link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Selasa, 24 Maret 2009

TEKNOLOGI 3.5G

TEKNOLOGI 3.5G & DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT INDONESIA
rom 0FG To 3.5G


Di Asia, sejarah 3G dimulai di Jepang pada tahun 2001. NTT DoCoMo adalah perusahaan yang memperkenalkan layanan digital mobile phone generasi ketiga pertama ini ke seluruh dunia. Saat itu, teknologi yang digunakan adalah W-CDMA. Perbedaan utama antara 0G hingga 3.5G terletak pada system dan kecepatan transfer datanya. 0G (Zero Generation) menggunakan sistem Push To Talk, Mobile Telephone System (MTS), Improved Mobile Telephone Service (IMTS), dan Advanced Mobile Telephone System (AMTS).

Teknologi 1G (First Generation), mengacu pada ponsel analog yang masih besar dan berat (akibat ukuran baterai-red), Sistemnya pun masih menggunakan circuit switch. Walau begitu, teknologi ini mendorong perkembangan ponsel ke arah desain yang lebih kecil, ringan, murah, dengan ukuran baterai yang lebih kecil.

2G (Second Generation) yang telah menggunakan system The Global System for Mobile Communication (GSM) dan Code Division Multiple Access (CDMA), sudah berbentuk digital tapi masih menggunakan circuit switch berkecepatan 14,4 Kbps. Selangkah lebih maju, teknologi 2.5G (Two and A Half Generation) mengaplikasi sistem General Packet Radio Service (GPRS) dan CDMA 2000-1X yang berbentuk digital, dan sudah menggunakan circuitpacket switch berkecepatan 115/307 Kbps).

3G (Third Generation) menjanjikan peningkatan bandwidth hingga 384 Kbps untuk sebuah perangkat diam/ bergerak pada kecepatan pejalan kaki, 128 Kbps di dalam mobil, dan 2 Mbps pada afixed applications. Teknologi ini dapat bekerja melalui wireless air interface seperti GSM, TDMA dan CDMA.

Teknologi 3.5G mengacu pada HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang dapat mengirimkan data dalam kurang lebih 14.4 MB per detik. Teknologi ini memungkinkan browsing Internet melalui ponsel dapat lebih cepat dilakukan daripada melalui PC. Pada kecepatan tertentu, video streaming dan mengunduh file musik MP3 bahkan bisa berjalan lebih cepat melalui ponsel.



TEKNOLOGI 3,5G


Tentu kita sudah mengetahui mengetahui teknologi 3G yang beberapa tahun lalu sudah sangat ramai dibicarakan orang. Mungkin kebanyakan orang awam mengetahui teknologi 3G ini adalah sebatas sebuah ponsel 3G yang memiliki fasilitas video call. Namun pada dasarnya 3G itu adalah sebuah teknologi sedangkan ponsel 3G tersebut hanya sebuah media yang dapat ditumpangi oleh teknologi 3G itu sendiri. Di tahun 2008 sekarang, seolah teknologi 3G mulai pudar ketenarannya karena digantikan oleh teknologi 3.5G. Apakah sebenarnya teknologi 3.5G ini?


A. PENGERTIAN TEKNOLOGI 3.5G

Teknologi 3.5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Package Access). 3.5G adalah teknologi lanjutan dari 3G yang dalam teori memberikan layanan suara, video, maupun akses dengan kecepatan hingga 3.6 Mbps atau sembilan kali lebih cepat dari layanan 3G umumnya.

Content teknologi 3.5G tidak jauh berbeda dengan content 3G yang sudah ditawarkan oleh beberapa operator selular di Indonesia yaitu video call, mobile video, mobile TV, serta video content. Mungkin yang unik adalah fitur multiplayer game nya. Perbedaan antara 3G dengan 3.5G adalah 3.5G lebih tajam gambarnya ketimbang 3G. tidak itu saja, bahkan konsumen juga dapat mengakses internet melalui ponsel tersebut.

Seperti teknologi sebelumnya, teknologi 3.5G juga menggunakan jalur lebar (broadband) yang menyediakan koneksi internet lebih cepat dan sambungan langsung ke jaringan internet internasional maupun lokal. Dengan kecepatan yang dahsyat itu, 3.5G menghantarkan pengalaman multimedia bagi penggunanya. Mulai dari download email, video calling hingga streaming video dapat dilakukan dengan kualitas yang bisa dipastikan jauh lebih baik.




B. PENGGUNAAN TEKNOLOGI 3.5G

HSDPA (High Speed Downlink Package Access) adalah sebuah protokol telepon genggam dan kadang kala disebut sebagai teknologi 3.5G. teknologi ini dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA 2000. HSDPA memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbite/detik arah turun). HSDPA merupakan evolusi dari standar W-CDMA dan dirancang untuk meningkatkan kecepatan transfer data lima kali lebih tinggi. HSDPA mendefinisikan sebuah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSHC) yang cara operasinya berbeda dengan saluran W-CDMA yang ada sekarang, tetapi hanya digunakan dalam komunikasi arah bawah menuju telepon genggam.




C. APLIKASI TEKNOLOGI 3.5G

Teknologi 3.5G ini memungkinkan penggunanya untuk mendownload beragam sajian multimedia separti streaming video, streaming musik, mobile TV, online game, cuplikan film, animasi, video klip, berita keuangan, MP3, dan download karaoke dengan kecepatan tinggi. Semuanya dapat dilakukan sambil tetap melakukan video call dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3.5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini kita dapat mengakses data atau internet lebih cepat.

Operator-operator seluler di Indonesia yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan kepada penyediaan internet broadband 3,5G atau internet broadband yang berkecepatan tinggi. Para operator meyediakan paket internet broadband cepat yang mengacu pada besarnya kuota kemampuan unduh yang akan digunakan oleh pelanggan. Paket-paket yang diberikan oleh ketiga operator ini rata-rata sama yaitu paket 500MB, paket 1GB, Paket 2GB, dan yang lainnya. Yang membedakan antara operator satu dengan yang lainnya biasanya hanya di harga.


D. KEUNGGULAN TEKNOLOGI 3.5G

Dengan berbekal bandwith hingga 3,6 Mbps, kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3.5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 Kbps. Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2.75G hanya mampu sampai di 150 Kbps. Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 Kbps. Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3,6 Mbps menggunakan teknologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.






PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 3.5G di INDONESIA



Dari sisi Penyedia Produk 3.5G
Teknologi komunikasi dengan segala kemajuannya, memang telah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern yang mobile saat ini. Padatnya kesibukan dan tuntutan kepraktisan yang semakin memburu, produsen terus didorong untuk menciptakan perangkat komunikasi yang canggih dengan kelengkapan berbagai fasilitas unggul dan fitur aplikatif sebagai sarana pendukung aktivitas penggunanya.

Menyadari tuntutan kebutuhan tersebut, beberapa produsen ponsel besar seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG dan Motorola telah meluncurkan berbagai seri ponsel terbaik. Tidak hanya yang terdepan dalam penggunaan teknologi tinggi, ponsel-ponsel tersebut juga diklaim mampu memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah ponsel kaya fitur, desain dan penggunaan bahan yang revolusioner dan stylish.

Berbicara tentang keunggulan teknologi, sejak mulai beroperasinya jaringan 3G (generasi ketiga telepon nirkabel) di Indonesia, beberapa vendor telah mengisi pasar dengan ponsel yang memungkinkan penggunanya mengakses teknologi tersebut. Dan saat ini, seiring perkembangan teknologi menuju penggunaan jaringan 3,5G atau yang dikenal dengan teknologi HSDPA (High Speed Download Packet Access), mereka juga telah siap dengan seri-seri ponsel terbaru yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi tersebut.

Teknologi HSDPA, pada intinya menawarkan berbagai keunggulan dibanding teknologi sebelumnya. Dengan 3 keunggulan utama, yaitu: kemampuan akses yang lebih dari kecepatan 3G standar UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) sehingga tayangan video call akan tampak lebih halus; delay pada koneksi VoIP lebih kecil; dan akses ke Internet menjadi jauh lebih cepat. Itu semua untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan bagi para penggunanya dalam berkomunikasi.

Dari Sisi Penyedia Layanan 3.5G
Saat ini Indonesia memiliki tiga operator yang bermain pada jaringan HSDPA yaitu Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo Pratama (XL). Persaingan ketiganya cukup ketat.







KONSEKUENSI / DAMPAK TEKNOLOGI 3.5G

SISI POSITIF
Kemampuan yang ada pada teknologi 3.5G ini tentunya diharapkan mampu memberikan lebih banyak kemudahan dan efektivitas untuk berbagai sisi kehidupan masyarakat. Dengan adanya teknologi 3.5G, bidang pendidikan juga akan terbantu. Sangat mungkin, buku-buku pelajaran akan bertransformasi bentuk dalam kemasan digital dan didistribusikan lewat content provider.

Dengan kecepatan yang dahsyat itu, teknologi 3.5G menghantarkan pengalaman multimedia bagi penggunanya. Mulai dari download email, video calling, hingga streaming video, dapat dilakukan dengan kualitas yang bisa dipastikan jauh lebih baik. Untuk dunia hiburan, kehadiran 3.5G memungkinkan penggunanya untuk melakukan download file-file audio/video on demand. Karena waktu download semakin singkat, maka harapan masyarakat terhadap layanan yang low cost bisa tercapai tanpa kehilangan kualitas transfer data yang selama ini menjadi satu ‘tantangan’ bagi dunia Internet di Indonesia.

Dengan hadirnya teknologi 3.5G di tengah masyarakat tentu akan banyak berbagi kemudahan yang kita dapatkan. Semakin mudahnya kita dalam mengakses internet merupakan salah satu hal yang paling terasa setelah hadirnya teknologi 3.5G di masyarakat. Masyarakat tidak perlu lagi pergi ke warnet untuk sekedar menikmati akses internet. Pada saat teknologi ini hadir, internet tidak lagi menjadi suatu hal yang eksklusif, namun akan lebih ekonomis karena diakses dapat dijangkau lebih banyak orang.


SISI NEGATIF
Kemunculan teknologi 3.5G menciptakan teknologi yang benar-benar membantu manusia dalam segala hal. Namun, selain berfungsi dalam membantu manusia teknologi 3.5G memiliki dampak sosial yang negatif bagi manusia dan kehidupannya. Semakin lama, kehidupan manusia akan semakin bergantung pada teknologi. Ketergantungan inilah yang akan menimbulkan efek buruk bagi manusia. Apapun yang ingin dilakukan oleh manusia menjadi semakin bergantung pada kecanggihan teknologi terutama dalam hal informasi. Semuanya serba praktis dan cepat.

Karena ketergantungan pada teknologi tersebut nantinya juga menyebabkan berkurangnya interaksi sosial. Segala sesuatu yang bisa dimediasi oleh teknologi 3.5G tidak akan dilakukan lagi di dunia nyata dengan saling berinteraksi. Adanya teknologi 3.5G menyebabkan segala pertemuan atau pembicaraan yang biasanya dilakukan dengan tatap muka di ”darat” berpindah dalam interaksi di dunia maya. Ini merupakan dampak yang negatif bagi manusia sebagai penggunanya. Manusia serasa menjadi makhluk teknologi dibandingkan makhluk sosial.

Sementara itu, dalam lingkungan manusia sendiri pun juga akan tercipta kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial ini dapat terjadi karena tidak semua manusia akan memiliki teknologi 3.5G.. Di antara manusia tersebut masih ada yang memiliki teknologi 2G atau 3G, atau bahkan belum mengenal sama sekali. Dari sinilah kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin terlihat. Mereka yang kaya pasti memiliki teknologi 3.5G sedangkan yang miskin masih berkutat dengan teknologi yang lebih rendah dari 3.5G.

Selain kesenjangan sosial, juga akan muncul budaya konsumtif terhadap teknologi dalam kehidupan manusia. Mereka akan semakin konsumtif dengan ponsel berteknologi 3.5G. Hal ini karena kecanggihan dari fitur-fitur yang diberikan semakin lama akan semakin bertambah. Manusia akan merasa tidak puas dengan teknologi yang ia pakai. Ada gengsi yang dipertaruhkan dalam kehidupan manusia

Dari segi ekonomi, yang terkena dampak negatif adalah pengusaha warnet. Seperti diketahui, teknologi 3.5G memungkinkan para penggunanya untuk akses internet secara cepat. Untuk pengiriman data pun juga dilakukan dengan cepat. Hal inilah yang merugikan warnet.. Mereka pasti kehilangan sebagian besar penghasilannya karena orang-orang lebih memilih berselancar di dunia maya dengan ponsel berteknologi 3.5G daripada harus jauh-jauh menuju warnet. Sehingga, pengusaha warnet pun semakin sedikit.

Selain itu, pornografi pun dapat menyebar secara luas. Dengan Fitur video call, bukan tidak mungkin mereka bakal saling berselingkuh jarak jauh dengan perantara video call, bahkan bias juga menjadi media bisnis “esek-esek” dengan memanfaatkan fasilitas video streaming.

http://destypradista.blogspot.com/2009/03/teknologi-35g-dampaknya-bagi-masyarakat.html
Teknologi Forth Generation (4G)

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.
Salah satu ciri khas teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akan berbasis IP. Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet telepon menggunakan Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). SIP menjadi standar yang ‘open’ sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil ‘source code’, dan mengimplementasikannya secara langsung secara gratis. Contoh yang nyata dari implementasi sentral telepon 4G ini adalah VoIP Rakyat. Namun teknologi 4G kini belum bisa didefinisikan secara jelas. Sampai sekarang belum ada standarisasi untuk 4G yang telah disepakati oleh para pihak yang berkompeten di bidang tekonologi komunikasi tanpa kabel ini.
Selain berbasis IP, teknologi 4G ini memiliki ciri khas bahwa ponsel ini masih akan berfungsi dengan baik bila penggunannya berkomunikasi dengan menggunakan piranti 4G di dalam kendaraan dengan kecepatan 150 Km/jam dengan kecepatan transfer mencapai 54 Mbps.
Padahal di atas kertas kecepatan 4G sesungguhnya bisa mencapai 100 Mbps di lingkungan luar rumah (bergerak), sedangkan 1GBps pada kondisi tidak bergerak (statisioner). Tidak hanya itu, kapasitas data yang melalui jaringan 4G akan jauh lebih besar daripada 3G sehingga pengunduhan data yang mencapai puluhan, bahkan ratusan MB akan mudah dicapai dalam waktu singkat. Sebagai contoh, dengan ponsel 3G, kita baru dapat mengunduh klip video dan klip musik yang berdurasi tidak begitu panjang.
Sedangkan dengan 4G yang akan berbasis jaringan IP sepenuhnya, kita tidak hanya dapat mengunduh satu film utuh ke dalam satu ponsel 4G ketika sedang bergerak, juga menyaksikan tayangan gambar televisi yang berkualitas tinggi (high definition TV content) dan menyaksikan lawan bicara kita yang terlihat jelas dan mulus geraknya, tidak tersendat-sendat seperti sekarang dengan 3G melalui video calling. Tidak hanya itu, kita juga dapat melakukan video chat dengan mudah. Juga fitur video conferencing yang bisa lebih dari 2 situs yang dilakukan secara simultan.
Dengan kata lain, trafik multimedia akan dominan pada penggunaan teknologi 4G di masa mendatang. Tentu saja browsing internet tanpa kabel akan makin lebih cepat dan makin menyenangkan tanpa terganggu dengan waktu tunda (delay time) karena masalah kongesti pada lalu lintas data di jaringan di masa kini akan teratasi dengan teknologi 4G. Yang paling menyenangkan karena biaya untuk menikmati fitur-fitur 4G itu diprediksi akan lebih murah daripada sekarang karena biaya untuk mengaplikasikan teknologi 4G akan lebih murah daripada teknologi 3G ataupun HDSPA (3,5 G).
Menurut pakar telematika Indonesia, Onno W. Purbo, “Untuk teknologi 4G, setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled”.
Hebatnya lagi dengan teknologi SIP yang berada di belakang 4G, nomor telepon +62 21 123 5678 hanya lah subset, bagian kecil daripada pengenalan / identifikasi telepon. Sebagian besar identifikasi / penomoran telepon akan dilakukan menggunakan URL seperti sip:ono@indo.net.id. Dengan bertumpu pada URL, dunia menjadi lebih menarik karena kita tidak perlu lagi tergantung pada nomor telepon yang di kuasasi pemerintah cq. POSTEL untuk berkomunikasi internet telepon. Kalau kita cukup gila, sebetulnya dalam banyak hal kita dapat menyelenggarakan sendiri infrastruktur internet telephony tanpa perlu tergantung pada ijin / lisensi pemerintah tanpa melanggar hukum, dengan software yang dibuat sendiri tanpa mengeluarkan banyak devisa. Tak perlu lah kita mengeluarkan US$1000 / SST seperti yang di gembar gemborkan saat ini, jika saja kreatifitas anak bangsa tidak di matikan.
Dalam 3G, servis suara yang dihasilkan pada dasarnya sama dengan servis suara di ISDN. Handset digital selular pada dasarnya sebuah handset ISDN. Sialnya, ISDN pada kenyataannya tidak berhasil dengan baik untuk mendeploy servis suara yang baru maupun integrasi data / suara. Kita cukup beruntung dengan adanya 3G ternyata membuka kesempatan untuk uji coba teknologi Internet seperti Session Initiation Protocol (SIP) maupun menggunaan IP v6 (saat ini semua ISP komersial di Indonesia menggunakan IP v4 yang lebih tua). Ujicoba untuk integrasi SIP & IP v6 ke dalam 3G di lakukan dalam inisiatif 3GPP.
Dengan mengandalkan jalur internet dan murahnya koneksi internet, tentu sangat menggembirakan dalam penggunaan teknologi 4G ini dalam berkomunikasi dibandingkan dengan teknologi komunikasi yang ada saat ini. Di masa yang akan datang, berkomunikasi akan dilakukan dengan menggunakan laptop, PC ataupun PDA yang mempunyai koneksi Wifi untuk menghubungkan ke internet, atau juga handset/ponsel tersendiri yang bisa terhubung ke internet. Ini akan menjadi suatu revolusi teknologi komunikasi yang besar dikarenakan akan terciptanya komunikasi yang murah bagi masyarakat.

Sejarah
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
•Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
•Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
•Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

Definisi
Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikenversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.

Teknologi 4G di Indonesia
Secara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia pada saat ini sebenarnya baru saja memasuki dan memulai tahap 3.5G atau yang biasa disebut sebagai HSDPA (High Speed Download Packet Access) yang mampu memberikan kecepatan akses hingga 3.6 Mb/s (termasuk koneksi pita lebar (broadband connection)). Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony[1] yang merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol.
Teknologi tersebut banyak di perdebatkan oleh operator, pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak lama lagi internet telephony akan menjadi tulang punggung utama infrastruktur telekomunikasi. Teknologi internet telephony memungkinkan pembangun infrastruktur telekomunikasi rakyat secara swadaya masyarakat (tanpa Bank Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL.
Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Internet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.

Forth Generation (4G)
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dikatakan berkembang sangat cepat. Berikut ini rangkuman perkembangan teknologi nirkabel dari generasi ke generasi :
1.Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
2.Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
3.Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Antara generasi kedua dan generasi ke-3, sering disisipkan Generasi 2,5, yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) & EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).
Saat ini kita dapat menyaksikan bagaimana pengguna ponsel dengan bangga memamerkan penggunaan fitur canggih di ponsel 3G seperti fitur video calling yang memungkinkan penggunanya saling melihat muka dengan pihak yang dihubunginya. Begitu pun dengan vendor penyedia layanan 3G seperti, Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Mobile-8 (Fren) dan lain-lainya.
Tapi kini, perkembangan teknologi selular begitu cepat, seperti kita ketahui teknologi telekomunikasi semula hanya menggunakan sistem analog, dan terus tumbuh sampai dengan generasi ke-3 yang kita kenal sekarang dengan 3G. Namun begitu teknologi 3G pun akan segera beralih ke 4G.

source:
http://vreyno.wordpress.com/2009/03/22/teknologi-forth-generation-4g/

Bisnis yang menerapkan nilai-nilai universal secara benar

Ary Ginanjar: Bisnis Indonesia koran Para Nabi
oleh : Djony Edward


JAKARTA (Bisnis): Trainer Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Management mendaulat harian Bisnis Indonesia sebagai koran Para Nabi lantaran dibaca oleh para pelaku perubahan dunia.

"Rata-rata para nabi dan sahabatnya adalah para pedagang, termasuk kelas menengah, tapi dulu belum ada koran. Sekarang Bisnis Indonesia merupakan koran bisnis yang memfokuskan perubahan tata nilai para pengusaha, jadi Bisnis Indonesia korannya para pengubah dunia, Korannya Para Nabi," demikian celoteh Ary Ginanjar dalam acara halal bi halal di harian Bisnis Indonesia siang tadi.

Hadir dalam acara yang langka tersebut Komisaris Utama dan pendiri harian Bisnis Indonesia Sukamdani Sahid Gito Sardjono, Wakil Komisaris Utama Soebronto Laras, Dirut JAG Lulu Terianto, Komisaris Lukman Setiawan, dan Haryadi Sahid Gito Sardjono.

Ary menguraikan setiap pebisnis yang menerapkan nilai-nilai universal secara benar, maka bisnisnya cenderung langgeng dan bertahan lama. Seperti Shell, Unilever, Matsushita, maupun General Electric. Sebaliknya, perusahaan yang digerakkan dengan mengabaikan nilai-nilai universal itu akan hancur, seperti Worldcom dan Enron. Nilai-nilai universal itu adalah jujur, tangung jawab, disiplin, kerjasama, adil, dan peduli.

"Semua berangkat dari asma ul husna, saripati nilai-nilai universal itu sudah ada dalam fitrah manusia," tegasnya.

Ary menyemangati para wartawan yang sibuk mencari berita, dimana setiap berita yang diliputnya merupakan tasbih. Oleh karena itu bila wartawan Bisnis Indonesia yang tengah menjalankan tugas dan menemui ajal karena kecelakaan, maka matinya menjadi syahid.

"Jadi koran Bisnis Indonesia selalui mengingatkan para pengusaha untuk menjalankan bisnis dengan arah yang benar. Sehingga sebelum para pengusaha itu masuk surga, tentu wartawan Bisnis dulu yang masuk surga," ujarnya disambut gerrr para hadirin.

Proposal Writing:

Proposal Writing: Tahapan dan Strategi dengan Contoh




Menyiapkan Proposal: Tahapan


Persiapan kerja untuk Proposal


Contoh Waktu / Tugas Chart


Tips & Strategi Menulis


Proposal Checklist


Badan federal Review Prosedur


Panduan untuk Berhasil Proposal (dari NIH, HHS, & Neh)


"Subyektif variabel keputusan oleh effecting pendanaan

federal badan penelitian & pengembangan: di grantsmanship

permainan "oleh Dr Raymond A. Shapek


BA-23 formulir




Materi yang disesuaikan untuk digunakan oleh CLA fakultas instruksional dari materi yang disiapkan oleh National Council of University Research Administrators dan Masyarakat untuk Penelitian Administrator.


Juli 1995



Menyiapkan proposal: Tahapan


A. Menentukan proyek (bekerja membuat judul).


B. Mengidentifikasi agen dan mendapatkan panduan dan deadline.


C. Message bahan awal (preproposal).


D. Melakukan sastra pencarian.


E. Write pertama konsep proposal yang lengkap. Pertimbangkan yang berikut bagian:



1. Pendahuluan (Penelitian sejarah, proyek, tinjauan literatur, lembaga - ketel plat) Maks. 10% dari seluruh proposal.

2. Pernyataan masalah


3. Tujuan Min. 50% dari seluruh proposal


4. Metodologi


5. Evaluasi (Maks. 10%, jika diperlukan)


6. Sosialisasi (misalnya, di mana mungkin bahan untuk diserahkan

publikasi)


7. Pendanaan depan (jika diperlukan oleh proyek)


8. Anggaran


9. Lampiran


10. Abstrak atau Proyek Aktivitas


11. Curriculum Vitae


Tidak semua bagian akan diperlukan oleh setiap proposal, tetapi kebanyakan mereka berada. Masing-masing lembaga akan memiliki berbagai bentuk atau persyaratan.




Proposal strategi pembangunan dan menulis TIPS


1. Garis besar dan menggunakan format daftar bila memungkinkan untuk bubar naratif teks.


2. Visuals digunakan untuk meningkatkan dan menjelaskan konsep-konsep abstrak dan hubungan. (Jangan overuse.)


3. Jangan masal titik. Negara itu, dukungan, dan beralih ke titik berikutnya.


4. Menggunakan peramalan dan internal ringkasan untuk membantu pembaca tahu di mana mereka dan ke mana mereka pergi.


5. Jadi murah dengan transisi karena mereka akan membantu pembaca mengetahui di mana mereka telah dan ke mana mereka pergi.


6. Hindari taksa bahasa, seperti: "mungkin, mungkin, sebaiknya, mungkin, sebaiknya, harapan, akan mempertimbangkan, tampak".


7. Jangan menghindari masalah-masalah penting yang berlaku pada proyek atau masalah yang mungkin relevan dengan proyek. Lebih baik untuk mengambil berdiri dan mendiskusikan proses untuk menangani masalah daripada diantisipasi untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan ini.


8. Menghindari retorika atau meningkat mustahil menjanjikan.


9. Menghindari tidak didukung argumen subjektif.


10. Jangan menganggap bahwa pembaca akan dgn baik sekali akrab dengan subjek.


11. Urutan komponen dari proposal yang masuk dalam cara.


12. Meninjau, mengedit, dan proofread - lagi dan lagi. Lain untuk mendapatkan bantuan, seperti dalam pendapat lain dalam cara medis. Menghindari kesalahan dalam tata bahasa, ejaan, matematika, dan mempertahankan tampilan yang bersih secara keseluruhan.


13. J proposal harus dibaca, tidak boleh hilang halaman, dan harus ditulis dalam gaya yang sama sepanjang konsisten.


BEBERAPA TIPS Menulis
oleh David R. Krathwohl


Jelas kesalahan dalam penulisan lainnya merusak bukti kompetensi. Jika dasar bahasa Inggris yang lemah, yang di luar jangkauan kami. Teman untuk meminta bantuan atau menyewa editor. Namun, ada hal-hal sederhana setiap kami dapat kami lakukan untuk meningkatkan menulis.


Menganggap penulis adalah tugas yang menangkap perhatian orang-orang sibuk namun komitmen, memegang, dan pemimpin mereka ke poin penting dalam proposal. Membuat mereka lebih mudah dibaca oleh mengorganisir ide jelas. Meningkatkan dampak dari apa yang mereka cocok langsung oleh membaca dan bahasa sederhana.


Mengorganisir


1) Membuat struktur proposal clear.Use berbagai "tanda-tanda jalan" untuk membaca dan panduan untuk menekankan poin penting. Membayangkan apa yang akan datang dan menunjukkan apa yang telah. Teknik untuk melakukan hal ini termasuk judul, catatan marjinal, bersekat Introductions dan prefaces, dan lampiran ringkasan, garis besar, grafik dan diagram. Namun mereka Overusing, clutters visual lapangan. Jangan!


Mencari besar, hitam bagian teks. Istirahat mereka dengan judul dan paragraf. Jika judul dan sub judul yang sulit untuk menetapkan urutan atau tidak benar, memperbaiki organisasi teks.


Diagram panah dan dapat membantu menunjukkan aliran ide dan sorot poin penting. Hati-hati kotak. Jika memungkinkan, biarkan pihak buka sehingga pembaca telah masuk visual. Beberapa orang membaca sekitar kotak tertutup, ingin datang kembali, tetapi kemudian lupa.


2) Membuat proposal mudah skim.Clear organisasi berbeda dengan "tanda-tanda jalan" memudahkan peluncuran. Selain itu:


Menetapkan kalimat topik ke dalam setiap paragraf. Jika kalimat topik yang penting tidak dimulai dengan ayat, menunjukkan di mana tertanam dengan garis bawah, miring atau jenis tebal oleh sistem kami.


Gunakan spasi untuk mengatur dan menyorot item signifikan.


Menetapkan struktur dan perbandingan paralel berdampingan, jika mungkin, untuk membuat correspondences sendiri.


Gunakan spasi putih memberikan bantuan visual dan bingkai teks pleasingly. Jangan pergi ke laut, namun. Tetap berada di halaman tunjangan, jika ada satu.


Skim proposal sendiri, atau lebih baik lagi, seseorang untuk meminta proposal yang baru ini untuk skim ini. Memastikan bahwa "tanda-tanda jalan" memimpin pembaca untuk makna yang benar.


3) Membuat transisi smoothly.Do tidak membiarkan pembaca bisa hilang di persimpangan poin. Benar sequencing, jelas merujuk kepada pembahasan sebelumnya, dan konstruktif dari pemikiran seperti referensi bergabung dengan selektif dari pengulangan frase dan kata kunci untuk memastikan mudah bergeser dari perspektif antara bagian, dan bahkan paragraf kalimat.



Langsung, Concise Bahasa


4) Gunakan verbs aktif dan sederhana constructions.Active verbs membawa ke kalimat jelasnya. Kompleks, pasif konstruksi berkurang intensitas komunikasi oleh pembaca yang menjadi hambatan gramatikal, sehingga melanggar nya konsentrasi. Tajam oleh keluar kata dan frasa rearranging dan sisanya (hanya mengubah beberapa kata), baik teknis editor menjelaskan arti dgn nyata. Try it!


Ubah passives ke actives. Misalnya, "Sudah dilaporkan oleh NIH bahwa usulan India ditemukan menjadi rumit," menjadi, suara aktif dalam: "The NIH menemukan India proposal kompleks."


Menemukan ekstra "menjadi" verbs dan menghapuskan mereka. Misalnya, "Argumen sosial kesejahteraan pekerja adalah sangat diperlukan," dapat dikurangi menjadi: "argumentasi kesejahteraan pekerja sosial yang diperlukan." Contoh lain, "penurunan verbiage kelebihan yang lebih terlihat dari penurunan kejelasan," dapat menjadi: "Verbiage ditolak lebih nyata daripada kejelasan."


5) Simplify sentences.When halaman seolah-olah satu besar, hitam, tak terputus-putus tembok kata-kata, untuk menepis periode. Menemukan kalimat yang keluar dan dan istirahat mereka. Tetapi tetap yang menarik dari ritme kalimat panjang dan pendek; jangan terlalu menjadi penulisan berkejut, terlalu staccato.


6) Gunakan beton, "gambar" language.Except ketika keakraban dengan istilah teknis harus ditunjukkan, mengganti kata-kata sehari-hari untuk lebih muskil (misalnya, "end" bukan "menghentikan"; "mulai", bukan "lembaga").


7) menyampaikan kegembiraan dan enthusiasm.This menandai pengusul komitmen untuk proyek.


Tips ini tidak akan mengubah gaya penulis; dengan waktu yang cukup dewasa untuk menulis proposal, menulis gaya sangat menentukan. Tapi postingan daftar seperti ini di mana ia akan diperpanjang spark usaha dapat mengakibatkan peningkatan. (Yes, it can! Anda seharusnya melihat teks ini pertama draft!)


Masih lebih baik, membuat daftar kelemahan pribadi. Kathleen's A Manual Dugdale pada Penulisan Penelitian, 2nd Edition (Bookstore Indiana University, Bloomington, Ind, 1967) daftar saran yang jelas dan efektif menulis plus sebelas halaman repot kata dan konstruksi. Carolyn Mullins' untuk Panduan Penulisan dan Penerbitan di Ilmu Sosial dan perilaku (John A. Wiley dan Sons, New York, NY, 1977) termasuk yang berguna bab berjudul "Revisi dari Teks: Home remedies untuk prosais Masalah" serupa dengan petunjuk dan daftar . Sederhana dan langsung: Sebuah retorika untuk Writers oleh Jacques Barzun (Harper dan Row, Inc, New York, NY, 1975) dan buku-buku yang sama memberikan saran luas. Menemukan orang-orang yang "menyinggung". Tape mereka ke sudut meja atau mempostingnya dengan jelas pada dinding di mana anda tidak dapat menghindari mereka.


David R. Krathwohl. Bagaimana sebuah Siapkan Usulan Penelitian, 2nd Edition. 1977.



PEDOMAN UNTUK EDITING DAN Merevisi Proposal


Mempertimbangkan tindakan mengedit dan merevisi sepotong menulis sebagai tindakan mutu. Jika anda (atau perwakilan universitas) menandatangani nama Anda ke sana, Anda asserting bahwa kata-kata dan ide yang dinyatakan akurat. Kebanyakan orang teknis tidak terlatih dalam mengedit dan merevisi. Jadi, mereka tidak memiliki metode atau teori untuk melakukan revisi proposal mereka. Selain itu, Anda dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dari fakultas membaca proposal jika anda memiliki satu set panduan dan metodologi tertentu untuk mengikuti.


Berikut adalah beberapa panduan untuk mengedit dan merevisi proposal (atau bagian dari komunikasi profesional):




1. Editing proses mengenali dan mengidentifikasi masalah dalam menulis. Merevisi adalah proses mengubah item ke sesuai dengan aturan atau untuk memproduksi jelas, menulis lebih efektif.

2. Editing / revisi dapat dilakukan untuk mekanika, gaya, dan struktur. Hal ini diperlukan untuk memeriksa mekanik. It is diinginkan (dan kadang-kadang diperlukan) untuk memeriksa struktur dan gaya.


3. Setiap jenis pengeditan / revisi harus dilakukan secara mandiri.


4. Anda tidak perlu mengetahui akurat gramatikal istilah atau konsep yang efektif untuk melakukan pengeditan dan revisi, tetapi cukup penting untuk memiliki buku referensi untuk konsultasi. Minimal, harus ada yang up-to-date Gerai kamus dan buku tata bahasa. (Salah satu sumber adalah Handbook of Technical Writing, Charles T. Brusaw, Gerald J. Alred, dan Walter E. Oliu, St Martin's Press, 1976.)


Pengeditan / Merevisi untuk Mekanika:

Jenis pengeditan / merevisi dilakukan oleh kata kata, dengan perhatian untuk mengidentifikasi setiap item yang tidak diterima sesuai dengan aturan ejaan atau tata bahasa. Tujuan dari proses ini adalah keseragaman accuracy.In dan pengeditan / merevisi untuk mekanik, mencari hal-hal berikut:



1. Tanda baca, cukup baik dan akurat
2. Ejaan

3. Kata ganti perjanjian (kasus, nomor, orang, jenis)

4. Verb perjanjian (tegang, nomor)

5. Nomor (akurasi, kata versus angka)



Pengeditan / Merevisi untuk Gaya:


Jenis pengeditan / merevisi dilakukan dengan membaca kalimat dan frase untuk kejelasan, nada, dibaca, konsistensi dan kualitas lainnya yang memberikan kontribusi kepada keseluruhan pandai menulis. Tujuan dari proses ini lancar, jelas, jelas karya yang dapat dibaca dan difahami dalam satu reading.In pengeditan / merevisi untuk gaya, periksa hal berikut:



1. Kata presisi
2. Lebaran

3. Menghilangkan kata

4. Nominalization: nouns penggunaan kata kerja di mana akan lebih baik

5. Kata-kata teknis untuk pemirsa

6. Nada dan tingkat formalitas kata - konsistensi

7. Redundansi

8. Pola kalimat

9. Kalimat panjang

10. Kalimat bukaan

11. Passives: penggunaan pasif aktif di mana akan lebih baik



Pengeditan / Merevisi untuk Organisasi:


Jenis pengeditan / merevisi dilakukan oleh melalui membaca seluruh dokumen untuk memahami struktur, bagian yang relevan, dan hubungan mereka dengan keseluruhan. Tujuan dari proses ini adalah perpaduan rasa dan arah di seluruh paper.In pengeditan / untuk memperbaiki struktur, pertimbangkan yang berikut ini:



1. Keseluruhan pola atau struktur organisasi
2. Perangkat untuk menunjukkan struktur: judul, bullets, angka, garis bawah, indentations, jarak, dll

3. Bagian atau divisi

4. Jelas transisi antara bagian

5. Proporsi bagian

6. Pentingnya hubungan antara ide dan struktur

7. Indeks dan / atau daftar isi


Menulis proposal: judul


Beberapa prinsip-prinsip efektif untuk mengembangkan judul:


1. Cobalah untuk merumuskan judul dengan 10 kata atau kurang. Beberapa lembaga pemberi menentukan judul dengan kurang dari 60 huruf atau karakter.


2. Digunakan sebagai singkat namun deskriptif yang berfungsi sebagai judul mungkin, untuk referensi Anda sendiri awal. Bahkan beberapa kata akan melakukan.


3. Gunakan jelas adjective-noun kombinasi untuk mengidentifikasi proyek dengan kelas umum.


Contoh: "Visual ketajaman dalam Bayi", daripada "pada Studi Pengembangan Objektif Techniques untuk Memantau Perkembangan Visual ketajaman dalam Bayi".


4. Jika perlu untuk membedakan fokus pada masalah, gunakan subjudul.


Contoh:

"Visual ketajaman di Bayi: Objektif Pemantauan dari Pembangunan"


5. Pilih kata yang aksen utama kategori kajian dan yang membantu untuk menjelaskan fitur yang berbeda. Ini adalah tradisional jenis-jenis metode yang menjelaskan item.


6. Menghindari seperti fillers berkomunikasi dan non-perangkat seperti


J Kajian ... Belajarlah untuk sebuah penjelajahan Tentukan ...

An Examination of ... J Metode ke Explore ...


kecuali fokus dari proyek Anda adalah metodologi sendiri, bukan hasil dari menggunakan metodologi.


7. Judul studi lainnya yang didanai dari proyek di lapangan, karena beberapa alasan. (Lihat Smithsonian Scientific Pertukaran Informasi untuk informasi tentang proyek-proyek penelitian yang didanai saat ini.) Anda akan mendapatkan beberapa rasa jenis penelitian yang didanai saat ini dan Anda akan melihat bagaimana khusus lainnya peneliti menjelaskan proyek-proyek mereka. Anda juga akan melihat mana yang tepat dalam bahasa teknis disiplin.


8. Negara yang besar gagasan secepat mungkin, dengan Modifiers berikut, daripada sebelumnya, dengan kategori utama.


9. Hindari jargon atau kata-kata adat istiadat, walaupun Anda dapat menggunakannya dalam praktek sehari-hari Anda profesi. Hibah adalah permanen catatan, dapat diakses oleh masyarakat, jika diberikan oleh pemerintah. Anda ingin tetap jelas, berlepas tanggal atau dibatasi oleh bahasa. Misalnya, "parametrize", "infrastruktur", "heuristis", "dampak" (sebagai kata kerja), "biaya out", dan "pemanfaatan sumber daya" adalah yang sekarang digunakan dalam berbagai disiplin ilmu. Seperti kebanyakan jargon, kata-kata ini telah jelas dan sederhana yang substitutes menyampaikan pesan yang sama dengan lebih presisi dan ekonomi.

Proposal Writing: Abstracts



Proyek Abstracts: Pedoman


Isi: Sementara abstrak dari isi harus berbeda untuk memasukkan informasi yang paling menonjol untuk setiap proyek, setiap abstrak harus mengatakan sesuatu tentang masing-masing topik berikut:


Subyek: Apa tentang proyek?


Tujuan dan signifikansi: Mengapa proyek dilakukan? Apa yang akan dicapai? Mengapa penting?


Kegiatan: Apa yang akan dilakukan? Metode apa yang akan digunakan?


Populasi target: Apa khusus kelompok belajar atau sedang menjabat?


Lokasi: Di mana pekerjaan yang dilakukan (jika berbeda dengan lokasi Kepala Sekolah Investigator organisasi)?


Hasil yang diharapkan: Apa jenis hasil temuan atau akan dihasilkan? Untuk yang ini akan berguna? Bagaimana mereka akan maju atau keadaan seni dalam profesi Anda?


Menulis Abstrak: Secara umum, abstrak tidak boleh melebihi 200 kata. Mereka dimaksudkan untuk memberikan pemahaman umum tentang apa yang adalah tentang proyek, bukan penjelasan rinci. Setiap kalimat harus mengatakan sesuatu yang spesifik dan bernilai mengetahui.


Memungkinkan 200 kata-kata, dengan kira-kira 20 kata per kalimat, abstrak akan memiliki sekitar 10 kalimat. Perlu pengantar atau tidak menyelesaikan kalimat dan biasanya satu ayat. Hal itu dapat, bagaimanapun, akan dibagi menjadi topik paragraf jika memungkinkan.


Abstrak harus ditulis terakhir, setelah seluruh proposal terdiri. Harus yang sangat jelas, pernyataan langsung dari proyek agar dapat memutuskan apakah reviewer atau tidak sesuai dengan prioritas pendanaan dari badan dan yang digunakan sebagai peninjau buku teknis. Sering abstrak yang dimasukkan ke dalam komputer sebagai media sumber proyek keterangan, sehingga layak meluangkan waktu untuk menulis itu dengan baik.

Proposal Writing: Abstracts



Jenis Abstracts


Teknik menulis, termasuk menulis proposal, ada dua jenis dasar abstrak yang dapat digunakan: Deskriptif dan Aktivitas. Kebanyakan penelitian meminta proposal untuk Aktivitas abstrak, sementara banyak jurnal memerlukan satu Deskriptif.


Aktivitas: The abstrak ringkasan temuan utama dari teori atau proposal atau artikel. Pembaca dapat melihat proyeksi menikam dari artikel atau proyek dan memahami (calon) hasil.


Contoh: Dua tema utama yang diamati dalam pengembangan perangkat lunak, baik yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan memelihara pengembangan aplikasi baru. Yang pertama adalah untuk menyediakan sistem pemrograman semakin kaya fungsi untuk menangani rincian mengelola sumber daya perangkat keras. Yang kedua adalah menyediakan fasilitas pengembangan aplikasi dengan logis dan struktur bangunan blok berpihak lebih dekat dengan logika dari aplikasi itu sendiri. Tambahan tantangan ini adalah untuk memberikan dengan cara yang akan memungkinkan terus meningkatkan perangkat lunak yang ada.



Deskriptif: abstrak yang memberitahu apa yang ada dalam artikel atau proposal, tetapi tidak menawarkan kesimpulan atau informasi mengenai hasil temuan.


Contoh: banyak kemajuan teknologi elektronik adalah mempercepat penggunaan komputer dalam kehidupan sehari-hari. Pada artikel ini tren hardware, input-output teknologi, arsitektur komputer, perangkat lunak, komunikasi, dan intelijen artifisial diperiksa dan kompleksitas dikenalpasti sebagai batasan untuk kemajuan. Menjanjikan arah riset, yang dapat memperpanjang berbagai aplikasi komputer, yang dibahas.




(Sampel tambahan di halaman 21)

Checklist UNTUK PERNYATAAN DARI TUJUAN, TUJUAN DAN KEGIATAN



1. Apakah ada satu atau lebih tujuan yang mencerminkan kebutuhan dan untuk proyek yang jelas menunjukkan arah dan tujuan?


2. Setidaknya ada satu tujuan untuk setiap kebutuhan atau masalah dalam berkomitmen untuk kebutuhan / masalah pernyataan?


3. Apakah tujuan realistis dan tepat?


4. Tujuan yang dinyatakan dalam bentuk hasil dan bukan dari segi metode atau kegiatan?


5. Apakah tujuan menjelaskan penduduk yang akan mendapatkan keuntungan?


6. Apakah tujuan negara waktu oleh mereka yang akan dicapai?


7. Apakah tujuan menjelaskan hasil dari proyek diukur dalam istilah?


8. Melakukan kegiatan pernyataan menunjukkan bagaimana tujuan akan dimasukkan ke dalam dan melakukan operasi?

Estetika checklist



1. Apakah penutup menyatakan sesuatu dari isi proposal ini atau sifat organisasi Anda?


2. Apakah ada Daftar isi?


3. Apa ada judul halaman dengan semua informasi penting yang menjelaskan latar belakang dokumen ini?


4. Adalah ringkasan tidak lebih dari 3 / 4 dari halaman?


5. Apakah organisasi proposal meningkatkan konten dan memudahkan untuk menemukan / menghindari jenis informasi?


6. Margin yang konsisten?


7. Pemberian nomor pd halaman buku yang akurat?


8. Apakah anda menggunakan jenis yang konsisten gaya?


9. Adalah kopi berkualitas tinggi?


10. Nota kaki narratively Tahukah Anda?


11. Apakah anda menggunakan warna coding?


12. Apakah Anda tak perlu menghindari grafik, tabel, diagram?


13. Adalah mengikat rapi dan menarik?


14. Itu diperiksa untuk ejaan / tata bahasa / artikulasi?


15. Mengetik adalah akurat?


16. Apakah bagian-judul jelas dan konsisten dalam format?

JUDUL HALAMAN checklist



1. Apakah informasi menarik diformat?


2. Apakah proyek / program judul berkomunikasi berarti informasi?


3. Adalah sumber dana yang ditunjukkan?


4. Adalah lembaga donor alamat yang diberikan?


5. Anda adalah alamat yang diberikan?


6. Adalah nomor telepon yang tercantum?


7. Merupakan institusi yang dihubungi?


8. Adalah judul halaman tanggal?


9. Jika diperlukan, adalah halaman sign?



Federal Agency REVIEW PROSEDUR

A. Usulan Review oleh Federal Agency


Proposal yang diterima dan nomor oleh pusat atau aplikasi kontrol pusat dari agen federal. Dalam waktu 30 hari, kartu harus diterima oleh Direktur proyek yang menunjukkan nomor yang telah ditetapkan pada proposal. Jika kartu ini tidak diterima dalam 30 hari, hubungi manager program.


Setelah menerima usulan, program manajer atau staf akan melakukan awal yang diperlukan untuk memeriksa komponen proposal. Jika semua komponen yang tidak termasuk, proposal akan dikirim kembali dan direktur proyek akan diminta untuk menyediakan informasi yang diperlukan.


Jika proposal sudah selesai, proses review bermula. Proses dapat membawakan tiga terpisah meninjau prosedur dan umumnya terdiri dari setidaknya dua dari tiga metode yang disajikan di bawah ini.


1. Eksternal Panel Review. Salinan proposal dikirim ke pemeriksa terletak sekitar Amerika Serikat yang ahli dalam disiplin. Jika proposal itu di dalam kawasan khusus, adalah sesuai untuk menyerahkan daftar calon pemeriksa. Badan yang tidak berkewajiban untuk menggunakan ini, tetapi dalam banyak kasus, satu, jika tidak lebih, potensi pemeriksa akan diminta untuk meninjau proposal.


2. Panel Review. Panel yang dipilih adalah grup ahli dalam disiplin (s) yang bertemu secara teratur dan menilai proposal yang diajukan ke program tertentu. Daftar panelists adalah meninjau informasi publik dan dapat diperoleh dari agen.


Usulan akan dikirim ke pemeriksa sebelum panel convenes. Selama panel sesi, proposal yang dinilai dalam putaran. Dalam kebanyakan kasus yang akan menemani naratif ini meninjau titik-rating sistem. Program ini memiliki masukan dari staf selama sesi ini, tetapi terutama terkait dengan informasi teknis.


3. Program Manager dan Agency Staff Review. Review ini adalah terpisah dari eksternal mail meninjau dan panel pemeriksaan. Manager program biasanya mengikuti komentar dan penilaian dari pemeriksa, tetapi sebuah program manajer memiliki kewenangan untuk menolak atau menyetujui proposal berdasarkan sendiri penghakiman dan pengetahuan tentang faktor-faktor eksternal.


J proposal dapat diambil dari proses pemeriksaan oleh proyek direktur setiap saat. Jika penarikan adalah proyek yang diprakarsai oleh direktur, surat penarikan harus ditulis oleh proyek direktur, dan salinan yang dikirim ke kantor kelembagaan yang sesuai.


Di beberapa lembaga seperti National Institutes of Health (NIH), putaran kedua dari kajian yang dibuat oleh dewan penasehat yang menentukan prioritas pendanaan.

Federal Agency REVIEW PROSEDUR, cont.


B. Permintaan untuk Review


Direktur proyek dapat meminta salinan tertulis anonim tinjauan dari kebanyakan lembaga. Menanyakan tentang prosedur yang memberikan badan untuk mendapatkan tinjauan. Review ini berguna untuk semua proyek direktur, meskipun proposal yang diberikan penghargaan. Ulasan yang dapat digunakan ketika melakukan penelitian atau bila revisi proposal untuk resubmission di kemudian hari.


C. Anggaran Negosiasi


Jika proyek adalah direktur dihubungi oleh manager program untuk melakukan negosiasi dengan anggaran dan ruang lingkup dari proyek, informasi kepada lembaga perwakilan. Setiap perubahan signifikan dalam anggaran atau lingkup proyek harus dilakukan melalui dan disetujui oleh lembaga perwakilan.


D. Penghargaan atau penolakan


Penghargaan surat penolakan atau pemberitahuan akan dikirim melalui pos. Secara umum, lembaga-lembaga yang terkendali dari membuat pengumuman lisan dari penghargaan atau kotoran. Penghargaan huruf harus diterima sebelum setiap pengeluaran dana. Setelah menerima penghargaan baik atau surat penolakan, memberitahu lembaga perwakilan. ORTTA akan meninjau penghargaan dan membuat account, dengan asumsi yang diajukan sesuai prosedur telah diikuti.

Alasan penolakan UMUM


Beberapa tahun yang lalu NIH menganalisis alasan mengapa lebih dari 700 proposal penelitian aplikasi yang ditolak. Temuan mereka patut meninjau sebelum menyiapkan proposal untuk diajukan ke NIH atau lembaga pemberi.


I. Alam dari Problem (18%)


A. Ia ragu-ragu atau yang baru akan menghasilkan informasi yang berguna dari proyek (14%).


B. dasar hipotesa adalah kurang sehat (3,5%).


C. usulan penelitian ilmiah adalah prematur karena hingga saat ini kekurangan mendukung pengetahuan (0,6%).


II. Pendekatan kepada Problem (38,9%)


A. rencana penelitian adalah samar, membaur dan tidak disajikan dalam beton detail (8,6%).


B. Rencana penelitian tidak cukup terkontrol (3,7%).


C. perawatan yang lebih besar dalam perencanaan diperlukan (25,2%).

1. Penelitian rencana belum dirancang secara hati-hati (11,8%).

2. Metode yang diusulkan tidak akan menghasilkan hasil yang akurat (8,8%).

3. Prosedur yang akan digunakan harus dibilang lebih

detail (4,6%).


D. statistik yang lebih menyeluruh diperlukan perlakuan (0,7%).


E. diusulkan ujian setiap mata pelajaran yang memerlukan lebih banyak daripada

nomor yang diberikan (0,7%).


III. Kompetensi dari penyidik (38,2%)


A. pemohon harus lebih besar untuk memperoleh keakraban dengan

relevan sastra (7,2%).


B. Masalah-masalah yang akan diinvestigasi lebih kompleks daripada

pemohon menyadari (10,5%).


C. pemohon mengajukan untuk memasuki area penelitian yang

mereka tidak cukup terlatih (12,8%).


D. Kepala sekolah penyidik berniat untuk memberikan tanggung jawab yang sebenarnya

untuk arah yang rumit proyek yang berpengalaman

bersama penyidik (0,9%).


E. pemeriksa tidak memiliki cukup keyakinan pada pemohon

menyetujui aplikasi ini, sebagian besar berdasarkan pada masa lalu

upaya dari pemohon (6,8%).



IV. Ketentuan Penelitian Lingkungan (4,8%)


A. penyidik akan diminta untuk mencurahkan terlalu banyak waktu untuk

pengajaran atau penelitian non-tugas (0,9%).


B. diperlukan hubungan yang lebih baik dengan rekan dalam jaminan

disiplin (0,4%).


C. Diminta ekspansi pada lanjutan yang saat ini didukung

proyek penelitian akan menghasilkan kegagalan untuk mencapai utama

Tujuan dari pekerjaan (3,5%).



Berdasarkan analisis di atas, yang dirancang secara hati-hati, baik beralasan usulan ini akan mengatasi pitfalls umum. Hal itu juga mewakili dan kredibilitas pernyataan penting tentang penyidik.


------------------


J dibandingkan studi dilakukan di Biro Occupational dan pendidikan kejuruan. Berdasarkan sampel dari 353 penelitian hibah aplikasi,


- 18% lupa untuk nomor halaman.


- 73% lupa mencantumkan daftar isi.


- 81% tidak abstrak.


- 92% gagal untuk menyediakan resume yang diusulkan konsultan.


- 25% itu tidak melanjutkan sekolah untuk penyidik.


- 66% tidak termasuk rencana untuk proyek evaluasi.


- 17% lupa untuk mengidentifikasi nama proyek oleh direksi.


- 20% gagal untuk daftar tujuan dari proyek.


Semua proposal harus dua kali untuk diperiksa dan kelemahan serupa. Beberapa hari yang dihabiskan di hati proofreading dapat menangkap masalah ini sebelum melakukan pemeriksa.

Pertimbangan memperoleh GRANT FOUNDATION DAN DOLLAR


(Alasan utama yang ditolak)


1. Harus tidak hanya meminta dana operasi. Lembaga donor mencari tanda-tanda nyata efektif bekerja kekhawatiran relatif besar untuk masalah sosial.


2. Badan harus percaya bahwa uang akan membuat perbedaan yang signifikan di bidang kebijakan, prosedur, atau jasa sebagai hasil dari proyek. Mereka juga tertarik pada bagaimana dana mereka akan mengubah respon dari lembaga dengan kebutuhan para klien dan masyarakat. Hal-hal ini harus dibenahi di semua proposal.


3. Pendanaan organisasi akan bukti bahwa organisasi papan telah menunjukkan upaya untuk mengembangkan peran kepemimpinan diarahkan ke arah yang terus proses adaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat.


4. Pendanaan organisasi khawatir jika dana Anda memperlakukan mereka dengan cara yang sama yang Anda lakukan pajak dukungan. Analisa mereka adalah bahwa mereka mungkin juga membayar pajak dan memungkinkan Anda mendapatkan lebih banyak uang dari pemerintah daripada menerima dana. Intinya adalah bahwa Anda harus melakukan sesuatu yang unik dengan dana dari sumber non-pemerintah.


5. Pendanaan organisasi akan terlihat keras di bukti Anda hadir dalam proposal Anda karena integritas dan aplikasi untuk masalah dan isu-isu ini. Perlu juga diberikan evaluasi rencana yang solid. Evaluasi rencana harus tidak hanya memantau kegiatan yang terjadi di-tetapi menilai apakah dana yang membuat perbedaan yang signifikan tentang layanan.


6. Penting untuk memberikan kesaksian dari hibah kelompok yang akan dilayani selain anda sendiri analisis kebutuhan mereka. Kriteria yang penting di sepanjang baris ini adalah bahwa proyek mendorong klien untuk menjadi kurang bergantung pada badan lebih daripada tergantung dari waktu ke waktu. Tujuannya nampaknya peningkatan swadaya daripada meningkatkan ketergantungan pada lembaga bantuan.

HELPFUL SARAN UNTUK Menyiapkan proposal

UNTUK luar sekolah SUPPORT 1


Percakapan dengan program petugas di National Science Foundation dan di Institut Kesehatan Nasional dihasilkan ide-ide umum yang mungkin berguna dalam persiapan aplikasi luar sekolah untuk mendukung proyek-proyek penelitian ilmiah atau kegiatan:


Bagaimana Anda akan dinilai Proposal?

Dalam mempersiapkan proposal penelitian yang perlu diingat bahwa akan dibaca dan dinilai oleh astute pemeriksa yang ahli di bidang khusus. Banyak penulis lainnya akan bersaing dengan anda untuk mendapatkan perhatian dan reaksi baik dari orang-orang pemeriksa. Maka mungkin bermanfaat untuk mempertimbangkan beberapa jenis pertanyaan yang akan muncul di pikiran dari mereka sebagai pemeriksa proposal Anda mengevaluasi dan menentukan peringkat Kelebihan lainnya bersaing dengan proposal.


1. Persis apa yang bekerja untuk dicapai? Proposal harus sebagai eksplisit pada titik ini adalah sebagai mungkin.


2. Apakah saat ini kita pengetahuan? Dimana dalam satu mulai bekerja pada tugas yang akan dicapai? Penulis harus menganggap bahwa pemeriksa akan juga informasi tentang ini karena dia. Hampir pasti mereka akan bereaksi unfavorably jika penulis nampaknya kurang informasi tentang ini.


3. Apa yang akan negara kami setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan yang diusulkan? Untuk menjawab pertanyaan ini proposal harus berkomunikasi:


a. Kriteria untuk menentukan ketika tujuan telah dicapai.

b. Sifat dari kondisi di sekitar perbatasan negara kami ketika bekerja menuju tujuan dimulai.

c. Kriteria yang kemajuan menuju tujuan dapat diukur.


4. Apakah metode prosedur untuk melakukan pekerjaan yang diusulkan? Apakah ini jelas bahwa metode yang diusulkan berlaku untuk tugas? Apakah mereka independen dan non-berurut? Setiap metode adalah subyek untuk verifikasi independen? Apakah mungkin untuk memperkirakan kemungkinan yang akan metode yang dipilih, pada kenyataannya, hasil yang dikehendaki informasi? Memiliki semua jelas dan metode yang dianggap dari orang-orang, ada yang paling menjanjikan dipilih? Adalah keterbatasan pilihan metode diakui? Apakah penulis proposal ini memiliki keahlian yang memerlukan metodologi?


5. Apakah mungkin untuk memprediksi konsekuensi yang akan jatuh dari pencapaian tujuan yang dinyatakan? Yang positif, maupun negatif, nilai fungsi konsekuensi ini diakui?


6. Apa saja potensi keuntungan yang akan diperoleh dari pencapaian tujuan dinyatakan?

Matchett, cont.


7. Apa yang berhasil kemungkinan pencapaian tujuan? Adalah "kesuksesan" tunduk kepada "semua atau tidak ada" efek atau mungkin pekerjaan yang dapat sebagian berhasil?


8. Berapa banyak usaha akan diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diusulkan? Berapa banyak dukungan dari semua jenis akan diperlukan untuk melakukan pekerjaannya? Adalah penulis dari perkiraan yang diperlukan upaya realistis?


9. Dengan mempertimbangkan jawaban atas pertanyaan 5, 6, 7, dan 8, dan mengingat keterbatasan parah pada dana yang tersedia, mengapa proyek ini harus didukung?


Apakah mengapa Proposal ditolak?

Salah satu publikasi paling berguna untuk pertanyaan ini adalah artikel yang ditulis oleh Ernest M. Allen, "Mengapa Apakah Penelitian Aplikasi Ditolak?" (Sains 132:1532-1534, 1960). Kajian ini, walaupun dua puluh satu tahun, masih relevan dan kontemporer. Rujuk bagian atap, GN "Siapa yang Anda Dibaca Proyek-Grant Aplikasi ke National Institutes of Health?" Fed. Proc.31 :2-9, 1972) Tabel I artikel ini daftar beberapa kelas kekurangan yang cenderung berulang dalam penelitian aplikasi yang gagal untuk mendapatkan persetujuan. Kekurangan ini mungkin tidak semua akan relevan dengan pekerjaan tertentu, tetapi mereka dapat melayani sebagai daftar kasar untuk menghindari kesalahan dalam mempersiapkan aplikasi. Mereka adalah:


1. Masalahnya sepele atau tidak mungkin untuk memproduksi atau informasi baru.


2. Penelitian yang diusulkan didasarkan pada hipotesa yang terletak di ragu-ragu, kurang sehat atau cukup bukti.


3. Masalahnya lebih kompleks dibandingkan dengan penulis menyadari.


4. Masalahnya adalah di lokal, dan produksi, atau kontrol, atau gagal jatuh jelas di utama dari disiplin.


5. Masalahnya adalah intelektual prematur - hanya pilot studi.


6. Masalahnya, sebagaimana diusulkan terlalu terlibat dengan terlalu banyak unsur-unsur yang dibutuhkan untuk penyelidikan secara bersamaan.


7. Uraian penelitian daun proposal samar, membaur, dan tanpa tujuan yang jelas.


8. Metodologi yang diusulkan, termasuk tes dan prosedur, yang tdk cocok dengan tujuan. Mungkin diluar kompetensi dari penyidik.


9. Yang berlebihan semua desain tidak hati-hati dari pemikiran.


10. Statistik aspek tidak diberikan cukup pertimbangan.


11. Pendekatan tidak imajinasi atau orisinalitas.


Matchett, cont.


12. Kontrol yang baik inadequately disusun atau dijelaskan.


13. Usulan untuk bahan penelitian ini adalah tdk cocok atau sulit diperoleh.


14. Jumlah observasi diusulkan adalah tidak cocok.


15. Tdk cocok peralatan yang tersedia untuk penelitian.


16. Penyidik tidak memiliki pengalaman atau pelatihan yang diusulkan untuk penelitian.


17. Penyidik nampaknya kurang relevan dengan metode atau sastra, atau keduanya.


18. Penyidik dari sebelumnya diterbitkan bekerja di lapangan tidak mengilhamkan keyakinan.


19. Penyidik bergantung terlalu berat, atau kurang, berpengalaman di asosiasi.


20. Penyidik adalah menyebarkan dirinya terlalu tipis.


21. Penyidik memerlukan kontak dengan rekan atau terkait dalam bidang ini.


22. Persyaratan untuk peralatan, personil atau waktu yang tidak realistis.


23. Tanggung jawab lainnya mencegah penyidik dari devoting cukup waktu untuk proyek ini.


24. Pengaturan kelembagaan tak baik.


25. Peristiwa hibah penelitian yang diselenggarakan di ruang lingkup yang cukup dan pendanaan untuk membiayai penelitian yang diusulkan.


Secara umum, penolakan yang meminta hasil dari kombinasi ini di mata kesalahan satu atau beberapa pemeriksa. Mungkin satu yang terbesar adalah kelompok kesalahan akan datang di bawah judul dari "Metodologi", atau di penyidik kemampuan untuk melakukan penelitian di cara diusulkan.


Kesalahan sepele Itu Shoot Dapatkah Anda Bawah

J memorandum dari bagian besar dari National Science Foundation menyatakan "Banyak proposal ... diterima tidak lengkap data yang hadir dalam pengolahan hasil penundaan." Data yang paling sering hilang adalah biografis untuk bahan pokok penyidik; Daftar sekarang semua dukungan penelitian termasuk judul, sumber, periode dan jumlah, dan kecil dari upaya yang ditujukan untuk pekerjaan; daftar semua proposal tertunda, karena usulan pembaharuan, pengeluaran di bawah sekarang hibah oleh utama dan kategori anggaran untuk keseimbangan netral, dan yang baru untuk setiap tahun anggaran untuk mendukung apa yang diminta, dan total anggaran halaman. Pentingnya termasuk 200 kata abstrak yang diusulkan juga menekankan bekerja. Dengan kata lain, cobalah untuk mengikuti format yang diminta sangat erat.

Matchett, cont.


The Need For Peer Review

Mungkin satu-satunya faktor paling penting dalam mempersiapkan keberhasilan aplikasi peer review sebelum diserahkan kepada badan. Universitas memerlukan administrasi diperiksa oleh ketua departemen dan unit administrasi sebelum diajukan. Tidak ada syarat untuk Universitas peer review, namun dalam jangka panjang, dapat yang paling penting dari semua. Seperti tinjauan harus kiri kepada penyidik, karena dia adalah terbaik mampu mengidentifikasi pemeriksa sesuai dengan kompetensi dan minat.


Untuk apa Apakah Jika Anda Apakah ditolak

Jika usulan tersebut tidak diterima oleh yang mensponsori agen, salah satu hal penting yang dapat Anda lakukan adalah untuk meminta evaluasi dan reviewer komentar. Tidak hanya evaluasi ini akan menunjukkan kelemahan dari proyek Anda, tetapi mereka akan menjadi tak ternilai di masa depan proposal yang diajukan. Menilai keberhasilan dengan lembaga federal paling kurang dari 25%. Cara terbaik untuk mendapatkan proyek-proyek yang didanai menggunakan komentar resensi buku dan berlaku lagi.


Saran lainnya

Salah satu cara untuk tetap pada saat ini topik yang menarik untuk mensponsori agen adalah secara sukarela untuk melayani di review panel. Selain itu, ketika mempertimbangkan sebuah cuti panjang atau cuti dari ketiadaan, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan lembaga federal bersekutu ke daerah penelitian. Ini juga akan membantu Anda untuk tahu dari sekarang emphases penelitian.

Dari sebuah kutipan HHS Panduan untuk Evaluasi RFP's


Kutipan spesifik ini memberikan poin untuk pemeriksa untuk mencari. Harus membantu orang yang mencari dukungan dari luar proyek.


Cakupan Kerja

Bagian proposal harus yang paling komprehensif karena menguak offeror dari pengetahuan tentang lapangan dan berisi pendekatan yang disarankan untuk melakukan persyaratan evaluasi studi. Dalam kebanyakan kasus, heaviest berat yang akan diberikan kepada bagian proposal.


Memiliki offeror menunjukkan pengetahuan yang cukup mengenai latar belakang, operasional, dan status dari program yang akan dievaluasi?


Memiliki offeror disajikan sebuah pendekatan yang akan mencapai tujuan yang dinyatakan RFP?


Adalah pendekatan yang diusulkan didukung dengan justifikasi mengapa harus mencapai tujuan evaluasi?


Do you think pendekatan yang disarankan akan bekerja?


Memiliki offeror diperkenalkan peristiwa yang tak dapat berakibat pada proyek mengerumuni atau memperluas lingkup kerjanya?


Memiliki rencana pengelolaan khusus oleh tugas untuk periode kinerja termasuk?


Memiliki offeror menunjukkan efisien penggunaan waktu dan sumber daya, terutama jika layanan khusus seperti komputer yang diperlukan untuk waktu yang singkat lama studi?


Offeror telah memiliki realistis dalam jumlah waktu yang dialokasikan untuk pelaksanaan tugas masing-masing?


Menunjukkan offeror memiliki kompetensi di bidang yang sangat khusus, seperti analisis statistik yang diperlukan untuk evaluasi belajar?


Yang telah diizinkan untuk offeror licin dalam persiapan kuesioner, alat tes, tes administrasi, proses data, dll?


Jika sesuai, ada kunjungan telah disediakan cukup untuk sepanjang masa kinerja?


Apakah laporan bersemangat untuk tonggak utama / acara kajian?


Jika sesuai, offeror yang telah disediakan untuk penggunaan sumber daya masyarakat?


Jika data ini diperlukan untuk studi perbandingan, memiliki offeror diizinkan untuk sampel yang memadai dari sebuah eksperimental atau kelompok kontrol?


Apakah offeror tentukan produk yang akan dari evaluasi hasil belajar?


Offeror diperbolehkan memiliki izin untuk OMB pada pengembangan instrumen pengukuran?

Panduan HHS, cont.


Menunjukkan offeror memiliki pengetahuan tentang teknik dan prosedur evaluasi?


Jika sesuai, yang telah menunjukkan bahwa offeror yang cukup wakil dari semua tingkat program personil akan dicantumkan dalam evaluasi?


Pertanyaan-pertanyaan ini adalah tidak semua item secara khusus dan termasuk yang berkaitan dengan studi yang diusulkan harus ditambah.



Personil

Usulan personil harus dikaji secara kritis karena mereka sangat penting untuk keberhasilan menyelesaikan studi. Kemampuan, pengalaman, dan pelatihan bagi personil yang relatif terhadap mereka tugas khusus pada studi harus ditinjau secara eksplisit. Jika RFP juga diminta referensi untuk proyek-proyek yang personil bekerja, maka referensi ini harus setidaknya tiba-dicentang.


Apakah tugas-tugas yang jelas dalam studi khusus personil dan akan ditugaskan untuk waktu yang panjang?


Personil yang ditugaskan untuk tugas-tugas khusus oleh kualifikasi pelatihan dan pengalaman untuk menjalankan tugas dengan sukses?


Telah diberikan cukup informasi tentang personil yang cukup untuk membolehkan Hukum dibuat diusulkan mengenai peran mereka dalam studi?


Apportionment adalah personil tingkat dan waktu tertentu untuk tugas realistis?


Apa jaminan yang dibuat mengenai ketersediaan personil yang diusulkan? Adalah kemungkinan rencana jika diminta menjadi personil tertentu tidak tersedia?


Memiliki cukup waktu dan tenaga yang cukup untuk menyediakan termasuk administrasi pengelolaan studi?


Konsultan yang digunakan, jika demikian, untuk apa yang mana? Yang diusulkan adalah menggunakan sesuai?


Adalah pengarang proposal salah satu tombol personil?


Apakah keberhasilan proyek tergantung, untuk banyak, setelah personil tidak terkait langsung dengan calon kuat?



Fasilitas

On-situs ketersediaan fasilitas khusus atau kemudahan akses fasilitas yang diperlukan harus ditunjukkan dalam proposal. Sumber sarana dan peralatan yang diperlukan untuk berhasil menyelesaikan studi, tapi yang tidak di lokasi, harus dinyatakan, serta ketentuan yang diharapkan untuk digunakan.


Adalah fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk berhasil menyelesaikan studi ditetapkan dalam proposal?


Bagaimana offeror bermaksud untuk mengakses fasilitas tidak kontraktor di situs?

Panduan HHS, cont.


Apakah penggunaan fasilitas di luar kontraktor dari perusahaan memerlukan subcontract?


Jika subcontracting sangat diperlukan, yang diusulkan subcontractor disebutkan secara khusus, bersama dengan penjelasan dari kualifikasi yang diperlukan?


Adalah rencana penggunaan fasilitas seperti pencetakan, pengolahan data, dll, realistis dalam hal rencana evaluasi?


Realistis adalah jadwal waktu jika beberapa layanan direncanakan akan dilakukan di fasilitas berlokasi selain dari kontraktor?


Jika diperlukan layanan komputer, ada kontrol yang dibangun ke dalam proses perbaikan sehingga tindakan dapat diambil di antara poin jika diperlukan?



Kinerja masa lalu

Sebuah organisasi "merekam lagu" persediaan beberapa wawasan ke dalam kemampuan perusahaan untuk melakukan kegiatan di daerah-daerah khusus. Referensi pengalaman masa lalu untuk membentuk sebuah bingkai referensi dari mana untuk menilai kemampuan organisasi. Namun, juga dapat menyesatkan dalam hal persyaratan yang belajar. Ini tetap diingat selama proses evaluasi. Glossy, samar-samar worded pernyataan dukungan dengan sedikit memberikan informasi yang berarti. Jika pengusul telah diminta untuk memberikan referensi tentang performa kerja, maka kontraktor harus petugas tiba-tiba orang-orang yang diberikan.


Melakukan rujukan ke pengalaman masa lalu termasuk kegiatan khusus yang terkait dengan persyaratan yang diusulkan belajar?


Apa reputasi perusahaan yang tidak terus dalam bidang studi yang diusulkan?


Pengusul telah memiliki profesional dihormati oleh masyarakat karena kinerja profesional di bidang tertentu?


Adalah pernyataan performa worded dalam cara yang berarti, sehingga Anda dapat mengidentifikasi apa sebenarnya pekerjaan yang dilakukan?


Memiliki offeror tawaran untuk kontrak di daerah di mana kinerja belum menunjukkan?


Satu atau lebih rapat evaluasi panel yang diadakan untuk menentukan dpt diterima, unacceptability, atau potensi dpt diterima dari proposal teknis. Setiap proposal harus menerima mutlak, bukan relatif, penghakiman; yang sudah ditentukan cut-off skor tidak boleh digunakan. J proposal jika dianggap dapat diterima, tanpa kualifikasi atau revisi, panel hakim yang offeror dapat melakukan pekerjaannya competently. Proposal yang tidak dapat diterima mungkin dapat dilakukan dengan khidmat yang menjelaskan data dan karena itu akan dimasukkan ke dalam zona dari pertimbangan. Hal ini dapat menunda akhir penghargaan untuk beberapa minggu. Proposal yang tidak dapat diterima memerlukan revisi besar tidak akan menerima nilai layak seleksi untuk zona kompetitif.

Panduan HHS, cont.


Kontrak file harus berisi dokumentasi yang tertentu dan mengapa keputusan itu dibuat dalam evaluasi proposal. Tanggung jawab untuk justifikasi ini terletak dengan perwakilan teknis pada panel. Mereka menilai wakil dan peringkat pada setiap usulan yang terpisah skor lembar, maka negara mengapa penilaian dan peringkat yang diberikan. Hal ini sangat penting jika sebuah wawancara diminta oleh kontraktor yang ingin penjelasan dari masing-proposal dari kekurangan. Jarang kontraktor akan mengejar masalah ini melampaui batas normal wawancara kecuali mereka merasa diperlakukan tidak adil, diskriminasi terhadap, dll Evaluasi dari proposal harus hati-hati dan pikiran yang direkam jika merongseng kesempatan harus memerlukan presentasi ini bukti di pengadilan.



Informasi biaya

(Catatan: evaluasi panel review biaya informasi setelah mempertimbangkan aspek teknis usulan. Tanggungjawab untuk evaluasi biaya sering terletak terutama dengan kontraktor pejabat, yang bergantung pada masukan dari anggota lain dari evaluasi panel.)


Adalah keseluruhan biaya dalam menilai anda (yang kontraktor dari badan) anggaran?


Apa hubungan antara biaya dan angka setara item dalam teknis proposal?


Personil adalah biaya yang wajar sesuai dengan tugas-tugas yang harus dilakukan?


Apakah yang sesuai personil yang ditugaskan untuk melakukan tugas-tugas yang sesuai?


Ada pengeluaran yang dikhususkan untuk subcontracting persyaratan seperti pengolahan data?


Jika skala besar kuesioner harus dikirim, memiliki jumlah yang cukup untuk menyisihkan prangko?


Ada biaya untuk pengembangan instrumen, pembelian bahan baku, seperti scoring lembar, dll, termasuk?


Perjalanan sepertinya tidak masuk akal bila dibandingkan dengan tugas-tugas yang akan dicapai?


Jika konsultan atau ahli disertakan, mereka adalah harian menilai wajar dan dalam waktu yang tepat untuk keuangan berbagai badan? Yang diusulkan adalah waktu yang wajar?


Jika sesuai, ada biaya untuk personil lokal termasuk?


@ direproduksi dengan izin dari William H. Matchett

Proposal

Komponen utama dari Proposal

Abstrak / Ringkasan Eksekutif

Bagian ini menyediakan penjelasan singkat dari keseluruhan proyek. Harus menyertakan pernyataan singkat kebutuhan atau masalah yang dialamatkan, metodologi (s) yang akan digunakan dalam tugas accomplishing dijelaskan, tujuan proyek atau hasil yang diharapkan, waktu lama, dan perkiraan biaya.
[2-3 paragraf, maksimum 300 words]

Latar belakang / dasar pengetahuan yang ada

Bagian ini harus mencerminkan beasiswa dan menunjukkan bukti-bukti yang menyeluruh dari topik penelitian, termasuk pencarian relevan sastra, dan referensi ke luar patokan dan langkah-langkah terkait.
[Halaman 2-3]

Pernyataan Perlu

Ini adalah "mengapa" dari proyek. Salah satu kebutuhan untuk meyakinkan pembaca bahwa masalah yang nyata dan bahwa pengusul dari dasar dan metode yang akan meningkatkan lapangan, menyediakan layanan ini, atau mencapai tujuan yang dinyatakan.
[2 pages]

Deskripsi Proyek

Ini adalah "intisari" dari tubuh proposal. Harus menyertakan cukup banyak penjelasan tentang masalah ini, dengan latar belakang teknis yang memadai, sebagaimana mestinya, suatu pernyataan tujuan, penjelasan rinci tentang metodologi atau teknik yang akan digunakan, dan evaluasi tindakan.
[Halaman 5-7; lagi teknis untuk proyek-intens]

Anggaran

Tergantung pada sponsor dari pilihan format ini mungkin akan dimasukkan dalam tubuh proposal tersebut, diserahkan sebagai dokumen terpisah, atau yang dalam lampiran atau dirujuk Lampiran. Harus menyertakan baris definitif-item anggaran untuk semua biaya langsung, dan biaya administrasi atau tidak langsung, kecuali jika dilarang oleh sponsor. Di mana setiap item biaya harus sesuai dengan cakupan proyek, atau nyata mencerminkan perkiraan biaya beban, dan tidak akan padded. Setiap item biaya besar harus disertai dengan penjelasan naratif dari dasar biaya, dan menghindari jargon istilah. Biaya kontribusi, baik "dalam bentuk" dolar atau real, mungkin perlu secara eksplisit diidentifikasikan oleh beberapa sponsor. Jika beberapa tahun proyek, rincian anggaran lembar harus disediakan untuk setiap tahun, ditambah konsolidasian atau halaman ringkasan anggaran biaya total semua kategori.
Referensi: [Panduan ke APBD dan Anggaran], Office of Research
[1-page/yr, plus naratif]

Informasi Organisasi

Hal ini diperlukan untuk hampir semua lembaga atau program aplikasi; bahan ini mungkin opsional atau dihapus untuk memberikan permintaan untuk perorangan atau persekutuan-jenis aplikasi. Harus menyertakan sejarah singkat dan profil besar karakteristik kelembagaan, termasuk misi utama, kegiatan operasi, pemirsa, layanan, dll Sering kali disertai dengan lampiran, seperti Dewan Trustee daftar, Laporan Keuangan Tahunan, dan yang terkait.
[Halaman 1-2]

Kesimpulan-Pernyataan Outcomes

Ini termasuk ringkasan poin utama dari proyek Anda naratif, dan uraian atau akhir yang ditujukan memperkuat tujuan atau hasil proyek.
[1 halaman]



-------------------------------------------------- ------------------------------

Selalu mengikuti petunjuk dari sponsor, adhering untuk dinyatakan peraturan tentang format, bagian panjang, batas anggaran, dan yang terkait.

Jumat, 20 Maret 2009

MMS

Adaptasi kontent (transcoding)
http://ejlp.blogspot.com/search/label/MMS

Sebuah MMS dapat memuat konten file berbetuk gambar, video, atau file lainnya tetapi tidak semua file dapat ditampilkan pada ponsel. Jika seorang mengirimkan MMS dengan file MP3, belum tentu si penerima dapat menjalankan MP3 tersebut di ponselnya.

Keterbatasan seperti itu biasanya diatasi dengan cara mengubah (transcode) file ke format yang dapat dijalankan atau ditampilkan pada ponsel penerima. Fungsi transcoding tersebut dilakukan oleh MMSC ketika MMS diterima dan akan dikirimkan ke ponsel tujuan.

MMSC perlu mengetahui tipe posel dari pengguna yaitu orang yang akan menerima MMS. MMSC dapat mengetahui dengan melihat HTTP request header yaitu pada header UserAgent atau UAProf. Atau jika database subscriber profile tersedia, MMSC dapat melakukan request untuk meminta data tipe ponsel pengguna.

Setelah mengetahui tipe atau kemampuan (capability) ponsel maka MMSC dapat melakukan transcoding ke bentuk file yang di-suport oleh ponsel penerima.

OMA mambuat standar/spesifikasi antarmuka (interface) yaitu dinamakan STI (Standard Transcoding Interface) yang digunakan elemen yang membutuhkan proses transcoding (misalnya MMSC) dengan elemen yang melakukan transcoding (transcoder). Hal ini diperlukan agar operabilitas antar elemen dari vendor yang berbeda dapat dicapai dengan mudah.

STI menggunakan SOAP lewat HTTP sebagai dasar protokol transaksi. Proses komukasi pada STI digambarkan sebagai berikut


+---------+ +------------+ | |----request--->| | | MMSC | | Transcoder | | |<---response---| | +---------+ +------------+

Sebuah request terdiri dari bagian yaitu

source yaitu objek media yang akan di-transcode dan informasi tentang objek tersebut misalnya format, resolusi, dan lain-lain.
target yaitu informasi hasil objek yang diinginkan misalnya format, resolusi, bitrate, codec, size atau tipe handset


Objek media yang akan di-transcode sendiri dapat disertakan dalam SOAP message sebagai SOAP attachment atau hanya referensi ke objek eksternal yang alamatnya ditulis di SOAP message.

Dalam sebuah request dapat memiliki beberapa perintah (job) untuk melakukan transcoding dan request juga dapat memiliki beberapa attachment objek media.

Object media hasil sebuah proses transcoding juga dapat di-attach pada SOAP message maupun disimpan dalam remote content storage.

Application platform Transcoding platform Remote content ==================== ==================== ============== | | | |---------request-------->| | | |---------fetch--------->| | |<-----------------------| | |----+ | | | transcode | | | | | | |<---+ | | |--------store---------->| | | |-----------------------fetch--------------------->| |<-------------------------------------------------| | |
Lebih jelas tentang OMA STI dapat dibaca pada dokumen spesifikasi berikut yang dapat di download di sini


Architecture of the Standard Transcoding Interface
Req Doc Standard Transcoding Interface Requirements
Specifications Standard Transcoding Interface Specification
Schemas Standard Transcoding Interface Schema
Beberapa project open source yang mengimplementasikan OMA-STI


ALEMBIK Media Transcoding Server

Morfeo MyMobileWeb
GAIA Transcoder Server

di 1:33 PM 0 komentar Link ke posting ini

Label: MMS, telecom, VAS


Standarisasi MMS
Standarisasi terpenting yang berhubungan dengan MMS adalah dari OMA/WAP Forum dan 3GPP, yaitu

- Dari OMA


MMS Architecture
MMS Encapsulation Protocol
MMS client Transaction
MMS Conformance Document
Standard Transcoding Interface (STI) 1.0
- Dari 3GPP

TS 23.140 Multimedia Messaging Service (MMS); Functional description; Stage 2
TS 22.140 Multimedia Messaging Service (MMS); Stage 1
Spesifikasi untuk billing
32.270 Telecommunication management; Charging management; Multimedia Messaging Service (MMS) charging
32.299 Telecommunication management; Charging management; Diameter charging applications


Kedua standarisasi tersebut saling berhubungan. Spesifikasi 3GPP mereferensi kepada spesifikasi dari OMA.


OMA relese 3GPP release ------------------- ------------- WAPForum MMS1.0 3GPP Rel-99 OMA MMS 1.1 3GPP Rel-4 OMA MMS 1.2 3GPP Rel-5 OMA MMS 1.3 3GPP Rel-6
Versi terakhir dari MMS adalah MMS 1.3

di 10:02 AM 0 komentar Link ke posting ini

Label: MMS, telecom, VAS


Friday, December 28, 2007
Proses roaming MMS
Agar ketika roaming seorang pengguna dapat melakukan pengiriman MMS atau menerima MMS maka diperlukan dua syarat penting yaitu adanya kesepakatan (agreement) antara kedua operator untuk SMS roaming atau circuit switched (CS) roaming serta GPRS roaming atau packet switched (PS) roaming. Kedua hal tersebut diperlukan karena transaksi MMS melibatkan WAP push lewat bearer SMS dan koneksi TCP/IP.

Proses pererimaan MMS pada seseorang yang menggunakan jaringan operator lain (roamer) adalah sebagai berikut:

Misalkan pelanggan A dan B adalah pelanggan operator yang sama yaitu operator X.



Pelanggan A mengirimkan MMS ke pelanggan B yang melakukan roaming di negara lain di operator Y.
MMS akan dikirimkan ke MMSC operator X.
MMSC ngirimkan MMS indicator berupa SMS ke SMSC operator X.
SMSC operator X akan mengirimkan MMS indicator ke Gateway MSC menggunakan protokol MAP (SS7).
GMSC akan mengirimakan MMS indicator ke MSC operator Y juga menggunakan MAP.
MSC operator Y akan mengirimkan MMS indicator SMS ke pelanggan B.
Pelanggan B menerima MMS indicator.
Jika ponsel B diset untuk menerima MMS secara otomatis walaupun ketika roaming, maka ponsel B akan melakukan koneksi GPRS.
Koneksi GPRS dimulai dengan terjadinya koneksi dari ponsel ke Visiting SGSN (SGSN operator Y) dengan menggunakan access point operator X, sehingga session (active PDP context) dari user dibuat di VSGSN.
VSGSN (visiting SGSN) melakukan koneksi ke Home GGSN (GGSN operator X) lewat koneksi internet (VPN/leased line) atau melalui jaringan prvider GRX (GPRS Roaming Exchange).
Request WSP/HTTP untuk pengambilan MMS di MMSC operator X dikirimkan dari ponsel melalui VSGSN dan HGGSN.
HGGSN meneruskan request tersebut ke MMSC operator X.
MMSC memberikan response berupa MMS ke ponsel pelanggan B

VPLMN : HPLMN : : B<---5---- MSC <-----------4--------- GMSC <---3----- SMSC ^ : ^ | : | | : 2 | : | | : | '----6---> SGSN <---7--(internet)----> GGSN <---8---> MMSC <----1---- A : : :

Proses pengiriman MMS dari seseorang yang menggunakan jaringan operator lain (roamer) hanpir sama dengan proses diatas, yaitu:


Pelanggan A (roamer) mengirimkan MMS dari ponselnya ke pelanggan B.
Koneksi GPRS dimulai dengan terjadinya koneksi dari ponsel ke Visiting SGSN (SGSN operator Y) dengan menggunakan access point operator X, sehingga session (active PDP context) dari user dibuat di VSGSN.
VSGSN (visiting SGSN) melakukan koneksi ke Home GGSN (GGSN operator X) lewat koneksi internet (VPN/leased line) atau melalui jaringan prvider GRX (GPRS Roaming Exchange).
Request WSP/HTTP untuk pengambilan MMS di MMSC operator X dikirimkan dari ponsel melalui VSGSN dan HGGSN.
HGGSN meneruskan request tersebut ke MMSC operator X.
MMSC memberikan response yang menandakan bahwa MMS telah diterima oleh MMSC.
MMSC ngirimkan MMS indicator berupa SMS ke SMSC



VPLMN : HPLMN : SMSC ----5-----, : ^ | B : | | | : 4 | | : | v '----1----> SGSN ----2--(internet)----> GGSN ----3---> MMSC ---6---> A : : :

Sebagai referensi, GSM Assosiation (GSMA) mempublikasikan dokumen teknis mengenai MMS roaming dan interworking yaitu IR.52 "MMS Interworking Guidelines" dan IR.33 "GPRS roaming Guidelines"

Detail proses GPRS roaming akan saya tulis lain kali.

di 7:10 PM 0 komentar Link ke posting ini

Label: MMS, telecom, VAS


Thursday, December 27, 2007
MMSC (Multimedia Messaging Service Center)
MMS dan fungsionalitas MMSC dispesifikasikan oleh 3GPP dan OMA. Definisi dan format MMS serta proses perngiriman/penerimaan MMS dapat dibaca pada spesifikasi tersebut. Pada posting ini saya jelaskan secara singkat bagaimana proses tersebut berjalan dan arsitektur elemen yang mengatur MMS.

Jaringan packet switched pada core network digunakan sebagai lalu-lintas sebuah multimedia message (MM). MM akan dikirimkan oleh ponsel ke sebuah elemen yang berfungsi sebagai pengatur lalu-lintas dan penyimpan MM yang disebut MMSC (Multimedia Messaging Service Center). Proses peringiriman MMS dapat dijelaskan secara garis besar sebagai berikut:



Sebuah ponsel harus mengetahui alamat dari MMSC operator agar bisa mengirimkan sebuah MMS. Ponsel akan melakukan koneksi GPRS dan session GPRS dibuat pada SGSN.
Lewat WAP gateway, MMS dikirimkan ke MMSC menggunakan protokol HTTP atau WSP/WAP.
MMSC akan mengirimkan MMS ke tujuan. Jika tujuan adalah pelanggan pada operator yang sama maka MMSC akan mengirimkan WAP Push indikator-MMS ke ponsel tujuan. Jika tujuan adalah alamat email maka SMSC akan mengirimkannya ke Email Server tujuan.
Jika Wap Push indikator-MMS tidak dapat dikirimkan maka MMS akan disimpan ke dalam tempat penyimpanan atau Multimedia Message Box (MMBox).
MMSC kemudian akan melakukan pengiriman ulang (retry) ke tujuan beberapa kali. Jika hingga batas retry MMS tidak dapat dikirimkan maka biasanya MMSC akan mengirimkan pesan SMS kepada nomor tujuan memberitahukan bahwa sebuah MMS diterima dan dapat diambil melalui alamat web site (URL) tertentu.


Pada dasarnya MMSC merupakan penggabungan dua fungsi yaitu MMS Server dan MMS Proxy/Relay. MMS Server berfungsi sebagai tempat antrian atau penyimpanan MM (MMBox). Sedangkan MMS Proxy/Relay berfungsi sebagai elemen yang menghubungkan MMS Server dengan ponsel pengguna, melakukan inisialisasi koneksi, mengirimkan notifikasi, routing dan lain-lain.

Arsitektur yang umum adalah sebagai berikut

MMS client +-----------+ (ponsel) <--( Jaringan radio )-->| SGSN/GGSN | +-----------+ ^ | +-----------------+ |WAP Gateway & PPG| +-----------------+ ^ | ( Jaringan IP ) | v +------+ --> MMSC lain | MMSC |<---( Jaringan Internet )--> VASP +------+ --> SMTP/Email server

Titik-titik integrasi (reference point) yang menunjukan hubungan antara MMSC dengan elemen lain diberinama dan dispesifikasikan dalam dokumen 2GPP TS 20.140 (Multimedia Messaging Service Functional description) sebagai berikut:


MM1: Reference point antara MMS User Agent denan MMS Relay/Server. Biasanya menggunakan WAP/WSP, walaupun dalam spesifikasi dimungkinkan untuk menggunakan protokol lain berbasis TCP/IP misalnya HTTP
MM2: Reference point antara MMS Relay dengan MMS Server. Belum dispesifikasikan.
MM3: Reference point antara MMS Relay/Server dengan external (legacy) messaging systems, misalnya MMSC lain atau Mail Server. Pada reference point ini biasanya digunakan protokol SMTP/IMAP.
MM4: Reference point antara the MMS Relay/Server dengan MMS Relay/Server yang lain yang berada di lain MMSE (Multimedia Message Service Environment). Protocol yang digunakan adalah SMTP (RFC 821). STD 11 (RFC 2822), MIME (RFC 2046)
MM5: Reference point antara the MMS Relay/Server dengan Home Location Register (HLR). Menggunakan MAP.
MM6: Reference point antara the MMS Relay/Server dengan MMS User Databases. Belum dispesifikasikan.
MM7: Reference point antara the MMS Relay/Server dengan MMS VAS Applications. Berbasis SOAP dan SOAP message with attachment [http://www.w3.org/TR/SOAP-attachments] dengan HTTP sebagai transport layer.
MM8: Reference point antara the MMS Relay/Server dengan billing system. Belum dispesifikasikan.

.------------------------------. +--------+ | | +---------------+ | MMS UA |<--MM1-->| MMS Relay<--MM2-->MMS Server |<--MM3-->| Legacy System | +--------+ | | +---------------+ '------------------------------' ||||| +-----------------+ ||||+----MM4-->| MMS Relay/Server | |||| +-----------------+ |||| |||| +--------+ |||+-----MM5-->| HLR | ||| +--------+ ||| ||| +---------------+ ||+------MM6-->| User Database | || +---------------+ || || +-----------------+ |+-------MM7-->| VAS Application | | +-----------------+ | | +----------------+ +--------MM8-->| Billing System | +----------------+

What’s softswitch?
http://vidodz.wordpress.com/2008/09/16/whats-softswitch/


Beberapa orang mungkin sudah akrab dengan softswitch. Perangkat yang berfungsi utama melakukan penyambungan (switching) dari berbagai jenis media stream dan tipe jaringan. Dari definisi itu, dapat dikatakan softswitch adalah hardware + software yang terkoneksi dengan jaringan yang berbeda-beda dan melakukan fungsi penyambungan dengan software. Hardware ini memiliki switchboard yang menjadi interface ke jaringan-jaringan tersebut. Yang paling sering, softswitch digunakan untuk menginterkoneksikan jaringan berbasis IP (paket) dengan jaringan berbasis TDM (circuit switch), misalnya jaringan VoIP dengan PSTN.



Istilah softswitch seringkali disalahartikan. Saya pernah bertanya-tanya ke orang apa itu softswitch dulu saat saya masih hijau . Dan tak terasa istilah softswitch waktu itu disalahartikan dengan Asterisk server. Meskipun Asterisk server telah melakukan fungsi swtiching dengan software, namun sebenarnya belum dapat dikatakan sebagai softswitch. Sebuah sistem softswitch minimal biasanya terdiri dari sebuah PC biasa ditambah card-card yang mampu menangani jaringan analog misalnya. Contohnya adalah card digium yang mampu menjadi interface ke jaringan PSTN.



Interface card digium di atas misalnya, mampu menghubungkan softswitch ke jaringan TDM dengan kapasitas 4 port.

Secara teori, sistem softswitch memiliki beberapa sub sistem (bagian yang bikin boring ni ) :



Media Gateway (MGW)
Media gateway berfungsi menghubungkan berbagai jenis media stream digital. Media gateway berfungsi sebagai media translator diantara jaringan-jaringan yang berbeda seperti PSTN, IP, ATM, dan sebagainya. Media gateway mengkonversikan beragam jenis transmisi dan teknik coding. Fungsi media streaming seperti echo cancellation, DTMF, dan tone sender berada di media gateway.

Media Gateway Controller (MGC)
Media gateway controller berfungsi mengontrol kerja dari media gateway. Fungsi utama MGC adalah melakukan call controll dan signaling. MGC berkomunikasi dengan media gateway dengan protocol MGCP, Megaco (H.248), SGCP, atau IPDC. MGC tertentu dapat berinteraksi dengan protokol signaling seperti SS7, H.323, dan SIP.

Signaling Gateway (SGW)
Signaling gateway bertanggungjawab mentransfer signaling message. Signaling gateway kebanyakan digunakan pada hubungan SS7 to IP atau PSTN to IP.

Nah gitu de kira-kira penjelasan tentang softswitch,,moga2 bermanfaat

MGCP ITU H.248


Arsitektur UMTS Release-4
IETF telah mendesign sebuah protokol (RFC 2705) untuk mengontrol VoIP Gateway dari elemen eksternal pada tahun 1990. Protokol tersebut kemudian disebut media gateway control protocol (MGCP). MGCP dirancang untuk mengontrol jaringan yang menggunakan H.323, SIP RTSP, maupun SAP (Session Announcement Protocol).

MGCP kemudian dikembangkan IETF bersama-sama ITU.Hasil pengembangannya adalah protokol MEGACO yang dipublikasikan menjadi RFC 3525 oleh IETF sedangkan oleh ITU dipublikasikan sebagai H.248. RFC 3524 merupakan realisasi dari RFC 2805 "Media Gateway Control Protocol Architecture and Requirement".

Konsep arsitektur ini kemudian diadopsi oleh 3GPP untuk arsitektur jaringan UMTS. 3GPP membuat Mc interface (3GPP TS 29.232) yang merupakan modifikasi dari spesifikasi H.248 agar dapat digunakan dalam lingkungan GSM dan UMTS. Arsitektur ini dirilis pada UMTS Release-4 dan disebut-sebut sebagai distributed architecture atau layered architecture.

Inti dari arsitektur ini adalah separation of concerns (pemisahan) antara user plane dan control plane. User plane dimana media dikirimkan ditangani oleh Media Gateway (MGW) sedangkan control plane ditangani oleh MSC Server (MSS). (G)MSS melakukan control terhadap satu atau beberapa MGW.

Dibawah ini gambar aristektur UMTS Release-4.


Gambar diambil dari 3G South Africa

Dengan dipisahkannya antara user plane dan control plane maka didapat beberapa keuntungan yaitu:



Satu MSC Server dapat mengontrol beberapa media gateway secara remote.
Satu MGW juga dapat dibagi menjadi beberapa virtual MGW yang dikontrol oleh MSC Server yang berbeda.
Ekspansi antara control plane (signaling) dan user plane (bearer) lebih fleksibel karena terpisah.
Mempermudah migrasi dari GSM ke UMTS dan ke arsitekture All-IP network
Lebih detail tentang arsitektur UMTS R-4 ini bisa dibaca di 3GPP TS 32.002