link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Senin, 21 Februari 2011

HD, DVDRip, BD, Xvid, x264


Terminologi Film – Apa itu HD, DVDRip, BD, Xvid, Scr, x264, MKV, PDTV, DDC, AC3 etc..

  
Rate This

Apakah anda telah mengetahui istilah2 dalam dunia perdownloadtan film ? seperti HD, DVDrip, MKV, AVI dll…. nah pada halaman ini 21com ingin memberikan sedikit pencerahan kepada anda yang belum mengetahuinya, dengan mengetahui istilah atau kode tersebut diharapkan anda tidak akan kecewa setelah mendownload film, selamat menikmati….

I. Berdasarkan R.I.L.I.S film

CAM Atau CAMRip
Adalah kualitas video yang bersumber dari video/film yang diputar dibioskop, untuk kualitas gambarnya kebanyakan sangat jelek dibandingkan dengan DVDRip, DVDScr dan R5 tapi bisa saja berkualitas baik jika si perekam ketika di bioskop meletakkan kamera beserta tripod nya di tempat yang benar dan tidak terganggu dengan hal lain seperti lalu-lalang orang-orang dibioskop dan lain-lain.
Untuk kualitas suaranya tergantung pada jarak si perekam apakah dekat dengan sumber suara atau jauh dari sumber suara, efeknya adalah ketika si perekam dekat dengan sumber suara maka kejernihan suara akan baik dan ketika si perekam jauh dari sumber suara hasilnya sebaliknya. Bukan hanya itu kualitas kamera saat mengambil gambar sangat berpengaruh pada hasil.

TELESYNC (TS)
Sama seperti kualitas CAM berasal dari rekaman bioskop hanya saja pada saat perekaman si perekam meletakkan alat audio recording dekat dengan sumber suara yang kemudian suara tersebut disatukan dengan hasil rekaman videonya menggunakan software video editor sehingga kualitas suara yang dihasilkan dari jenis video ini bisa dikatakan lumayan baik daripada kualitas CAM diatas, dan untuk kualitas gambar sama saja dengan kualitas CAM tergantung dari peletakan kamera pada saat merekam.

TELECINE (TC)
Adalah proses perekaman video menggunakan alat untuk menyalin film dari projector ke format digital atau biasa disebut alat Telecine. Untuk kualitas audio dan videonya lumayan sangat baik.

Workprint (WP)
Video ini biasanya dibuat dari versi film yang belom jadi alias setengah matang.. Biasanya tipe ini kehilangan effect2 film, tanpa teks, msh ada “time index marker”, terkadang ada watermark, dll. Biasanya versi ini keluar jika film tersebut adalah film yang dinanti2 alias calon box office sehingga orang niat aja gitu menyebarkan / mendistribusikan versi setengah matang agar orang ngga mati penasaran hehehe…
Yang paling heboh dulu Film Man In Black II (MIIB) dimana versi WP-nya beredar dengan semua alien2-nya ngga ada, karena blom selesai di-render pake komputer.. bingung2 dah tuh yg nonton..!


SCREENER (SCR)
SCR itu merupakan pre-release sebuah film yang biasanya direkam dalam format kaser VHS yang didistribusikan oleh pembuat film ke toko2 rental, media, televisi untuk tujuan promosi. Ciri utamanya adalah ditengah2 film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat promosi ata informasi tentang film tsb. Terkadang cuma tampil bbrp detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film. Paling rese kalo tulisannya gede2 gan hahaha…

DVDscr / DVDscreener / BDscr
Sama halnya sama SCR gan cuma ini biasanya dalam format DVD. Kalo ripper-nya jago biasanya tulisannya bisa dihilangkan.. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD (di tempat2 donlot film). Nah kalo BDscr itu jarang ditemui.. ini versi BluRey-nya

VHSRip
Merupakan hasil copyan dari kaset VHS yang sudah dirilis secara resmi. Jaman sekarang sudah mulai jarang tapi paling banyak jenis ini adalah video olahraga, rekaman TV dan tentunya bokep.

DVDRip
Ini merupakan hasil copyan dari DVD yg sudah dirilis secara resmi. Kualitas ini menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan proteksi copy sudah dilumpuhkan oleh si ripper sehingga DVDRip ini mudah untuk di distribusikan. Tipe ini biasanya didistribusikan dalam bentuk SVCD & DVD (dijualin tukang bajak) atau DivX/XviD (di tempat2 donlot film).

TVRip : TVRip (analog)
Ini merupakan film yang direkam dari TV menggunakan peralatan recording seperti recorder VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capturenya dari koneksi coaxial/composite/s-video port. Itu loh kabel merah, kuning, putih yang suka ada dibelakang TV/VCD/DVD Player agan. Kalo yang s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya.
Jenis film-nya sangat variatif.. mulai dr beneran film, dokumenter, tv show, konser musik, video clip, etc.. Kalo si ripper-nya tipe pemalas, semua sama iklan2-nya turut direkam..

HDTV / HD.TVrip
Biasanya film ini merupakan siaran TV episode yg biasanya direkam secara digital dari jaringan siaran TV Kabel / TV digital / TV Satelit. Ciri2 film ini biasanya adanya flicker pada film dan beberapa bagian mengandung artefak (Itu loh yang kayak VCD ngadat trus gambarnya kotak2..). Karena disiarkan melalui TV Cable, biasanya ada tayangan2 extra yg tidak terdapat pada edisi TV biasanya. Semisal, behind the screen, komentar, etc.. TVrip biasanya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512×384

DSR / DSRip (Digital Satellite) / STV
PDTV (Pure Digital) adalah TVrip yg direkam menggunakan TV PCI card digital (pake komputer gan nge-capture-nya). Hasilnya yang terbaik dibanding TVrip yang lain. PDTV biasanya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512×384 dan 640×352 untuk widescreen

DVBRip
Merupakan tipe DSrip hanya saja sumbernya adalah dari TV satelit bertipe DVB-s. Satelite DVB-s inilah yang sekarang ngetrend untuk menerima siaran2 InternetTV. Beberapa provider internet bahkan menggunakan satelit DVB-s ini untuk downlink channel internet mereka dengan alasan penghematan

HR.HDTV
HRHDTV / HR.HDTV (High Resolution High Definition) merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition.
Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition. Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640×352 (360p) dan 960×528 (540p)

720p HDTV
720p HDTV (High Definition – 1280×720 resolution) merupakan film yang mempunyai resolusi High Defenition alias 1280×720 (720p). Biasanya dikemas dalam format Blu-Ray Disk

DDC
DDC = Digital Distribution Copy merupakan versi film yang diambil dari situs2 pendonlotan film semacam Netflix. Film ini merupakan film resmi / legal dan didistribusikan melalui internet.

PPV & VOD
PPV = Pay Per View dan juga VOD = Video-On-Demand merupakan film yang direkam menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar. Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel2 berbintang, klub film, organisasi2 khusus (seminar / workshop), TV kabel, etc..

DivX Re-Enc
DivX re-enc merupakan film yang diambil dari VCD / DVD asli dan di re-encode menjadi file yang lebih kecil bertipe DivX. Tipe ini banyak didapat di hosting file-sharing (rapid*share, hotfile, mediafire, indowebster, etc..) maupun torrent. Kualitas film ini pas-pas-an dan banyak diminati karena ukuran filenya yang kecil.

R5
R5 maksudnya DVD yang dirilis khusus untuk region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Africa, North Korea & Mongolia). Perbedaan mendasar R5 dg versi biasa adlh bahwa versi ini diproduksi dgn transfer langsung telecine / TC tanpa adanya proses pengolahan gambar / rendering / encoding.
Karena tidak ada standar khusus untuk bajakan R5 biasanya bajakan versi ini dilabeli dengan Telecines (TC), DVD Screeners (DVDscr), atau bahkan DVDrips. beberapa pe-rilis bajakan versi ini seperti DREAMLiGHT, mVs & PUKKA melabeli rilis mereka dgn ekstensi file “.R5″.

Unrated
Unrated version = the version you couldn’t see at theatre.
Maksudnya, adegan atau scene yang ga boleh ditayangin dibioskop bisa kamu liat di dvd, seperti adegan nudity, strong sexual, strong violence, dll. Untuk porno tidaknya relatif. Untuk film2 seperti American Pie ya emang isinya jadi hampir semua porno-pornoan. Tapi untuk film seperti The Hills Have Eyes isinya jadi lebih sadis dari versi bioskop/rated. Kalo gw sih malah suka cari yang Unrated version, karna lebih lengkap tanpa adanya pemotongan jadi malah kayak nonton Extended Versionnya.

II. Berdasarkan F.O.R.M.A.T film

Magnetic Tape / Kaset : VHS
VHS = Video Home System merupakan format film paling laris dan paling bertahan lama untuk kelas kaset (pake pita magnetik) gan.. Kehadiran format Betamax dengan versi kaset yang lebih kecil pun tak bisa menyurutkan popularitasnya sampai kemudian ia dilindas oleh kehadiran digitalisasi video dalam format keping cakram padat (Compact Disc). VHS yang pita-nya bisa kusut, pitanya bisa berjamur, nontonnya harus sequensial, butuh peralatan khusus dan mahal untuk proses editing akhirnya harus mengalah pada jaman dan sebentar lagi akan punah.. Oh iya gan… VHS ini ada 2 jenis yakni resolusi 352×240 pixel (NTSC) dan 352×288 (PAL/SECAM).
Pake format inilah pertama kali namanya film bisa di-distribusikan hingga kerumah-rumah. Kalo yang hidup di tahun 90-an pasti tau dong dan sering rental dong kaset VHS yang warna merah dan VHS yang warna biru ? Yes… dari sinilah asal muasal adanya sebutan film biru untuk bokep / XXX karena kaset fimnya adalah VHS berwarna biru.


VCD : VCD, CD-i DV, XVCD, KVCD, DVCD
VCD = Video Compact Disc adalah salah satu penemuan paling spektakuler di bidang media gan.. setelah era pita bertahan cukup lama, kehadiran Compact Disc (CD) memulai era baru di dunia digitalisasi media. VCD berbasis format kompresi MPEG1 dengan bitrate yang konstan (1150kbit) pada resolusi yang sama dgn VHS yakni 352×240 pixel (NTSC) dan 352×288 (PAL/SECAM) karena penemuan ini memang ditujukan untuk menyamai kualitas video VHS. Namun karena kualitas kompresi yang belum begitu baik, kualitas gambar VCD bisa dibilang buruk. Kalo pada VHS gangguan gambar bisa berupa noise atau stripping akibat kerusakan pada pita, maka pada VCD gangguannya berupa artifact (gambar ngadat dan gambar-nya kotak-kotak).
Varian format VCD ada 4 lagi gan yakni CD-i Digital Video, XVCD (eXtended Video CD) , KVCD (K Video Compression Dynamics) dan DVCD (Double VCD). satuan ukuran pada era VCD familiar dengan waktu (menit) bukan kapasitas (MB).


SVCD : SVCD, CVD, XSVCD, RSVCD, MVCD
SVCD = Super Video Compact Disc merupakan pengembangan VCD dan merupakan cikal bakal lahirnya DVD. Kalo VCD menggunakan codec MPEG1 maka SVCD menggunakan codec MPEG2 yang memperbolehkan peningkatan bitrate hingga 2500kbits dan resolusi 480×480 (NTSC) yang kemudian di kompresi ke aspek rasio 4:3 ketika diputar (play). Karena bitrate bersifat variabel, maka durasi menit pada satu keping CD bisa tidak sama. Bisa 35 s/d60 menit. Bitrate yang bersifat variabel inilah yang memungkinkan peningkatan kualitas pada gambar. Dimana jika scene detil maka bitratenya akan tinggi dan sebaliknya. Analogi gampangnya, jika scene adalah gambar ruangan, pasti akan mengandung bitrate lebih tinggi (karena detail-nya banyak) dibanding ketika scene hanya menyorot dinding warna putih misalnya.
Varian format SVCD ada CVD (China Video Disc), XSVCD (eXtended Super VCD), RSVCD (RoBa SVCD) dan MVCD (Mole VCD).
DivX = Digital Video Express dan XviD merupakan format yang paling sering dipakai untuk meng-encoding serta distribusi film saat ini. Format ini paling digemari karena mimiliki kemampuan kompresi yang sangat baik tanpa banyak kehilangan kualitas gambar.
DivX adalah versi pertama dan paling populer sampai kemudian DivX, Inc. (sebelumnya DivXNetworks, Inc.) memutuskan untuk mengkomersialkan codec ini maka orang-orang beralih ke versi XviD (tandingannya) yang tidak saja bersifat Open Source tapi juga mempunyai kelebihan dibanding DivX.
Ada 2 jenis codec DivX yaitu MPEG-4 Part 2 (DivX codec standar) dan H.264/MPEG-4 AVC (DivX Plus HD codec).
Di era kemunculan, DivX & XviD ini hanya bisa dimainkan di komputer dan butuh aplikasi DivX player. Namun sekarang ini sudah hampir semua player bisa memutar format ini bahkan DVD portabel yang dijual di pasaran walau distribusi format ini banyak dilakukan di internet (bukan dalam keping CD)

x264
Seperti diterangkan sebelumnya gan, bahwa x264 merupakan salah satu dari jenis codec DivX / XVid untuk meng-encoding video ke bentuk H.264/MPEG-4 AVC (Advanced Video Coding) stream.

DVD : DVD-R, DVD+R, MiniDVD & DVD-RAM
DVD = Digital Versatile Disc / Digital Video Disc merupakan peningkatan dari media CD sebelumnya. Bentuk ini digemari karena ia menggunakan seluruh kemampuan codec MPEG2 sehingga diperoleh kualitas video-audio yang maksimal. Besaran kapasitas DVD lebih dari 6X lipat dibanding media CD (VCD, SVCD) yakni sebesar 4,7GB. Dikemudian hari juga ditemukan sistem penulisan DVD dual layer (DL) sehingga memungkinkan penyimpanan data meningkat 2X lipat menjadi 8,5GB per keping.
DVD-R (minus) & DVD+R (plus) hanyalah masalah perang standar. Bahwa DVD- adalah standar dari Konsorsium DVD sementara DVD+ adalah standar dari ISO. Dulu konsumen sempat direpotkan oleh hal ini tapi belakangan semua vendor kompak mengeluarkan DVD Drive (pembaca DVD) yang bisa membaca kedua-duanya.
Oh iya gan.. di awal kemunculannya, versi DVD ini dibagi menjadi beberapa region karena urusan hak cipta / DRM (Digital Right Management). Ada region 0 sampai 8. Cuma yang beredar di pasaran adalah region 1 sampai 6. Untuk tau area mana aja yang mencakupi tiap region bisa di cek disini
MiniDVD sendiri adalah versi mungil dari keping DVD dimana kapasitasnya hanya 1,4GB per keping untuk Single Layer (SL)dan 2,8GB untuk Dual Layer (DL). Penggemar movie tidak menyukai format ini karena kapasitasnya yang kecil namun biasanya format ini digunakan oleh para videografer amatir / handycam user.
DVD-RAM = DVD–Random Access Memory merupakan standar baru yang dikeluarkan Forum DVD dimana ia memiliki sistem built-in error control, defect management dan sistem aksesnya yang hampir menyerupai Hard Disk. Kekuatan utamanya ada di umur. Karena fisiknya yg tersimpan rapi dan ada kontrol kesalahan ia diharapkan dapat menyimpan data sekitar 30 tahun. Dan ini yang menyebabkan format ini lebih disukai sebagai media penyimpanan arsip / data dibanding untuk distribusi film.

BluRay
BluRay = BD / Blu-ray = Blue-Violet Laser merupakan peningkatan optical disc sebelumnya yakni DVD. Karena kapasitasnya yang sangat besar (25GB per layer dan dapat ditulis hingga 2 layer) ia sering digunakan sebagai media penyimpanan untuk High Defenition Video, tentunya selain untuk penyimpanan data dan kaset PlayStation / PS3.
Berbeda dengan media DVD yang disinari dengan Red Laser dgn panjang gelombang 650nanometer, maka laser biru-ungu menggunakan panjang gelombang 405 nanometer sehingga dimungkinkan untuk penulisan / burn data yang lebih rapat. Hal ini yang membuat secara teoritis BluRay Disk mampu menampung hingga 100GB / layer di kemudian hari.
Berikut perbandingan resolusi format video digital :
* 352×288/240 (250 lines at low-definition): Video CD (PAL/NTSC)
* 720×576/480 (500 lines): DVD, miniDV, Digital8 (PAL/NTSC)
* 720×576/480 (380 lines): Widescreen DVD (PAL/NTSC)
* 1280×720 (680 lines): Blu-ray, D-VHS
* 1440×1080 (760 lines): miniHDV, D-VHS
* 1920×1080 (1020 lines): Blu-ray
Kelihatan kan BluRay dapat menampung video yang high definition..


III.Berdasarkan C.O.N.T.A.I.N.E.R (TIPE FILE) film

AVI >> .avi
AVI, RIFF, CODEC, Indeo, Cinepak, VDOWave, QPEG, MPEG-4
AVI = Audio Video Interleave merupakan container multimedia (video+audio) yang diperkenalkan oleh microsoft taon 1992 sebagai bagian dari teknologi Windows untuk video gan.. Sebelumnya, AVI ini dikembangkan oleh Matrox OpenDML Group di taon 96 tapi kurang tenar. Makanya AVI yg sekarang beredar luas dikenal sbg AVI 2.0. AVI ini mendukung streaming video dan audio secara multiple dan dapat di mainkan (playback) secara synchronous. Container ini bisa dikenali dengan ekstensi file .avi
AVI ini adalah turunan / pengembangan dari format RIFF (Resource Interchange File Format) dimana untuk menghasilkan file ini dibutuhkan proses digitalisasi yang sering disebut dgn encoding / decoding. Software inti untuk pemroses ini sering disebut CODEC yang merupakan singkatan dari (en)coder/decoder. Berbagai metode dikembangkan untuk memperoleh hasil AVI yang paling baik sehingga melahirkan banyak varian dan pengembangan dari AVI versi awal. Beberapa codec untuk AVI yang terkenal antara lain :
- Full Frame (Uncompressed) (ini file-nya yang segede2 gaban gan…)
- Intel Real Time (Indeo)
- Cinepak
- Motion JPEG
- Editable MPEG
- VDOWave
- ClearVideo / Real Video
- QPEG
- MPEG-4 (ini yang tingkat kompresi-nya paling kecil)
Walau varian2 AVI ini sudah cukup banyak, masihlah ia punya berbagai kelemahan gan terutama di tingkat kompresi dan penggunaannya di era Internet. Untuk mengatasi masalah tersebut lahirlah bbrp format baru seperti Matroska, Ogg, MP4, FLV yang nanti akan dijabarkan satu persatu.

MPG : MPEG1, MPEG2, MPEG3, MPEG4
MPEG = Moving Picture Experts Group adalah kumpulan para ahli yang dibentuk oleh ISO untuk membuat suatu standar bagi kompresi audio dan video dan mulai tenar sekitar taon 2005.
MPEG-1 (1993) di desain agar video dan audio di-encoding ke dalam bitrate Compact Disc. Pertama kali digunakan untuk VCD (Video CD), kemudian SVCD dan untuk DVD low quality.
MPEG-2 (1995) di desain untuk container siaran televisi berkualitas broadcast (Televisi Digital). Namun penggunaannya paling tenar adalah untuk DVD. Kelebihannya dibanding MPEG-1 adalah mendukung interlacing dan high defenition sehingga scope penggunaannya lebih luas.
MPEG-3 diperuntukkan untuk container HDTV sehingga ia redundant dan disatukan ke standar MPEG-2. Jadi MPEG-3 dilenyapkan. Jangan bingung dengan istilah MP3 (audio).. itu tidak sama gan..! MP3 adalah MPEG-1 Audio Layer 3.
MPEG-4 (1998) lebih kompleks dr yg sebelumnya dan mempunyai faktor kompresi yang lebih tinggi dan lebih ditujukan untuk standar multimedia pada perangkat fixed dan mobile web.
Varian dari tipe ini adalah MPEG-4 Part 2 (Simple and Advanced Simple Profile) dan MPEG-4 AVC (or MPEG-4 Part 10 or H.264). Ini yang digunakan untuk HD DVD dan juga BluRay Disc.

Masih ada standard MPEG yang lain untuk tujuan spesifik seperti :
MPEG-7 (2002) merupakan standar untuk pencarian & deskripsi content multimedia
MPEG-21 (2001) merupakan framework multimedia
dan MPEG-A, MPEG-B, MPEG-C, MPEG-D, MPEG-E, MPEG-M, MPEG-U, MPEG-V, MPEG-M, MPEG-U yang jarang kita temukan namun banyak dipakai untuk tujuan2 spesifik.

Quicktime >> .mov .qt .qtvr
QuickTime merupakan framework multimedia yang dikempangkan oleh Apple Inc. dengan kemampuan untuk menjadi container bagi video digital, 3d Models, suara, text, animasi, musik, gambar panorama dan multimedia interaktif. Versi terakhir dari Quicktime yakni versi X (10.0) hanya tersedia untuk operating system (OS) MacOs X. Container ini biasa kita kenali dengan file ekstensi .mov, .qt dan .qtvr.
Karena ia bersifat framework maka ia bisa menampung container lain seperti :
Audio :
* Apple Lossless
* Audio Interchange (AIFF)
* Core Audio File (CAF)
* Digital Audio: Audio CD – 16-bit (CDDA), 24-bit, 32-bit integer & floating point, and 64-bit floating point
* MIDI
* MPEG-1 Layer 3 Audio (.mp3)
* MPEG-4 AAC Audio (.m4a, .m4b, .m4p)
* DRM-protected audio from the iTunes store
* QDesign Music
* Qualcomm PureVoice (QCELP)
* Sun AU Audio
* ULAW and ALAW Audio
* Waveform Audio (WAV)
Video :
* 3GPP & 3GPP2 file formats
* AVI file format
* Bitmap (BMP) codec and file format
* DV file (DV NTSC/PAL and DVC Pro NTSC/PAL codecs)
* Flash & FlashPix files
* GIF and Animated GIF files
* H.261, H.263, and H.264 codecs
* JPEG, Photo JPEG, and JPEG-2000 codecs and file formats
* MPEG-1, MPEG-2, and MPEG-4 Video file formats and associated codecs (such as AVC)
* Quartz Composer Composition (.qtz, Mac OS X only)
* QuickTime Movie (.mov) and QTVR movies
* Sorenson Video 2 and 3 codecs
* Other video codecs: Apple Video, Cinepak, Component Video, Graphics, and Planar RGB
* Other still image formats: PNG, TIFF, and TGA
* Cached information from streams: QTCH
Untuk film, format ini jarang digunakan.. QuickTime banyak digunakan untuk distribusi video2 e-learning, tutorial, trailer film, etc..

ASF >> .asf .wmv .wma
ASF = Advanced Systems Format (sebelumnya Advanced Streaming Format, Active Streaming Format) merupakan container multimedia buatan Microsoft khusus untuk streaming media. ASF merupakan bagian dari Windows Media Framework. Karena ia diperuntukkan untuk streaming, maka selain bisa di play di PC, ia ditujukan dapat dimainkan pada Server Media Digital maupun server HTTP. ASF File yang paling sering kita lihat adalah Windows Media Audio (WMA) dan Windows Media Video (WMV).
Kelebihan format ini (tentunya selain kompresi) ialah bahwa ia bisa menyimpan metadata (seperti ID3tag-nya MP3) sehingga ia dapat menyimpan data seperti siapa artisnya, albumnya, genre-nya, director-nya etc.. Selain itu ia juga dipersenjatai dgn DRM (Digital Rights Management) untuk perlindungan Hak Cipta (***ini yang membuat tipe ini ngga diminati).
ASF ini sempat naik daun untuk streaming di Internet melalui protocol MMS & RTSP. Namun sejak kemunculan FLVServer, format ini banyak ditinggalkan.. APa itu FLV, lanjut dulu gan bacanya…!
Oh iya, satu lagi yang buat format ini makin tak diminati adalah untuk encoding ia membutuhkan framework DMO (DirectX Media Objects) untuk mendampingi codec-nya. Dgn kata lain, itu mahal kapten !

DMF >> .divx .xvid
DMF = DivX Media Format atau DivX 6 adalah format file yang paling diminati saat ini dalam distribusi film underground. Ia tidak lagi jadi sekedar codec atau player tapi juga sbg container multimedia yang biasa kita jumpai sebagai file .divx
Adapun fitur dari DMF antara lain :
o Interactive video menus
o Multiple subtitles (XSUB)
o Multiple audio tracks
o Multiple video streams (for special features like bonus/extra content, just like on DVD-Video movies)
o Chapter points
o Other metadata (XTAG)
o Multiple format
o Partial backwards compatibility with AVI
Ada 2 jenis codec DivX yaitu MPEG-4 Part 2 (DivX codec standar) dan H.264/MPEG-4 AVC (DivX Plus HD codec).
Varian lain dari DMF ini adalah DivX VOD (Video on Demand) yang menambahkan digital rights management (DRM) di dalamnya untuk urusan hak cipta.
Pada awal maret 2010 (barusan gan..), DivX sudah memasuki versi 8.
Perbedaan antara divX dan Xvid adalah DivX merupakan versi pertama dan paling populer sampai kemudian DivX, Inc. (sebelumnya DivXNetworks, Inc.) memutuskan untuk mengkomersialkan codec ini maka orang-orang beralih ke versi XviD (tandingannya) yang tidak saja bersifat Open Source tapi juga mempunyai kelebihan dibanding DivX.

DivX HD : H.264 + AAC
DivX Plus HD sebenarnya adalah nama marketing untuk tipe file yang menggunakan standar Matroska dimana ia mengandung H.264 video bitstream, AAC surround audio dan sejumlah tag XML untuk metadata. Codec untuk tipe ini dikenal dengan H.264/MPEG-4 AVC dan ia masih bagian dari DMF (lihat keterangan DMF diatas gan..)

3GP >> .3gp .3g2
3GP (3GPP file format) adalah container multimedia yang dibuat oleh Third Generation Partnership Project (3GPP) untuk jaringan multimedia bertipe 3G UMTS. Ini banyak dipakai untuk distribusi file multimedia di perangkat handheld / handphone 3G. Walau begitu, ia tetap dapat dijalankan di jaringan telepon 2G maupun 4G.
Sementara 3G2 (3GPP2 file format) persis sama dengan 3GP tapi dikhususkan untuk jaringan 3G CDMA2000.
Container 3GP menyimpan video sebagai MPEG-4 Part 2 atau H.263 atau MPEG-4 Part 10 (AVC/H.264), dan audio sebagai AMR-NB, AMR-WB, AMR-WB+, AAC-LC, HE-AAC v1 atau Enhanced aacPlus (HE-AAC v2).
3GP ini sering digunakan untuk IP Multimedia Subsystem (IMS), Multimedia Messaging Service (MMS), Multimedia Broadcast/Multicast Service (MBMS) dan Transparent end-to-end Packet-switched Streaming Service (PSS).
Namun entah kenapa, karena dukungan provider telekomunikasi yang lambat (nyediain MMS aja lama bgt) ia hanya diminati untuk pertukaran file antar handphone dengan menggunakan protokol Bluetooth terutama untuk tuker2an film bokep.

relasi antara ISO, MP4, 3GP dan 3G2

AVCHD >> .mts .m2tsAVCHD = Advanced Video Coding High Definition dikembangkan oleh Sony & Panasonic dan merupakan container untuk high defenition video. Mulainya ia digunakan untuk format penyimpanan pada camcorder / handycam dimana medianya bisa berupa Mini-DVD, har-disk drive dan removable flashmedia seperti SD/SDHC dan dan Memory Stick. Selanjutnya, Canon dan JVC mengikuti jejak mereka mengadopsi tipe ini ke produk2 keluaran mereka. AVCHD sering kita jumapi sebagai file ber-ekstensi .mts atau .m2ts dan kompatibel dengan format Blu-ray disc dan HD-DVD.
AVCHD menggunakan kompresi video dari codec MPEG-4 AVC/H.264 (AVC) untuk video dan Dolby AC-3 (Dolby Digital) atau linear PCM untuk audionya.
Dan untuk kualitas gambar, AVCHD selalu menggunakan format high defenition baik itu 720p, 1080i maupun 1080p.

Real Media >> .rm .rmvb
RealMedia merupakan containar buatan RealNetworks yang biasa kita jumpai dalam file ber-ekstensi .rm. Tipe ini dikeluarkan untuk menandingi ASF keluaran Microsoft dalam memperebutkan kue streaming internet. Streaming .rm ini menggunakan kompresi constant bitrate (CBR).
Sekarang, RealNetworks mengembangkan container baru dengan kompresi variable bitrate (VBR) yang disebut RMVB (RealMedia variable bitrate). RMVB menggunakan codec x264 dan popular dalam distribusi film2 asia di komunitas2 file sharing seperti BitTorrent, eDonkey dan Gnutella
Semenjak kemunculan FLVServer, tipe ini pun turut dilibas..

Matroska >> .mkv .mka .mks
Matroska = Matroska Multimedia Container adalah container paling yahut saat ini. Selain ia merupakan Open Standard dan FREE ia juga dapat menampung video, audio, gambar dan subtitle dengan jumlah UNLIMITED pada 1 file. Matroska mempunyai kemiripan dengan AVI, MP4 atau ASF hanya saja ia bersifat open specification dan banyak diiimplementasikan bersama aplikasi2 open source.
Matroska sering kita jumpai dalam bentuk file .MKV untuk video (termasuk audio dan subtitle), .MKA untuk audio saja dan .MKS untuk subtitle saja.
Matroska merupakan bhs serapan english dari bahasa rusia matryoshka (????????) yang maksudnya nesting doll.

OGG >> .ogv .oga .ogx .ogg .spx
OGG juga open standar dan FREE namun ia dikelola oleh Xiph.Org Foundation. Dia ditujukan untuk streaming multimedia yang lebih efisien dan memanipulasi fiel multimedia berkualitas tinggi.
Pada Ogg, video diencoding dengan codec Theora dan layer audio oleh codec Vorbis untuk model lossy (menurunkan kualitas video sumber). Untuk yang looseless (tanpa pengurangan kualitas) ia memakai codec OggUVS untuk video dan FLAC / OggPCM untuk audionya.
Dulu, Ogg-Vorbis, Ogg versi audio saja, sempat menantang keberadaan format musik MP3. Ia lebih baik dalam hal kompresi (besar file) dan kualitas suara (bitrate). Namun kadung MP3 duluan populer, Ogg-Vorbis ini kurang dilirik orang.
Karena kepopuleran Ogg justru dibawa oleh audionya, maka Xiph.Org pada 2007 hanya menggunakan file ekstensi .ogg untuk Ogg-Vorbis (audio) saja. Sementara untuk videonya dibuat ekstension baru yakni .ogv untuk video+suara, .oga hanya untuk audio (sama dgn .ogg), .ogx untuk aplikasi dan .spx untuk keperluan experimental.

Flash Video >> .flv .f4v .f4p .f4a .f4b .swf
Flash Video merupakan container streaming bikinan Adobe (dulunya dikembangkan Macromedia namun Macromedia akhirnya diakuisisi oleh Adobe). FLV baru muncul pada versi Adobe Flash Player versi 6 dimana versi-versi sebelunya ditujukan untuk pembuatan animasi flash di web (swf).
Sekarang ada 2 tipe Flash video yakni FLV dan F4V.
Video dan audio dalam FLV diencoding dengan ycara yang sama dengan file SWF (Animasi Flash) sementara F4V berbasis ISO dan baru di dukung pada flash player versi 9.
Format ini di intrenet paling merajalela dan dikenal dengan idiom “tube” karena ia pertama kali booming oleh YouTube dan kemudian diikuti oleh Google Video, Yahoo! Video, Vimeo, metacafe, Reuters.com, dll..
jenis file flash video saat ini ada 4 macam takni :
.f4v = Video untuk Adobe Flash Player,
.f4p = Video terproteksi untuk Adobe Flash Player
.f4a = Audio untuk Adobe Flash Player
.f4b = Audio Book untuk Adobe Flash Player
Tipe media yang di dukung FLV adalah :
* Video: On2 VP6, Sorenson Spark (Sorenson H.263), Screen video, H.264
* Audio: MP3, ADPCM, Linear PCM, Nellymoser, Speex, AAC, G.711 (reserved for internal use)
sementara Tipe media yang di dukung F4V adalah :
* Video: H.264
* Images (still frame of video data): GIF, PNG, JPEG
* Audio: AAC, HE-AAC, MP3

IV. Berdasarkan S.C.E.N.E — T.A.G.S film

PROPER
Aturan main di kalangan uploader movie underground itu yang pertama ngerilis Telesync (TS) itulah pemenangnya. Namun adakalanya kualitasnya ngga bagus2 amat. Nah kalo grup uploader merilis film yang sama dgn kualitas yg lebih bagus, maka ditambahkan tags PROPER pada judul thread gan..
Jadi tags PROPER ini sangat subjektif gan, terkadang kita ngga tau bedanya dengan rilis pertama. Bahkan ada yang sengaja nge-tag PROPER biar uploader ngga kelihatan malu kalo terlambat ngerilis film terbaru. Satu yang pasti, uploader sejati selalu menyertakan alasan kenapa di tag PROPER pada NFO file

SUBBED / UNSUBBED
SUBBED adalah tag untuk film yang mengandung subtitle gan..
Ada 3 jenis SUBBED yakni :
- HARDSUB / open subtitles dimana subtitle-nya disatukan langsung pada videonya gan frame by frame. Jadi ngga perlu alat / aplikasi khusus untuk menampilkan subtitlenya karena sudah jadi satu kesatuan dengan videonya.
Pada VCD bahkan ada yang sampai bikin dua sampai 3 subtitle pada videonya sampe menuh2in layar gan. Pada SVCD paling ditemui 1 subtitle karena ia sudah mendukung switching subtitle.
gambar penampakan dual subbed:

Kelebihannya :
Karena ia menyatu dengan videonya maka subtitlenya bisa diberi special FX semacam ditebelin, dimiringin, dikasih warna, ganti font, etc.. Ini yang digemari di cd/dvd karaoke.
Kekurangannya :
Subtitlenya ngga bisa dihilangkan
- PRE-RENDERED SUBS dimana subtitle dipisahkan dari frame video namun di overlay (ditimpakan) diatas video streaming ketika dimainkan (playback). Model ini yang digunakan pada DVD sehingga dapat menampung sekian bahasa dalam satu film. Peran hardware diperlukan disini untuk menampilkan atau mematikan subtitlenya gan..tau hardwarenya apaan gan ?

Yupe..!! remote gan hehehehe…
- SOFTSUB / Closed Subtitles dimana subtitle berbentuk file yang didalamnya ada text yang diberi tanda2 khusus dan tanda waktu (timestamp) yang akan ditampilkan selama dimainkan (playback). File ini membutuhkan dukungan dr player untuk menampilkannya. Ini yang sering di pake untuk fansubs film2 anime.
Biasanya softsub ini dikenali dengan adanya file2 tambahan pada film yang dikenal dengan subrib. Filenya biasanya dengan ekstensi .srt , .ass , .ssa , .sub+.idx. Atau lebih lengkapnya dapat dilihat disini.
UNSUBBED
Jika suatu film udah pernah dirilis dengan versi SUBBED, maka versi UNSUBBED (tanpa subtitle) dapat di rilis kemudian.

HARDSUB / SOFTSUB
Istilah ini udah diterangkan di bagian SUBBED/UNSUBBED gan..

LIMITED
Tag LIMITED biasanya disematkan ke film yang seyogyanya di pertontonkan di sedikit teater / bioskop atau bilanglah peredarannya terbatas atau dibatasi. Biasanya ngga lebih dr 250 bioskop. Biasanya, selain karena filmnya ekslusif juga karena filmnya berdurasi singkat atau bisa juga karena bersifat indie.. Kalo agan2 pernah mendengar festifal film JIFFEST, nah kalo filmnya beredar pasti di tag LIMITED sama si uploader.


INTERNAL
Seperti namanya, rilis film dengan tag INTERNAL adalah film yang dirilis untuk keperluan Internal saja. Ada beberapa alasan kenapa dibuat INTERNAL. Antara lain, karena rilis film tersebut belum memenuhi standar2 rilis film seperti belum ada subtitle, encoding yang salah, etc.. Sehingga film ini hanya di distribusikan / dipertukarkan di kalangan grup uploader itu sendiri atau site tertentu aja. Skenario contoh misalnya, si A udah dapat film Matrix yang belum ada subtitle-nya maka ia akan rilis film itu di grupnya dia. Nanti si B punya subtitlenya maka akan di gabung ke film tersebut dan siap di rilis ke publick atas nama group mereka.

STV
STV = Straight To Video adalah film yang tidak pernah dikeluarkan ke bioskop. Oleh karenanya, film STV jarang diminati karena biasanya kurang promosi

WS / FS
WS = Widescreen dan FS = Fullscreen adalah aspek rasio atau perbandingan panjang : lebar resolusi film .

Untuk yang WS aspek rasionya adalah 16 : 9. Kalo untuk FS itu 4 : 3.

RECODE
RECODE adalah rilis sebelumnya yang di encoding ulang biasanya menggunakan aplikasi TMPGenc untuk membuang subtitel, merubah aspek rasio gambar, memperbaiki warna, etc..

REPACK
Kalau suatu grup uploader sebelumnya merilis film yang jelek (bad rip) maka mereka akan merilis versi REPACK yang memperbaiki masalah tersebut. Untuk membedakannya dengan PROPER, biasanya PROPER itu untuk masalah kualitas gambar sementara REPACK ke masalah kesalahan teknis semisal aspek rasio yg salah, gambar lag atau patah2, lypsinc (suara sama mulut ngga sinkron), etc..

DUPE
Tags DUPE disematkan kalo film itu adalah duplikasi / copyan rip yang sudah ada. Biasanya tag ini disematkan oleh pihak ketiga. Misal si uploader X mengupload film Hulk di website anu. Trus si uploader Y entah nemu dimana mengupload film yang sama di website anu juga. Maka biasanya si Moderator atau user yang udah kadung mendownload jadi tau kalo itu sama dan akan memberi tahu / mengganti langsung judul thread dengan DUPE atau *DUPE*

NUKED
Adalah film yang dirilis tapi jelek akhirnya di bom nuklir (NUKE) hehehe.. hiperbola ya.. maksudnya sih ini fim jangan di donlot deh.. Banyak alasan kenapa suatu film dilabeli dengan NUKE / NUKED antara lain BAD FPS, BAD A/R, BAD IVTC & INTERLACED.. Penjelasannya liat dibawah ya gan..

BAD FPS
Adalah film yang dirilis tidak memenuhi standar frame rate video yakni sekitar ~24fps.

BAD A/R
Adalah film yang dirilis tidak memenuhi standar aspek rasio video yang bener.
Bad IVTC (inverse telecine) adalah film yang kualitas gambarnya menurun / buruk sebagai akibat mengkonversi film dari frame rate 30fps ke 24fps untuk memperkecil file.
INTERLACED
Adalah film yang gambarnya ada garis2 hitam yang disebut dengan INTERLACING akibat encoding yang gak bener sehingga pergerakan tata letak field order jadi ngaco..

DC
Adalah rilis film masih berupa DC = Director Cut = Editan si Director film. Biasanya belum masuk badan sensor atau final release. Karena setelah masuk badan sensor atau sebelum dirilis biasanya ada bbrp adegan yang dipotong untuk menyesuaikan dengan etika, jam tayang, etc..
Be the first to like this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*


Konsep dasar video

Konsep dasar video

Picture Digital video adalah jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Biasanya digital video direkam dalam tape, kemudian didistribusikan melalui optical disc, misalnya VCD dan DVD. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menghasilkan video digital adalah camcorder, yang digunakan untuk merekam gambar-gambar video dan audio, sehingga sebuah camcorder akan terdiri dari camera dan recorder.

Sebuah video terdiri dari beberapa element yang dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Frame Rate
Ketika serangkaian gambar mati yang bersambung dimainkan dengan cepat dan dilihat oleh mata manusia, maka gambar-gambar tersebut akan terlihat seperti sebuah pergerakan yang halus. Jumlah gambar yang terlihat setiap detik disebut dengan frame rate. Diperlukan frame rate minimal sebesar 10 fps (frame per second) untuk menghasilkan pergerakan gambar yang halus. Film-film yang dilihat di gedung bioskop adalah film yang diproyeksikan dengan frame rate sebesar 24 fps, sedangkan video yang dilihat pada televisi memiliki frame rate sebesar 30 fps (tepatnya 29.97 fps). Frame rate digunakan sebagai format standar NTSC, PAL dan SECAM yang berlaku pada negara-negara didunia.

2. Aspect Ratio
Pixel aspect ratio menjelaskan tentang ratio atau perbandingan antara lebar dengan tinggi dari sebuah Pixel dalam sebuah gambar. Frame aspect ratio menggambarkan perbandingan lebar dengan tinggi pada dimensi frame dari sebuah gambar. Sebagai contoh, D1 NTSC memiliki pixel aspect ratio 0.9 (0.9 lebar dari 1 unit tinggi) dan memiliki pula pixel aspect ratio 4:3 (4 unit lebar dari 3 unit tinggi). Beberapa format video menggunakan frame aspect ratio yang sama tetapi memakai pixel aspect ratio yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa format NTSC digital menghasilkan sebuah 4:3 frame aspect ratio dengan square pixel (1.0 pixel aspect ratio) dan dengan resolusi 640 x 480. sedangkan D1 NTSC menghasilkan frame aspect ratio yang sama yaitu 4:3 tetapi menggunakan rectangular pixel (0.9 pixel aspect ratio) dengan resolusi 720 x 486. Pixel yang dihasilkan oleh format D1 akan selalu bersifat rectangular atau bidang persegi, akan berorientasi vertikal dalam format NTSC dan akan berorientasi horisontal dalam format PAL. Jika menampilkan rectangular pixel dalam sebuah monitor square pixel tanpa alterasi maka gambar yang bergerak akan berubah bentuk atau mengalami distorsi. Contohnya lingkaran akan berubah menjadi oval. Tetapi bagaimanapun juga apabila ditampilkan pada monitor broadcast, gambar gerak akan ditampilkan secara benar.

3. Resolusi Spasial dan Frame Size

Lebar dan tinggi frame video disebut dengan frame size, yang menggunakan satuan piksel, misalnya video dengan ukuran frame 640×480 piksel. Dalam dunia video digital, frame size disebut juga dengan resolusi. Semakin tinggi resolusi gambar maka semakin besar pula informasi yang dimuat, berarti akan semakin besar pula kebutuhan memory untuk membaca informasi tersebut. Misalnya untuk format PAL D1/DV berukuran 720×576 piksel, format NTSC DV 720×480 piksel dan format PAL VCD/VHS (MPEG-1) berukuran 352×288 piksel sedangkan format NTSC VCD berukuran 320×240 piksel.

4. Level Bit

Dalam dunia komputer, satuan bit merupakan unit terkecil dalam penyimpanan informasi. Level bit atau Bit depth menyatakan jumlah atau banyaknya bit yang disimpan untuk mendeskripsikan warna suatu piksel. Sebuah gambar yang memiliki 8 bit per piksel dapat menampilkan 256 warna, sedangkan gambar dengan 24 bit dapat menampilkan warna sebanyak 16 juta warna. Komputer (PC) menggunakan 24 bit RGB sedang sinyal video menggunakan standar 16 bit YUV sehingga memiliki jangkauan warna yang terbatas. Untuk itu perlu berhati-hati apabila membuat video untuk ditayangkan di TV, karena tampilan warna di layar monitor PC berbeda dengan tampilan di layar TV. Penentuan bit depth ini tergantung pada sudut pemisah antara gambar yang diterima oleh kedua mata. Sebagai contoh, pada layar datar, persepsi kedalaman suatu benda berdasarkan subyek benda yang tampak.

5. Laju Bit

Laju bit disebut juga dengan nama laju data. Laju bit menentukan jumlah data yang ditampilkan saat video dimainkan. Laju data ini dinyatakan dalam satuan bps (bit per second). Laju data berkaitan erat dengan pemakaian dan pemilihan codec (metode kompresi video). Beberapa codec menghendaki laju data tertentu, misalnya MPEG-2 yang digunakan dalam format DVD dapat menggunakan laju bit maksimum 9800 kbps atau 9,8 Mbps, sedangkan format VCD hanya mampu menggunakan laju bit 1,15 Mbps.

6. Format Video
Sama halnya dengan file suara dan gambar, teknik kompresi dari video menghasilkan banyak format file video bermunculan. Berikut adalah formati file video yang lazim digunakan:

ASF (Advanced System Format)
  1. Dibuat oleh Microsoft sebagai standar audio/video streaming format
  2. Bagian dari Windows Media framework
  3. Format ini tidak menspesifikasikan bagaimana video atau audio harus di encode, tetapi sebagai gantinya menspesifikasikan struktur video/audio stream. Berarti ASF dapat diencode dengan codec apapun.
  4. Dapat memainkan audio/video dari streaming media server, HTTP server, maupun lokal.
  5. Beberapa contoh format ASF lain adalah WMA dan WMV dari Microsoft.
  6. Dapat berisi metadata seperti layaknya ID3 pada MP3
  7. ASF memiliki MIME “type application/vnd.ms-asf” atau “video/x-ms-asf”.
  8. Software : Windows Media Player
AVI ( Audio Video Interleaved )
diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1992 sebagai bagian dari teknologi Video for Windows miliknya. File AVI menyimpan data audio dan video pada struktur interleaved. File ini hanya berupa kontainer- dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG, Divx atau WMV.


MOV (Quick Time)
adalah teknologi multimedia sekaligus format file yang dikembangkan oleh Apple Computer dan pertama sekali diprkenalkan pada tahun 1991. file Quicktime adalah kontainer multimedia yang terbentuk atas satu atau lebih track seperti audio, video, teks atau efek digital. Masing-masing track mengandung media track, baik itu media stream yang telah di encode atau pointer-pointer pada file eksternal. codec yang digunakan untuk compress dan decompress data di Quicktime diantaranya MP3, JPEG, Divx, Cinepak, Sorensen dan bahkan MPEG-2 dan MPEG-4. Oleh sebeb itu, quicktime lebih cocok digunakan untuk aplikasi internet dibandingkan AVI.
OGM ( Ogg Media File )
Adalah format kontainer untuk audio, video dan subtitle. Sebagaimana AVI, format ini juga mendukung multiple audio track, bahkan dengan format yang berbeda (seperti MP3 dan WAV). OGM juga memungkinkan integrasi audio Ogg Vorbis. Codec video yang sering digunakan dalam files OGM adalah Xvid. Untuk membuka file OGM di windows diperlukan paket software yang disebut Ogg Vorbis Direct Filter dan dapat diperoleh di www.tobias.everwicked.com


Matroska
Format video favorit saya ini adalah format multimedia gratis (open source format). Format ini, dengan ekstensi file dari '. Mkv', didasarkan pada EBML (Extensible Binary Meta Language), yang memungkinkan perubahan harus dilakukan dengan mudah jika perlu, tanpa melanggar mendukung file lama. Inilah sebabnya mengapa dikatakan bahwa "Matroska dirancang dengan masa depan dalam pikiran".

Matroska bukanlah video codec seperti yang sering berpikir untuk menjadi, tetapi sebuah wadah, atau sebuah amplop yang dapat menampung banyak codec yang berbeda pada waktu yang sama. Sesuai namanya (Rusia boneka berbentuk telur yang terkandung dalam satu sama lain) Matroska dapat berisi video (DivX, Xvid, RV9, dll), suara (MP3, MP2, Ogg, AC3, AAC, DTS, PCM), serta sub judul (SRT, ASS, SSA, USF, dll) di file yang sama. Tujuan pengembangan Matroska adalah untuk memberikan yang fleksibel dan lintas-platform alternatif ke AVI, ASF, MP4, MPG, MOV, dan RM. Fitur utamanya termasuk cepat mencari, pemulihan kesalahan tinggi, modularly diperpanjang, dipilih subjudul dan audio stream, bab entri, menu, dan streamable melalui internet. An example of a Matroska file is a complete video file that includes a video stream and an audio stream, as well as subtitles and a menu system.
Contoh sebuah file Matroska file video yang lengkap yang meliputi aliran video dan audio streaming, serta sub judul dan sistem menu.
Ketika saya senang banget mendownload film dalam format ini, karena file ini menampilkan gambar film kualitas dvd yang besarnya 4 GB hanya dengan ukuran 500 MB saja.

3GP (3GPP format file)
Adalah sebuah multimedia container format yang ditetapkan oleh Third Generation Partnership Project (3GPP) untuk 3G UMTS jasa multimedia. It is used on 3G mobile phones but can also be played on some 2G and 4G phones. Yang digunakan di 3G ponsel, tetapi juga dapat dimainkan pada beberapa 2G dan 4G telepon.

Flash Video
Adalah sebuah wadah format file yang digunakan untuk mengirim video melalui Internet menggunakan Adobe Flash Player (awalnya diproduksi oleh Macromedia) versi 6-10. Konten video flash juga mungkin tertanam di dalam SWF file. Ada dua format file video yang berbeda didefinisikan oleh Adobe Systems dan didukung dalam Adobe Flash Player: FLV dan F4V. Audio dan video FLV data dalam diencode dalam cara yang sama ketika mereka berada dalam file SWF. Yang terakhir format file F4V didasarkan pada basis ISO format file media dan didukung dimulai dengan Flash Player 9 Update 3.

3G2 (3GPP2 format file)
Adalah wadah multimedia format yang ditetapkan oleh 3GPP2 untuk 3G CDMA2000 jasa multimedia. Hal ini sangat mirip dengan format 3GP, tapi memiliki beberapa ekstensi dan keterbatasan dibandingkan dengan 3GP.

VOB (Video Object)
adalah sebuah format kontainer di DVD-Video media. VOB dapat berisi video, audio, subtitle dan menu isi multiplexing bersama-sama ke dalam bentuk sungai. VOB didasarkan pada aliran program MPEG format, tetapi dengan keterbatasan dan spesifikasi tambahan di sungai swasta. Program MPEG sungai yang memiliki ketentuan-ketentuan non-data standar (seperti yang digunakan dalam file VOB) dalam bentuk jadi swasta yang disebut stream. File VOB yang sangat ketat bagian dari program MPEG standar sungai. Sementara semua file VOB program MPEG stream, tidak semua aliran program MPEG sesuai dengan definisi untuk sebuah file VOB.

SWF
Pada awalnya berdiri untuk "Format Web Kecil" kemudian berubah menjadi "Shockwave Flash" oleh Macromedia, kemudian kembali berubah kembali ke Small Web Format ketika perusahaan memilih untuk memiliki frase "Shockwave" hanya merujuk kepada Direktur, diucapkan swiff atau "swoof" adalah sebagian terbuka repositori untuk multimedia dan terutama untuk vector graphics, berasal dari FutureWave Software dan telah datang di bawah kendali Adobe. Dimaksudkan untuk menjadi cukup kecil untuk dipublikasikan di web, SWF file dapat berisi animasi atau applet dari berbagai tingkat interaktivitas dan fungsi.
SWF saat ini berfungsi sebagai format yang dominan untuk menampilkan "animasi" vektor grafik di web, jauh melebihi penggunaan W3C standar terbuka SVG, yang telah bertemu dengan masalah-masalah di atas implementasi bersaing. Mungkin juga digunakan untuk program-program, biasanya permainan, menggunakan Actionscript.



7. Codec Video (Compression Decompression)

3ivx
Bukan merupakan format file, tetapi hanya sebuah codec ( seperti Divx, WMV dan Xvid ) yang dikembangkan oleh 3ivx Technologies (www.3ivx.com ). Teknologi intinya dioptimasi untuk arsitektur prosesor yang beraneka ragam, termasuk platform yang menyertainya. 3ivx memungkinkan untuk pembuatan stream data MPEG-4 dan MP4 dan dapat juga digunakan untuk membuat steam audio AAC.

Dengan menggunakan 3ivx dapat menyimpan lebih dari dua jam film sekualitas DVD kedalam CD tunggal, atau men-stream kualitas video sekualitas DVD melalui modem kabel atau modem DSL. Untuk membuka file 3ivx, dibutuhkan plug-in untuk Quicktime, untuk video for windows dan untuk Directshow atau 3ivx Decoder.


Divx
Edisi Divx pertama (3.11 dan sebelumnya) merupakan versi hack dari codecvideo MPEG4 buatan Microsoft. Jeroma Rota pengembang Divx, mendirikan Divx Networks dan membuat Divx 4, versi terbaru dari codec untuk menghindari masalah hak cipta dengan Microsoft. Divx pada saat pembuatan versi 5.2.1 adalah merupakan codec MPEG-4 layer 2. Dikenal dengan tingkat kompresi yang tinggi, sehingga sangat memungkin menggunakan codectersebut untuk menggandakan film DVD. Satu film DVD umumnya berukuran 5 GB sampai 6 GB, dan Divx mampu mengkompresi hingga menjadi 700 MB, dengan penurunan kualitas yang sangat minim. Dengan demikian film tersebut dapat tertampung dalam sekeping CD. Sejumlah peranti ripping DVD menggunakan codecDivx.

Untuk memutar file Divx, dibutuhkan plug-in Divx untuk player software. Versi Divx gratisan termasuk playernya tersedia di www.divx.com dan ini termasuk juga plug-in untuk video editing software.
Pendeknya jenis codec ini terkenal dengan ukuran filenya yang kecil karena menggunakan MPEG4 Part 2 compression. Seperti tertulis diatas versi pertamanya yaitu versi 3.11 diberi nama “DivX DivX bersifat closed source sedangkan untuk versi open sourcenya adalah XviD yang mampu berjalan juga di Linux. Bagi yang suka download film dari internet kayak saya pasti familier dengan jenis file ini. he he he


MPEG (Motion Picture Expert Group)

  1. Merupakan file terkompresi lossy.
  2. MPEG-1 untuk format VCD dengan audio berformat MP3.
  3. MPEG-1 terdiri dari beberapa bagian:
  4. Synchronization and multiplexing of video and audio.
  5. Compression codec for non-interlaced video signals.
  6. Compression codec for perceptual coding of audio signals.
  • MP1 or MPEG-1 Part 3 Layer 1 (MPEG-1 Audio Layer 1)
  • MP2 or MPEG-1 Part 3 Layer 2 (MPEG-1 Audio Layer 2)
  • MP3 or MPEG-1 Part 3 Layer 3 (MPEG-1 Audio Layer 3)

format turunan MPEG

  1. MPEG-1 beresoluasi 352×240.
  2. MPEG-1 hanya mensupport progressive scan video.
  3. MPEG-2 digunakan untuk broadcast, siaran untuk direct-satelit dan cable tv.
  4. MPEG-2 support interlaced format.
  5. MPEG-2 digunakan dalam/pada HDTV dan DVD video disc.
  6. MPEG-4 digunakan untuk streaming, CD distribution, videophone dan broadcast television.
  7. MPEG-4 mendukung digital rights management.
RealVideo dan RealMedia
Adalah codec video yang dikembangkan oleh RealNetworks pada tahun 1997. Berbeda dengan codec video lainnya, RealVideo telah dioptimasi untuk streaming video melalui jaringan IP. Menggunakan PNA Protocol atau Real Time Streaming Protocol. Biasanya berpasangan dengan RealAudio yang dikemas dalam RealMedia. RealNetworks juga menyediakan player yang disebut RealPlayer untuk audio dan video.


Windows Media Video (WMV)
adalah bagian dari sistem Windows Media buatan Microsoft. Adalah sebuah codec untuk mengencode film dan mentransform slide show yang berisi format bitmap kedalam video terkompres. WMV sebenarnya adalah versi proprietary dari MPEG-4. Video Stream sering dikombinasikan dengan Audio Stream dalam format WMA, dengan video WMV yang dikemas kedalam kontainer AVI atau ASF.

Sumber :

http://www.wikipedia.com/
http://digilib.petra.ac.id
http://pdfdatabase.com/index.php?q=teknik+teknik+kompresi+suara+video+audio
http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia4.pdf

Minggu, 20 Februari 2011

International Conference on Business and Information BAI 2011

BAI 2011

http://bai-conference.org/bai2011.html
International Conference on Business and Information
July 4-6, 2011, Bangkok, Thailand
Submission Deadline: March 15, 2011
The 2011 International Conference on Business and Information (BAI2011) is to be held at Bangkok, Thailand. The scholars are encouraged to submit papers or abstracts on any aspect of business and Information including but not limited to the following topics:

Accounting
Business Administration
Business Policy and Strategy
Economics
Electronic Commerce
Entrepreneurship
Financial and Banking
Health Care Administration
Human Resource
Information System and Technology
Internation Business
Management and Organization Behavior
Management Education
Management Information System
Managerial Consultation
Marketing
Operations Management
Organizational Development and Change
Non-Profit Sector Management
Research Methods
Social Issues in Management
Technology and Innovation
Web Technology and Management
Other Relevant Topics
  

History

http://bai-conference.org/history.html
International Conference on Business and Information (BAI) is an annual meeting for scholars around the world. Papers are invited from all related areas of Business and Information.
The aim of the BAI Conference is to serve as a forum for scholars of the business and information disciplines. The BAI Conference has been established on a global basis.
In 2010, BAI conference had received submissions from 28 countries including Australia, Canada, China, France, Germany, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Japan, Korea, Malaysia, Mauritius, Mexico, New Zealand, Pakistan, Philippines, Saudi Arabia, Singapore, South Africa, Sri Lanka, Switzerland, Taiwan, Tanzania, Thailand, United Arab Emirates, United States, and Vietnam. Each submission was peer-reviewed by anonymous reviewers and a total of 502 papers are accepted for presentation in the conference. Researchers of all five continentals of the world, Asia, Europe, America, Australia and Africa, attend the meeting. Accepted papers are scheduled for presentation in 72 parallel sessions and also one poster session.


The BAI2010 had been held at Rihga Royal Hotel Kokura, Kitakyushu, July 05-07, 2010.

The BAI2009 had been held at Parkroyal Hotel Kuala Lumpur, July 06-08, 2009.


The BAI2008 had been held at JW Marriott Hotel, Seoul, July 07-09, 2008.


The BAI 2007 had been held at InterContinental Hotel, Tokyo Bay, Tokyo, July 10-13, 2007.


The BAI 2006 had been held at Pan Pacific Hotel, Singapore, July 12-14, 2006.


The BAI 2005 had been held at the Hong Kong Harbour Plaze Hotel, July 14-15, 2005.


The BAI 2004 had been held at the Chientan Youth Activity Center, Taipei City, Taiwan, March 26, 2004.

Sepuluh kali lipat

MEMBELI KESUKSESAN DENGAN SEDEKAH

Kamis, 17 Februari 2011
“Mengapa seseorang selalu merasa kurang secara penghasilan? Mungkin karena ia
kurang sedekah!” buka Ustad Yusuf Mansur malam itu. Beliau melirik
sekelilingnya. Wajah-wajah muda, dengan tatapan penuh semangat tengah duduk
mengelilinginya. Mereka adalah 20 besar kontestan eliminasi Mimbar Dai TPI.
Mereka tekun menyimak penuturan ustad pendiri Wisata Hati Coorporation itu.

Malam itu, tanggal 12 Juli 2005, Ustad Yusuf mendapat kesempatan memberikan
pembekalan atau pelatihan bagi para dai muda di Asrama Haji Pondok Gede,
Bekasi. Acara yang diselenggarakan habis Isya sampai pukul 21.00 itu,
berlangsung cukup seru. Dilengkapi beberapa games, salah satunya berupa
simulasi dengan selembar kertas, yang mengundang tanya peserta.

Banyak orang yang memiliki penghasilan besar, namun selalu merasa tidak cukup.
Bahkan tidak jarang pengeluaran mereka lebih besar dari penghasilan yang
didapat. Mungkin diri kita pernah merasakan demikian. Maka instropeksilah,
mungkin sedekah yang kita keluarkan terlalu sedikit, sehingga berkah yang Allah
berikan juga sekedarnya.

Padahal dalam surat Al An’am ayat 160, Allah sudah janji akan melipatgandakan
pahala sampai 10 kali lipat bagi mereka yang berbuat kebaikan.
Jadi sebetulnya kita tak perlu ragu untuk menyisihkan penghasilan bagi mereka
yang membutuhkan.
1 – 1 = 10, itulah ilmu sedekah. Banyak kejadian dibalik fenomena keajaiban
sedekah. Dalam kesempatan tersebut, Ustad Yusuf memaparkan beberapa kisah yang
Insya Allah mampu meningkatkan keyakinan kita, bahwa Allah pasti akan
meliptrgandakan pahala-Nya, bila kita sedekah.

Contohlah sebuah kisah tentang seorang supir yang mengeluh karena gajinya
terlalu kecil. “Supir ini datang ke Klinik Spiritual dan Konseling Wisata Hati.
Dia bilang gajinya cuma 800 ribu, padahal anaknya lima! Ia ingin gajinya jadi
1,5 juta!” ujar Ustad Yusuf sambil duduk bersila di permadani.
Dengan bijak, Ustad Yusuf mengajak supir itu mensyukuri terlebih dahulu apa
yang telah didapatkannya selama ini. Kemudian ia menunjukkan surat Al An’am
160 dan surat 65 ayat 7, mengenai anjuran bagi yang kaya untuk membagi
kekayaannya dan yang mampu membagi kemampuannya.
Supir itu lantas bertanya,”Kapan ayat-ayat itu dibaca dan berapa kali, Ustad?”

Nah, inilah kelemahan orang kita,” potong Ustad Yusuf sejenak, al Qur’an hanya
untuk dibaca!”
Agak kesal dengan pertanyaan sang supir, Ustad Yusuf menyuruhnya segera
berdiri. Kemudian ia bertanya,”Maaf, boleh saya tanya pertanyaan yang sifatnya
pribadi?”
Supir itu mengangguk.
“Nggak bakal tersinggung?”

Kembali supir itu mengangguk.
“Bawa duit berapa di dompet?” desak Ustad Yusuf.
Supir itu mengeluarkan uangnya dalam dompet, jumlahnya seratus ribu rupiah.
Langsung Ustad Yusuf mengambilnya.
“Nah, uang ini akan saya sedekahkan, ikhlas?”
Supir itu menggaruk-garukkan kepalanya, namun sejurus kemudian mengangguk
dengan terpaksa.
“Dalam tujuh hari kerja, akan ada balasan dari Allah!”
“Kalau nggak, Ustad?”
“Uangnya saya kembaliin!”

Mulailah sejak itu ia menghitung hari. Hari pertama tidak ada apa-apa, demikian
pula hari kedua, bahkan pada hari ketiga uangnya hilang sejumlah 25 ribu
rupiah. Rupanya ketika ditanya Ustad Yusuf tempo hari, sebenarnya ia bawa uang
200 ribu rupiah, namun keselip. Pada hari keempat supir itu diminta atasannya
untuk mengantar ke Jawa Tengah. Selama empat hari empat malam mereka pergi.
Begitu kembali, atasannya memberikan sebuah amplop, “Ini hadiah istri kamu yang
kesepian di rumah,” begitu katanya. Ketika amplop itu dibuka, Subhanallah .
Jumlahnya 1 juta rupiah.

Para dai muda yang menyimak cerita itu terkagum-kagum. Kemudian ustad Yusuf
bertanya, “Siapa yang belum nikah?” serentak hampir semua peserta mengacungkan
tangan dengan semangat, seraya bergurau.
“Nah, selain untuk memanjangkan umur, mengangkat permasalahan, sedekah juga
mampu membuat orang yang belum kawin jadi kawin, dan yang udah kawin”
“Kawin lagi???” jawab beberapa peserta, kompak!
Ustad Yusuf tertawa, “Yang udah kawin, makin saying”
Lalu mengalunlah sebuah cerita lain. Ada seorang wanita berusia 37 tahun yang
belum menikah mengikuti seminarnya. Setelah mendengarkan faedah sedekah, wanita
itu lantas pergi ke masjid terdekat dari rumahnya dan bertanya pada penjaga
masjid itu, “Maaf, Pak kira-kira masjid ini butuh apa? Barangkali saya bisa
Bantu”

“Oh, kebetulan. Kami sedang melelang lantai keramik masjid. Semeternya 150
ribuan”
Wanita itu menarik sejumlah uang dari sakunya, yang berjumlah 600ribu.
Tanpa pikir panjang ia membeli empat meter persegi lantai tersebut,
“Mudah-mudahan hajat saya terkabul”, harapnya.
Subhanallah, Allah menunjukkan keagungan-Nya. Minggu itu juga datang empat
orang melamarnya!
“Itulah sedekah!” Ustad Yusuf menantang mata peserta,”Sulit akan menjadi mudah,
berat menjadi ringan, asal kita sedekah!”
Sebuah kisah unik lainnya terjadi. Suatu hari, seorang wartawan mengajak Ustad
Yusuf ke Semarang, hanya untuk berpose dengan sebuah mobil Mercedez New Eyes E
200 Compresor baru. Tak ada yang istimewa dengan mobil itu kecuali harganya
yang mahal, sekitar 725 juta rupiah, dan mobil itu milik seorang tukang bubur
keliling!

Loh, bagaimana bisa seorang tukang bubur punya mercy? Bisa aja kalau Allah
berkehendak. Tukang bubur itu tentunya tak pernah bermimpi bisa memiliki sebuah
mobil Mercedez baru. Namun kepeduliannya kepada orang tua, justru membuatnya
kejatuhan bulan. Karena orang tuanya ingin naik haji, tukang bubur itu giat
sedekah. Ia sengaja menyediakan kaleng kembalian satu lagi, khusus uang yang ia
sedekahkan. Yang kemudian ia tabung di sebuah bank.

Ketika tabungannya itu telah mencapai 5 juta, ia mendapatkan satu poin
memperebutkan sebuah mobil mercy. Dan si tukang bubur itulah yang memenangkan
hadiah mobil tersebut. Karena tak mampu membayar pajaknya sebesar 25%, seorang
ustad bernama Hasan Toha, pemilik Toha Putra, membantunya. Maka, jadilah tukang bubur berangkat sekeluarga.
Kisah terakhir, tentang hutang 100juta yang lunas hanya dengan sedekah 100 ribu
rupiah. Orang ini mendengarkan ceramah seorang ustad yang mengatakan, kalau
sedekah itu dapat membeli penyakit, dapat membayar hutang, dan dapat
menyelesaikan masalah. Teringat hutangnya sejumlah 100 juta, ia menyedekahkan
uang yang ada, sebesar 100 ribu. Dalam hatinya ia berharap hutangnya dapat
cepat lunas.

“Dan Allah mengabulkan doanya secepat kilat. Begitu pulang dari pengajian, saat
menyebrang jalan, orang itu tertabrak mobil dan lunaslah hutangnya!” seru Ustad
Yusuf berapi-api. Semua peserta melongo kemudian tertawa. Hampir semua menebak
orang itu meninggal, sehingga di pemilik piutang mengikhlaskan hutangnya.

“Nggak! koreksi Ustad Yusuf cepat, “Dia cuma pingsan. Kebetulan yang nabrak
orang kaya. Selain dibawa ke rumah sakit, dia juga melunasi hutangnya!”
Itulah Allah punya cara tersendiri untuk menolong hamba-Nya. Selain memberikan
materi tentang sedekah, Ustad muda berkulit putih ini juga memberikan masukan
dan saran tentang bagaimana tampil yang baik di hadapan audience (baik di
televisi ataupun di ruangan), di antaranya mengajarkan teknik memotong materi
(untuk commercial break) yang baik, sehingga pemirsa televisi enggan mengganti
saluran dan tetap menunggu sampai iklan berakhir, lalu cara melibatkan emosi
audience, melibatkan orang sekitar acara (baik outsider, maupun insider),
intonasi suara, melakukan atraksi menarik, dan sebagainya.

“Barangsiapa membawa amal yang baik, Maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat
amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat Maka dia tidak diberi
pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun
tidak dianiaya (dirugikan).” (al-An`am :160)

Sumber : http://www.anneahira.com/

Belajar HIDUP

Kisah nyata Sang Anne Ahira

Tahukah teman perjalanan Bu Ahira sebelum menjadi internet Marketer kelas dunia amatlah sangat menyedihkan. Beliau pernah di fitnah, di caci, di anggap orang gila, bahkan tidak di akui oleh orang tuanya. Kisah ini saya ambil dari Forum Asian Brain dan Bu Ahira sendiri yang menulisnya. Semoga bisa menjadi inspirasi kita semua.
Selamat membaca (Artikel ini benar benar saya copas dan sedikitpun saya tidak merubahnya).
Pengalaman Ibu Guru Hari ini saya ingin bercerita, sedikit berbagi pengalaman, dan mudah-mudahan teman-teman bisa belajar sesuatu dari ‘sharing’ saya kali ini. [>:D<] Banyak orang melihat saya ‘saat ini’, dan lalu mengambil kesimpulan… “Enak ya jadi Anne Ahira, pinter internet marketing, banyak duitnya, banyak muridnya, banyak teman-temannya, bagaimana sih dia bisa seperti itu?” Aah… mereka tidak pernah tahu saja apa yang saya lalui sebelum semua itu terjadi. Setiap orang tentunya akan mendapatkan pengalaman dan hasil yang berbeda-beda, tergantung DNA nya masing-masing.  Tongue (meledek) Tapi bagaimana pun, hakekatnya tetap sama. Mereka yang sukses biasanya adalah mereka yang LULUS ujian saat menghadapi banyak rintangan dan ribuan kegagalan, dan mereka yang tidak pernah mengeluh saat itu terjadi, dan tidak pernah berhenti mencoba! So, Anda ingin tahu proses bagaimana saya belajar Internet Marketing sampai ada pada tingkat sekarang ini? OK, sekarang waktunya saya untuk bercerita…  Big Grin (seringai besar, tertawa)  

Ujian Pertama: NARKOBA! Saat saya belajar Internet Marketing, saya mentah-mentah dituduh pake narkoba oleh keluarga! Bagaimana bisa? Saat saya belajar internet marketing, tidak ada orang yang tau, termasuk orang tua. Waktu itu saya tinggal di tempat kos, di daerah Setia Budhi, Bandung. Suatu hari orang tua saya menjenguk saya ke tempat kos, mereka heran kenapa sudah lebih dari satu bulan kok saya tidak pulang-pulang dan tidak ada kabar berita? Waktu itu saya sibuk belajar Internet Marketing PLUS mengajar, jadi saat itu ‘jam’ bagi saya melaju terasa cepat, dan tidak sadar ternyata sudah lebih dari 1 bulan saya tidak pulang-pulang ke Banjaran meski untuk sekedar setor muka.  Big Grin (seringai besar, tertawa) Siang itu orang tua saya ‘tiba-tiba’ datang, dan mereka melihat mata saya merah. (mata merah sebenarnya karena saya kurang tidur sepanjang malam belajar terus Internet Marketing!). Belum lama bertemu dengan mereka, saya harus sudah pergi lagi karena kebetulan ada janji pergi ke luar untuk mengantar murid saya, jadi saya minta orang tua saya untuk menunggu sebentar di tempat kos. Teman-teman tahu apa yang terjadi saat saya pulang? Kamar saya acak-acakan. Mama dan Papap saya lagi krasak krusuk mencari sesuatu di kamar saya. Waktu itu saya cuma tanya “Lagi cari apa?” Dan tanpa banyak basa basi Ibu saya langsung bilang… “Jujur kamu, kenapa mata kamu merah? Kamu mabok ya? Ato pake Narkoba?” Tentu saja saya bilang “tidak”, tapi mereka terus-terusan nasehatin saya tentang bahaya Narkoba, baik untuk kesehatan dan juga dari segi agama. Selama itu saya ditanya berulang-ulang “Yakin kamu tidak pakai Narkoba?”. Karena terus-terusan dinasehatin untuk sesuatu yang sebenarnya boro-boro pake, kepikiran juga nggak, saking capenya, akhirnya saya jawab “Yaa.. mau pake mau nggak, terserah Papa sama Mama deh”. Nah barangkali jawaban saya itu membuat mereka jadi tambah curiga.. lol Teman-teman tahu, salah satu sifat (ntah buruk ntah bagus hehe) jika ada orang yang berpikir macam-macam tentang saya, saya selalu cuek, tidak pernah melawan, saya lebih memilih diam. Intinya, saya tidak mau buang-buang energi untuk hal-hal yang negatif. Masih banyak mimpi yang belum tercapai. Jadi biarlah orang berpikir semaunya, yang penting saya tidak.  Big Grin (seringai besar, tertawa) Mengajar Private + Belajar IM Saat saya belajar Internet Marketing, waktu itu saya juga mengajar private, saya mengajar bahasa Inggris untuk orang Indonesia, dan bahasa Indonesia untuk orang asing terutama para ekspatriat. Saya juga mengajar anak-anak mereka yang sekolah di International School, saya datang ke rumah mereka utk mengajar Matematika, Science, dan pelajaran2 lainnya. Tidak jarang juga saya jadi ‘baby sitter’ saat orang tua mereka pergi bermain golf ato ada acara di luar. Saat saya belajar Internet Marketing, saya bekerja sebagai guru private mulai dari jam 8 pagi hingga 10 malam. Jadi hari-hari saya waktu itu penuh sekali dengan kegiatan. Penghasilan saya bisa mencapai 15 juta per bulan hanya dari mengajar dan tutoring spt itu. Orang asing yang ingin belajar dengan saya saat itu sampai ANTRI. Saya cukup dikenal oleh banyak para ekspatriat yang bekerja di Bandung. Mereka bilang sih katanya saya jagoan ngajarnya.. hehehe. Saya sering nolak- nolak murid saking terlalu banyaknya yang ingin belajar dengan saya waktu itu. Wah gaya deh pokoknya waktu itu, tidak jarang orang asing (Korea, Jepang, Taiwan, Amerika, Jerman, dll) “rebutan saya” untuk ajarin anak mereka. “Miss Ahira, we will pay you DOUBLE than others, so please”. Saya biasa suka jawab “Nope! Sorry! It’s not about the money for me, it’s about quality”. Ci yee… So anyway, Anda hitung sendiri berapa jam saya bekerja setiap hari, LEBIH dari 12 jam! Dan setelah itu malamnya saya belajar internet marketing! Tekad saya bulat, cita-cita saya kuat, mimpi saya besar, itulah perasaan saya waktu itu! Ini dibuktikan dengan saya merasa tidak keberatan meluangkan waktu untuk belajar Internet Marketing meski harus ke luar tengah malam. Saya biasa pergi ke Warnet jam 11 malam setelah bekerja dan lalu belajar internet marketing sendirian dan pulang ke tempat kos sekitar jam 2 -3 pagi. Kalau lagi liburan malah saya seringkali pulang jam 5 pagi. Saat saya belajar Internet Marketing, tidak ada teman yang bisa saya ajak bicara. Tidak ada guru yang bisa saya tanya. Setiap permasalahan yang muncul dan tidak saya pahami, saya dengan rajinnya mencari solusi sendiri. Ada sih beberapa teman online yang saya kenal dari Amerika, tapi mereka juga tidak bisa saya mintai bantuan terus-menerus tokh mereka juga punya bisnisnya masing masing, dan topiknya beda dengan saya. Jadi seringkali saya memecahkan semua permasalahan yang ada sendiri. Pusing saat belajar, itu sudah pasti! Kadang-kadang saya juga merasakan frustasi saat mentok “Ini harus digimanain? Kemana saya harus nanyanya? Siapa yang bisa bantu saya? Kok orang lain kelihatannya gampang, tapi saya tidak?” Saya akui, ada saatnya saat belajar IM saya benar-benar ingin membantingkan komputer yang ada di depan saya, tapi saya nggak berani… soalnya itu punya warnet..  Big Grin (seringai besar, tertawa) Gimana kalau bantingin aja yang ada di tempat kos?! Wah, apalagi yg itu, saya mikir lebih dari dua kali, soale komputernya baru!  Tongue (meledek) So akhirnya saya tetap bertahan, dan tentunya dengan bantuan BODREX!  Big Grin (seringai besar, tertawa) Teman-teman saya ‘heran’, saya maunya apa… penghasilan sudah besar, relasi dengan para ekspatriat sudah luas, saya kenal banyak bos-bos besar di Bandung yang memiliki pabrik dan perusahaan-perusahaan besar lainnya. Sekarang saya malah lari ke hal yang menurut mereka ‘mustahil’. Gaji saya memang besar untuk ukuran di Bandung. Tapi gaji besar itu saya dapatkan karena waktu dan energy yang saya sisihkan juga cukup besar! Kalo saya sakit misalnya, saya tidak bisa mendapatkan itu uang. Ato kalau para ekspatriatnya pada pulang? Saya sangat senang mengajar, dan melihat anak-anak orang lain menjadi pada pintar dan dapat nilai bagus di sekolahnya setelah belajar dengan saya! Tapi saya juga punya MIMPI, saya ingin keliling dunia! Saya tidak ingin hanya mendenger “katanya”. Saya ingin melihat semuanya sendiri! Dan ini salah satu alasan kenapa saya mendalami ilmu IM. Karena saya lihat, ada peluang besar di sana untuk ‘orang biasa’ seperti saya, yang tidak punya modal miliaran seperti para ekspatriat dan bos-bos yang saya kenal, tapi satu saat bisa menyaingi mereka dengan modal yang jauh lebih kecil! ;-) Bagian Tersulit Sebenarnya yg “ter” sulit bagi saya saat itu bukan pelajaran internet marketingnya. Yang lebih sulit bagi saya waktu itu adalah ‘ujian mental’ yang saya hadapi dan justru tidak ada hubungannya dengan Internet Marketing sama sekali! Saya tidak keberatan harus bekerja dari jam 8 – 10 malam untuk mengajar. Lalu dari jam 11 s/d 2 atau 3, kadang jam 4 pagi belajar IM, setelah itu baru pulang ke tempat kos. Tunggu sholat subuh, lalu tidur beberapa jam, kemudian saya pergi lagi mengajar. Dengan kondisi ‘sangat cape’ seperti itu saya TETAP MELAKUKAN, karena kuatnya keinginan untuk bisa mengubah hidup dan masa depan saya. Tapi efeknya? Mata jadi merah, karena kurang tidur, muka jadi pucat seperti orang mati, dan LALU… tiba-tiba saya disangka pake NARKOBA oleh orang tua! Ujian Kedua: Disangka Pelacur! Tempat kos di mana saya tinggal punya jam masuk yang telah ditentukan. Orang harus pulang paling lambat jam 10 – 11 malam. Sebenarnya jam masuk ini tidak begitu ketat. Saya perhatikan kadang ada orang yang baru pulang jam 12 – 1 malam, dan tidak di apa-apain. Dalam kasus saya, saya malah ‘keluar’ jam 11 malam, pulang tengah pagi. Pemilik kos yang sebenarnya tinggal di Jakarta akhirnya tahu, & saya pun diusir  Sad (seringai, cemberut) Yang menyakitkan, saya diusir bukan karena pulang paginya… Saya diusir karena disangka seorang pelacur. Sebelum diusir saya bahkan sempat dimaki-maki dulu! Katanya saya hanya ‘mengkotori’ tempat kos itu. Subhanallah.. sakit hati sekali waktu itu. Saya sering pulang tengah malam atau pagi dan diantar oleh cowok yang berbeda-beda (padahal mereka itu sebenarnya pegawai warnet yang berbaik hati mau mengantar saya ke tempat kos karena sudah terlalu larut malam). Saat diusir, saya tidak melihat adanya kesempatan untuk menerangkan. Tahu kali kalo Ibu-ibu lagi marah nyerocosnya kayak gimana, susah diberhentiin..  Big Grin (seringai besar, tertawa) Jadi kelihatannya percuma saya bicara juga. So, tanpa banyak bicara saya pun besoknya ke luar dari tempat kos itu! Setiap orang (mahasiwa dan karyawan) yang ada di tempat kos itu memandang ‘rendah’ kepada saya, dan saya biarkan mereka memandang begitu adanya. Saya hanya diam. Saat beres-beres barang, saya mendengar ada yang berbisik-bisik di kamar sebelah dan nama saya disebut-sebut… ‘Wah amit-amit, gonta-ganti cowok tiap hari, ih ternyata dia begitu ya?! Tidak nyangka…’ Mendengar semua itu saya hanya bisa menangis di dalam kamar, dan saya tidak kuasa untuk melawan! Saya akui, saya memang jarang bergaul, karena kesibukan saya. Dan saat itu saya tidak ada waktu untuk menerangkan… ‘Teman, tolong jangan berpikir saya pelacur.. Saya hanya ingin jadi seorang internet marketer, bukan melacur! But WHO CARES?? So, biarinlah mereka berpikir seperti itu, yang penting Tuhan tahu, saya perempuan baik-baik. Saat diusir saya tidak pulang ke rumah orang tua, karena takut nanti mereka akan menjejali saya dengan banyak pertanyaan, apalagi saya sudah dituduh pake narkoba! Sekarang saya disangka pelacur pula.. wah bisa berabe deh… So, saya cari-cari tempat kos… Bete sekali saya waktu itu, dunia benar-benar sedang tidak bersahabat dengan saya! Sudah difitnah, diusir, dimaki-maki pula. Dan yang lebih bete lagi, kok hari itu tumben-tumbennya tempat kos pada penuh! Padahal biasanya banyak yang kosong di daerah itu. Tapi alhamdulillah, akhirnya saya mendapatkan satu (itu juga dapat maksa!). Saya dapat tempat kos asli di pinggir selokan! di daerah Sukajadi Bandung. Saya pikir tidak apalah, yang penting dekat ke tempat mengajar dan ke tempat warnet di mana saya belajar IM di sana. Ujian Ketiga: Disangka Sakit Jiwa Dan Dibawa ke PSIKIATER! ABers tahu, saya melakukan satu kesalahan fatal waktu itu! Saat saya belum berpenghasilan, saya memutuskan untuk berhenti total mengajar, dan fokus pada IM! Saya memang memiliki cukup banyak tabungan, tapi saya belum tahu kapan saya berhasil, karena masih belajar! Kalau berhasil saya sih SANGAT YAKIN, saya pasti bisa. Saya memang orangnya pede-an  Big Grin (seringai besar, tertawa), tapi soal waktunya, saya tidak tahu pasti, karena namanya juga masih belajar! Dan belum pengalaman. Saya hanya berpikir, kalau terus & terus dilakukan saya pasti berhasil, dan harus berhasil. Cuma itu yang ada di kepala saya waktu itu! So, saya terus melakukan! Tapi lalu… uang yang saya kumpulkan dari hasil mengajar habis semua! Tidak main-main, uang saya habis ratusan juta saat belajar Internet Marketing. Dan itu saya keluarkan sebelum saya menghasilkan $8 pertama! Biarlah uang tabungan saya habis, tokh memang TIDAK ADA “sukses besar” yang gratisan Saya paham, jika saya ingin sukses, dan MAJU, saya harus berani ber INVEST. Nah betenya, saya sering dibilangin ‘sakit jiwa’ oleh kawan, karena mereka tahu saya mengeluarkan uang sebanyak itu untuk sesuatu yang –saat itu- Internet Marketing masih dianggap “aneh” di Indonesia. Tidak jarang kawan saya bilang bisnis online itu ’scam’. Sementara saya meninggalkan pekerjaan ‘enak’ saya demi itu semua! Tidak ada yang mau mendengar keyakinan saya. Tidak ada yang paham mimpi-mimpi saya. Saya sering dibilangin “anak durhaka”. Katanya saya orang ‘tersesat’, pikiran saya sudah ‘gelap’, saya tidak mau mendengarkan nasehat orang lain, termasuk orang tua. Disangka GILA Gilanya bukan sekedar ‘ejekan’ seperti ‘ih, kamu gila’. Saya disangka ‘beneran gila’ alias dikira punya gangguan jiwa, sampai saya di bawa ke Psikiater!  Laughing (tertawa) Bagaimana ceritanya? Suatu hari saya sedang online, Bapak saya tidak sengaja menemukan saya lagi ngomong lewat Yahoo VOICE Messenger. Karena saya pakai head-set, jadi dia tidak mendengar suara teman saya, dan disangkanya saya NGOMONG SAMA MONITOR! Seperti orang gila…  Laughing (tertawa) Ok, mungkin ada baiknya saya cerita sedikit tentang orang tua saya. Mereka datang dari kampung. Jangankan mengenal internet, sampai ‘detik ini’, menyalakan komputer saja tidak berani. Kalau saya bilang “Ma, Pap, belajar dong nyalain komputer “, mereka jawabannya lucu.. “Nggak ah, takut meledak!” So, Anda bisa bayangkan, dulu saat saya belajar, bagaimana saya mau menerangkan ttg “internet marketing”, wong nyalain komputer saja takut meledak! Emangnya bom  Tongue (meledek) Tapi terlepas dari itu, mereka orang tua yang luar biasa, & saya amat sangat mencintai mereka! [>:D<] Nah, suatu hari saat saya sdg menggunakan YM Voice, Bapak saya mengira anaknya ‘ngomong sendirian’. Saya membayangkan dalam benaknya saat itu mungkin Bapak saya berpikir.. “MasyaAllah.. anakku kok ngomong sama monitor, dia pasti sakit jiwa”. Esoknya saya langsung dibawa ke sebuah rumah sakit, saya dipaksa untuk ketemu PSIKIATER karena saya disangka memiliki gangguan jiwa! Mungkin orang tua saya berpikir mimpi saya ‘terlalu kenceng’ dan tidak kesampaian, jadi akhirnya gila.  Laughing (tertawa) Saya benar-benar tidak kuasa, kecuali nurut saja sama mereka, kalau saya disangkanya stress berat dan memiliki gangguan jiwa sampai ngajak ngomong monitor! Jadi harus dibawa ke psikiater! Ada kejadian lucu lagi waktu itu, saat di RS saya minta kepada orang tua saya utk menunggu saja di luar, biar saya curhat sendiri masalah ‘kejiwaan’ saya pada sang Psikiater. 2 jam lebih saya berbicara, orang tua saya menunggu di luar merasa khawatir karena saya di dalam begitu lama. Mungkin mereka berpikir pastilah ini si Ahira gangguan jiwanya parah..  Tongue (meledek) Nah, padahal, waktu saya di dalam itu asyik bercerita tentang mimpi-mimpi saya, dan si dokter malah tertarik dan banyak bertanya balik kepada saya tentang AFFILIATE MARKETING. Jadi sebenarnya, selama 2 jam lebih itu bukan saya yang konsultasi sama si dokter, tapi si dokter konsultasi internet marketing dengan saya. Saat saya keluar ruangan, si dokter dengan matanya berbinar-binar, dia langsung jabat tangan kedua orang tua saya dan bilang “Luar biasa, anak Anda ini pintar sekali, saya ingin belajar lebih banyak dari dia”, dan si dokter itu juga bilang kepada saya “Ahira, nanti kita telpon-telponan ya!” Melihat itu semua, orang tua saya tambah bingung… mungkin dalam benaknya dia ingin bertanya… “Jadi dok, anak saya tidak GILA?”… Ato karena saking gilanya anak saya jadi bisa menghipnotis orang?? Dan dokter barusan kena hipnotis, jadi ikut gila??  Big Grin (seringai besar, tertawa) LoL… Anyway, di atas adalah beberapa kejadian dari sekian banyak rintangan yang saya hadapi. Meski pun beberapa kejadian kelihatannya ‘lucu’, tapi waktu saya menjalaninya saat itu, benar-benar terasa sangat berat dan menyakitkan. Mungkin teman-teman pernah dibilangin ‘gila’ oleh teman, saudara, dan keluarga gara-gara belajar internet marketing, tapi pernah nggak seperti saya bener- bener dianggap ‘gila’ sampai di bawa ke Psikiater?!  Tongue (meledek) Seperti biasa.. saya hanya diam saja. Saya tidak suka keributan. Jadi saya nurut saja… Meskipun menyakitkan. Ujian Ke-empat (Klimaks!): Dicampakkan Mama Apa yang paling berat dari semua ujian yang saya dapatkan sebelum saya menggapai kesuksesan saya? Yaitu pada saat Mama tidak bertanya kepada saya BERBULAN-BULAN. Ibu saya akhirnya mendengar selentingan kalau saya sering keluar malam dan pulang di antar laki-laki yang berbeda setiap hari. Ntah dari siapa beliau mendengar kabar semua itu… dan saya paham kenapa orang tua saya bisa langsung percaya begitu, karena sebelumnya mereka memang sudah ‘curiga’ kalau saya sering tidak pulang, pas ketemu, mata merah, mungkin Narkoba! Sekarang tiba-tiba diusir oleh Ibu Kos yang notabene dianggapnya ‘sangat baik’ oleh orang tua saya, dan yang terdengar oleh Ibu saya waktu itu bahwa ibu kos mengusir saya karena soal ‘ganti-ganti cowok’ tadi.. dan pulang pagi! Mak nyos deh gue kelihatan 100% jadi tersangka! Waktu itu tiba-tiba jam 6 pagi Mama saya datang ke tempat kos saya, dia mengetuk pintu keras sekali, waktu saya buka, saya lihat ada Mama sedang berdiri di depan pintu, matanya berkaca-kaca, beliau memandang saya dengan penuh kemarahan, mulutnya bergetar, seolah dia ingin menjerit tapi amarahnya tidak bisa keluar… Dan saya hanya berani bertanya “Mah, ada apa?”. Dan Mama saya sambil menangis dia bilang.. “Kamu, sangat mengecewakan Mama!” …. lalu beliau pergi meninggalkan saya, tanpa memberi saya kesempatan untuk berbicara, dan setelah itu saya tidak disapa berbulan-bulan.  
ANAK MANA yang kuat diperlakukan seperti itu? Pagi itu saya merasa amat sangat berdosa. Sungguh, saya belum pernah melihat Mama saya seperti itu. Biasanya kalau saya ‘nakal’, Mama suka panggil nama lengkap saya semua! “Anne Ahira Dewi!!” Nah, itu berarti dia lagi marah! Tapi seumur hidup saya belum pernah melihat Mama saya nangis dan bilang kalau dia kecewa gara-gara saya. Kejadian pagi itu betul-betul membuat saya langsung K.O!! Teman-teman tahu, hari itu di mana saya benar-benar terpuruk, sebenarnya merupakan titik balik kesuksesan saya. JIKA mama saya tidak datang dan tidak meng-K.O saya pagi itu, belum tentu saya bisa seberhasil seperti sekarang. Karena setelah melihat Mama saya menangis dan meninggalkan saya pagi itu… telah membuat saya BERSUMPAH. Saya masih sangat ingat, bagaimana tubuh saya gemetar hebat waktu itu, dan saya bersumpah di atas Sajadah…. “DEMI ALLAH MAMA SAYA AKAN BERHASIL”. “Demi Allah saya akan berhasil… Demi Allah Mama saya akan berhasil… ” Kalimat itu saya ucapkan hingga ratusan kali sambil terus menangis, dan histeris…! ABers tahu kenapa saya seperti itu? Karena saya menyadari, saya sudah kehilangan SEMUANYA. Teman mentertawakan, semua saudara mengatakan saya anak durhaka, tabungan saya semua habis, pekerjaan tidak ada, dan kini orang tua saya mencampakkan saya. Mereka semua sudah tidak mau menyapa!  
Tidak ada jalan lain bagi saya untuk mendapatkan semuanya kembali kecuali saya harus berhasil. Saya berpikir, tidak apalah saya belajar Internet Marketing sendirian, tidak ada guru, tidak ada teman, puyeng saat belajar semua bisa saya makan sendiri, asal saya MAU MELAKUKAN! Tapi yang paling berat bagi saya waktu itu adalah saat saya kehilangan ‘cinta’. Cinta dari teman, cinta dari saudara, cinta dari orang tua. Rasanya saya seperti hidup di jaman Nabi Adam. Tinggal sendirian di muka bumi ini! Kasihan deh gue..!  Tongue (meledek) Okay… Hari-hari pun berlalu. Meski begitu Saya tidak pernah menyerah, saya masih mengerjakan IM, sendirian. Lalu sedikit demi sedikit, semuanya mulai menampakan hasil. Untuk mendapatkan $8 pertama sulitnya minta ampun. Saya perlu waktu belajar hampir 2 tahun untuk mencetak $8 pertama! Tapi setelah $100 pertama saya terima, ternyata untuk mencetak $500 berikutnya tidak terasa begitu sulit.  Big Grin (seringai besar, tertawa) Dan setelah saya mampu menghasilkan $500 per bulan, untuk kemudian menghasilkan $5,000 per bulan, kok jadi tambah mudah ya?  Batting Eyelashes (mata genit, mengerling) Dan lalu setelah saya mendapatkan $5,000 per bulan, untuk kemudian mendapatkan $25,000, $50,000, bahkan lebih dari $100,000 menjadi jauh lebih mudah. Dan begitu terus selanjutnya…. Alhasil… Gara-gara INTERNET MARKETING… rumah saya sekarang jadi ada di mana-mana.  Big Grin (seringai besar, tertawa) Gara-gara INTERNET MARKETING… saya kok jadi sering keliling dunia?  Batting Eyelashes (mata genit, mengerling) Gara-gara INTERNET MARKETING… perasaan uang saya tiap hari kok nambah terus seh?!  Tongue (meledek) Gara-gara INTERNET MARKETING… saya bisa mengirim orang tua untuk pergi Haji. Dan membiarkan mereka untuk melakukan Umroh 2 atau 3 bulan sekali. Kalo mereka kuat, mau sebulan sekali juga boleh deh! Dan alhamdulilah saudara hingga tetangga juga kebagian! Gara-gara INTERNET MARKETING… banyak anak yatim yang akhirnya bisa disekolahkan, fakir miskin dan janda-janda bisa terbantu kehidupan mereka. Gara-gara INTERNET MARKETING… beberapa rumah ibadah telah dibangun, jalan-jalan di kampung diperbaiki, dan alhamdulillah, akhirnya saya juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Dan Gara-gara INTERNET MARKETING…
Saya akhirnya belajar HIDUP! Saya belajar dari keterpurukan, saya belajar dari setiap kegagalan, dan saya belajar dari setiap kerugian. Karena PROSES itu semua yang telah saya lewati, akhirnya telah melahirkan seorang Anne Ahira yang kuat, Anne Anne yang bijaksana pada dirinya, dan Anne Ahira yang tahu bagaimana harus bersikap jika ingin menjadi orang besar dan sukses! Nah, sekarang, bagaimana dengan ANDA? Sudah berapa kali Anda frustasi? Sudah berapa ratus kali Anda gagal? Dan berapa kali Anda BELAJAR dari kesalahan Anda sendiri dan atau orang lain? Tahukah teman-teman, APA yang sebenarnya membuat saya menjadi KAYA?
Jawabannya: BUKAN Internet Marketing Melainkan SIKAP. Sikap seperti apa? OK, akan saya kupas pada postingan berikutnya!  Wink (kedipan) Karena yang satu ini sudah cukup panjang!  Big Grin (seringai besar, tertawa) Ahira P.S. Di bawah adalah Catatan Harian yang saya buat saat saya sedang dalam keadaan terpuruk! Jika Anda suka puisi, Anda pasti bisa ikut merasakan sakitnya batin saya waktu itu! Di lain pihak, batin saya juga berontak… dan begitu ingin membuktikan! ————————————-  
DIRIKU & PERJALANAN Catatan Harian: Anne Ahira Aku berjuang di antara pena dan buku-buku yang melingkari waktuku Kukumpulkan huruf-huruf yang berhamburan… di jiwa… di raga… di fikiran… Kukembangkan layar khayal Keingingan tlah menjelma BAGAI DEWA Tuk arungi samudra kenyataan Berdiri tegak pada simpang kehidupan Dengan tatap mata yang tajam Memandang hari depan Yang merindukan…. HARAPAN! Cangkulku adalah renungan Mata hatiku adalah pisau Kudapat kupas apa yang kumau! Air mata kekasihku Kuanggap syair kehidupan Sampai kubilang mati itu adalah… KEINDAHAN! Bulanlah yang memberiku mimpi-mimpi… Anginlah yang mengajakku tuk ‘mencari’ Dan aku sama sekali tak peduli Walau kuharus menjadi “muntah” tuk menjawab Teka-teki tentang….. DIRIKU SENDIRI! Aku tetap Aku Siapa pun tak perlu tahu Aku adalah Aku Yang tak pernah kau tahu Dan apa juga yang kau sangka!
Anne Ahira

Ibadah

Jangan Sia-Siakan Ibadah Haji Anda


**www.carahaji.com
Bapak/Ibu yang saya hormati… Bagaimana kabar Anda hari ini. Semoga sehat dan sukses selalu. Pada tulisan kali ini saya akan menulis seputar bagaimana caranya agar ibadah haji Anda tidak sia-sia. Lho kok sia-sia ??? Apa maksudnya ?
Maksud saya begini… Ibadah haji kan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi yang menggunakan ONH Plus, yang nominalnya dua kali lipat daripada haji biasa. Nah.. biaya yang sedemikian besar itu, jika Anda tidak benar-benar menunaikan haji dengan sungguh-sungguh, maka haji Anda bisa sia-sia, alias tidak berbekas atau jauh dai haji mabrur.
Lihatlah di sekeliling Anda, apakah ada orang yang sudah menunaikan ibadah haji, tapi tingkah lakunya malah sering berbuat dosa ? Saya yakin pasti ada. Kita berharap ibadah haji kita tidak seperti itu. Kita pasti menginginkan ibadah haji kita diterima dan menjadi haji mabrur. Dan setelah pulang ke tanah air,  kita menjadi pribadi unggul dan saleh melebihi sebelum kta berangkat haji
Ingatlah selalu, bahwa haji itu bukanlah beli barang. Anda tidak cukup hanya dengan persiapan uang dan bekal perjalanan, lantas mendapatkan predikat haji mabrur. Dan jangan pula Anda niatkan sedikitpun saat pergi haji untuk mendapatkan gelar pak haji atau bu haji. Haji lebih mulia daripada sekedar gelar itu.
Bagaimana agar haji Anda tidak sia-sia ???

Agar haji Anda tidak sia-sia dan mendapatkan predikat haji mabrur, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal berikut ini :
1. Persiapan fisik
Ibadah haji adalah ibadah fisik. Anda akan banyak menggunakan kekuatan fisik disana. Thawaf 7 kali mengelilingi ka’bah memakan waktu sekitar 1 jam. Sai antara bukit shafa dan marwa juga sekitar 1 jam. Menunggu bis di muzdalifah bisa berjam-jam di tengah malam. Melempar jumrah 4 hari berturut-turut dan menempuh perjalanan lebih dari 5 km. Belum lagi menghadapi kerumunan massa dan berdesak-desakan dengan manusia yang ukuran tubuhnya lebih besar.
Karena itu, persiapkan fisik Anda jauh-jauh hari. Jaga kesehatan dan banyak berolah raga. Bagi yang usia lanjut, biasakanlah jalan kaki setiap hari
2. Persiapan Ilmu
Selalu sadarlah, bahwa setiap ibadah itu harus disertai dengan ilmu. Tidak ada alasan untuk tidak belajar.  Kini telah banyak sarana belajar yang bisa Anda dapatkan, seperti buku, VCD, pengajian, internet, dll. Pelajarilah manasik haji. Jangan sampai Anda hanya mengandalkan pembimbing haji (ketua rombongan) yang belum tentu bisa mendampingan Anda 24 jam. Ingat, ibadah haji adalah ibadah Anda, bukan ibadah rombongan. Anda harus tahu ilmunya. Tanpa ilmu, Anda tidak mungkin bisa menjiwai ibadah haji Anda.
Karena itu, bekali diri Anda dengan ilmu, sebelum berangkat haji.
3. Persiapan mental
Persiapkan mental Anda dalam menunaikan ibadah haji. Sadarilah bahwa ibadah haji adalah anugerah besar dari Allah SWT untuk Anda. Tidak semua orang bisa menunaikan ibadah haji. Bersyukurlah akan hal itu.
Pahamilah makna-makna yang terkandung dalam tata cara haji. Jalankan semuanya dengan penuh kesabaran. Ingat yang Anda lakukan disana adalah ibadah. jangan nodai ibadah Anda yang hal-hal yang bisa mengurangi nilai ibadah itu sendiri
Perbanyaklah ilmu dan informasi seputar ibadah haji. dengan begitu Anda akan siap secara mental untuk menunaikan ibadah mulia ini.
——–
Bapak/Ibu… ibadah haji yang biayanya sangat besar dan mungkin hanya sekali seumur hidup, janganlah disia-siakan. Persiapkan semuanya dengan baik…. sebelum Anda menyesal…
Semoga bermanfaat..
Wassaalamu’alaikum
AL ARIF