link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Selasa, 19 April 2011

EPCOT Center Theme Park



“Experimental Prototype Community of Tomorrow" (EPCOT)

“Experimental Prototype Community of Tomorrow" (EPCOT) merupakan sebuah konsep kota utopia yang digagas oleh Walt Disney. Anda tentu kenal dengan tokoh yang satu ini bukan? Ia mengembangkan konsep EPCOT ini pada saat hari tuanya sebagai visi dan bagian dari rencana serta pembeliannya atas tanah properti di dekat Orlando, Florida. Yang mana menjadi the”Walt Disney World Resort”, termasuk EPCOT.

Ia merupakan sebuah komunitas yang berorientasi ke masa depan yang didesain untuk merangsang masyarakat & perusahaan Amerika untuk muncul dengan ide-ide baru tentang kehidupan perkotaan / urban.

Tentang EPCOT Walt Disney berkata, "EPCOT will take its cue from the new ideas and new technologies that are emerging from the forefront of American industry. It will be a community of tomorrow that will never be completed. It will always be showcasing and testing and demonstrating new materials and new systems."
Pada awal 1960-an, Walt Disney mengalami masa kesuksesan dalam karier dan usahanya, anda ingat tokoh kartun Mickey Mouse kan. Seiring masa tuanya, ia mengamati perkembangan dari cucu-cucunya dan ia mendapati bahwa dirinya mempunyai kekhawatiran terhadap dunia yang akan ditinggali oleh mereka pada masa kedepannya. Dia mulai memperhatikan bahwa kota-kota modern pada nantinya akan semakin padat, tidak teratur, kotor dan penuh dengan kejahatan, dll.
Walt mulai menyadari bahwa selama ini yang ia pelajari dari pembangunan Disneyland-nya, hubungan antara bangunan dan ruang dalam konektifitasnya pada manusia dapat diterapkan dalam perencanaan sebuah kawasan komunitas, bahkan seluruh kota. Ini membuat Walt mulai mempelajari tentang perencanaan kota dari buku-buku dan berbagai sumber.
Pada saat yang bersamaan, Walt Disney mulai dengan proyek di East Coast disneyland-nya Amerika dengan empat paviliun Disney yang dibangun pada tahun 1964-1965. Ia, berpendapat bahwa Florida menyediakan tempat yang ideal untuk tempat mewujudkan ide-idenya, tetapi dia ingin mengulangi konsep yang sama dengan membangun Disneyland yang lain lagi. Ia ingin menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda : sebuah komunitas dimana orang-orang tidak hanya bisa bermain, tetapi juga tinggal dengan nyaman. Inilah yang menjadi awal mula dari EPCOT.
Kemudian untuk mewujudkan idenya, Walt membeli 27.800 acres (113 km2) tanah rawa-rawa di Florida (dua kali lebih besar dari Pulau Manhattan) yang berlokasi diantara kota Orlando dan Kissimmee. Tanah ini nantinya akan menjadi “Walt Disney World Resort”. Ia berkata,"Here in Florida we've enjoyed something we've never enjoyed at Disneyland: the blessing of size. There's enough land here to hold all the ideas and plans we could possibly imagine".
Disney kemudian mengajukan petisi ke negara bagian Florida untuk memberikan wewenang kepada mereka otoritas khusus untuk bisa mengontrol secara penuh setiap bagian dari properti meeka itu, semisal bagaimana cara bangunan dibangun, dll. Walt merencanakan ide-ide baru mengenai kehidupan perkotaan secara mendetail dan tidak ingin adanya campur tangan dari pemerintah. Inilah awalnya dari “Reedy Creek Improvement District”
Pada Oktober 1966, dua bulan sebelum kematiannya, Walt Disney membuat sebuah film berdurasi 30 menit tentang rencana & impiannya untuk ‘Florida Project’ – Disney World. Di film tersebut ia menjelaskan tentang bagaimana properti di Florida tersebut akan digunakan dan bagaimana konsep EPCOT akan berjalan bersamaan dengan berbagai aspek lain dari Disney World.

Walt mendesain EPCOT sebagai pusat atraksi dari kawasan properti Florida ini. Semua pengunjung akan memasuki & meninggalkan Disney World dengan cara yang sama. Sampai melalui bandara Disney World pada bagian selatan dari kawasan ini, tamu akan diantar menggunakan angkutan monorail menuju ke the “Disney World Welcome Center” dan dari sana mereka akan disambut oleh penerima tamu yang bisa berbicara dengan bahasa masing-masing negara tamu tersebut. Setelah semua aspek dari kunjungan mereka telah dijelaskan & direncanakan, maka tamu-tamu akan diantar lagi dengan monorail menuju ke EPCOT.
Sebelum sampai di EPCOT, mereka akan mempunyai kesempatan untuk mengunjungi kawasan industri EPCOT, dimana semua konsep inti dari Disney World diolah menjadi kenyataan disini. Di ‘office & laboratories park’ ini akan ditempati oleh perusahaan utama Amerika yang menggunakan fasilitas disini untuk mengembangkan teknologi yang akan digunakan di kota EPCOT. Tamu dari Disney World akan diijinkan untuk tur keliling fasilitas ini untuk mempelajari cara kerjanya, dan diharapkan hal ini akan memicu orang-orang untuk kembali ke komunitas mereka sembari mendorong kemunculan ide-ide teknologi baru di antara mereka.
Kota EPCOT sendiri didasarkan pada desain yang sederhana tetapi inovatif, konsep radial. Berdasarkan hampir mirip dengan konsep layout dari Disneyland Park, yaitu penataan kota yang berputar melingkar secara radial keluar seperti sebuah roda berputar keluar dari sebuah ‘core’ pusat. Kepadatan kota akan berkurang seiring dengan penataan kota yang mengalir keluar.
Kota tersebut akan dihubungkan pada pusat-pusat lain di Disney World dengan sebuah jalur utama transportasi – monorail. Walt Disney memperkenalkan monorail di Disneyland pada tahun 1959. Monorail ini akan dibangun melalui pusat kota dan menghubungkan EPCOT dengan pusat di utara dengan pusat di selatan dari kawasan Disney World. Transportasi internal akan dilayani oleh sebuah konsep transportasi “WEDway People Mover”, yang mana merupakan sebuah sistem transportasi yang tidak pernah berhenti, mengandalkan motor-motor yang dipasang di jalur track dan bukan di kendaraan. Ia bisa memindahkan penghuni dari pusat kota hingga ke area luar hunian. Konsep ini pertama didemostrasikan di Disneyland’s Tomorrowland pada tahun 1967. People Mover ini juga diterapkan di ‘Magic Kingdom’, yang sekarang bernama ‘TomorrowLand Transit Authority’.
Dikarenakan oleh 2 jenis transportasi ini maka penghuni dari kota EPCOT tidak memerlukan mobil. Jalur jalan untuk mobil akan dipisahkan dari area pedestrian utama. Jalan utama untuk mobil & truk akan berjalan di bawah kota sehingga mengurangi resiko dari kecelakaan di pedestrian kota. Ini sebenarnya didasarkan dari konsep Walt terhadap Disneyland, dia tidak menginginkan tamu-tamunya melihat kegiatan di belakang layar seperti truk supply mengantar barang-barang kebutuhan ke kota. Sehingga semua supply / pasokan barang-barang yang dibutuhkan kota ini semua melalui terowongan bawah tanah kota.
Dua sistem ini, monorail & People Mover akan bertemu bersamaan di lobby transportasi EPCOT. Lobby ini akan ditempatkan di lantai dasar, dan diatas dari jalur truk & mobil.
Pusat keramaian kota dan area komersial akan dilokasikan di kawasan core pusat dari kota, jauh dari kawasan hunian penduduk. Area tersebut akan tertutup sama sekali, tidak terpengaruhi oleh elemen dari luar. ”Pedestrian akan menjadi raja di kawasan ini, bebas dari bahaya mobil dan kendaraan lain.”
Di pusat kawasan akan ada 30 lantai ‘Cosmopolitan Hotel dan Convention Center’ dan bangunan ini akan menjadi bangunan tertinggi di EPCOT dan dapat dilihat dari bermil-mil jauhnya. Area parkir tamu hotel akan ditempatkan dibawah kota di dekat dari jalur jalan kendaraan. Pada atap dari area tertutup ini akan dimanfaatkan sebagai area rekreasi untuk tamu hotel, kolam, lapangan tenis, basket, dll. Sebagai fasilitas, pada area sekitar hotel akan ada toko-toko, restoran, dll yang mencerminkan budaya & rasa nuansa seluruh dunia. Sesuai dengan konsep seni, area-area ini akan bertemakan dari setiap negara, mempunyai penampilan & rasa dari setiap keunikan lokal masing-masing daerah. Di sekitar pusat kota akan dipadati oleh apartement yang padat, dimana akan ada sekitar 20.000 orang akan menghuni area ini. Walt memutuskan bahwa tidak seorang pun di EPCOT yang akan memiliki tanah mereka sendiri. Tidak akan ada perbedaan antara apartment dan rumah ‘landed’, semua merupakan sistem hunian sewa. Juga perumahan tersebut akan dibangun dengan cara tertentu sehingga nantinya akan mempermudah untuk modifikasi apabila ada ide/produk baru muncul lagi.
Memisahkan antara pusat kota dengan area perumahan yang rendah kepadatannya digunakan sebuah kawasan rumput hijau yang dikenal oleh para perencana kota sebagai ‘Green Belt’. Area ini merupakan dimana faslitas servis dari kota akan ditempatkan. Pembangunan seperti taman denga area bermain, community center, dan gereja-gereja akan dipusatkan disini.
Diluar dari Green Belt area adalah kawasan rendah kepadatan, rumah tunggal keluarga kecil. Kawasan ini akan dikelilingi juga dengan kebun-kebun bunga dan hijaunya rerumputan. Area ini akan mempunyai jalur untuk kereta listrik, area rekreasi & bermain anak-anak serta orang dewasa.
Stasiun PeopleMover untuk setiap area akan ditempatkan juga di area Hijau, para penghuni hanya butuh berjalan kaki menuju stasiun dari rumah mereka untuk bekerja. Seperti juga apartemen, rumah-rumah ini didesain untuk mudah diubah nantinya.
Menurut konsepnya, bahwa setiap orang yang tinggal di EPCOT akan mempunyai pekerjaan, sehingga mencegah adanya daerah ‘slum’ atau kumuh dan rawan. Tidak ada pengangguran, karena semua orang akan dipekerjakan di semua fasilitas yang ada di kawasan ini misal di Magic Kingdom-theme park, shopping area pusat kota, hotel, airport, dll. Seperti yang diungkapkan Walt bahwa, "everyone living in EPCOT will have the responsibility to maintain this living blueprint of the future".
Walt Disney meninggal dunia pada tanggal 15 Desember 1966. Bahkan pada saat ia sedang dirawat di rumah sakit, ia masih merencanakan kotanya, masih bersemangat untuk merancang detil-detil idenya. Setelah kematiannya, pihak direksi perusahaan berpendapat bahwa terlalu beresiko untuk mewujudkan pelaksanaan kota ide Walt ini. Tetapi Roy Disney, adik Walt tetap bersikeras dan ingin melanjutkan projek kota ini. Sayangnya ia tidak berhasil menyakinkan direksi untuk membangun EPCOT, tetapi ia berhasil dengan project ‘Magic Kingdom’. “The Walt Disney World Resort” dibuka pada Oktober 1971 dengan hanya Magic Kingdom & dua hotel yang dibangun.
Meskipun kota ini tidak pernah dibangun, tetapi The Walt Disney World Resort telah mencerminkan beberapa ide perencanaan yang maju dari ide Walt tentang EPCOT. Karena susunan dari RCID, Disney bisa menemukan solusi inovatif terhadap masalah dari transportasi, konstruksi bangunan, limbah buangan, dan pasokan listrik.
Pada akhir tahun 1970-an, CEO Disney Card Walker ingin meninjau kembali ide EPCOT ini. Tetapi pihak direksi masih khawatir dan tidak ingin mewujudkan secara keseluruhan ide ini. Hasil dari kompromi mereka adalah dibangun EPCOT Center Theme Park yang dibuka pada tahun 1982. Yang mana bukan merupakan sebuah kota, tetapi lebih menyerupai ke arah “World Fair”.
Pada awal tahun 1990-an, akhirnya perusahaan Walt Disney Company membangun sebuah komunitas nyata di properti Florida ini yang disebut “Celebration”. Ini merupakan sebuah komunitas yang direncanakan menerapkan beberapa ide dari visi Walt Disney, tetapi pada skala yang lebih kecil. Tidak seperti EPCOT yang didasarkan pada modernisme & futurisme, pada Celebration tidak ada desain radial, ia didesain didasarkan pada konsep new urbanisme yang berbeda dari ide awal Walt, menyerupai kota kecil di Amerika, tetapi mempunyai semua kenyamanan & fasilitas modern, tanpa penerapan transportasi visioner seperti rencana EPCOT.

Walt Disney berkata, "It will be a planned, controlled community, a showcase for American industry and research, schools, cultural and educational opportunities. In EPCOT, there will be no slum areas because we won't let them develop. There will be no landowners and therefore no voting control. People will rent houses instead of buying them, and at modest rentals. There will be no retirees; everyone must be employed."
  

Tidak ada komentar: