia. Pikiran juga lebih efektif karena Anda menjadi master atau tuan atasnya. Modelling itu meniru, mengambil esensi excellency atau keunggulan orang atau diri sendiri agar bisa direplikasi di waktu dan tempat berbeda. Esensi modelling adalah menduplikasi bakat dengan berbagai tools. Tools dalam NLP banyak sekali, salah satunya adalah hipnotis.

Tubuh manusia menurut kata orang seperti gunung es: 12% alam sadar, 88% alam bawah sadar. Karena tubuh itu dikelolanya pada alam bawah sadar itulah teknik hipnotis bisa dimanfaatkan secara optimal.

Dalam memahami hipnotis, harus disadari yang “sakti” bukanlah si penghipnotis. Yang “sakti” itu imajinasi orang-orang yang dihipnotis karena berhasil berkonsentrasi dan membayangkan. Hipnotis ini berbeda dengan hipnotis sihir yang ditowel atau ditepuk jadi hilang kesadaran (ilmu gendham). Yang dibicarakan di NLP adalah hipnotis yang merupakan kemampuan internal seseorang.
Posted with WordPress for BlackBerry.

Listrik Tanpa Kabel

gunawan@ui.ac.id
Dengan hormat,
Terima kasih atas informasinya.

Salam,
Gunawan W

On 20-09-2014 19:14, Dwika Sudrajat wrote:
Me
Untuk alumni Elektro,
Ilmu aplikasi elektro.
Penemuan Berikutnya, Wireless high-power elektrik (Tegangan Tinggi).
Dwika e85.

Listrik Tanpa Kabel Telah Menjadi Kenyataan

 
 
Listrik tanpa kabel kini bukan hanya sekedar Impian. Dalam waktu yang tidak terlalu lama mungkin saja penggunaan kabel listrik akan terus berkurang. Para peneliti telah berhasil UNTUK MENDISTRIBUSIKAN LISTRIK TANPA KABEL. Bagaimana cara kerja teknologi baru ini dan kapan menjadi kenyataan, semuanya diulas di sini.
Bayangkan Anda berada dalam sebuah ruangan, di dalamnya tidak ditemukan satu kabel sekalipun yang berseliweran. TV, system stereo, DVD, atau Bluray-Player, HiFi-Headset, semuanya bekerja tanpa menggunakan baterai atau kabel listrik. Bahkan, baterai perangkat mobile seperti laptop, ponsel, atau kamera digital terisi secara otomatis, begitu Anda memasuki rumah, tentu tanpa harus mencolokkan kabel.
Prinsip dasar teknologi yang bakal menjadi visi dari kehidupan ini dirancang oleh para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Proyek ini dimulai sejak tahun 2006 dan disebut de*ngan nama “WiTricity”. Teknologi ini kemudian dikembangkan oleh Intel sejak tahun 2007. Target mereka, teknologi ini segera terealisasi dalam beberapa tahun ke depan. Intel menyebut teknologi ini sebagai WREL (Wireless Resonant Energy Link), pemancaran energi tanpa kabel melalui resonansi.
Intel sendiri telah mendemonstrasikan realisasi teknologi tersebut sejak tahun lalu. Pada ajang Intel Developer Forum (IDF), Intel Chief Technology Officer (CTO), Justin Rattner, memperlihatkan sebuah lampu 60 watt yang dapat menyala dalam jarak satu meter tanpa menggunakan koneksi kabel. Sejak saat itu, Intel pun menunjukkan bahwa WREL juga dapat mengoperasikan sebuah netbook tanpa baterai atau membunyikan speaker tanpa kabel dengan mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik.
Prinsip kerja: tangkap listrik dari udara
Bagi orang yang melihat demonstrasi pertama dari teknologi WREL, reaksinya sama seperti saat diperkenalkannya WLAN. Anda tentu masih mengingat bagaimana rasanya pertama kali dapat terkoneksi ke Internet tanpa kabel. Awalnya, banyak orang yang heran bahwa Internet dapat diakses dengan tanpa kabel. Orang tergerak untuk memutuskan koneksi secara manual dan kaget bahwa semuanya masih berjalan. Selanjutnya, teknologi tersebut biasa saja.
Prinsip dasar transfer listrik nirkabel ini dengan teknologi WREL ini berhubungan dengan fenomena resonansi. Sebuah receiver WREL dapat menangkap energi dari sebuah medan magnet dengan bantuan koil, bila dipancarkan dengan frekuensi yang sama dari sebuah transmitter (melalui koil). Agar impedansinya optimal, digunakan gulungan kabel pada kedua sisinya. Di sini, gulungan kabel juga berfungsi sama seperti gigi transmisi sepeda. Saat menanjak, gigi transmisi diturunkan agar dapat memanfaatkan energi secara lebih efisien. Sebaliknya, saat menurun digunakan gigi transmisi yang lebih tinggi. Receiver juga menentukan sendiri besar arus dan tegangan yang diperlukan sesuai dengan ukurannya. Jadi, tidak perlu lagi repot dengan adaptor. Selain itu, transmiter WREL hanya memancarkan energi sebanyak yang diperlukan oleh receiver saja.
Teknik pemancaran listrik nirkabel lainnya sebenarnya sudah digunakan, seperti pada sikat gigi elektronik atau smartphone baru dari Palm Pre dengan charge station “Touchstone”-nya. Di sini, perangkat harus sedekat mungkin atau menyentuh transmitter. Sebaliknya, WREL dapat bekerja dengan jarak yang jauh. Pada rancangan yang didemonstrasikan oleh Intel (lihat gambar di atas), unit receiver dapat digunakan dalam jarak 20 cm sampai satu meter. Zona ini disebut oleh para peneliti Intel sebagai magical area. Receiver WREL dapat bergerak bebas dalam area ini tanpa memutuskan listriknya.

Fokus penelitian: efisiensi lebih tinggi, Magical Area yang lebih luas
Namun, sebelum kita membuang semua kabel listrik dan adaptornya, masih banyak yang harus dikerjakan oleh para peneliti. Dalam beberapa tahun mendatang, mereka masih harus menjelaskan detailnya. Tim peneliti Intel Labs di Seattle lebih terfokus pada optimasi efisiensi, form factor, dan tingkat keamanan radiasi.
Dalam eksperimen yang telah dilakukan oleh Intel, tingkat efisiensinya sudah mencapai 75 persen. Angka ini memang sudah sangat besar. Namun, dari sisi krisis energi dunia, angka tersebut masih terlalu kecil. Kepala penelitian Intel, Rattner, menjelaskan bahwa energi yang terbuang masih besar bila tidak melakukan pengisian baterai. “Tingkat efisiensi yang tinggi menjadi satu masalah pada WREL, hampir tidak mungkin untuk direalisasikan.”
Tingkat efisiensinya juga tergantung oleh alignment koil dan lilitan kabel. Bila receiver diputar sedikit, tingkat efisiensinya menurun drastis. Inilah yang ingin dihindari oleh para peneliti. Mereka mengganti lilitan kabel dengan sensor dan microchip yang dapat menyesuaikan resonansi dalam medan magnet secara lebih baik.
“Listriknya bisa saja berasal dari lemari dapur,” jelas Justin Rattner. “Jadi, Anda tidak perlu lagi mencolokkan mesin Espresso.” Pemancar WREL juga dapat dipasang dalam dinding rumah untuk memasok listrik ke semua perangkat elektronik yang berada dalam magical zone. Meja tulis pun dapat berguna untuk memasok maupun mengisi baterai semua perangkat di sekitarnya.
Keamanan radiasi juga masih harus dipertanyakan. Apakah teknologi ini tidak berbahaya bila energi yang besar dipancarkan melalui udara? Prinsipnya memang tidak demikian karena WREL menggunakan gelombang magnet yang tidak berbahaya bagi tubuh manusia.
Memang, medan magnet yang kuat senantiasa membawa radiasi elektromagnetis. Oleh sebab itu, para peneliti dari Intel berusaha untuk menggunakan frekuensi yang menghasilkan medan magnet yang kuat dengan beban elektromagnetis minimal. Saat produk pertama sudah diluncurkan ke pasar, teknologi WREL ini harus benar-benar aman terhadap manusia.

Masa depan: tidak ada lagi kabel, adaptor, dan steker
Begitu teknologi WREL sudah matang dan aman, aplikasinya bakal meluas dengan cepat, misalnya untuk aplikasi medis, seperti untuk mengoperasikan alat pengatur detak jantung atau mengimplementasikan organ-organ buatan.
Pemancaran listrik secara nirkabel bakal menjadi faktor penting, bukan saja antarperangkat, melainkan juga di dalam perangkat-perangkat canggih itu sendiri. Bayangkan komputer, dengan prosesor yang tidak lagi disuplai dengan listrik melalui ratusan kontak, tetapi tanpa kabel melalui WREL.

Prinsipnya sama juga untuk komponen PC yang lain. Setelah ini, mungkin banyak yang penasaran berapa lama lagi kita akan sampai ke era listrik nirkabel, sama seperti melihat Internet melalui WLAN saat ini.

This entry was posted in IPTEK and tagged fisika, penemuan, unik on September 30, 2010 by dilandx.

Garuda, Maskapai Terbaik di Asia


yos@citilink  Thanks ya, Ka :)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
 

From: Dwika Sudrajat <dwikasudrajat@yahoo.com>
Date: Sat, 20 Sep 2014 05:27:08 -0700
To: yos@citilink
ReplyTo: Dwika Sudrajat <dwikasudrajat@yahoo.com> 
 
Me
Selamat ya Yos.
Dwika

Garuda, Maskapai Terbaik di Asia dan Australasia

Sabtu, 20 September 2014 | 16:16 WIB
Dok. Garuda Indonesia Pramugari Garuda Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejalan dengan program transformasi dan peningkatan layanan yang terus menerus dilaksanakan, Garuda Indonesia terpilih sebagai pemenang penghargaan "Passenger Choice Awards 2014" untuk kategori "Best in Region : Asia and Australasia" selama dua tahun berturut-turut dari "Airline Passenger Experience Association" (APEX) – asosiasi peningkatan layanan penerbangan - yang berkedudukan di New York, Amerika Serikat. Sebelumnya, pada September 2013 lalu Garuda juga dinobatkan sebagai “Best in Region: Asia and Australasia” dalam ajang “Passenger Choice Award 2013”.

Penghargaan "Best in Region : Asia and Australasia" tersebut diterima oleh Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Faik Fahmi dalam acara "Airline Passenger Experience Association (APEX) Award Ceremony" yang berlangsung di Anaheim, California, Amerika Serikat, pada hari Senin (15/9/2014) malam waktu setempat.

Dalam ajang penghargaan tersebut, Garuda Indonesia berhasil mengungguli empat maskapai penerbangan lain yang diumumkan sebagai finalis Best in Region: Asia and Australasia, yaitu: Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Korean Air, dan EVA.

Penetapan Garuda Indonesia sebagai pemenang kategori tersebut didasarkan pada hasil survey komprehensif terhadap produk, layanan, dan inovasi seluruh perusahaan penerbangan serta tingkat kepuasan “flight experience” para pengguna jasa di dunia, yang dilaksanakan secara online melalui situs www.passengerchoiceawards.com.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Layanan Garuda Indonesia Faik Fahmi mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi salah satu milestone penting bagi perusahaan karena merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap transformasi yang terus dilaksanakan perusahaan, baik dari aspek operasional, produk dan layanan, manajemen dan human capital, bisnis, maupun teknologi .

“Terpilihnya Garuda Indonesia sebagai maskapai terbaik di region Asia dan Australasia selama dua tahun berturut-turut merupakan komitmen dan hasil kerja keras seluruh karyawan Garuda Indonesia dalam memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jasa. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pengguna jasa sehingga Garuda Indonesia meraih kepercayaan dan penghargaan berskala internasional ini,” ujar Faik.

Selain memenangkan kategori Best in Region : Asia and Australasia, dalam ajang penghargaan yang sama Garuda Indonesia juga terpilih sebagai " Top 5 Airlines with Best Overall Passenger Experience" dan serta "Top 5 Airlines with Best Inflight Video", bersama-sama dengan Emirates, Virgin America, Norwegian, dan Ethiopian Airlines.

Garuda Indonesia juga terpilih dalam " Top 5 Airlines with Best Cabin Ambiance" bersama-sama dengan Virgin America, Austrian Airlines, El Al Israel Airlines, dan Air Transat, serta “Top 5 Airlines with Best Food and Beverage, bersama-sama dengan Emirates, Turkish Airlines, El Al Israel Airlines, dan Ethiopian Airlines.

Berkat komitmen manajemen dan karyawan Garuda Indonesia untuk terus memberikan hal yang terbaik, kinerja Garuda Indonesia secara bertahap terus diakui di tingkat internasional. Pada ajang pameran kedirgantaraan “Farnborough Internasional Airshow” di Inggris pada 15 Juli 2014 lalu, Garuda Indonesia kembali berhasil meraih penghargaan internasional dan dinobatkan sebagai airline dengan “The World’s Best Cabin Crew 2014” dari Skytrax - lembaga pemeringkat penerbangan independen yang berkedudukan di London, mengalahkan nominasi lainnya, yaitu Singapore Airlines dan Cathay Pacific Airways.

Garuda Indonesia pada tahun 2014 juga masuk dalam jajaran “The World’s Top 10 Airlines” dan menduduki peringkat ke-7, naik dari peringkat ke-8 di tahun sebelumnya. Sementara itu, dalam pameran kedirgantaraan “Paris Air Show” pada Juni 2013 lalu, Garuda Indonesia juga memperoleh penghargaan “The World’s Best Economy Class”

Pengakuan dunia terhadap Garuda Indonesia semakin mendorong perusahaan untuk terus melanjutkan program transformasi dan ekspansi "Quantum Leap 2011 - 2015". Melalui program tersebut, Garuda Indonesia akan menjadi maskapai bintang lima, dan pada tahun 2015 Garuda akan mengoperasikan 194 pesawat dengan usia rata-rata pesawat di bawah 5 tahun.

Sejak bergabung menjadi salah satu anggota aliansi global SkyTeam pada bulan Maret 2014 lalu, Garuda Indonesia bersama dengan 19 anggota SkyTeam yang lain melayani penerbangan ke 1,052 kota tujuan di 177 negara, dengan total penerbangan mencapai 16,323 penerbangan setiap hari. Di samping itu, para pengguna jasa Garuda Indonesia juga dapat memanfaatkan 516 lounges anggota SkyTeam di seluruh dunia. (*/gat)
Editor : Ni Luh Made Pertiwi F
Sumber: Angkasa Online
 

Sabtu, 20 September 2014

750 miliar

Re: 750 miliar

Fri Sep 19, 2014 6:19 am (PDT) . Posted by:

aseprahmat66


Terlalu murah pak,
£ 1000 trilyun pun tdk akan bisa menyamai ciptaanNYA.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


Me
Menurut Tony Buzan dalam bukunya Head First, untuk membuat peralatan yang berfungsi persis seperti mata kita saja dibutuhkan seperangkat mesin canggih yang bernilai kira-kira 750 miliar rupiah.
Bayangkan, hanya untuk membuat sebuah alat yang berfungsi seperti mata kita!!
Berarti mata kita saja seharga 750 miliar!
Bagaimana yang lain? Jantung, paru-paru, ginjal, otak, syaraf-syaraf...
I deliver happiness,
Dwika

Merasa Diri Nggak Berharga? Tunggu Dulu!

Mungkin, pada suatu masa dalam hidup, kamu pernah merasa nggak nyaman dengan dirimu.

Kulitmu kurang putih. Badanmu kurang tinggi. Rambutmu kurang lurus. Bibirmu kurang seksi. Otakmu kurang cerdas. Wajahmu kurang menawan. Namamu kurang populer.

Apa pernah semua hal nggak penting itu membuatmu merasa kurang berharga?
Well, gimana yaa.. Emang gitu sih kenyataannya.. mungkin begitu katamu.
Hohoho.
Benarkah?
Dirimu kurang berharga?
Yang benar saja!
Pernahkah kamu benar-benar menghitung 'harga' dirimu?

Kalo belum, coba pikirkan..
Pernah mengganti gigi palsu?
Berapa harganya? Seratus ribu? Dua ratus ribu?
Hoho. Yang benar saja. Mungkin dua juta.

Matamu kurang jelas melihat? Harus pakai kacamata?
Berapa harganya? Lima puluh ribu?
Ugh. Dapat bingkainya saja enggak.
Paling kurang tiga ratus ribu. Itu yang paling murah, kali..

Pernah ikut program pelangsingan? Atau ikut fitness?
Berapa biayanya? Seratus ribu?
Hmm.. mungkin kalo fitness kelas 'biasa aja' bisalah.
Program pelangsingan? Jadi member aja lebih dari segitu.

Pernah patah tangan?
Berapa biaya keseluruhannya?
Nggak kebayang deh. Satu juta juga nggak cukup.

Ginjalmu bermasalah?
Kira, kira berapa biaya untuk 'mengurus'nya?
Oh, my.. Setidaknya beberapa juta rupiah.

Jantungmu mengalami sesuatu?
Oh, no. Kalo ringan, mungkin dua puluh juta cukup.
Atau tiga puluh.

Otakmu mengalami pendarahan?
Hmghh.. Kalo parah, bisa sampai ratusan juta biaya pengobatannya.

Jika dirimu nggak berharga, bolehkah saya pinjam matamu? Atau tanganmu yang sebelah kiri? Atau, otakmu yang 'biasa aja' itu?
Nggak?
Oke. Gimana kalo saya bayar? Dua puluh juta untuk otakmu yang hanya berisi sel abu-abu kecil itu?
Hmm.. Nggak juga?
Jadi berapa harganya? Katanya nggak berharga?
Kamu pikir-pikir dulu?
Hmhh.. Sampe mati pun saya jamin kamu nggak akan mau menukarkan otakmu (atau ginjalmu atau jantungmu atau paru-parumu atau bahkan kakimu yang bentuknya aneh itu, atau bibirmu yang kurang seksi atau matamu yang kurang bersinar atau bahkan hidungmu yang kurang mancung) itu!!!!

Atau.. gimana kalo dua puluh juta untuk kulitmu yang kurang putih bersinar itu?
Nggak juga?
Jadi, berapa dong harganya? (mulai kesel nih..).
Nggak, deh.
Mungkiiinnn, lebih baik punya hidung biarpun nggak mancung,
mendingan punya mata walaupun kurang indah,
mendingan punya otak, walaupun nggak secerdas Einstein,
mendingan punya tangan walaupun nggak bisa melukis seindah daVinci,
mendingan punya badan yang biasa -nggak seaduhai Brad Pitt, maksudnya- ketimbang sakit-sakitan..

Mendingan.. punya semua yang kumiliki sekarang deh, ketimbang dapet -berapa tadi? dua puluh juta? lima puluh juta? seratus juta?- semuanya kayaknya nggak cukup deh buat ganti suku cadang tubuhku. Lagi, menurut Tony Buzan dalam bukunya Head First, untuk membuat peralatan yang berfungsi persis seperti mata kita saja dibutuhkan seperangkat mesin canggih yang bernilai kira-kira 750 miliar rupiah. Bayangkan, hanya untuk membuat sebuah alat yang berfungsi seperti mata kita!! Berarti mata kita saja seharga 750 miliar! Gimana yang lain? Jantung, paru-paru, ginjal, otak, syaraf-syaraf...
Ohh..

Jadi, berapa saya harus menawar?
Gubrak!
^^
Posted by Kristine Batasina 

Rabu, 17 September 2014

Tampak "Besar"

Re: Tampak "Besar"

Tue Sep 16, 2014 7:29 pm (PDT) . Posted by:

"Palansa" saifalah_2005

Thank you bos
BR

2014-09-17 7:19 GMT+07:00 Dwika Sudrajat dwikasudrajat@yahoo.com
[elektro85] <elektro85@yahoogroups.com>:

Logo merupakan identitas perusahaanmu. Membuat logo perusahaan yang menarik dan profesional amat penting, karena logo ini akan tampil di setiap sudut bisnismu: produk, situs web, kartu nama, kemasan, banner, dan sebagainya. Penting banget untuk mendesain logo yang membuat orang tertarik dan bisa mengingat bisnismu dengan mudah.
Menciptakan sebuah logo adalah investasi yang penting. Dalam membuat logo yang profesional, mungkin kamu bisa berkonsultasi dengan desainer grafis yang kredibel.
I deliver happiness,
Dwika

11 Tips Biar Bisnis Kecilmu Tampak “Besar”


Semua wirausahawan hebat memulai semuanya dari bawah. Steve Jobs dan Steve Wozniak memulai perusahaan mereka di garasi, begitu pula dengan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Jadi, kalo skala bisnismu masih terbilang kecil, itu hal yang wajar kok.
Tapi, bisnis yang kecil bukan berarti harus tampak murah dan generik. Selalu ada cara yang bisa kamu lakukan agar bisnismu tampak meyakinkan. Kamu bisa membuat bisnis mungilmu terlihat besar lewat beberapa tips berikut ini.
 

1. Buat Logo yang Profesional

Logo merupakan identitas perusahaanmu. Membuat logo perusahaan yang menarik dan profesional amat penting, karena logo ini akan tampil di setiap sudut bisnismu: produk, situs web, kartu nama, kemasan, banner, dan sebagainya. Penting banget untuk mendesain logo yang membuat orang tertarik dan bisa mengingat bisnismu dengan mudah.
menciptakan sebuah logo adalah investasi yang penting. Dalam membuat logo yang profesional, mungkin kamu bisa berkonsultasi dengan desainer grafis yang kredibel.
 
 

2. Investasikan Uangmu ke Website yang Menarik

Website profesional
Website profesional via www.nerdydragon.com
Sudah tahu ‘kan kalo kesan pertama itu sangat penting? Sebuah situs adalah wajah dari perusahaanmu. Tampilan situs yang didesain secara profesional gak cuma membuat bisnismu terlihat kredibel, tapi juga bisa meningkatkan penjualan produkmu, seiring dengan pendapatan lewat iklan. Jadi, jangan main-main dengan desain website bisnismu.
Untuk memiliki situs yang menarik, kamu bisa menginvestasikan uangmu pada domain berbayar plus desainer web. Domain berbayar jelas akan membuat situsmu tampak meyakinkan dan mereka bisa lebih leluasa untuk dikustomisasi. Dengan website yang oke, kamu juga berkesempatan untuk menyalip pesaing-pesaingmu.
 
 

3. Jualan Langsung Lewat Situsmu

Jualan langsung lewat situsmu
Jualan langsung lewat situsmu via houseofbuttons.tumblr.com
Alih-alih melemparkan penjualan produkmu ke situs lain, ada baiknya kamu bisa langsung memasarkan produkmu langsung lewat situs web-mu. Melakukan penjualan langsung bakal membuat bisnismu terlihat handal dan kamu juga lebih mudah mengatur margin penjualanmu. Lewat sini kamu juga akan belajar berbagai hal yang bakal berguna kalo kamu pengen mengembangkan usahamu.
 
 

4. Bikin Kemasan yang Menarik

Buat kemasan semenarik mungkin
Buat kemasan semenarik mungkin via galleryhip.com
Pengemasan itu murah, tapi seringkali diremehkan oleh perusahaan berbasis web saat mereka mengirimkan produknya ke pelanggan. Jadi, buatlah kemasan produkmu semenarik mungkin, biar produkmu mengena di hati mereka. Buatlah mereka berpikir: “Wah, kemasannya menarik nih, sayang kalo dibuang.” Atau “Bungkusnya lucu, jadi pengen beli lagi.”
Kemasan adalah wajah dari produkmu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaaatkan kemasanmu sebagai media promosi produkmu. Jadi, jangan dianggap remeh masalah bungkusan ini.
 
 

5. Jangan Meremehkan Alamat Surel

Gunakan alamat surel yang sesuai
Gunakan alamat surel yang sesuai via store.imore.com
Biar bisnismu kelihatan besar, hindari menggunakan alamat surel atau email gratisan semacam @yahoo.com atau @gmail.com. Buatlah alamat surel yang menggunakan nama domainmu. Selain itu, manfaatkan lebih dari satu surel untuk menangani pelanggan dan rekan bisnismu, misalnya customerservice@, sales@, media@, dan sebagainya.
Dari luar, bisnismu akan terlihat dikerjakan oleh banyak orang, meskipun hanya ditangani oleh kamu seorang.
 
 

6. Berinvestasi ke Desain Profesional

Matrial bisnismu juga perlu dibuat sekeren mungkin
Matrial bisnismu juga perlu dibuat sekeren mungkin via store.imore.com
Desain yang kamu butuhkan bukan cuma logo, situs web, dan kemasan, tapi juga hal-hal kecil seperti kartu nama, email template, serta video profil perusahaanmu. Jangan ragu untuk berinvestasi ke pos-pos materi pemasaran ini, karena sedikit banyak mereka akan berpengaruh pada penjualan dan kredibilitas perusahaan.
 
 

7. Sering-Sering Ngeblog

Sering-sering ngeblog
Sering-sering ngeblog via www.cornerstonecontent.com
Selain meng-update produk, manfaatkan situs webmu untuk ngeblog, setidaknya satu atau dua postingan per minggu. Bagikan postingan yang relevan sama bisnis dan audiensmu, bisa berupa berita, kisah inspiratif, maupun pencapaian yang kamu hasilkan lewat bisnismu.
Dengan begitu, pelangganmu gak cuma datang ke sana untuk belanja, tapi juga untuk membaca postinganmu. Meskipun gak beli, mereka akan tetap berkunjung kembali ke website-mu.
 
 

8. Kumpulkan Testimoni dan Review

Testimoni mereka penting buat bisnismu
Testimoni mereka penting buat bisnismu via askinyourface.com
Mengumpulkan testimoni dan review dari pelanggan penting banget. Selain menjadi umpan balik buat bisnismu, testimoni dan review yang positif bisa mendongkrak kepercayaan pelanggan untuk membeli produk-produkmu. Kalau perlu, kamu bisa meminta mereka membuat video testimoni untuk dipajang di situsmu.
 
 

9. Bekerja Sama dengan Perusahaan yang Lebih Besar

Jalin kerja sama
Jalin kerja sama via cobaltpm.com
Jalinlah kerja sama dengan perusahaan yang lebih dulu besar dan dikenal pada suatu event. Selain memperluas koneksimu, kamu juga bisa menceritakannya pada pelangganmu lewat blog. Pelangganmu pasti akan makin percaya dan loyal sama kamu.
Kamu juga bisa mensponsori event atau kegiatan amal yang sejalan dengan bisnismu. Ini menunjukkan kalo perusahaanmu punya kepedulian dan kultur yang akan membuatnya makin dikenal dan besar.
 
 

10. Bikin Bisnismu Diliput Media

Diwawancara bikin pamormu melejit
Diwawancara bikin pamormu melejit via www.kristisimpson.net
Selalu cari cara biar bisnismu bisa diliput media. Dengan menjadi narasumber suatu liputan, kamu berkesempatan untuk memperkenalkan dirimu dan bisnismu ke lingkup yang lebih luas. Wawancara dengan media bisa menaikkan popularitas dan akan berimbas pula pada penjualanmu nanti.
 
 

11. Pede Aja

Percaya diri
Percaya diri via www.reddit.com
“Fake it until you make it.”
Bisnismu boleh kecil, tapi kamu punya visi untuk menjadikannya besar. Percaya pada dirimu sendiri: kemampuanmu, wawasanmu, serta potensi yang kamu miliki. Soalnya, kalo kamu aja gak percaya sama dirimu, gak akan ada orang lain yang bisa. Tapi ingat, tetap rendah hati ya!
 
 
Bisnis yang masih berskala kecil punya banyak potensi untuk terus berkembang. Tapi, kamu bisa selangkah di depan dibanding pesaingmu yang lain jika membuatnya tampak seperti sebuah bisnis yang dominan.