link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Minggu, 31 Juli 2011

Asus Eee PC 1015B HDMI Full HD 1080p




Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan prosesor Intel dan AMD :
1. Set instruksi pada Intel adalah MMX, SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3DNow. Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
2. L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih unggul dibanding dengan Intel.
3. Banyak transistor pada Intel 100 milyar sedang AMD 105 milyar.
4. Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut meningkatan kinerja dari AMD.
5. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.
6. AMD lebih unggul dalam pengolahan komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly Digital Suround Sound.
7. Pipeline pada intel lebih panjang dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas, sehingga pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.
8. Intel menang di brand image dan marketnya, sedangkan AMD harganya yang lebih murah.
9. Pada prosesor Intel Pentium 4 harga standard, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk urusan grafis masshi kalah dibanding dengan AMD, tapi paling tidak prosesor Intel tidak cepat panas.
10. Pada prosesor AMD Athlon harga agak murah dibanding Intel. Grafis bagus banget, kecepatannya lumayan, tapi cepet banget panas dibandingkan Intel.

detail spec

Spoiler for CPU-Z:

entah kenapa core speed yang kebaca cuma 800 MHz




Spoiler for GPU-Z:

Spoiler for Device Manager:

- Display: 10.1" LED Backlight WSVGA (1024x600)
- CPU: AMD Fusion APU C-50 1.0 GHz (dual-core)
- Graphic: AMD Radeon HD 6250 256MB GDDR3 64bit DX11
- HDD: WDC 320 GB
- RAM: 1 GB DDR3 PC10600 (Hynx Chipset)
- OS: DOS
- Wifi: Atheros WLAN 802.11 b/g/n
- Interface:
  • 1 x VGA Connector
  • 3 x USB 2.0
  • 1 x LAN RJ-45 (10/100 Mbps)
  • 1 x HDMI
  • 2 x Audio Jack (Headphone/Mic-In)
  • 1 x Card Reader : SD/ SDHC/ MMC
- Battery: 6 cells, 5200 mAh, 56 W/h
- Dimension: 262 x 178 x 23.6 ~36.4 mm (WxDxH)
- Weight: 1.30 Kgs (w/ 6 cell battery)


Malam agan2 smuanya.
Ane baru beli netbook 1015 pem ini. HD 320Gb, memory 2GB, windows 7 starter, warna black. Tapi koq ane ga dpt CD apa2 yah?? CD windows ga dpt. CD Driver juga ga dpt. Pas ane tnya ke tokonya katanya mank ga dapet gitu.
Kalo yg beli paket ma windows 7, katanya drivernya uda nempel ma windows recovery nya pas booting, jd ga dapet cd driver lagi. Apa mank begitu yah gan??
Jd ga dpt CD apa2 neh..
Mohon pencerahan dari agan2 skalian yah..

Thanks All... 
  
texasboy is offline   QUOTE
Unread 21-04-2011, 01:20 AM   #233
aktivis kaskus

seven.seas's Avatar

UserID: 2323393
Join Date: Dec 2010
Location: at SEA (again)
Posts: 629
seven.seas tidak memiliki reputasi
Quote:
Originally Posted by texasboy View Post
Malam agan2 smuanya.
Ane baru beli netbook 1015 pem ini. HD 320Gb, memory 2GB, windows 7 starter, warna black. Tapi koq ane ga dpt CD apa2 yah?? CD windows ga dpt. CD Driver juga ga dpt. Pas ane tnya ke tokonya katanya mank ga dapet gitu.
Kalo yg beli paket ma windows 7, katanya drivernya uda nempel ma windows recovery nya pas booting, jd ga dapet cd driver lagi. Apa mank begitu yah gan??
Jd ga dpt CD apa2 neh..
Mohon pencerahan dari agan2 skalian yah..

Thanks All...
mmg begitu gan, sdh jarang vendor yg kasih CD/DVD recovery.
ane pake 1215P yg sdh pre-installed win7 starter, sdh pernah coba juga recovery, dimanualnya coba baca, disable Boot booster dari BIOS, baru stlh itu tekan F9 waktu booting, jalan deh System Recovery nya, duduk manis aja nanti windows sama driver2nya terinstall otomatis.

ini keuntungan kalo beli yg sdh pre-installed beda kalo belinya kosong (DOS).

kalo pengen download driver2 nya secara manual bisa lewat Web nya eepc, www.eepc.asus.com
seven.seas is offline   QUOTE
Unread 21-04-2011, 11:36 AM   #234
frozenark [$]
Kaskus Donator


frozenark  sedang di jalan yg benar
Harga yang disarankan untuk reseller dari Astrindo $ 329


kaskuser

UserID: 1559478
Join Date: Apr 2010
Posts: 123
rooscenna tidak memiliki reputasi
Neh gan detail reviewnya biar tambah manteb 2:
Seperti kata pepatah: 1 gambar lebih bermakna dari ribuan kata²




:
:
rooscenna is offline   QUOTE
Unread 02-05-2011, 05:48 PM   #18
kaskus maniac

UserID: 102165
Join Date: Aug 2005
Location: home bogor, office jakarta
Posts: 4,318
markosprawira  sedang di jalan yg benar
Quote:
Originally Posted by rooscenna View Post
lsg aja
1015pem
pros:
1.Clock N550 lbh tinggi (dual1,66Ghz)
2.Sedot daya lbh kecil (batre lbh awet)
3.Adem dan stabil untuk multitask

cons:
1.Lebih mahal (maklum merk intel)
2.Vga sangat tidak kompetitif
3.Tidak support HDMI



1015b
pros:
1.Lebih Murah
2.Vga Ati terbukti sanggup melibas Sotoshop, AutoCAD, dan program" yg lumayan berat
3.Support HDMI

cons:
1.Clock lbh rendah (Dual 1Ghz)
2.Baterai lbh boros
3.Sedikit lbh panas

jadi? Silahkan pilih sesuai keperluan agan :

msh grey neh
Gak nolak :
:
:
nambahin 1 lagi kalo VGA ATI-nya udah support DX 11, jadi utk umur ke depannya bisa lebih panjang

Quote:
Originally Posted by mucha.397408 View Post
Oh, bda intel ma amd nya ya gan

Beberapa perbedaan, keunggulan dan kekurangan prosesor Intel dan AMD :

5. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel lebih unggul dibanding AMD.
setau wa, justru teknologi AMD PowerNow! lebih unggul dibanding EIST.... kalo EIST cuma bisa aktif atau ngga, tapi kalo AMD PowerNow! (CoolnQuiet di desktop) bisa dicustomize, lebih banyak step2 yang bisa diatur......

coba cek : http://en.wikipedia.org/wiki/Speedstep

dan http://en.wikipedia.org/wiki/Cool%27n%27Quiet
markosprawira is offline   QUOTE
Unread 02-05-2011, 07:42 PM   #19
newbie

tamerss's Avatar

UserID: 1873185
Join Date: Jul 2010
Location: Trenggalek
Posts: 78
tamerss tidak memiliki reputasi
Langsung saja ga papa ya gan?
Menurut Ane perbandingan antara ASUS 1015PEM VS 1015B

1015PEM
netbook ini menggunakan dualcore atom yang mendukung hyper threading (dua prosesor dan dua virtual prosesor,sehingga pada windows yang tertampil 4 prosesor)yang cocok untuk aplikasi office,internet,dan yang setara(atau yang sedikit lebih tinggi),serta ketahanan baterai yang sangat memuaskan(karena keluarga atom sangatlah hemat dari ketahanan baterai)..serta kelebihan pada converting atau encoding video dan audio.
Penggunaan prosesor atom akan menyebabkan harga sedikit lebih mahal dari amd APU

1015B
netbook ini dipersenjatai oleh amd c50 dualcore yang merupakan keluarga procie efisien amd.yang merupakan kelebihannya adalah chip tersebut termasuk dalam APU yang ditujukan untuk multimedia.aplikasi office dan internet berjalan lancar di situ.photosop serta autocad(atau yang sedikit lebih tinggi).Beberapa games 3d sekelas CoD4 pun berjalan lancar walau setingan antara medium/low.Video HD 720p dan 1080p lancar dimainkan(pada yang ini superhybrid engine disarankan untuk disetting super peformance)..mungkin aplikasi yang sekelas juga lancar.
Penggunaan APU jelas akan lebih murah karena CPU dengan GPU jadi satu
Sekian review ane..ane sendiri pengguna ASUS 1015B karena lebih banyak mengunakannya untuk multimedia dan sekedar internet/office

Terserah agan mau kasih cendol atau bata,tetapi inilah review yang ane buat.
tamerss is offline   QUOTE
Unread 13-06-2011, 11:46 PM   #20
kaskus holic

Miduun's Avatar

UserID: 2967271
Join Date: May 2011
Location: indahouse
Posts: 838
Miduun tidak memiliki reputasi
wahh ane pilih 1015b gan
lebih murah soalnya biasa AMD
tapi walupun murah itu gk murahan gan
ane juga lg naksir nih 1015b 
 

Sabtu, 23 Juli 2011

Bantu para turis

Bantu para turis menemukan shortcut kepada sumber informasi langsung (bayangkan, turis tak lagi perlu mencari brosur daftar museum, tapi langsung berhubungan dengan komunitas Sahabat Museum, misalnya).
Semoga semakin banyak potensi yang bisa diketemukan. Semoga semakin kencang suara kita didengar dunia. Semoga semakin banyak UKM yang terbantu pemasarannya.
Get Lost in Indonesia (gerakan promosi wisata untuk semua anak bangsa).
Ah, sudahlah….
Mendengar keluhan-keluhan tentang Indonesia membuat saya letih. Tapi mendapati kehebatan dan kelebihan negeri ini juga ternyata lebih melelahkan.
Sebuah bangsa yang katanya besar. Negeri yang diciptakan Tuhan sambil tersenyum.
Zamrud khatulistiwa yang terbentang sepanjang 3.977 mil antara Samudera Hindia dan Pasifik. Yang konon memiliki daratan sepanjang 1.922.570 km², dengan 3.257.483 km² panjang perairan, 95.181 km garis pantai, punya 17.504 pulau, lebih dari 53 gunung, 500 lebih suku, 742 bahasa daerah, lebih dari 300.000 spesies liar, 515 jenis mamalia dan 1.539 jenis burung, bahkan dari semua jenis ikan yang ada di dunia 45%-nya ada di Indonesia, dan tentu saja 240 juta penduduk.
Tapi kenapa begitu sulit “mempromosikan” bangsa ini?
Sewaktu Malaysia mengakui batik dan tari pendet sebagai kebudayaannya, kita semua kebakaran jenggot. Lalu terbirit-birit mematenkan. Tapi kok saya pesimis, tidak banyak yang rakyat kita bisa dapatkan dari usaha itu. Paten ya tinggal paten. Pengakuan di atas kertas. Dan tidak signifikan mengurangi antrian pembagian zakat.
Jika Malaysia memroduksi batik berkualitas secara masif – lalu cukup menyantumkan tulisan Batik Indonesia pada labelnya – yang makmur yaa tetap rakyat Malaysia. Para pengusahanya, pekerjanya, distributornya, reseller-nya, penjual kain dasarnya, produsen lilinnya, produsen pewarnanya, perusahaan listrik dan airnya, mbak-mbak penjaga tokonya.
Kalau negara tetangga membuat pertunjukan Tari Pendet di festival pariwisata mereka, tentu saja nama Indonesia ada tertera kecil-kecil di brosur meja depan. Tapi yang kebagian rezeki yaa tetap panitianya, pemerintahnya, pemilik toko cenderamatanya, penjaga parkirnya, tukang kacang rebusnya, calo karcisnya – kalau ada hehe. Pendapatan mereka bertambah, tapi kita tidak. Karena rakyat kita tidak kebagian royalty sepersen pun.
Kenyataan ini yang membuat saya letih. Bahwa kita tidak bisa berbuat banyak atas itu.
Maka pada satu malam, saya brainstorming bersama 3 orang rekan. Di tempat nongkrong yang biasa, minum kopi yang biasa, situasi yang biasa. Yang tidak biasa cuma aturannya: kita berempat tidak boleh mengeluh.
Temanya: bagaimana memasarkan Indonesia. Lalu bagaimana menjadikannya bermanfaat untuk menggairahkan ekonomi mikro – sekecil apapun.

Tujuannya
: Insya Allah masuk surga.
Diskusi kami berangkat dengan mengidentifikasi masalah yang ada. Kenapa ya usaha mengangkat dan memajukan industri pariwisata Indonesia yang dilakukan lembaga eksekutif dan regulator kita tidak banyak membuahkan hasil? Atau paling tidak, kenapa usaha mereka tidak banyak kedengeran, bahkan di negeri ini sendiri?
Oooh…mungkin karena saking banyaknya keindahan dan kehebatan negeri ini, kita jadi bingung memilih unique selling proposition…bingung menentukan diferensiasi…bingung menetapkan positioning Indonesia sebagai brand…
Buktinya iklan-iklan pariwisata kita tidak pernah jauh dari gambar-gambar pemandangan nan indah.
Buktinya Bali lebih tenar secara parsial karena dia lebih spesifik menjual pantai.
Buktinya tagline pariwisata kita kerap berubah-ubah tanpa diikuti kampanye komunikasi yang jelas (2001: Indonesia, just a smile away. 2003: Indonesia, endless beauty of diversity. Belum setahun, dirubah lagi jadi: Indonesia, the color of life. 2004: Indonesia, ultimate in diversity.
Entah yang sekarang-sekarang, sudah terlalu banyak yang harus diingat. Bandingkan dengan Malaysia Truly Asia yang didukung kampanye konsisten). Buktinya lagi, kita punya 17.504 pulau dan 9.634 di antaranya belum punya nama (50% lebih!) hehehe. Saking bingungnya.
Eh, sebentar. Kenapa tidak kita tularkan saja kebingungan itu pada dunia? Kenapa tidak kita “jual” saja semua kelebihan dan kekurangan kita apa adanya, lalu kita biarkan dunia yang menilai? Kita biarkan saja para turis itu datang ke Indonesia, lalu tersesat dengan berlimpahnya keindahan negeri ini!
Maka tema kampanye kita kali ini judulnya:

GET LOST IN INDONESIA!

Tapi gimana caranya?
Kekurangan tenaga? Eh, sebentar. Bukankah kita punya 240 juta penduduk Indonesia? Penduduk sebuah negara terbanyak ke-lima di dunia?
Sekali lagi, 240 juta orang!
Yang 180 juta-nya adalah pengguna ponsel. Yang 40 juta di antaranya adalah pengguna internet. Yang 80% dari pengguna internet itu punya facebook. Yang menjadi negara pengguna Facebook nomer 2 di dunia. Yang jadi pengguna Twitter terbanyak nomer 3 di dunia. Yang, artinya, 240 juta orang dengan hobi berbagi yang amat sangat teramat dahsyat! Yes, we love to share.
Jadi kenapa tidak kita jadikan saja 240 juta orang itu sebagai volunteer kampanye pariwisata kita?
Maka jadilah, Get Lost in Indonesia sebagai first user-generated tourism movement yang dimiliki dan digerakan oleh seluruh rakyat Indonesia!
Caranya?
Pergunakan kamera digital, manual, atau kamera ponsel Anda untuk menangkap apapun yang ada di Indonesia yang Anda pikir menarik.
Bisa pemandangan, boleh makanan, bisa Pak Maman yang bekerja mengurut urat keseleo sambil mendendangkan pupuh kinanti, boleh tukang becak yang mengajak Anda berkeliling kota dan karena senang diajak bicara, lalu menolak dibayar.
Masing-masing Anda pasti punya pengalaman unik. Cantumkan caption dan deskripsi pada setiap foto.
Lalu upload foto-foto dan cerita tersebut ke:
www.facebook.com/getlostinindonesia atau ke twitter @getlostisgood atau ke www.GetLostinIndonesia.com (website sedang dikerjakan dan segera tayang, akan kami kabari secepatnya).
Setelah itu?
Anda tentu boleh membantu gerakan ini. Anda boleh mengunggah dan mengunduh foto (dengan etika tentunya). Anda boleh menceritakan gerakan ini kepada siapa pun. Atau berbagi foto-foto yang ada kepada teman-teman Anda di dalam maupun luar negeri. Atau menyimpannya di laptop Anda, siapa tahu teman Anda tertarik lalu bertanya tentang lokasi foto. Atau mencetaknya dan sekedar menempelkannya di toilet rumah Anda agar siapa pun tahu tentang Indonesia. Boleh! Karena ini gerakan milik orang Indonesia.
Anda juga boleh berbincang langsung dengan pengunggah foto tentang lokasi dan memintanya bercerita lebih lanjut. Boleh juga menghubungi pemilik foto siapa tahu Anda bermaksud menggunakannya untuk kepentingan komersil. Boleh, sebab ini gerakan dari dan oleh Anda.
Sebab artinya, gerakan ini akan menyebarluaskan Indonesia secara organik. Juga membantu Indonesia menemukan kehebatan dan keindahan dirinya sendiri (tanpa perlu mengirim petugas untuk mendata, bukan?). Membantu tukang serabi di Gang Sejahtera berpromosi. Membantu UKM-UKM di Indonesia menyampaikan produknya kepada dunia. Membantu para turis menemukan shortcut kepada sumber informasi langsung (bayangkan, turis tak lagi perlu mencari brosur daftar museum, tapi langsung berhubungan dengan komunitas Sahabat Museum, misalnya).
Semoga semakin banyak potensi yang bisa diketemukan. Semoga semakin kencang suara kita didengar dunia. Semoga semakin banyak UKM yang terbantu pemasarannya. Tanpa perlu menunggu kebijakan apapun diputuskan.
Hmm. ..mengeluh atau bergerak. Gimana?
Get Lost in Indonesia team

Domain untuk Blogspot

Maksudnya apa ya? Custom domain blogger dipakai agar alamat blog kamu yang di blogspot.com bisa menjadi beralamat dengan domain kamu sendiri, misalnya kamu punya domain contohsaja.blogspot.com, kemudian anda tidak suka dengan alamat blogspot dan ingin menjadi contohsaja.com, maka anda perlu membeli domain baru dengan alamat contohsaja.com, kemudian mengarahkan alamat contohsaja.blogspot.com ke contohsaja.com. Cara detilnya nanti dibahas…
Apabila anda ingin memiliki hosting blog gratis sekaligus anti down, maka custom domain bisa menjadi solusi. Kenapa gratis? Karena layanan blogspot memang gratis. Benarkah antidown? Boleh dibilang begitu, karena blogspot adalah milik google, jadi dengan hosting di blogspot atau blogger, maka anda sama saja memiliki hosting di google, asik bukan? Coba hitung berapa kali google down? Pasti sangat jarang, atau malah anda tidak pernah menjumpainya.
Ok, jadi gini langkahnya: 1. Beli domain contohsaja.com, kemudian arahkan zone recordnya sebagai berikut:
host: contohsaja.com
type: ANAME
value: 216.239.32.21
Ulangi langkahnya, ganti valuenya dengan nomor ip milik google berikut ini: 216.239.34.21; 216.239.36.21; 216.239.38.21;
Buat satu lagi:
host: www.contohsaja.com (jangan lupa pakai www)
type: CNAME (ingat sekarang Cname, bukan Aname)
value: ghs.google.com
Kemudian login ke account blogger anda, buat blog baru sampai selesai, atau bisa gunakan blog yang sudah ada yang ingin anda pindahkan alamatnya ke contohsaja.com, dalam contoh kita diatas tadi adalah contohsaja.blogspot.com, setelah login klik menu setting, klik di tab publishing, kemudian klik menu custom domain, dan sekali lagi klik pada menu switch to advanced setting.
Pada kotak Your Domain, isi dengan www.contohsaja.com, kemudian klik save setting. Kemudian ceklist pilihan redirect yourdomain.com to www.yourdomain.com, save lagi. Sudah selesai.
Tunggu dalam maksimal 2 x 24 jam agar setting tersebut berfungsi, tunggu propagated istilahnya ya… Biasanya sih gak sampai selama itu. Biar cepat, langkahnya harus urut, jadi setting dulu zone recordnya, baru anda menuju blogspot.com dan buat blog baru, lalu arahkan ke custom domain anda. Pengalaman saya, dalam hitungan menit sudah langsung berfungsi. Ini sudah seringkali saya coba dan selalu cepet hasilnya.
Teknik ini juga bisa diaplikasikan di domain co.cc yang gratisan, langkahnya sama yaitu tinggal setting zone record saja.
Bisa juga anda aplikasikan ke subdomain anda, langkahnya juga sama. Misal anda sudah punya blog selfhosting, atau website atau apa dengan alamat contohsaja.com, dan ingin membuat blog baru dengan alamat blog.contohsaja.com, maka atur zone record blog.contohsaja.com seperti penjelasan diatas tadi. Jika anda menggunakan hosting dengan cpanel, maka untuk mengatur zone record cukup klik menu zone record editor atau simple zone record editor. Cari saja menu yang bunyinya mirip-mirip zone record editor.
Happy blogging… Maaf kalau tulisannya asal jadi :-D
Sebenarnya tidak dimaksudkan untuk konsumsi umum, tapi lebih pada menjadi catatan pribadi saya agar mudah cari settingan IP address untuk custom domain di blogspot.com, oyah, contoh blog custom domain saya bisa dicicipi pada alamat http://pohonduit.purwo.com/

Rejeki segera mendatangi Anda

Akan lebih bagus Anda bayarkan sedekah indent yaitu dengan mengeluarkan 2.5 persen di awal, maka rejeki yang 100 persen akan segera mendatangi Anda. Menurut beliau lagi, sedekah yang terbaik adalah yang dilakukan melalui transfer bank, karena pengembaliannya juga akan melalui transfer bank…
be well,
Dwika



Pak Purdi memang ada ada saja ide gilanya, sebagai contoh beberapa yang beliau share pada kita kita semua di acara Milad 4 TDA.
Ide GILA bakso selalu habis.
Ceritanya ada seorang bapak tukang bakso yang jualannya tidak pernah laku, suatu hari dia punya ide GILA… Daripada capek dorong2 gerobak penuh bakso dan tidak laku, mending aku keliling pakai gerobak tanpa bikin bakso, yang penting keliling. Dus dipraktekkanlah ide ini, si bapak tadi cuman keliling dengan gerobak baksonya, tiap papasan dengan orang dibilang baksonya habis, habis habis. Hari berikutnya begitu juga, sehingga orang banyak penasaran dan ingin membeli baksonya, tapi tetap dibilang abizzzz. Dua minggu trik ini dilakukan, dan meledaklah penjualan bakso si bapak ini, gara2 orang pada penasaran baksonya abis terusss hahahaha! Ada yg mo cobain ide gila ini?
Ide mencari karyawan yang jujur.
Menurut pak Purdi, beliau sering dikibulin karyawan pada awal-awal membangun bisnis. Segala cara dicari untuk meminimalisir pengibulan terutama di segi keuangan, sampai akhirnya beliau ketemu tips jitu yaitu dengan mempekerjakan karyawan yang memiliki golongan darah A! Nah lo… apa hubungannya golongan darah dengan kejujuran terutama di bidang keuangan? Menurut pak Purdi tak diragukan lagi bahwa orang dengan golongan darah A adalah orang yang jujur, sekarang di semua bidang usaha, beliau selalu menempatkan karyawan dengan golongan darah A di bagian keuangan, dan sampai saat ini terbukti tips ini jitu. Menurut beliau lagi tipe golongan darah sangat penting, misalnya karyawan beliau dengan golongan darah B tidak akan pernah ditempatkan di bagian keuangan, karena golongan darah B bukanlah orang yang jujur seperti orang dengan golongan darah A. Bagaimana dengan yang punya golongan darah O? Golongan darah ini jauh banget malah dari A, jadi O tidak ada deket2nya dengan A. Bagaimana yang AB? Karyawan dengan golongan darah AB memiliki sifat ya A, ya B, jadi tidak konsisten. Jadi jangan resikokan usaha anda! Tempatkan karyawan dengan golongan darah A di bagian keuangan, dan anda akan selamat! Oh iyah, penelitian ini katanya berasal dari Jepang loh, benar tidaknya gak tau yang jelas tips ini terbukti bagus di perusahaan pak Purdi.
Ide selalu berpikir positif apapun keadaan yang sedang dihadapi.
Pada awal awal pengembangan Primagama, pak purdi bermaksud membuka cabang di Solo setelah Primagama yang pertama telah dibuat di Jogja. Karena masih bermodal cekak, maka pak purdi membawa tukang dari Jogja untuk merenovasi Primagama baru yang akan dibuka di Solo. Nah, pada saat perjalanan dari Jogja ke Solo ternyata mobil pick up yang membawa bahan bangunan serta tukang ini menabrak pohon. Disini yang paling menarik, bahwa pak Purdie selalu berpikiran positif, sehingga beliau berpikir bahwa INI ADALAH FIRASAT BAIK! Menurut beliau, ini bakalan laris Primagama yang di Solo, buktinya mobil ini pakai nabrak dulu, pasti setelah ini bakalan sukses primagama di Solo! Pak purdi bahkah masih sempat berkelakar dengan sopir pickup dengan bertanya “Apa sampeyan gak lihat pohon lagi jalan, kok sampai ketabrak!” Coba bayangkan apabila pak purdi berpikir negatif, wah pake nabrak segala ini mobil, ini bisa jadi pertanda buruk Primagama yang akan dibangun di Solo bakalan gak laku, ini buktinya mobil pake nabrak! Tapi bukan pak Purdi kalau gak selalu berpikir positif, meski nabrak beliau tetap melanjutkan pembangunan Primagama dan hasilnya bisa kita lihat sekarang Primagama ada di mana mana.
Sedekah suka suka.
Menurut pak Purdi sedekah amatlah penting, persis seperti yang diajarkan ustad Yusuf Mansur. Dan Sedekah yang terbaik adalah sedekah yang Inden, artinya misal kewajiban bagi umat islam adalah mengeluarkan zakat 2.5 persen dari penghasilan yang didapatkan, nah, akan lebih bagus kita bayarkan sedekah indent yaitu dengan mengeluarkan 2.5 persen di awal, maka rejeki yang 100 persen akan segera mendatangi kita. Menurut beliau lagi, sedekah yang terbaik adalah yang dilakukan melalui transfer bank, karena pengembaliannya juga akan melalui transfer bank…
Masih banyak ide gila beliau yang kemarin di share di acara milad 4 TDA, tapi pada lupa… waduh… tar deh kalau inget mo coba dikumpulin lagi biar saya sukses juga seperti pak Purdi.

Berhitung cermat

Sebelum mulai Berkebun Emas, anda tetap harus berhitung cermat.
be well,
Dwika

Daripada blog kosong terus, iseng cari artikel di blog sebelah hehehehh. Copas sepenuhnya dari semuasaudara.com
Rulli Kusnandar tersenyum lebar tahun ini. Investor emas asal Bandung, Jawa barat ini bakal mendulang untung gede lantaran harga emas meroket.
Ya, harga emas memang amat menyilaukan tahun ini. Hingga Kamis (10/12) lalu, harga si kuning kemilau di Divisi Comex, Bursa NYMEX telah menanjak 28,52% dari awal tahun. Awal Januari 2009 harga emas di bursa ini US$ 887,3 per ons troy. Kini harga komoditas yang sama sudah melambung ke US$ 1.140,40 per onstroy.
Cuma, Rulli bukan investor emas biasa. Ia memainkan jurus investasi emas yang berbeda dibandingkan dengan investor emas pada umumnya. Jurus ini menghasilkan keuntungan emas yang lebih berkilau ketimbang cara-cara investasi tradisonal.
Mantan Manager teknologi informasi pada salah satu perusahaan ini menyebut jurusnya sebagai “Berkebun Emas”. Metode yang dia temukan pada 2007 lalu itu melibatkan perbankan syariah dan Pegadaian. Cuma agar bisa memanen untung dari jurus ala Rulli ini, calon investor harus siap berinvestasi jangka panjang, paling tidak selama dua tahun sampai tiga tahun.
Rulli menyarankan, sebaiknya investor berinvestasi emas batangan berkadar 24 karat dengan tingkat kemurnian 99,99%. Pasalnya, dia menilai keabsahan kualitas dan kadar emas batangan sangat terjamin dengan adanya sertifikat.
Sebenarnya metode Rulli cukup sederhana. Kalau mau meniru dia, setelah membeli batang emas yang pertama anda harus menggadaikan emas itu ke bank syariah atau pegadaian. Tentu anda harus memilih tempat gadai yang memasang biaya gadai paling murah. Maklum setiap bank syariah atau pegadaian memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda atas layanan gedai emas ini.
Menurut Rulli, tempat gadai yang seharusnya menjadi pilihan adalah bank syariah yang memberikan nilai gadai paling tinggi tapi mengenakan biaya sangat rendah. Nah hasil penelusuran Kontan, tempat gadai ideal untuk berkebun emas ini adalah Bank Jabar Banten Syariah.
Setelah menggadaikan emas tadi, anda akan mendapatkan dana segar dari bank. Dana tersebut harus anda pakai untuk membeli emas yang kedua ini juga harus anda gadaikan. Tentu anda harus merogoh kocek tambahan karena dana gadai dari bank hanya berkisar 60%-80% harga yang digadaikan. Langkah ini kudu anda lakukan berulang-ulang hingga merasa cukup.
Tapi ingat, anda tak boleh menggadaikan emas yang terakhir. Sebab emas terakhir ini kan menjadi modal anda untuk menebus satu demi satu emas yang anda gadaikan saat harga naik. Karena itu, Rulli menyebutnya sebagai kunci harta karun.
Kapan saat yang tepat bagi anda memanen kebunemas? Rulli menyarankan penjualan kunci harta karun dan emas-emas sebelumnya baru dilakukan setelah ada kenaikan harga minimal 30%
Tahan Inflasi
Melalui metode yang sederhana ini, menurut Rulli, dua pertiga modal investasi bersala dari bank. Setelah dua tahun atau tiga tahun, dia yakin nilai utang investor pada bank bakal menyusut seiring kenaikan harga emas. “Emas itu zero inflation dan harganya tidak pernah turun, tapi malah bisa naik 20% hingga 25% per tahun”, ujarnya.
Benarkah nilai emas tidak termakan oleh inflasi dan harganya terus naik? Mari kita cari buktinya. Pada bulan November 1999, harga sebuah sedan Honda Civic Ferio seri matik baru seharga Rp. 225 juta. Pada saat yang sama harga rata-rata emas produksi Logam Mulia sekitar Rp. 82.500 per gram. Itu berarti 10 tahu lalu harga satu unit Honda Civic Ferio setara dengan emas berbobot 2,72 kg.
Kini, denga patokan harga emas terbaru di Logam Mulia, emas seberat 2,72 kg itu setara dengan Rp. 1,05 miliar (1 gram = Rp. 386.500). Itu berarti dengan emas yang sama, saat ini anda bisa membeli hampir tiga New Honda Civic tipe 2,0 liter transmisi otomatis yang harganya Rp. 390 juta per unit.
Salah seorang investor yang telah mempraktekan metode Berkebun emas ini adalah Andy Wahyu Rizaldy. Pria asal Samarinda, Kalimantan Timur ini mengaku tertarik mengikuti langkah Rulli sejak bulan Maret lalu. “Modal awal saya emas 50 gram, sekarang sudah menjadi sekitar 2 kilogram”, ungkapnya bersemangat 45.
Semula Andy hanya menyimpan emasnya di bawah bantal. Namun setelah mengetahui metode ini dia langsung tertarik. “Saya pikir ini cara untuk mempercepat kepemilikan emas”, kata dia.
Dia pun menggadaikan harta berkilaunya itu di Bank Kaltim syariah. Setelah menggadaikan emas pertama, dia mulai melakukan cara Rulli. Cuma masalahnya andy tidak teratur membeli dan menggadaikanemas. Ini lantaran terkendala keterbatasan emas batangan di tempat tinggalnya. “Tahun depan saya berencana mengalokasikan dana hingga 20% dari pendapatan saya, minimal untuk membeli 10 gram emas setiap bulan,” bebernya. Andy mengaku belum pernah panen dari kebun emas itu.
Pengikut metode Rulli lain adalah Maria Susanti. Ibu rumahtangga ini mulai bercocok tanam emas pada akhir 2008 lalu. Maria menyemai bibit emasnya seberat 25 gram dan 50 gram di Bank Mega Syariah dan Bank Jabar Banten Syariah. Ketika itu, harga satu gram emas masih Rp. 280.000.
Sebulan lalu dia sudah memetik panen kebun emas. Emas koleksinya sudah bertambah hingga sebanyak 1 kg dengan harga Rp. 370.000. Dari panen ini, Maria kemudian mengalokasikannya untuk membeli sehektare tanah di Majalaya, Jawa barat dan properti lain. Hingga kini dia juga masih aktif Berkebun emas.
Tetap ada Risiko
Meskipun tampak menggiurkan, metode Rulli ini bukan tanpa risiko. Investor hanya bisa mengantongi untung kalau harga emas naik selama anda menggadaikan emas. Kalau terpaksa menjual koleksi emas di lemari gadai bank atau pegadaian ketika harganya turun, anda akan kehilangan potensi keuntungan, padahal telah mengeluarkan biaya gadai.
Karena itu, Rulli mengingatkan anda harus tahan menggadaikan emas ini dalam jangka panjang. “Ini memang bukan untuk spekulasi, “ tegas dia.
Data London Metal Exchange menunjukkan harga emas sepuluh tahun terakhir memang cenderung meningkat. Hanya pada bulan tertentu harga emas turun. Contohnya pada 16 Pebruari 2001 tercatat sebagai harga emas terendah, yakni sebesar US$ 256,7 per ons troy. Harga ini lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya.
Karena itu perencana keuangan Ligwina Poerwo Hananto mengatakan, investor yang tertarik mengikuti metode Berkebun emas ini harus benar-benar menimbang pengahasilan dan rasio likuiditas keuangan rumahtangga terlebih dahulu. Sebab, investor tak bisa asal main tebus emas di bank ketika sedang butuh dana tunai.
Agar bisa menambah bibit-bibit emas selanjutnya Ligwina menyarankan, investor harus memiliki penghasilan yang sehat. “Pengembalian pinjaman dan biaya menambah emas tidak boleh lebih dari 30% penghasilan,” imbuhnya.
Begitu pun juga dengan rasio likuiditas. Menurut dia, sebelum menjadi petani emas, investor harus mengamankan rasio likuiditas terlebih dahulu. “Keluarga dengan dua orang anak minimal harus punya dana cadangan 12 kali penghasilan,” kata CEO QM Financial ini.
Namun, Ligwina mengakui, investasi emas memang lebih likuid ketimbang properti atau tanah. Selain itu, dia bilang investor tak perlu menyediakan biaya tambahan seperti biaya perawatan rumah bagi yang berinvestasi di properti.
Bank-bank syariah sendiri senang dengan adanya investasi berbasis gadai emas ini. Mereka tidak merasa “dimanfaatkan” oleh investor. “Kami malah menguntungkan dengan gadai emas ini,” kata Kepala Group Mikro dan Individual BRI Syariah Esti Kadarianti.
Bahkan BRI Syariah menetapkan gadai emas ini sebagai produk andalan. Target pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp. 30 miliar. Agar bisa mencapai target tersebut, BRI Syariah akan menyediakan layanan jual beli emas untuk mempermudah investor.
Tertarik Berkebun Emas? Sebelum mulai, anda tetap harus berhitung cermat.
Tabloid Kontan Edisi 14-21 Desember 2009

Anda untung

Anda untung dari selisih EMAS, bank untung dari biaya penitipan, pedagang EMAS juga untung… tidak ada yang dirugikan…
be well,
Dwika


**semuasaudara.com
Beberapa hari terahir ini banyak sekali pesan baik itu melalui Email maupun di Facebook saya yang meminta tanggapan atas sebuah artikel di salah satu situs favorit saya. Terus terang, saya sangat senang dgn adanya artikel tersebut karena menandakan apa yg saya tulis dalam eBook mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan. Dan rasanya tidak perlu saya tanggapi karena isi artikel tersebut sangat benar, benar 100%, saudara-saudaraku yang telah memiliki eBook dan mempelajarinya saya yakin akan punya pendapat yang sama dengan saya. Jadi sebetulnya tidak ada yang perlu saya tanggapi. Namun beberapa teman tetap mendesak saya untuk menjelaskannya pada umum….baiklah…demi saudara saudaraku sekalian…. tapi sekali lagi ini bukan tanggapan, hanya penjelasan….
Seperti yang sering saya ungkapkan baik di eBook maupun pada Seminar atau berbagai kesempatan, bahwa saya bukanlah orang yang punya pengetahuan yang tinggi di bidang EMAS, saya hanyalah seorang pengusaha yang senang berbagi pengalaman, dengan harapan pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Itu pelajaran utama dari mentor-mentor bisnis saya Purdi E Chandra, Bob Sadino, Tung Desem dsb. Pada suatu waktu saya menemukan sebuah situs yang berisi ulasan-ulasan tentang EMAS yang dikupas dengan sangat menarik, dilanjutkan saya dengan membeli buku-buku yang di terbitkannya. Terus terang, artikel-artikel tersebut menyadarkan saya bahwa ada sesuatu yang kurang tepat dalam hal pengelolaan investasi dari hasil usaha dan bisnis saya, dan kemudian membuat saya merubah semua strategi investasi saya. Selain itu, tulisan-tulisan tersebut meng-inspirasi saya untuk melakukan sesuatu yang berbeda ketika ber-investasi EMAS, dan itu saya jalankan dan uji coba sendiri selama hampir 2 tahun.
Hasilnya adalah konsep yang sekarang disebut KebunEMAS….
Saya bukanlah orang yang pandai berhitung apalagi berpengetahuan luas tentang EMAS, saya hanyalah orang yang memanfaatkan hitungan orang lain lalu mempraktekannya dengan cara saya… You Never Know What You Can Do Until You Try. Jadi, begitu terinspirasi dan memungkinkan terjadi saya langsung action…hehehe…memang itu yg di ajarin guru bisnis saya….
Saya akui bahkan saya menaruh hormat yg luar biasa kepada pemilik situs tersebut, karena berkat tulisan-tulisan beliau saya menjadi orang yang punya sedikit pengetahuan tentang EMAS.
Baik, mari kita kupas kenapa menurut saya artikel itu benar 100%:
Pertama,
Teorinya keuntungan akan diperoleh ketika emas naik 30% sedangkan pinjaman dari pegadaian atau bank syariah tetap/tidak naik, diluar biaya penitipan, admin dlsb. Asumsi pertama bahwa emas akan naik 30% sebenarnya tidak terlalu meleset karena memang appresiasi harga emas rata-rata tahunan dalam 40 tahun terakhir mencapai 31 %; yang perlu diingat adalah angka tersebut adalah rata-rata 40 tahun, atau rata-rata jangka panjang. Semakin pendek periode, semakin tidak pasti kenaikan ini.
Jadi kekeliruan pertama dari teori ini adalah menggunakan rata-rata statistik jangka panjang untuk men-justifikasi tujuan atau harapan jangka pendek.
Ini betul 100%, sama seperti yg saya tulis di eBook (bahkan di garis bawahi, bold warna merah) bahwa ini adalah investasi jangka menengah/panjang. Jangan gunakan uang Anda yang akan Anda pakai beberapa bulan sampai satu tahun ke depan. Gunakan uang yang memang akan Anda simpan jangka panjang….uang yang Anda sisihkan dari Primary Income Anda (Gaji, Bisnis, Profesi dsb) dari pada disimpan di tabungan yg nilai rill nya menurun terus.
Kedua,
Kekeliruan kedua adalah asumsi bahwa angka pinjaman dari pegadaian atau bank syariah yang tetap ( diluar biaya penitipan atau administrasi). Justru biaya penitipan atau administrasi inilah yang harus diperhatikan. Dari survey kecil saya dengan salah satu petugas kantor pegadaian pada saat saya menulis artikel ini misalnya, biaya ini bisa mencapai 1% per 15 hari atau 2% per bulan.
Kemudian dari pembicaraan serupa dengan salah satu bank syariah yang memiliki produk gadai emas, saya peroleh informasi bahwa biaya yang disebutnya sebagai biaya pemeliharaan ini mencapai Rp 5500/gram/per bulan pada saat harga emas 24 karat Rp 312,000/gram atau 1.76%/bulan.
Besaran biaya di pegadaian yang 2% per bulan atau bank syariah 1.76% ini secara rata-rata menjadi terlalu mahal untuk ngongkosi pembelian emas yang hanya mengalami appresiasi nilai rata-rata 1.46% per tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Fluktuasi naik turunnya harga emas bulanan yang sangat tinggi, menambah risiko Anda ketika membiayai pembelian emas Anda dengan uang gadai atau pinjaman dari bank. Lihat grafik diatas untuk ini. Ketika grafik emas berada dibawah garis merah (biaya gadai) atau garis hijau (biaya bank), maka Anda pasti rugi. Kerugian ini bisa Anda ketahui dengan melihat net worth (jumlah emas terkumpul dikurangi jumlah hutang gadai/bank) yang lebih kecil dari jumlah dana yang sudah Anda tanamkan pada investasi ini.
Memang bisa jadi ada yang menjadi kaya mendadak dengan cara ini ketika grafik emas berada diatas grafik biaya gadai atau grafik biaya bank; tetapi karena frekwensi dibawah kurang lebih sama dengan frekwensi diatas, maka peluang untuk untung atau rugi mirip dengan peluang ketika Anda melempar koin – bisa keluar kepala (head), bisa pula keluar ekor (tail) – atau 50/50 peluangnya.
Betul 100%, kalau kita memilih Bank dengan biaya penitipan yang tinggi apalagi Pegadaian. Dalam eBook saya di jelaskan dengan sangat jelas, kita harus memilih biaya penitipan yang paling murah. Coba kalau seperti Bank Jabar Syariah Rp 3.200/gram/bulan, Bank Kaltim Syariah Rp 3.000/gram/bulan, Bank Mega yg walaupun 2.2%/bulan tapi dihitung dari Nilai Gadai… pasti saling menguntungkan… Bank untung dari biaya penitipan, kita untung dari selisih EMAS, pedagang EMAS juga untung… Saya rasa sih tidak ada yang dirugikan…
Saat ini Bank berlomba-lomba masuk ke bisnis Gadai EMAS, jadi kedepannya saya koq yakin biaya penitipan ini akan makin kompetitif. Bank dengan biaya penitipan yang mahal otomatis nggak bakalan laku…
Ketiga,
Investasi terbaik tetap memutar dana Anda di sektor riil; kalau ini masih terlalu sulit bagi kebanyakan orang – maka emas atau Dinar pilihannya.
Inipun betul 100%, seringkali saya tekankan baik kepada pembeli maupun calon pembeli eBook bahwa ini bukan bisnis. eBook KebunEMAS adalah trik ber-investasi/membeli EMAS dengan cara yang berbeda…
Semoga bermanfaat bagi kita semua….
Sumber: Copas dari semuasaudara.com

Jumat, 22 Juli 2011

Sun x4170

Fun with Oracle Exadata V2

Well I’ve been holed up playing with an Exadata V2 machine for the past several weeks. Wow. Very interesting technology.
I must say that I believe the concept of offloading SQL processing to the storage layer is a game changer and I wouldn’t be at all surprised to see this as a standard feature a few years from now. What that means for other storage vendors is unclear at this point. So for this first post on the topic let me just describe the configuration (and some potential upgrades).
The basic architecture consists of a set of database severs and a set of storage servers.
Database Servers:
  • Sun x4170 (1RU 64x server)
  • 2 – Quad-core Intel Xeon E5540 2.53GHz processors
  • 72G Ram (18x4G Dimms – max of 144G using 8G DIMMs)
  • Dual-Port QDR InfiniBand Host Channel Adapter
  • HBA with 512MB Battery Backed Write Cache (only for internal disks???)
  • 4 – 146G internal drives (SAS 10,000 RPM)
  • dual hot swappable power supplies
  • no spare/empty slots!
Here’s what the Database Servers look like:

Storage Servers:
  • Sun x4275 (2RU 64x server)
  • 2 – Quad-core Intel Xeon E5540 (2.53GHz) processors
  • 24G Ram
  • Dual-Port QDR InfiniBand Host Channel Adapter
  • HBA with 512MB Battery Backed Write Cache (only for internal disks???)
  • dual hot swappable power supplies
  • 4 – 96G Sun Flash PCIe Cards (total of 384 GB)
  • 12 – 600 GB 15,000 RPM SAS or 2 TB 7,200 RPM SATA

Here’s what the Storage Servers look like:

In addition to these two components there is are 2 Infiniband switches (redundant) to tie the whole thing together. There is also a KVM and a couple of Cisco 4948 switches. And the whole thing comes in a pretty Rack with a fancy Exadata Logo. Here’s a couple of real pictures taken by a real crew member:

Oracle is big on the balanced configuration. That is to say, they have spent a lot of time trying to eliminate bottlenecks in any one component. That said, it seems to me that at some point they will start to allow more customizable configurations. For example, 72G on the database servers is not a huge amount of memory these days, especially for a consolidation platform that will house several instances. So here are some thoughts on potential ala-cart upgrades that may be possible at some point.
  1. The database servers are capable of using any Intel 5500 series chips. They are shipped with 2.53GHz 5540′s which are middle of the road for the series. The 5540′s could potentially be replaced with 5570′s which are clocked at 2.93 GHz.
  2. The database servers come with 18 4G Dimms for a total of 72G of RAM. 8G Dimms are available which would increase the RAM to 144G.
  3. The database servers (Sun 4170) have no spare slots, making it difficult to attach external devices such as tape backup units and other fiber based storage. Swapping the 1U 4170′s for the 2U 4275′s would provide additional slots allowing more connection options.
  4. Adding additional storage servers is possible regardless of which option is chosen (quarter rack, half rack, etc…)  Oracle has already agreed to this as long as they are not mounted in the Exadata rack enclosure.
  5. External database servers can be configured to access the storage servers. This would require Infiniband cards on the external servers and of course you’d need to be running 11gR2 to take advantage of the storage servers “special sauce”.