link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Kamis, 25 Juli 2013

Biaya Pendidikan

Semakin tinggi pertumbuhannya, semakin besar juga resikonya. Selalu revisi dan revisi tiap tahun rencana itu. Ambil instrumen keuangan yang pertumbuhannya sangat tinggi, mencapai 70-100%, harus siap juga sama resikonya. Misalkan saja mulai nabung 2012  harusnya pas 2013, terkumpul sekian juta. Kalau ternyata kurang, tambahi biar genap angkanya. Namanya juga prediksi. Dengan menggunakan banyak asumsi. Bisa saja inflasi pada saat itu lebih tinggi dari yang kita perkirakan. 
I Deliver Happiness,
Dwika

5

Kejaaaam, memang KEJAM. Dulu waktu SD, SPP gw di bangsa 15 ribuan. Waktu SMA tahun 1997, SPP-nya udah kisaran 2 juta, uang masuknya 20 jt. Waktu kuliah di Jogja, SPP-nya kisaran 450rbuan, sekarang udah non subsidi, dengar2 per SKSnya aj udah 80 rebuan.
Biaya pendidikan naiknya kadang melebihi inflasi, ga pakai ati nurani. Gw sekarang aj suka terkaget2 denger berapa total biaya yang harus dikeluarkan untuk kuliah di kedokteran UI. Lebih dari 250 juta juragaaan. Kecekek ga dengernya tuh. Mending langsung sekolah di luar negeri deeh.
Well, gw menjalani hidup ini dengan santai. Tapi untuk urusan pendidikan anak, gw ga bisa santai2. Sekarang sih enak, pekerjaan gw dan suami masih layak dan terbilang bisa untuk menangani biaya pendidikan anak di level menengah. Tapi roda ini berputar. Hidup ini penuh ketidakpastian. Suatu hari bisa saja kami kena PHK, kena musibah, mendadak sakit parah, everything can be happened.
Apakah anak gw juga harus kena getahnya? Janganlah ya. Hak anak gw adalah untuk bisa mengecap pendidikan yang layak tanpa harus ternodai dengan carut marut keuangan keluarga. Karena itu gw dan suami sudah dari jauh hari mempersiapkan biaya pendidikan untuk anak. Dari sejak Alif lahir, emaknya langsung menghitung prediksi biaya SD, SMP, SMA, S1, dan nikahnya wakakakak. Beberapa rekan menghitung sampai biaya S2. Sook, monggooo. Kalau saya S1 ajalah. S2 biar nanti Alif yang urus sendiri. Kan dia udah dewasa dan mandiri..kalau mau lanjut sekolah ya harus berupaya cari ya Nak. Ada banyak cara kok, bisa beasiswa, fasilitas dari kantor, atau kalau memang ternyata jiwanya jiwa bisnis yo wis ga usah S2 sekalian ahahahah (*ibu apa ini).
Kalau biaya nikah mah memang kewajiban ortu kekekek. Apalagi nikah di Jakarta ini, masya Allah deh mahalnya. Dulu gw nikah di Pekanbaru mah modalnya cuma 20 juta, itu udah bisa undang orang sekampung, hingar bingar dari pagi ampe malam. Lah Jakarta butuh ratusan juta, undangan terbatas, jamnya pun medit amaaat. Kota opooo iki kok ya ngerasani banget tinggal disini. Tapi secara bapak ibumu gaolnya di Jakarta, yo mosok nikahan anaknya di Pekanbaru, sapa yang mau dataang? Wkwkwk.
Ini tadi mau cerita tentang apa si. Oh ya, biaya pendidikan ya.
Ok, jadi untuk mempersiapkan biaya pendidikan lebih baik dimulai sedini mungkin. Kalau saya mah sejak anak lahir langsung picit2 tuts telvon, tombol kalkulator, dan keypad kompi, urus semua itung2an biaya pendidikan. Iyaaa pake ngitung doonk karena saya ga mau sembarang nabung. Kalau kekecilan, nti kami bisa2 nombok banyak pas hari H nya. Sukur2 kalo ada duitnya, kalo kagak? Kalo kegedean, ga efisien atuh namanya, kan uangnya bisa dipake buat kebutuhan yang lain.
Jadi gimana cara ngitungnya? Ada rumus excelnya bow, horeeeee, mudaaah. Saya dapat dari temen juga si. Thx ya Fahri Usmani yang udah memberikan saya rumus ini, sedekah jariyah ada padamu.
Jadi stepnya adalah, saya kudu menetapkan anak ini rencananya mau disekolahkan di sekolah apa? Misal sekolah B. Cari tau deh disana berapa uang pangkalnya dan SPP-nya (*disini nih perlu pijit tuts telvon buat call tu sekolah enjen tanya2 berapa uang pangkal dan SPP-nya). Terusss dengan asumsi anak kita nantinya bersekolah disana, kita bisa mencari tahu berapa uang pangkal dan SPP-nya pas nti anak kita gede. Ada itu rumusnyaaaa, tinggal masupin angka aj.
Contoh. Alif sekarang usianya 4 tahun. 8 tahun lagi mau sekolah di SMP Darbi yang sekarang aj uang pangkalnya udah 22 juta. 8 tahun lagi dengan tingkat inflasi biaya pendidikan asumsi 15%, uang pangkalnya menjadi 67.298.506 alias 67.3 juta. Howeeek, gede amaaat kan?
Lalu gimana cara nabungnya? Kalo saya pakai reksadana saham. Sok atuh yang lain kalo mau pake emas, duit, deposito, properti atau asuransi, monggooo. Saya pakai reksadana saham karena bisa menerima resikonya dan memang berharap pada pertumbuhan uangnya kwkwkwk.
Jadi bila uang pangkalnya nanti sebesar 67.3 juta, maka dengan reksadana saham yang pertumbuhannya selama setahun mencapai 20% (asumsi ya. Waktu saya nulis postingan ini sih, reksadana saya pertumbuhannya di angka 30%), maka saya harus setor 288.477 alias 290rb/bulan ke reksadana saham.
Udah deeeh. Easy bangeeet kaaan? Lakukan juga hal yang sama pada SMP, SMA, S1, dan S-S lainnya. Rumus ini juga ga cuma saklek untuk biaya pendidikan tapi bisa dipake untuk membeli rumah berapa belas tahun lagi…ganti mobil berapa tahun lagi, dan sebagainya. Multipungsyon gitu looh.
Nah gimana kalo setelah diitung2 pake excel ternyata jumlah uang setorannya terlalu berat bagi kocek kita? Gampil, ubahlah tujuan sekolahnya. Ini yang namanya realita. Sesuaikan keinginan dengan keadaan. Kalo memang ga sanggup menyekolahkan anak di luar negeri, ya jangan maksa toh yoo… Jungkir balik nabung buat masa depan wong memenuhi kebutuhan masa kininya aj udah megap2. Dalam negeri juga banyak yang bagus, dan rejeki dari Allah ga kan tertutup kok. Impian ke luar negeri bisa saja terwujud walo ga dari kocek kita.
Kalo tetap keukueh mereukeuh ga mau ubah tujuan sekolah, pilihan kedua adalah ubahlah instrumen keuangannya. Nih saya kasi perbedaan jumlah setoran antara setor tabungan rencana dan reksadana saham.
Di tabungan rencana (biasanya bank banyak membuka jenis simpanan ini), pertumbuhan uangnya …berapa ya? Wanda, yang jelas ga sampai 10%/tahun. Oke, anggap aj sekitar 5% setahun ya. Maka perbandingan jumlah setoran perbulan adalah…jreng3x.
Silakan menyimpulkan sendiri kekekeke. Ga gitu keliatan bedanya antara 290rb dengan 571rb? Itu karena masih SMP. Coba kalau untuk S1 kedokteran UI yaaa, which is 18 taon lagi.
Pakai reksadana saham
Pakai reksadana saham
 
Pakai tabungan rencana
Pakai tabungan rencana
Giyahahahaha. Beda banget kaan? Karena waktu adalah sekutumu. Semakin lama penundaan, semakin besar kerugian. Tadi 8 tahun, sekarang 18 tahun. Tadi 22 juta, sekarang 270  jetiiiii.
Mau ambil instrumen keuangan yang pertumbuhannya sangat tinggi, mencapai 70-100%? Sok ambil saham tapi harus siap juga sama resikonya ya. Bisa2 malah terjerembab dan merugi. Semakin tinggi pertumbuhannya, semakin besar juga resikonya.
Oiya hampir lupa. Selalu revisi dan revisi tiap tahun rencana itu. Misalkan saja mulai nabung pas 2012. Berdasarkan rumus, harusnya pas 2013, terkumpul sekian juta. Kalo ternyata kurang, yooo tambahi biar genap angkanya. Namanya juga kan kita hanya prediksi ya. Dengan menggunakan banyak asumsi. Bisa saja kan inflasi pada saat itu lebih tinggi dari yang kita perkirakan. Bisa juga toooh, pertumbuhan uang kita ga setinggi yang kita harapkan. Makanya kudu terus dan terus dicek progressnya tiap tahun.
Eniwei, gw bukan pakar keuangan wakakaka, saya hanya karyawan kantor  biasa yang sedang berbicara tentang keuangan. Jadi kalau ada kesalahan disana sini, yooo maklumi wae. Kalau data reksadana saham saya lumayan memantau, tapi kalau data tabungan rencana mandiri…kekekekek, enggak tuh. Sok atuh kalo salah dibenerin ya. Yang jelas rumus excel teesbe dan reksadana saham selama ini telah sangat membantu keluarga gw untuk masalah keuangan.
Mau excelnya? Boleh banget, silakan comment aj di bawah yaks.
Cheers,
-febrie-

Investasi

Bebet,bibit,bobot…singkat kata = KUALITAS. I
Anda harus tahu, siapa “orang tua” pasangan Anda alias yang membesarkan dan mengatur pasangan Anda.
Bila orang tua si pasangan buruk perangai, 60% kelakuan pasangan Anda bisa jadi juga buruk. 
Perhatikan sang emiten, JANGAN HARGA SAHAMNYA, JANGAN JUGA RETURN SHORT TERM NYA. 
Anda dikompori untuk beli saham BCIC (Bank Century) tapi Anda sendiri gak pernah lihat gedungnya, cabangnya dan tidak tahu siapa managementnya, buat apa Anda beli? 
KENALI PERUSAHAAN yang Anda pilih. Jangan sampai Anda pilih saham dimana manajemen perusahaan tidak peduli dengan investornya.
I Deliver Happiness,
Dwika




Investasi Saham dan Bermain Saham ibarat seperti Orang Menikah/Pernikahan

www.investasi-saham.com
Ibarat sebuah pernikahan, investasi saham tidak lebih dan tidak kurang seperti itu. Anda harus benar-benar memahami segala sisi dan karakter pasangan Anda. Akan lebih sulit bila Anda tipikal orang yang cuek dan suka gonta-ganti pasangan, karena Anda tidak akan memahami siapa “calon” Anda, yang akan menemani dan memberi keuntungan bagi Anda. Yang namanya pernikahan itu juga membutuhkan komitmen tingkat tinggi, alias Anda dituntut harus betah dan SABAR dalam menghadapi tingkah laku pasangan Anda. Jadi, intinya, kalau Anda ingin investasi saham, belajarlah banyak BERSABAR dan mulai mengenali siapa pasangan Anda sebenarnya. Jangan sampai Anda juga ditinggal lari dan pasangan Anda menguras habis seluruh harta kekayaan Anda kan? 

Bagaimana proses dan tips dalam mencari jodoh dan punya rumah tangga yang sakinah? Baca terus kebawah…
Tahap pertama sebelum pernikahan, pasti Anda MENCARI DAN SELEKSI CALON PASANGAN ANDA. Disini Anda pusing, karena Anda terlalu ganteng dan cantik sehingga biasanya mencari pasangan yang ideal dan setidaknya pasangan favorit itu sulit. Dalam kehidupan RUMAH TANGGA SAHAM, biasanya Anda mencari jodoh Anda dengan berbagai cara: baik dari iklan jodoh, mak comblang, dukun, dari rumor, dari teman dan kadang Anda bisa gelap mata! Siapa saja pokoknya Anda dekati! Dalam dunia saham, Anda harus mengerti bahwa Anda punya BARGAINING POWER lebih tinggi. Banyak calon pasangan Anda sedang berkeliaran menunggu Anda untuk mendekati. Harus pintar cari jodoh! Anda bisa mulai baca koran bisnis yang mengulas investasi, bisa tanya broker Anda, teman, konsultan (saya juga termasuk lho..) atau ya, kalo Anda nekat – ini tidak dalam rekomendasi saya – Anda bisa pilih saham mana aja yang Anda pikir itu bagus.

Pernikahan itu biasanya dimulai dengan pacaran, dan pacaran dimulai dengan masa pendekatan. Di masa pendekatan ini, bijaksananya Anda tidak perlu memberikan 100% dari cinta Anda. Cukup dengan percobaan 10% dan makin meningkat bila ada KECOCOKAN. Di masa pendekatan ini, Anda harus tahu juga, SIAPA ANDA SEBENARNYA dan BAGAIMANA SIFAT ANDA…apakah Anda cocok dengan pasangan Anda saat ini? Itulah pertanyaan yang harus Anda ajukan kepada diri Anda sendiri. Jangan sampai nantinya sifat pasangan bisa bertabrakan dengan sifat Anda dan Anda frustasi karena TIDAK TAHU apa yang ada di kepala pasangan Anda. Terlebih lagi, jangan termakan emosi oleh mak comblang atau berita-berita di biro jodoh. Tidak perlu beli dalam jumlah besar, kalau perlu beli 1 lot = 500 lembar saja! Lihat dulu bagaimana kelanjutannya. Kalau broker Anda bilang beli BUMI padahal Anda tidak kenal dunia tambang/ energi sebanyak 10,000 lot, itu artinya Anda tajir berat tapi kurang rasional. Sama saja Anda judi atau beli kucing dalam karung. Bila Anda termakan berita dimana tahun 2007-2008 memang saham favorit adalah tambang & CPO dan memiliki volatilitas tinggi sementara Anda orangnya senewenan dan jantungan, jangan cari penyakit ya.

Orang zaman dahulu (mungkin sampai sekarang) mementingkan bebet,bibit,bobot…singkat kata = KUALITAS. Ini juga perlu Anda cermati, sebaiknya ketika masa pacaran. Anda harus tahu, siapa “orang tua” pasangan Anda alias yang membesarkan dan mengatur pasangan Anda. Bila orang tua si pasangan buruk perangai, 60% kelakuan pasangan Anda bisa jadi juga buruk. Kalau kata orang, JANGAN PERNAH MAIN API. Jadi kalau Anda sudah tahu bahwa pasangan Anda kualitas secara general jelek, ngapain juga Anda dekati, apalagi dipacari. 

Perhatikan sang emiten, JANGAN HARGA SAHAMNYA, JANGAN JUGA RETURN SHORT TERM NYA. Anda dikompori untuk beli saham BCIC (Bank Century) tapi Anda sendiri gak pernah lihat gedungnya, cabangnya dan tidak tahu siapa managementnya, buat apa Anda beli? Atau Anda disarankan beli UNTR (United Tractor) karena potensi tambang dan penjualan alat berat sedang dalam tren naik, tapi Anda sendiri seumur hidup gak pernah liat excavator..atau Anda gak tau apa beda batu bara dengan batu kali..Saya tidak bilang bahwa BCIC atau UNTR jelek atau bagus (itu penilaian Anda sendiri) tapi sebaikanya KENALI PERUSAHAAN yang Anda pilih. Jangan sampai Anda pilih saham dimana manajemen perusahaan tidak peduli dengan investornya.

Di dalam kehidupan pernikahan, Anda biasanya juga harus mulai beradaptasi, dan masa terberat adalah 1 – 5 tahun pertama. Disini komitmen Anda dipertanyakan, dan Anda juga harus mulai memberi perhatian lebih dengan keluarga pasangan Anda. Anda harus lebih dekat dengan orang tua, apalagi kalau punya “KELUARGA BESAR” dan saudara-saudaranya banyak. Kalau perusahaan ini sebuah group besar seperti INDF (Indofood), atau saham-saham grup Bakrie (BTEL,ELTY,BUMI,ENRG,UNSP), dsb. Anda harus mengenal mereka semua juga, bagaimana kiprah mereka selama ini. Rantai uang masuk dan keluar di antara grup juga perlu Anda pelajari dengan seksama. Dan yang lebih sulit lagi, Anda harus cari informasi tentang anak perusahaan yang tidak listed di bursa. Ini tentu saja makan waktu dan usaha yang cukup gigih. Selain lebih dekat dengan keluarga, Anda tentu saja harus memberikan perhatian dan secara finansial MENGHIDUPI pasangan Anda, dengan harapan adanya hubungan timbal balik. Disini rasa cinta Anda sudah mulai berkembang menjadi 50 – 70%.

Yang namanya manusia, tentu saja ada memori bagi cinta Anda bagi wanita atau laki2 yang pernah Anda dekati dan pacari, ini normal kok. Anda TIDAK DAPAT MENGHAPUS MEMORI BAIK DAN BURUK. Jadinya kadang Anda sah-sah saja untuk menyimpan atau menyisakan perasaan Anda. Bila Anda akhirnya memutuskan untuk membeli saham BBRI (Bank Rakyat Indonesia) karena Anda suka dengan style mereka yang anteng dan capitalnya gede banget, maka Anda sudah harus memiliki rencana untuk menambah investasi Anda secara periodik, dari 10 lot, naik 20 lot, dst. Tapi Anda juga sah-sah saja untuk tetap DIVERSIFIKASI di industri lain misalnya Anda beli ELTY (Bakrieland) atau di sektor yang sama misalnya BMRI (Bank Mandiri) dengan porsi yang lebih sedikit. Anggap saja sebagai pembanding. Bagaimana dengan poligamy di saham? Ini sih terserah Anda. Kalau Anda merasa mampu dan bisa meluangkan PERHATIAN dan UANG Anda secara konsisten dan tidak berat sebelah, mengapa tidak? Kembali lagi, rumah tangga Anda itu urusan Anda, bukan saya.

Yang pasti, JANGAN LUPA DARI TUJUAN SEMULA DARI PERNIKAHAN ANDA. Bila Anda suka coba-coba dan merasa bahwa hidup Anda tidak komplet tanpa memiliki lebih dari 1 saham andalan, why not? Anda bisa saja suka dan ingin punya portfolio yang terdiri dari 10 macam saham pilihan Anda. Yang namanya pernikahan itu, PASTI TERJADI SIKLUS dimana Anda merasa jenuh atau bahkan sudah terlihat KETIDAKCOCOKAN besar dengan pasangan Anda, biasanya karena Anda merasa sudah dirugikan. Dirugikan ini bisa jadi karena ada paksaan orang tua, saudara atau biasanya kondisi external seperti ekonomi memang sedang susah atau pasangan Anda sudah TIDAK PEDULI DAN MEMBAWA LARI UANG ANDA.

Sering pasangan itu BERUBAH 180 DERAJAT dan menjadi orang yang tidak kenali lagi. Hal yang paling parah adalah PASANGAN ANDA MENINGGAL. Saham yang Anda pegang tiba-tiba berubah menjadi saham gorengan, yang biasanya anteng menjadi volatile tingkat tinggi. Ini pernah dan sedang terjadi di BUMI. Bisa juga, saham yang Anda miliki stagnan terus seperti CTRA yang belum rebound dan stagnan di 470an setelah mengalami penurunan 800an. Atau bisa jadi, saham Anda tiba-tiba delisted karena laporan keuangannya sangat jelek dan tidak pantas untuk diperdagangkan. Mungkin juga, saham Anda tiba-tiba dipaksa harus kembali sebagian ke orang tua seperti BUMI dibeli oleh BNBR. Pokoknya, apapun itu ternyata tidak sesuai dengan ekspekstasi Anda…

Ada masa senang dan ada masa susah. Kalau Anda sebagai pasangan yang baik, pasti Anda mendukung di kala susah dan ikut senang bila pasangan Anda bekerja keras bagi Anda bukan? Karena dengan bekerja keras, artinya pasangan Anda peduli dan mencintai Anda. Ada hubungan timbal balik yang serasi. Itulah yang disebut dengan keluarga yang harmonis. Jangan juga Anda tiba-tiba lari menuju pasangan tetangga sebelah karena dalam masa sulit pasangan Anda jadi “tidak menarik”, banyak masalah, banyak tingkah, banyak masakan gosong, malas merawat tubuh, dll. Keadaan ekonomi global yang lagi mawut ini karena insiden subprime mortgage crisis dan inflasi minyak sudah sepantasnya membuat kinerja saham yang Anda pegang mengalami koreksi. Bila Anda pasangan yang banyak, dukunglah sebaliknya. Karena pasti akan ada “balasan” yang setimpal. Jangan mentang-mentang sektor lain lagi gencar, Anda bisa pindah sesuka hati. Tenang saja, toh ini kan masalah eksternal, tapi bila sudah merembet masalah internal, ya patut Anda pertanyakan kembali. Tegas tapi flexible, begitulah. Hal yang terakhir, namanya saja kehidupan rumah tangga. Saya balik ke point paling pertama, yaitu SABAR.

Pernikahan itu diharapkan bisa langgeng dan tahan lama. Tidak sebentar-bentar ngambek, pergi dari rumah, selingkuh, dll. Semua ada prosesnya. Ya itu tadi, cobalah untuk menghadapi pernikahan tanpa gentar sampai lama, syukur kalo bisa sampai tahap ulang tahun pernikahan perak. Anda mengharapkan kehadiran buah hati dalam keluaga? Tentu saja, berapa jumlah anak yang Anda inginkan tentu saja merupakan hasil diskusi dan kemampuan pasangan Anda. Investasi beda dengan trading saham atau swing. Anda harus betah dan nyaman sampai lama. Kalau cuma 6 bulan atau 1 tahun, itu masih bisa disebut swinger. Masa dalam kehidupan sebenarnya Anda menikah cuma 1 tahun? Saya harap Anda mengerti bahwa investasi itu normalnya diatas 5 tahun. Range 5 – 10 tahun. Bagus kalau bisa ada anak dan anak Anda sehat alias saham yang Anda pegang bisa memberi keuntungan > 100%. Bila ternyata saham yang Anda pegang bisa memberi Anda > 500% dalam waktu 5 tahun, artinya Anda benar-benar harus bersyukur karena tidak semua pasangan saham Anda mampu untuk memberi 2 anak alias >200%. Sekali lagi, tentunya Anda harus benar-benar jago memilih dari awal.

Rabu, 24 Juli 2013

Tifus Dexycol (tiamfenicol, sesudah makan)

Sakit Tipes

Penyakit tipus atau bisa juga disebut dengan tifus bisa menyerang siapa saja termasuk pada anak-anak dan juga orang dewasa, tipes sendiri memiliki gejala-gejala yang harus kita antisipasi.
tifus lenyap seketika
Setelah mulai muncul gejala-gejala tipes maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter atau rumah sakit. Inilah cara mengobati typus secara alami yang sangat dianjurkan bagi setiap orang.
Menurut mbah Wikipedia, Penyakit typhus atau yang dalam bahasa kedokterannya Rickettsia (pada beberapa sumber lain ada juga yang menyebutkan kalau penyebabnya bakteri Salmonella Enterica terutama turunannya yaitu Salmonella Typhosa), penyakit types itu disebabkan oleh bakteri genus Rickettsia. Penyebarannya bakteri ini sendiri biasanya melalui kutu, kutu lah yang menyebarkan bakteri ini.
Bakteri ini akan masuk kedalam perut karna bisa aja kamu gak sadar telah menelannya bisa lewat makanan atau minuman yang secara gak sadar kamu minum atau makan. Karena bakteri ini nantinya masuk ke perut maka ia akan bersarang diperut kita terutama di usus.
Jika kondisi ini terus menerus dibiarkan maka akan membuat luka pada usus kita yang lama kelamaan bakal membuat usus kita bolong, ini bakal menjadi suatu hal yang kritis. Saat sudah seperti ini maka bakteri akan mengikuti peredaran darah manusia dan lama kelamaan akan mencapai hati dan limpa manusia.
Jika bakteri sudah mencapai limpa maka bakteri itu akan bersarang dan berkembang biak di hati kita. Dan jika kita merabanya akan ada rasa nyeri. Jadi sangat perlu mencegah dan mengobati gejala tipes.

Gejala Penyakit Tipes

Sedangkan untuk gejalanya sendiri ada beberapa yang harus kita antisipasi. karena dalam beberapa kasus gejala justru tidak timbul atau bahkan gak kita sadari.
Jadi, beberapa gejala yang bakalan timbul antar lain:
Mual-mual hingga muntah. Kenapa bisa muntah? karena bakteri ini kan bersarangnya di hati dan limpa kita, jadi dengan bersarangnya bakteri itu bakal membuat pembengkakan yang lama kelamaan bakal menekan lambung kita. Makanya akan terasa mual jadi makanan yang kita makan sulit sekali masuknya jadi sebagian akan keluar lagi melalui mulut kita.
Lidah yang kotor dan pahit. Biasanya sih kalo anak-anak akan begitu jadi biasanya mereka bakal minta makan makanan yang masam dan pedas gitu. Lidah kita nantinya bakal berwarna putih ditengahnya sedangkan dipinggirnya warnanya merah.
Demam. Kalo uda malam hari biasanya bakalan demam tinggi nih si penderita, tapi kalo pagi biasa aja kayak gak punya penyakit apa-apa.Pingsan. Penderita tipes biasanya memang lebih suka berbaring aja gak gerak-gerak karena rasanya memang lebih nyaman kayak gitu. Tapi kalo kondisinya sendiri udah kritis gitu biasanya suka pingsan si penderita.
Diare. Dengan bersarangnya bakteri ini di tubuh kita akan membuat gangguan pada penyerapa cairan yang kita konsumsi sehingga jadilah sipenderita mencret-mencret. Tapi ada kalanya juga sipenderita justru merasa susah kali BAB nya.
Lemes dan Pusing bahkan Sakit Perut. Karena pada hati dan limpa kita terjadi pembengkakan, maka kita akan merasa sakit perut. Sedangkan demam yang kita rasakan bakal membuat rasa lemas dan pusing-pusing.


@ HoHo:

Menurut saya, teruskan dulu Dexycol (tiamfenicol, sesudah makan), Dumin dan carsida (obat maag dan anti kembung, diminum 1-2 jam sebelum makan). Sedangkan Neuropyron dihentikan karena udah minum Dumin.
Untuk mualnya, dapat menggunakan anti mual (muntah) golongan domperidone, misalnya: Dometa atau Vometa atau Vesperum (diminum 3×1 sebelum makan jika mual saja)
Khusus Dexycol harus dihabiskan walaupun sudah sembuh supaya tidak terjadi resistensi, sedangkan yang lain boleh dihentikan.
Jika dalam seminggu udah sembuh, pasti bukan tyfus, bukan pula gejala tyfus… banyak penyakit yg menimbulkan keluhan seperti di atas.
Moga segera sembuh.
link:
  1. ArdieNovember 25, 2008 pada 8:47 am
    Pagi Dok,
    Begini dok, saya mau nanya mengenai sakit tipes saya. pertama kena tipes bulan februari 2008, dirawat di RS selama 3 hari. dan sekarang kena lagi tp tidak dirawat karena saya tidak mau. trus dikasih obat ciproploxacin, ranitidin, dan amoxixilin. kemudian dikasih lagi obat dexycol, grafadon, vesperum, hepimun. begitu habis obat, sampai sekarang saya masih juga merasa badan kayak yag panas gitu. hasil tes lab kemarin (17 Nopember 2008):
    Hemoglobin : 12.0
    Leukosit : 6700
    LED : 23-25
    Hematokrit (PVC) : 42
    Band :6
    Segmen : 64
    Limfosit : 24
    Monosit : 6
    Eritrosit : 4.5
    Trombosit : 210.000
    Bilirubin Total : 0.4
    Bilirubin Direk : 0.2
    SGPT : 20
    SGOT : 32
    Salmonella Thyphi H : 1/160
    Salmonella Thyphi O : 1/320
    Bagaimana dengan hasil test diatas dok? apakah hasilnya positif tipes? ataukan ada penyakit dan ganguan lain mungkin?
    soalnya sampai skrg ini, saya masih juga merasa badan kayak yang panas, kepala suka pusing, didada kayak ga plong, dan kepala terasa kayak yg melayang gitu donk, ga mantep, kayak yg gamang gitu.
    sebagai informasi, saya sampai sekarang masih makan nasi agak padat, dan masih pilih-pilih makanan karena takut. pedas dan asam, sampai sekarang juga belum berani saya makan.
    saya mohon jawaban dan saran dari dokter. terima aksih ya dok sebelum dan sesudahnya.
    wassalam,
    ardie

    @ Ardie:
    Berdasarkan keluhan panas (dan lain-lain) yang udah lebih seminggu dan ditunjang Lab, kemungkinan emang Tipes. Tapi kemungkinan lain tetap ada. hal ini dapat diketahui dengan follow up dan pemeriksaan lanjutan (jika emang diperlukan menurut dokter yang merawat).
    Tipes (test widal) dapat dikonfirmasi dengan Test Tubex TF (lebih canggih, harganya sekitar 90-100 ribu). Jika hasilnya positif 6 ke atas, berarti Tipes beneran.
    Menurut saya, obatnya cukup dengan dexycol 500 mg, diminum 3-4 x 1 sehari, Grafadon untuk panas dan sakit kepala, Vesperum untuk mual-muntah. perlu tambahan multivitamin, misalnya becom-C 1×1 (atau sejenisnya).
    Tentang faeces agak hitam, bisa jadi karena iritasi lambung oleh berbagai sebab.
    Sedangkan “melayang” yang udah lama diderita, adalah tanda dari vertigo. Pengobatannya: Dramamine atau dramasine atau perifas, dll (pilih salah satu), diminum 3×1 sebelum makan.
    Jika menggunakan obat vertigo, vesperum sementara dihentikan.
    Tentang makanan, udah tertulis di artikel bahwa tidak harus makan makanan lunak, bahkan perlu makanan bergizi tinggi untuk memulihkan kondisi.
    Ntar kalo udah gak demam, dexycol tetap dilanjutkan hingga 1-2 minggu, sesuai protokol pengobatan tipes.
    Moga segera sembuh ya.
    Trims

    1. ArdieNovember 25, 2008 pada 2:47 pm
      Siang Dok, maaf mengganggu lagi…
      Bagaimana cara kerja Test Tubex TF? apakah sama dengan mengambil sample darah juga? soalnya saya belum yakin, apa dirumah sakit didaerah saya sudah ada fasilitas itu?
      apakah obat dexycol bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?
      apakah arti dari nilai bilirubin total, bilirubin direk, dan SGPT dan SGOT hasil test labor saya dok? kayaknya hasilnya rendah dari nilai normal ya dok?
      terima kasih ya dok sebelum dan sesudahnya atas jawabannya.

      1. cakmokiNovember 25, 2008 pada 11:01 pm
        @ Ardie:
        Tubex lebih simpel, hanya ambil sampel darah di ujung jari 1 tetes.
        Di tempat kami, di ndeso ™ udah ada fasilitas Tubex TF (beli sendiri, makanya 90 ribu itu sudah termasuk jasa pemeriksa dan keuntungan untuk pengembangan, aslinya hanya 75-80 ribu, suntikan 1.500 perak, hehehe).
        Silahkan baca artikel sebelumnya di sini (Evaluasi Tubex Tahap 1) dan di sini(Pemeriksaan Demam Tifoid Terkini)
        Dexycol (thiamphenicol) mestinya harus pake resep dokter. Coba ke apotik terdekat untuk menanyakannya.
        Adapun nilai bilirubin total, bilirubin direk, dan SGPT dan SGOT adalah test untuk menilai fungsi liver.
        Kalo nilainya sangat tinggi disertai tanda kuning pada sklera (bagian putih mata), kuku, pembesaran liver, kemungkinan ada gangguan fungsi liver, tapi kalo naik sedikit atau normal atau di bawah nilai normal, berarti gak papa.
        Trims

        1. RirieAgustus 27, 2010 pada 12:26 pm
          Assalamualaikum, kind & wise Cak Moki.
          Halaman ini baru 3/4 saya baca dok, dan saya menemukan 1 pertanyaan yg mirip dgn yg saya ingin tanyakan:
          @hamidzul:
          1. Dapat dibenarkan jika seorang dokter mencurigai adanya infeksi oleh kuman gram positif maupun gram negatif, misalnya pada sebagian infeksi usus (enteritis dengan berbagai varian dan jenisnya)
          Efek negatif gak ada sejauh sesuai dengan indikasinya. Lagipula, pemakaian dalam jangka pendek, misalnya beberapa hari hingga 2 minggu, gak akan memberikan dampak negatif. (re: Cipro & Dexycol)
          Kebetulan saya juga diberi 2 obat ini (dgn Enakur, Grafamic, Cimetidine, dan 2 obat lain yg tdk ada namanya, utk DB (warna oranye) & Demam (warna kuning, tulisan Zenith) kt dokter langganan). Nah, karena demam saya hanya 1 hari (walaupun gejala tambahannya ada semua: nyeri otot, sakit kepala, mual, sulit BAB), sepertinya saya memang nggak kena tipus, ya dok? Alhamdulilah.
          Kebetulan untuk antibiotiknya baru saya minum 2 masing-masing. Sudah tidak mual & tidak demam juga. Yang saya hentikan yang mana ya dok? Sepertinya kok berlebihan sekali obat yg saya dapatkan.
          Terima kasih banyak atas sharing ilmunya dok. Insyaallah bermanfaat untuk semua. Sukses selalu.
          Wassalamualaikum.

          1. FelixOktober 21, 2010 pada 8:44 pm
            Selamat malam,
            salam kenal smua..
            saya mau tanya dok..
            ini saya hari minggu (17/10) kmarin sakit panas disertai dengan perut mual..sepertinya kecapekan karena abis ngurus event + tanding basket.
            saya pergi ke dokter d kasi obat maag (yang warna hijau dan dmakan stgh jam sebelum makan), satu obat putih kecil yang dmakan sesaat sebelum makan, dan satu lagi obat penurun panas.
            Kata dokter yang memeriksa, itu smua harus dihabiskan, dan harus cek lagi kesana klo memamng keadaan masi panas..
            Hari senin demam sudah turun tetapi perut masi mual / kembung…
            obat penurun panas tetap saya makan sesuai saran dokter, tapi hari rabu kepala saya malah sakit nyut-nyutan hebat (terutama saat jantung berdetak, makin kencang makin sakit), perut juga tetap tidak ada perubahan walaupun obat rutin dimakan..
            Akhirnya rabu malam saya ke dokter, d kasi obat Bufantacid (sebelum makan), Dexycol 500 (4×1) , Tidifar 200 , dan 3 obat lain (3×1) yang sepertinya antibiotik dan untuk menurunkan panas..
            Keadaan skrg (21/10) malam, kepala sudah agak mendingan, namun nyut-nyutan masi terasa klo detak jantung agak keras, perut sudah lumayan, panas juga sudah turun,,
            1. Kira2 saya kena penyakit apa yah dok?
            2. Apa perlu cek darah lagi?
            bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
            3. Apa penyebab sakit kepala nya ya dok? apa karena saya terus memakan obat penurun panas walaupun demam sudah turun?
            Terima Kasih banyak dokter
            Sukses Selalu
            1. cakmokiOktober 21, 2010 pada 11:38 pm
              @ Felix:
              Selamat malam…
              Bufantacid, adalah antasida atau obat maag
              Dexycol adalah antibiotika golongan tiamfenikol
              Tidifar adalah simetidin untuk mengahambat peningkatan produski asam lambung
              3 obat lain : gak tahu :D … lha gak ada namanya
              1. Keluhan tersebut banyak kemungkinannya… namun nampaknya ada gangguan pencernaan…makanya diberi bufantacid dan tidifar.
              Untuk sakit kepala, kalo masih belum reda, dapat menggunakan panstop atau pyronal.. kalo yang lebih kuat seperti Neurodial dan analsik (kombinasi metampiron dan penennang ringan sekaligus meredakan jantung berdebar) harus pake resep dokter.
              2. Kalo sudah membaik, gak perlu cek darah
              3. Sakit kepala dapat disebabkan banyak faktor… bisa saja berhubungan dengan keluhan lambung, dan bisa juga akibat demam.
              Obat demam dapat berfungsi sebagai pereda sakit kepala. Namun jika masih belum membaik, silahkan ganti dengan yg saya rekomendasikan pada jawaban no:1.
              Saya ingin mengomentari ini:
              bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
              Gini… kalo trombosit turun tapi masih di atas 100.ooo, pasti bukan Demam Berdarah….
              Contoh; misalnya trombosit 110.000: bukan demam berdarah… bukan juga demam berdarah ringan… apalagi kalo di atas 150.000, sudah pasti bukan Demam berdarah
              Biasanya penyakit-2 karena infeksi virus akan menurunkan trombosit.
              Maaf, saya terpaanggil untuk mengoreksi ini supaya bangsa kita tambah pinter dan gak mudah diapusi dokter … hahahaha
              Makasih
              @ HoHo:
              Menurut saya, teruskan dulu Dexycol (tiamfenicol, sesudah makan), Dumin dan carsida (obat maag dan anti kembung, diminum 1-2 jam sebelum makan). Sedangkan Neuropyron dihentikan karena udah minum Dumin.
              Untuk mualnya, dapat menggunakan anti mual (muntah) golongan domperidone, misalnya: Dometa atau Vometa atau Vesperum (diminum 3×1 sebelum makan jika mual saja)
              Khusus Dexycol harus dihabiskan walaupun sudah sembuh supaya tidak terjadi resistensi, sedangkan yang lain boleh dihentikan.
              Jika dalam seminggu udah sembuh, pasti bukan tyfus, bukan pula gejala tyfus… banyak penyakit yg menimbulkan keluhan seperti di atas.
              Moga segera sembuh.
              1. ArdieNovember 25, 2008 pada 8:47 am
                Pagi Dok,
                Begini dok, saya mau nanya mengenai sakit tipes saya. pertama kena tipes bulan februari 2008, dirawat di RS selama 3 hari. dan sekarang kena lagi tp tidak dirawat karena saya tidak mau. trus dikasih obat ciproploxacin, ranitidin, dan amoxixilin. kemudian dikasih lagi obat dexycol, grafadon, vesperum, hepimun. begitu habis obat, sampai sekarang saya masih juga merasa badan kayak yag panas gitu. hasil tes lab kemarin (17 Nopember 2008):
                Hemoglobin : 12.0
                Leukosit : 6700
                LED : 23-25
                Hematokrit (PVC) : 42
                Band :6
                Segmen : 64
                Limfosit : 24
                Monosit : 6
                Eritrosit : 4.5
                Trombosit : 210.000
                Bilirubin Total : 0.4
                Bilirubin Direk : 0.2
                SGPT : 20
                SGOT : 32
                Salmonella Thyphi H : 1/160
                Salmonella Thyphi O : 1/320
                Bagaimana dengan hasil test diatas dok? apakah hasilnya positif tipes? ataukan ada penyakit dan ganguan lain mungkin?
                soalnya sampai skrg ini, saya masih juga merasa badan kayak yang panas, kepala suka pusing, didada kayak ga plong, dan kepala terasa kayak yg melayang gitu donk, ga mantep, kayak yg gamang gitu.
                sebagai informasi, saya sampai sekarang masih makan nasi agak padat, dan masih pilih-pilih makanan karena takut. pedas dan asam, sampai sekarang juga belum berani saya makan.
                saya mohon jawaban dan saran dari dokter. terima aksih ya dok sebelum dan sesudahnya.
                wassalam,
                ardie
                1. cakmokiNovember 25, 2008 pada 1:48 pm
                  @ Ardie:
                  Berdasarkan keluhan panas (dan lain-lain) yang udah lebih seminggu dan ditunjang Lab, kemungkinan emang Tipes. Tapi kemungkinan lain tetap ada. hal ini dapat diketahui dengan follow up dan pemeriksaan lanjutan (jika emang diperlukan menurut dokter yang merawat).
                  Tipes (test widal) dapat dikonfirmasi dengan Test Tubex TF (lebih canggih, harganya sekitar 90-100 ribu). Jika hasilnya positif 6 ke atas, berarti Tipes beneran.
                  Menurut saya, obatnya cukup dengan dexycol 500 mg, diminum 3-4 x 1 sehari, Grafadon untuk panas dan sakit kepala, Vesperum untuk mual-muntah. perlu tambahan multivitamin, misalnya becom-C 1×1 (atau sejenisnya).
                  Tentang faeces agak hitam, bisa jadi karena iritasi lambung oleh berbagai sebab.
                  Sedangkan “melayang” yang udah lama diderita, adalah tanda dari vertigo. Pengobatannya: Dramamine atau dramasine atau perifas, dll (pilih salah satu), diminum 3×1 sebelum makan.
                  Jika menggunakan obat vertigo, vesperum sementara dihentikan.
                  Tentang makanan, udah tertulis di artikel bahwa tidak harus makan makanan lunak, bahkan perlu makanan bergizi tinggi untuk memulihkan kondisi.
                  Ntar kalo udah gak demam, dexycol tetap dilanjutkan hingga 1-2 minggu, sesuai protokol pengobatan tipes.
                  Moga segera sembuh ya.
                  Trims

                  1. cakmokiNovember 25, 2008 pada 11:01 pm
                    @ Ardie:
                    Tubex lebih simpel, hanya ambil sampel darah di ujung jari 1 tetes.
                    Di tempat kami, di ndeso ™ udah ada fasilitas Tubex TF (beli sendiri, makanya 90 ribu itu sudah termasuk jasa pemeriksa dan keuntungan untuk pengembangan, aslinya hanya 75-80 ribu, suntikan 1.500 perak, hehehe).
                    Silahkan baca artikel sebelumnya di sini (Evaluasi Tubex Tahap 1) dan di sini(Pemeriksaan Demam Tifoid Terkini)
                    Dexycol (thiamphenicol) mestinya harus pake resep dokter. Coba ke apotik terdekat untuk menanyakannya.
                    Adapun nilai bilirubin total, bilirubin direk, dan SGPT dan SGOT adalah test untuk menilai fungsi liver.
                    Kalo nilainya sangat tinggi disertai tanda kuning pada sklera (bagian putih mata), kuku, pembesaran liver, kemungkinan ada gangguan fungsi liver, tapi kalo naik sedikit atau normal atau di bawah nilai normal, berarti gak papa.
                    Trims
                    1. RirieAgustus 27, 2010 pada 12:26 pm
                      Assalamualaikum, kind & wise Cak Moki.
                      Halaman ini baru 3/4 saya baca dok, dan saya menemukan 1 pertanyaan yg mirip dgn yg saya ingin tanyakan:
                      @hamidzul:
                      1. Dapat dibenarkan jika seorang dokter mencurigai adanya infeksi oleh kuman gram positif maupun gram negatif, misalnya pada sebagian infeksi usus (enteritis dengan berbagai varian dan jenisnya)
                      Efek negatif gak ada sejauh sesuai dengan indikasinya. Lagipula, pemakaian dalam jangka pendek, misalnya beberapa hari hingga 2 minggu, gak akan memberikan dampak negatif. (re: Cipro & Dexycol)
                      Kebetulan saya juga diberi 2 obat ini (dgn Enakur, Grafamic, Cimetidine, dan 2 obat lain yg tdk ada namanya, utk DB (warna oranye) & Demam (warna kuning, tulisan Zenith) kt dokter langganan). Nah, karena demam saya hanya 1 hari (walaupun gejala tambahannya ada semua: nyeri otot, sakit kepala, mual, sulit BAB), sepertinya saya memang nggak kena tipus, ya dok? Alhamdulilah.
                      Kebetulan untuk antibiotiknya baru saya minum 2 masing-masing. Sudah tidak mual & tidak demam juga. Yang saya hentikan yang mana ya dok? Sepertinya kok berlebihan sekali obat yg saya dapatkan.
                      Terima kasih banyak atas sharing ilmunya dok. Insyaallah bermanfaat untuk semua. Sukses selalu.
                      Wassalamualaikum.
                      1. FelixOktober 21, 2010 pada 8:44 pm
                        Selamat malam,
                        salam kenal smua..
                        saya mau tanya dok..
                        ini saya hari minggu (17/10) kmarin sakit panas disertai dengan perut mual..sepertinya kecapekan karena abis ngurus event + tanding basket.
                        saya pergi ke dokter d kasi obat maag (yang warna hijau dan dmakan stgh jam sebelum makan), satu obat putih kecil yang dmakan sesaat sebelum makan, dan satu lagi obat penurun panas.
                        Kata dokter yang memeriksa, itu smua harus dihabiskan, dan harus cek lagi kesana klo memamng keadaan masi panas..
                        Hari senin demam sudah turun tetapi perut masi mual / kembung…
                        obat penurun panas tetap saya makan sesuai saran dokter, tapi hari rabu kepala saya malah sakit nyut-nyutan hebat (terutama saat jantung berdetak, makin kencang makin sakit), perut juga tetap tidak ada perubahan walaupun obat rutin dimakan..
                        Akhirnya rabu malam saya ke dokter, d kasi obat Bufantacid (sebelum makan), Dexycol 500 (4×1) , Tidifar 200 , dan 3 obat lain (3×1) yang sepertinya antibiotik dan untuk menurunkan panas..
                        Keadaan skrg (21/10) malam, kepala sudah agak mendingan, namun nyut-nyutan masi terasa klo detak jantung agak keras, perut sudah lumayan, panas juga sudah turun,,
                        1. Kira2 saya kena penyakit apa yah dok?
                        2. Apa perlu cek darah lagi?
                        bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
                        3. Apa penyebab sakit kepala nya ya dok? apa karena saya terus memakan obat penurun panas walaupun demam sudah turun?
                        Terima Kasih banyak dokter
                        Sukses Selalu
                        1. cakmokiOktober 21, 2010 pada 11:38 pm
                          @ Felix:
                          Selamat malam…
                          Bufantacid, adalah antasida atau obat maag
                          Dexycol adalah antibiotika golongan tiamfenikol
                          Tidifar adalah simetidin untuk mengahambat peningkatan produski asam lambung
                          3 obat lain : gak tahu :D … lha gak ada namanya
                          1. Keluhan tersebut banyak kemungkinannya… namun nampaknya ada gangguan pencernaan…makanya diberi bufantacid dan tidifar.
                          Untuk sakit kepala, kalo masih belum reda, dapat menggunakan panstop atau pyronal.. kalo yang lebih kuat seperti Neurodial dan analsik (kombinasi metampiron dan penennang ringan sekaligus meredakan jantung berdebar) harus pake resep dokter.
                          2. Kalo sudah membaik, gak perlu cek darah
                          3. Sakit kepala dapat disebabkan banyak faktor… bisa saja berhubungan dengan keluhan lambung, dan bisa juga akibat demam.
                          Obat demam dapat berfungsi sebagai pereda sakit kepala. Namun jika masih belum membaik, silahkan ganti dengan yg saya rekomendasikan pada jawaban no:1.
                          Saya ingin mengomentari ini:
                          bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
                          Gini… kalo trombosit turun tapi masih di atas 100.ooo, pasti bukan Demam Berdarah….
                          Contoh; misalnya trombosit 110.000: bukan demam berdarah… bukan juga demam berdarah ringan… apalagi kalo di atas 150.000, sudah pasti bukan Demam berdarah
                          Biasanya penyakit-2 karena infeksi virus akan menurunkan trombosit.
                          Maaf, saya terpaanggil untuk mengoreksi ini supaya bangsa kita tambah pinter dan gak mudah diapusi dokter … hahahaha
                          Makasih
                          @ HoHo:
                          Menurut saya, teruskan dulu Dexycol (tiamfenicol, sesudah makan), Dumin dan carsida (obat maag dan anti kembung, diminum 1-2 jam sebelum makan). Sedangkan Neuropyron dihentikan karena udah minum Dumin.
                          Untuk mualnya, dapat menggunakan anti mual (muntah) golongan domperidone, misalnya: Dometa atau Vometa atau Vesperum (diminum 3×1 sebelum makan jika mual saja)
                          Khusus Dexycol harus dihabiskan walaupun sudah sembuh supaya tidak terjadi resistensi, sedangkan yang lain boleh dihentikan.
                          Jika dalam seminggu udah sembuh, pasti bukan tyfus, bukan pula gejala tyfus… banyak penyakit yg menimbulkan keluhan seperti di atas.
                          Moga segera sembuh.
                          1. ArdieNovember 25, 2008 pada 8:47 am
                            Pagi Dok,
                            Begini dok, saya mau nanya mengenai sakit tipes saya. pertama kena tipes bulan februari 2008, dirawat di RS selama 3 hari. dan sekarang kena lagi tp tidak dirawat karena saya tidak mau. trus dikasih obat ciproploxacin, ranitidin, dan amoxixilin. kemudian dikasih lagi obat dexycol, grafadon, vesperum, hepimun. begitu habis obat, sampai sekarang saya masih juga merasa badan kayak yag panas gitu. hasil tes lab kemarin (17 Nopember 2008):
                            Hemoglobin : 12.0
                            Leukosit : 6700
                            LED : 23-25
                            Hematokrit (PVC) : 42
                            Band :6
                            Segmen : 64
                            Limfosit : 24
                            Monosit : 6
                            Eritrosit : 4.5
                            Trombosit : 210.000
                            Bilirubin Total : 0.4
                            Bilirubin Direk : 0.2
                            SGPT : 20
                            SGOT : 32
                            Salmonella Thyphi H : 1/160
                            Salmonella Thyphi O : 1/320
                            Bagaimana dengan hasil test diatas dok? apakah hasilnya positif tipes? ataukan ada penyakit dan ganguan lain mungkin?
                            soalnya sampai skrg ini, saya masih juga merasa badan kayak yang panas, kepala suka pusing, didada kayak ga plong, dan kepala terasa kayak yg melayang gitu donk, ga mantep, kayak yg gamang gitu.
                            sebagai informasi, saya sampai sekarang masih makan nasi agak padat, dan masih pilih-pilih makanan karena takut. pedas dan asam, sampai sekarang juga belum berani saya makan.
                            saya mohon jawaban dan saran dari dokter. terima aksih ya dok sebelum dan sesudahnya.
                            wassalam,
                            ardie
                          2. ArdieNovember 25, 2008 pada 9:05 am
                            Tambahan Dok,
                            Saya suka merasakan kayak melayang itu, hampir sepanjang hari, dan sudah lama banget. dan maaf (feces) saya sudah 2 hari ini berwarna agak hitam, apa karena pengaruh saya sekarang ini lagi mengkonsumsi Spirulina Kapsul dari HPA ya? dan 2 minggu kemarin pernah BAB keluar darah, tp hanya terjadi 1 kali itu aja, pada waktu pagi hari, setelah sarapan.
                          3. cakmokiNovember 25, 2008 pada 1:48 pm
                            @ Ardie:
                            Berdasarkan keluhan panas (dan lain-lain) yang udah lebih seminggu dan ditunjang Lab, kemungkinan emang Tipes. Tapi kemungkinan lain tetap ada. hal ini dapat diketahui dengan follow up dan pemeriksaan lanjutan (jika emang diperlukan menurut dokter yang merawat).
                            Tipes (test widal) dapat dikonfirmasi dengan Test Tubex TF (lebih canggih, harganya sekitar 90-100 ribu). Jika hasilnya positif 6 ke atas, berarti Tipes beneran.
                            Menurut saya, obatnya cukup dengan dexycol 500 mg, diminum 3-4 x 1 sehari, Grafadon untuk panas dan sakit kepala, Vesperum untuk mual-muntah. perlu tambahan multivitamin, misalnya becom-C 1×1 (atau sejenisnya).
                            Tentang faeces agak hitam, bisa jadi karena iritasi lambung oleh berbagai sebab.
                            Sedangkan “melayang” yang udah lama diderita, adalah tanda dari vertigo. Pengobatannya: Dramamine atau dramasine atau perifas, dll (pilih salah satu), diminum 3×1 sebelum makan.
                            Jika menggunakan obat vertigo, vesperum sementara dihentikan.
                            Tentang makanan, udah tertulis di artikel bahwa tidak harus makan makanan lunak, bahkan perlu makanan bergizi tinggi untuk memulihkan kondisi.
                            Ntar kalo udah gak demam, dexycol tetap dilanjutkan hingga 1-2 minggu, sesuai protokol pengobatan tipes.
                            Moga segera sembuh ya.
                            Trims
                            1. rdieNovember 25, 2008 pada 2:47 pm
                              Siang Dok, maaf mengganggu lagi…
                              Bagaimana cara kerja Test Tubex TF? apakah sama dengan mengambil sample darah juga? soalnya saya belum yakin, apa dirumah sakit didaerah saya sudah ada fasilitas itu?
                              apakah obat dexycol bisa dibeli bebas tanpa resep dokter?
                              apakah arti dari nilai bilirubin total, bilirubin direk, dan SGPT dan SGOT hasil test labor saya dok? kayaknya hasilnya rendah dari nilai normal ya dok?
                              terima kasih ya dok sebelum dan sesudahnya atas jawabannya.
                            2. cakmokiNovember 25, 2008 pada 11:01 pm
                              @ Ardie:
                              Tubex lebih simpel, hanya ambil sampel darah di ujung jari 1 tetes.
                              Di tempat kami, di ndeso ™ udah ada fasilitas Tubex TF (beli sendiri, makanya 90 ribu itu sudah termasuk jasa pemeriksa dan keuntungan untuk pengembangan, aslinya hanya 75-80 ribu, suntikan 1.500 perak, hehehe).
                              Silahkan baca artikel sebelumnya di sini (Evaluasi Tubex Tahap 1) dan di sini(Pemeriksaan Demam Tifoid Terkini)
                              Dexycol (thiamphenicol) mestinya harus pake resep dokter. Coba ke apotik terdekat untuk menanyakannya.
                              Adapun nilai bilirubin total, bilirubin direk, dan SGPT dan SGOT adalah test untuk menilai fungsi liver.
                              Kalo nilainya sangat tinggi disertai tanda kuning pada sklera (bagian putih mata), kuku, pembesaran liver, kemungkinan ada gangguan fungsi liver, tapi kalo naik sedikit atau normal atau di bawah nilai normal, berarti gak papa.
                              Trims
                              1. RirieAgustus 27, 2010 pada 12:26 pm
                                Assalamualaikum, kind & wise Cak Moki.
                                Halaman ini baru 3/4 saya baca dok, dan saya menemukan 1 pertanyaan yg mirip dgn yg saya ingin tanyakan:
                                @hamidzul:
                                1. Dapat dibenarkan jika seorang dokter mencurigai adanya infeksi oleh kuman gram positif maupun gram negatif, misalnya pada sebagian infeksi usus (enteritis dengan berbagai varian dan jenisnya)
                                Efek negatif gak ada sejauh sesuai dengan indikasinya. Lagipula, pemakaian dalam jangka pendek, misalnya beberapa hari hingga 2 minggu, gak akan memberikan dampak negatif. (re: Cipro & Dexycol)
                                Kebetulan saya juga diberi 2 obat ini (dgn Enakur, Grafamic, Cimetidine, dan 2 obat lain yg tdk ada namanya, utk DB (warna oranye) & Demam (warna kuning, tulisan Zenith) kt dokter langganan). Nah, karena demam saya hanya 1 hari (walaupun gejala tambahannya ada semua: nyeri otot, sakit kepala, mual, sulit BAB), sepertinya saya memang nggak kena tipus, ya dok? Alhamdulilah.
                                Kebetulan untuk antibiotiknya baru saya minum 2 masing-masing. Sudah tidak mual & tidak demam juga. Yang saya hentikan yang mana ya dok? Sepertinya kok berlebihan sekali obat yg saya dapatkan.
                                Terima kasih banyak atas sharing ilmunya dok. Insyaallah bermanfaat untuk semua. Sukses selalu.
                                Wassalamualaikum.
                              2. cakmokiAgustus 27, 2010 pada 5:24 pm
                                @ Ririe:
                                Assalamu’alaikum…
                                ya benar … bukan typhus.
                                Kalo udah gak ada keluhan, semua obat dapat dihentikan,kecuali antibiotika yg harus diminum sedikitnya 3-4 hari walau udah sembuh untuk menghindari resistensi.
                                Enakur (metoclopramide) adalah obat mual-muntah.
                                Grafamic (asam mefenamat) adalah analgesik-antipiretik or obat demam dan pereda nyeri.
                                Cimetidine adalah obat penghambat peningkatan produksi asam lambung.
                                Kedua obat yg gak ada namanya saya gak bisa menduga-duga… tapi seandainya saya lihat langsung dan tahu aroma oabtnya, kemungkinan tahu isinya.
                                Makasih
                                Wassalam
                                1. FelixOktober 21, 2010 pada 8:44 pm
                                  Selamat malam,
                                  salam kenal smua..
                                  saya mau tanya dok..
                                  ini saya hari minggu (17/10) kmarin sakit panas disertai dengan perut mual..sepertinya kecapekan karena abis ngurus event + tanding basket.
                                  saya pergi ke dokter d kasi obat maag (yang warna hijau dan dmakan stgh jam sebelum makan), satu obat putih kecil yang dmakan sesaat sebelum makan, dan satu lagi obat penurun panas.
                                  Kata dokter yang memeriksa, itu smua harus dihabiskan, dan harus cek lagi kesana klo memamng keadaan masi panas..
                                  Hari senin demam sudah turun tetapi perut masi mual / kembung…
                                  obat penurun panas tetap saya makan sesuai saran dokter, tapi hari rabu kepala saya malah sakit nyut-nyutan hebat (terutama saat jantung berdetak, makin kencang makin sakit), perut juga tetap tidak ada perubahan walaupun obat rutin dimakan..
                                  Akhirnya rabu malam saya ke dokter, d kasi obat Bufantacid (sebelum makan), Dexycol 500 (4×1) , Tidifar 200 , dan 3 obat lain (3×1) yang sepertinya antibiotik dan untuk menurunkan panas..
                                  Keadaan skrg (21/10) malam, kepala sudah agak mendingan, namun nyut-nyutan masi terasa klo detak jantung agak keras, perut sudah lumayan, panas juga sudah turun,,
                                  1. Kira2 saya kena penyakit apa yah dok?
                                  2. Apa perlu cek darah lagi?
                                  bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
                                  3. Apa penyebab sakit kepala nya ya dok? apa karena saya terus memakan obat penurun panas walaupun demam sudah turun?
                                  Terima Kasih banyak dokter
                                  Sukses Selalu
                                2. cakmokiOktober 21, 2010 pada 11:38 pm
                                  @ Felix:
                                  Selamat malam…
                                  Bufantacid, adalah antasida atau obat maag
                                  Dexycol adalah antibiotika golongan tiamfenikol
                                  Tidifar adalah simetidin untuk mengahambat peningkatan produski asam lambung
                                  3 obat lain : gak tahu :D … lha gak ada namanya
                                  1. Keluhan tersebut banyak kemungkinannya… namun nampaknya ada gangguan pencernaan…makanya diberi bufantacid dan tidifar.
                                  Untuk sakit kepala, kalo masih belum reda, dapat menggunakan panstop atau pyronal.. kalo yang lebih kuat seperti Neurodial dan analsik (kombinasi metampiron dan penennang ringan sekaligus meredakan jantung berdebar) harus pake resep dokter.
                                  2. Kalo sudah membaik, gak perlu cek darah
                                  3. Sakit kepala dapat disebabkan banyak faktor… bisa saja berhubungan dengan keluhan lambung, dan bisa juga akibat demam.
                                  Obat demam dapat berfungsi sebagai pereda sakit kepala. Namun jika masih belum membaik, silahkan ganti dengan yg saya rekomendasikan pada jawaban no:1.
                                  Saya ingin mengomentari ini:
                                  bulan lalu baru kena DBD ringan, tidak drawat drumah sakit, karena trombosit masi hampir mendekati normal…
                                  Gini… kalo trombosit turun tapi masih di atas 100.ooo, pasti bukan Demam Berdarah….
                                  Contoh; misalnya trombosit 110.000: bukan demam berdarah… bukan juga demam berdarah ringan… apalagi kalo di atas 150.000, sudah pasti bukan Demam berdarah
                                  Biasanya penyakit-2 karena infeksi virus akan menurunkan trombosit.
                                  Maaf, saya terpaanggil untuk mengoreksi ini supaya bangsa kita tambah pinter dan gak mudah diapusi dokter … hahahaha
                                  Makasih