link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Minggu, 19 Desember 2010

Universal Studios di Singapore

Universal Studios Singapore map showing the seven distinctive zones.
Universal Studios di Singapore
**wisatasingapura.kiosgeek.com

Universal Studios Singapore berdiri di kawasan Resort World Sentosa yang merupakan kawasan Integrated Resort masih baru saja dibuka secara resmi pada April tahun 2010.

Status Saat Ini: Soft Opening

Setiap melangkahkan kaki di berbagai zona, Anda akan merasakan nuansa yang berbeda. Universal Studios Singapura dibagi menjadi 7 zona, Madagascar, Istana Far Far Away dari dunia Shrek adalah yang pertama di dunia, The Lost World tempat di mana anda bisa menemukan dunia Dinosaurus dan Waterworld, Ancient Egypt – sebuah dunia mesir kuno yang penuh mumi, Sci-Fi – sebuah kota futuristik dan dua zona terakhir mengambil tema kota yang terkenal di Amerika yaitu Hollywood dan New York.

Putting Universal Studios Singapore on Sentosa into perspective

Well, today I am doing a post on where Universal Studios Singapore is exactly, and putting it into perspective for all of you.

Why am I doing it? I figured out that those of you who don't live in Singapore wouldn't know where Universal Studios Singapore is going to be in and what significance it has for Singapore. So I am set to correct this from this moment onwards.

Universal Studios Singapore is located in Resort world at Sentosa at Sentosa island. So where and what is Sentosa? Sentosa is an island resort, off mainland Singapore, where there are attractions, hotels and sandy beaches for a weekend getaway. Here is the map. Sentosa shown in red.





So next question in your mind is: what is on Sentosa? Well, there are attractions, hotels and sandy beaches. Here is a map of Sentosa:


Click to enlarge.

So where is Universal Studios Singapore located? It is located on the area marked in light green on the map above, called Resort Wort at Sentosa.

So the story about Resort Wort at Sentosa is that it is a Integrated Resort built on the Island by Genting Singapore. It consists of Universal Studios Singapore, a casino, some hotels, and some other attraction. The link to official website here.

Well, I figured out that explaining would only make things more confusing, so here is a map of the Resort World at Sentosa:



So for those of you who think that Universal Studios Singapore is a independent project, it is not.


The blog posts will be continued...

All pictures belongs to respective companies and individuals.

Jika dari gerbang utama anda memilih jalur sebelah kiri maka urutan pertama dari area di Universal Studio Singapura adalah sebagai berikut:

Madagascar™
Dari film Madagascar yang menjadi hit, diproduksi oleh DreamWorks Animation film, dibuatlah area ini. Sebuah area dengan nuansa hutan tropis yang kental, dipenuhi dengan binatang-binatang yang unik dan menakjubkan seperti lemurs dan foosas. Nyanyian burung dan teriakan kera memecah keheningan hutan sewaktu Anda menjelajahi lebih dalam lagi area hutan tropis ini, yang serunya Anda akan menjelajahi area ini dengan perahu.

Atraksi yang ada di zona Madagaskar:

King Julien’s Beach Party-Go-Round™
Berputar-putar naik komedi putar di atas punggung tokoh-tokoh kartun Madagaskar. Inilah komedi putar yang bertemakan Madagaskar.. A CRATE ADVENTURE™
Bergabunglah dengan keempat tokoh Madagaskar Alex, Marty, Melman dan Gloria pada petualangan di sepanjang pantai Madagaskar. Anda akan diajak berpetualang di atas perahu untuk mengalahkan foosas di tepi kawah gunung berapi dengan bantuan penguin-penguin psycho yang cerdas...
Far Far Away™
Mau ketemu dengan tokoh-tokoh kartun dari film Shrek? Di sinilah tempatnya. Anda bisa bertemu dengan tokoh donkey, menyaksikan petualangan Shrek dari dunia 4D, naik bianglala para peri, serta naik ke punggung sang naga kekasih donkey (roller coaster) untuk menyaksikan dunia Shrek yang sungguh menakjubkan, Anda bisa melihat tokoh the Three Little Pigs, the Big Bad Wolf, Gingy hingga Pinocchio. Saksikan dunia Shrek yang sesungguhnya di sini !


Photos courtesy of Putra Daerah - Dony Alfan
Negeri Far Far Away lengkap dengan toko-toko unik yang menghiasi Jalan Romeo Drive (plesetan dari Rodeo Drive). Di zona ini, Anda akan dimanja atraksi multi dimensi dalam Shrek 4-D dan Donkey Live serta ada banyak toko Merchandise yang menawarkan berbagai miniatur, souvenir yang temanya seputar dunia Shrek.

Atraksi yang ada di zona Far Far Away™:

•Enchanted Airways™
Rasakan keceriaan naik Roller Coaster mengeliling dunia Far-Far Away.
•Shrek 4D Adventure™
Duduk di theater yang nyaman untuk menyaksikan petualangan Shrek menyelamatkan Putri Fiona. Percikan air, tiupan angin dan tempat duduk yang bisa bergerak membuat anda merasa benar-benar ikut berpetualang menyelamatkan sang Putri.
•Magic Potion Spin™
Permainan untuk si kecil. Masuklah ke istana Shrek di sana ada sebuah bianglala mini yang terbuat dari kayu dan di desain unik ini akan membuat membuat anak kecil lebih ceria dan segar setelah menghabiskan waktu di luar yang terik.
•Donkey Live™
Live show si Donkey bisa anda saksikan di theater yang berada di dalam istana Shrek.
The Lost World

Dibagi menjadi 2 area: Jurassic Park dan WaterWorld, bagi Anda para fans kedua film blockbuster ini, Anda bisa mengalami sendiri bagaimana suasana hutan tropis di mana dinosaurus bersembunyi, melihat Pteranodons berterbangan di udara merupakan pengalaman yang sungguh mencengangkan. Lalu di WaterWorld Anda bisa menyaksikan pertunjukan menegangkan seperti di film “WaterWorld” asli, pertunjukan ini akan diramaikan dengan adegan ledakan api dan semburan air yang benar-benar asli. Sungguh sensasional.

Atraksi yang ada di zona The Lost World:

WaterWorld™
Pertunjukan yang luar biasa mencengangkan. Show yang satu ini akan menampilkan potongan cerita dari film WaterWorld, yang merupakan puncak pertempuran antara Mariner dan Kapten Botak dalam upaya menyelematkan kekasihnya Helen. Show ini akan dipenuhi dengan spesial efek dan adegan stuntman yang seru. Percikan api, kepulan asap, efek tembakan yang mengenai air hingga pesawat terbang yang masuk ke dalam arena show (seperti di foto) benar-benar membuat anda terpukau..Canopy Flyer™
Sebuah wahana yang mengajak anda untuk berkeliling dunia Dinosaurus dari ketinggian. Naiklah ke tempat duduk tersebut lalu rasakan bagaimana serunya anda dibawa ke puncak lalu meluncur dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi sehingga permainan ini bisa dinikmati juga oleh orang-orang usia lanjut yang tidak takut ketinggian..Dino-Soarin™
Naiklah ke punggung Pteranodon lalu terbang ke langit tinggi mengeliling dunia Dinosaurus..Amber Rock Climb™
Cicipi petualangan panjat tebing yang tidak biasa. Anda akan memanjat sebuah tebing yang penuh dengan batu perhiasan yang tak ternilai harganya karena di dalamnya ada fosil-fosil insekta dari jaman dinosaurus..
Courtesy of insing.com
Jurasic Park Rapids Adventure™
Mari berpetualan menyusuri sungai yang memiliki arus yang deras sehingga kapal anda akan sering menghantam sisi sungai, melompati air terjun kecil dan bersiaplah untuk basah. Siapkan baju ganti jika anda ingin masuk ke wahana ini, jika anda sedang beruntung maka bisa saja anda keluar dalam keadaan kering.
..Ancient Egypt
Jelajahi negeri Mesir kuno yang seru. Anda bisa melihat piramid kuno dan obelisk berdiri dengan gagahnya. Anda akan merasa seperti dibawa ke negeri Mesir dengan seting tahun 1930, jaman keemasan negeri Mesir. Menjelajah negeri Mesir di era saat kuburan Pharaohs ditemukan di mana kutukannyapun mulai menebar maut, sungguh menegangkan dan mencengangkan !!!

Atraksi yang ada di zona Ancient Egypt:


Revenge of the Mummy™
Mengendarai Roller Coaster dengan kecepatan tinggi, mundur secara tiba-tiba dengan kecepatan tinggi lalu akan ada juga turunan yang tajam yang memacu adrenalin anda. Kelilingi dunia kuno Mesir yang gelap dan misterius dengan Roller Coaster berkecepatan tinggi. (Tidak disarankan untuk wanita hamil dan orang tua)..Treasure Hunter™
Ayo berkeliling dengan santai untuk mencari harta karun dengan mengendarai mobil Jeep tua ala Indiana Jones...
Photos courtesy of Putra Daerah - Dony Alfan
Sci-Fi City
Sebuah zona yang didesain menjadi sebuah kota yang futuristik. Pernah melihat film-film tentang masa depan di mana kota-kota sudah berubah menjadi lautan beton dan besi.

Ada 3 wahana di area ini. Ketiga wahana tersebut adalah

Battlestar Galactica™ Cyclon & Battlestar Galactica™ Human
Roller Coaster terdahsyat dengan 2 jalur yang berbeda. Roller Coaster Cyclon dan Human memiliki jalur yang saling bersebrangan satu sama lain sehingga Roller Coaster bisa berhadapan langsung dengan Roller Coaster group lainnya, hal ini membuat suatu pengalaman yang berbeda dalam menikmati permainan Roller Coaster. Benar-benar seperti pertempuran antara manusia dan robot.


Photos courtesy of Putra Daerah - Dony Alfan
.Accelerator™
Duduk di kursi futuristik lalu anda akan diputar-putar hingga menembus ruang waktu. Bagi anda yang mudah pusing dan mual tidak disarankan untuk mencicipi atraksi ini.



Accelerator™
..New York
Zona berikutnya adalah di mana anda akan merasa seperti berada di kota new york dengan menyusuri jalan di mana ada banyak deretan toko di sisi kanan dan kiri yang didesain persis seperti di jalan kota New York. Lalu temukan juga artis legendaris di sepanjang jalan ini. Anda bisa berfoto ria dengan tokoh-tokoh idola anda yang datang dari jaman dulu seperti Charlie Chaplin dan Marilyn Monroe.

Atraksi yang bisa anda temukan di sini adalah
•Lights, Camera, Action!™ di mana anda bisa menyaksikan bagaimana dahsyatnya spesial efek mulai dari sebuah area yang kosong lalu diubah setingnya menjadi suatu spot di New York dan kondisinya sedang dilanda badai besar. Spesial efek yang luar biasa bisa membuat anda seperti benar-benar berada di tengah amukan badai, angin besar lalu ada kapal-kapal yang terbakar hingga akhirnya ada sebuah kapal feri besar tiba-tiba masuk dan menghantam dek di mana anda berdiri dan anda akan spontan meloncat… takut dan terkejut.
•Stage 28™ yang juga masih seputar tema pembuatan film di mana ada sound stage dengan teknologi yang terkini yang biasa dipakai untuk memproduksi film.


Zona New York

Zona New York

Charlie Chaplin & Marilyn Monroe

Lights, Camera, Action!™
Hollywood
Zona Hollywood berada di dekat gerbang keluar masuk ke Universal Studio. Jika pertama kali anda masuk lalu mengambil jalur sebelah kanan anda maka zona ini adalah zona yang pertama anda kunjungi. Mengadopsi bentuk-bentuk arsitektur terkenal dan tentunya Anda dapat berjalan di area walk of fame di antara pohon-pohon palem, khas Hollywood. Di zona ini akan ada banyak toko merchandise dan tentunya ada atraksi yang tidak kalah menarik dengan zona lain yaitu live performance para monster Universal Studio pada acara musikal yang berjudul “rock-n-roll musical” di Pantages Hollywood Theater™.


Live Show Monster Rock

Zona Hollywood

Harga-harga Tiket Universal Studios Singapore

Tiket masuk 1 hari – Hari biasa dari Senin hingga Jumat.
Adult – Sin$ 66
Child – Sin$ 48
Senior – Sin$ 32

Tiket masuk 1 hari untuk Public Holidays, Eve of Public Holidays and Super-Peak Periods.
Adult – Sin$ 72
Child – Sin$ 52
Senior – Sin$ 36

Tiket terusan selama 2 hari berturut-turut
Adult – Sin$ 118
Child – Sin$ 88
Senior – Sin$ 58

Express Pass

Express passes memberikan Anda para pemilik tiket untuk mendapatkan prioritas utama atas segala atraksi yang ada di Universal Studio ini. Jumlahnya akan dibatasi setiap harinya dan harus dibeli bersamaan pada saat membeli tiket terusan.

Ticket Type Off- Peak3 Peak4 Super Peak5
Universal Express*
(In addition to your admission ticket) S$30 S$48 S$68

Off Peak3 : Hari Biasa (Senin – Jumat)
Peak4 : Hari Biasa saat Musim Libur Sekolah
Super Peak5 : Akhir Pekan dan Black-Out Dates




Jam Operasi Universal Studios Singapore


Hari Biasa: Pukul 9:00 – 18:00
Para periode Soft Opening, Jam Operasi pada Sabtu, Minggu dan Hari Libur Publik adalah 9 pagi hingga 6 sore.
Peta Interaktif Universal Studios Singapore


( Courtesy of www.rwsentosa.com )
Cara pergi ke Universal Studio Singapore? Lihat Singapore how to get there.

Brosur Universal Studios Singapore. Download di sini



Shrek, Shrek 4-D Adventure, Madagascar, Madagascar: A Crate Adventure and other Shrek and Madagascar elements ™ & © 2010 DreamWorks Animation L.L.C. All rights reserved. Jurassic Park and Jurassic Park Rapids Adventure ™ & © Universal Studios/Amblin Entertainment. All rights reserved. Battlestar Galactica ™ Universal Studios. © Universal Network Television LLC. All rights reserved. The “Hollywood Sign” and the “Hollywood Walk of Fame” ® Hollywood Chamber of Commerce. All rights reserved. Universal Studios Singapore ® & © Universal Studios. Universal Studios, the Universal globe logo and all Universal indicia ™ & © Universal Studios. All rights reserved.

Testimoni Pengunjung USS by Febi

saya baru saja dari US tanggal 11 april kemarin, kebetulan masa soft opening-nya samapai 12 April saja. Harga weekend SGD72/adult, dan krn masih dalm masa soft opening saya msh diberikan voucher meal SGD 10 dan voucher retail shop SGD 5. Wahana yang saat itu tidak dibuka adalah Battlestar Galactica. Yang lainnya sudah open semua. Beli tiket di tempatnya langsung juga tidak masalah. Pelayanannya oke.
Testimoni Pengunjung USS by Herman Saksono
Putra sulung Lee Kuan Yew menuai protes ketika pemerintahannya membangun resort terpadu di pulau Sentosa, Singapura. Masalahnya memang, resort terpadu ini sebetulnya kasino yang diberi gula-gula manis, seperti hotel, spa, seaworld, dan Universal Studios Singapore. Lihat selengkapnya di Universal Studios Singapore by Herman Saksono

Testimoni Pengunjung USS by Dony Alfan
Surga baru di Pulau Sentosa. Universal Studios Singapura dibagi menjadi tujuh zona, yakni Hollywood, Madagascar, Far Far Away, The Lost World, Ancient Egypt, Sci-Fi City, dan New York. Anda bisa menghabiskan waktu seharian untuk mencoba 24 atraksi yang ada, berbelanja merchandise, menikmati kuliner, dan mengelilingi theme park seluas 20 hektar ini. Lihat selengkapnya di Universal Studios Singapore by Dony Alfan


Artikel diterjemahkan dari www.rwsentosa.com

Panduan Wisata
.Cara pergi ke sini (?)
..About the Author
The Conceptor, Designer & Creator of Wisata Singapura. .Total Views: ..( Peta Wisata ) ~Tampilkan Peta~
.64 Comments
Adel
Posted February 4, 2010 at 5:45 AM
Universal studio sdh resmi dibuka? Kalau di web nya harga tiket masuk blm fixed ya. Mohon informasi. Thanks

The Oracle
Posted February 4, 2010 at 8:45 PM
Maaf, Universal Studios saat ini belum resmi dibuka.
myfa
Posted February 4, 2010 at 6:44 AM
how to getting there…?
dari orchard apa ada direct bus ke universal studio ? sentosa..?
apakah masih 1 arean dengan song of the sea..?

Saat ini belum ada. Anda harus ke VivoCity terlebih dahulu lalu naik train atau bus dari sana.
ika
Posted February 8, 2010 at 3:43 AM
universal studio tgl 15 feb itu sdh pasti resmi di buka blm yah??? krn saya ada rencana mau ksana tgl sgitu…

dan tgl 14 feb, pas chinese new year sentosa island dibuka ga???
takutnya tutup krn hari besar…

thx buat infonya…

The Oracle
Posted February 8, 2010 at 3:53 AM
Menurut informasi dari Sentosa, mereka akan tetap beroperasi pada tanggal 14 Feb.
vina
Posted February 17, 2010 at 1:32 AM
jadi kapan sih, resmi dibukanya?

The Oracle
Posted February 17, 2010 at 3:32 AM
Baru akan resmi dibuka April 2010 ini.
lenna
Posted February 17, 2010 at 11:52 PM
Mau tanya kalau tgl 12 – 16 Maret 2010 apakah Universal studio buka untuk umum ??

The Oracle
Posted February 18, 2010 at 1:14 AM
Sepertinya belum. Pihak Universal Studios sendiri belum mengumumkan tanggal yang pasti untuk pembukaannya. Hanya dikatakan bahwa akan buka pada awal April 2010.
Desy
Posted March 8, 2010 at 3:33 AM
Saya ada rencana ke sing tgl 25 – 27 April 2010. Rencananya pada tgl 26 April mau ke Sentosa resort, apakah tiket masuk ke Sentosa Island yang S$ 10, sudah termasuk tiket masuk ke RSW? Dan apa bedanya tiket masuk 1 hari dengan express pass? Terima kasih.
The Oracle
Posted March 10, 2010 at 2:51 AM
Tiket masuk S$10 itu hanya untuk sneak preview. Saat ini sudah tidak ada lagi tiket yang harganya S$10.
ines frewari
Posted March 14, 2010 at 1:47 AM
saya punya rencana ke singapura akhir juni-awal juli 2010, mohon infonya jika ada special packet ke RWS, terutama special price dong.. ) (2adults, 1child, 1 baby (18 months))Thanks..

The Oracle
Posted March 30, 2010 at 8:11 PM
Tidak dipungut biaya apapun untuk masuk ke RWS alias gratis.
erni
Posted March 29, 2010 at 11:12 PM
saya rencana tanggal 2-4 april 2010 ke singapura bersama suami dan 1 anak tiket pesawat dan hotel sudah siap hanya saya belum bisa mendapatkan tour ke sentosa dan universal studio..apak bisa dibantu untuk mencarikan tournya sekaligus antar jemput bandara changi…terima kasih.

The Oracle
Posted March 30, 2010 at 8:10 PM
Untuk paket tour bisa Anda beli di link berikut
http://www.partner.viator.com/en/7776/Singapore/d18-ttd

Untuk antar jemput bandara Anda bisa menggunakan jasa tour ini
http://www.partner.viator.com/en/7776/tours/Singapore/Singapore-Private-Arrival-Transfer-Airport-to-Hotel/d18-3695PSINAPTHTL
buster
Posted April 9, 2010 at 4:48 AM
saya dan teman2 berencana ke universal studio tgl 3 mei mendatang..
apakah masuk universal studio harus membeli tiket jauh2 hari dari online atau bisa langsung hari H dilokasi seperti misalnya dufan? mohon infonya..trimakasih

The Oracle
Posted April 9, 2010 at 4:56 AM
Sebetulnya bisa dibali langsung di tempat tapi akan lebih nyaman jika Anda beli di internet karena akan lebih nyaman tanpa harus mengantri.

buster
Posted April 9, 2010 at 9:58 PM
Tapi kalaupun saya beli langsung dsana pasti dapat kan yaa? Atau mungkinkah habis? Brarti bedanya hanya masalah mengantri saja yaa..trimakasih atas infonya

The Oracle
Posted April 9, 2010 at 10:05 PM
Untuk Soft Opening tiket tidak bisa dibeli pada hari H jadi harus dibeli 1 hari atau beberapa hari sebelumnya. Kalau sudah lewat Soft Opening sih bisa. Untuk soft opening ini sendiri belum tau sampai kapan.
mawita
Posted April 12, 2010 at 10:55 PM
saya rencana bulan juni ke sgp trus ke RWS cuma ingin naya kalau beli tiket masuk Universal Studio pakah wahana yang disitu bebas main? atau harus bli tiket lagi untuk setiap wahana? mau naya kalau kita bli tiket masuk Universal Studio pakah bisa main wahana yang ada situ ya? atau lain bli tiket contohnya wahana lost word atau madagascar tq.

The Oracle
Posted April 12, 2010 at 11:08 PM
Tiket itu tiket terusan jadi ga bayar apa2 lagi di dalam.
yuliana
Posted April 13, 2010 at 3:25 AM
sy rencana mau pergi tgl 30april ke universal studio, apakah itu sudah grand opening? dlam artian smua wahana atau atraksi nya sudah dibuka smua. dan bagaimana pembelian tiket nya, lbh baik lsng di tempat atau online? kalo online web nya bisa tau?

trimakasih sebelum nya.

The Oracle
Posted April 13, 2010 at 4:20 AM
Hingga saat ini belum ada pengumuman apapun dari pihak Universal Studio. Jadi kita belum tau statusnya. Kalau ada nanti kita kasih kabar.
febi
Posted April 14, 2010 at 2:49 AM
saya baru saja dari US tanggal 11 april kemarin, kebetulan masa soft opening-nya samapai 12 April saja. Harga weekend SGD72/adult, dan krn masih dalm masa soft opening saya msh diberikan voucher meal SGD 10 dan voucher retail shop SGD 5. Wahana yang saat itu tidak dibuka adalah Battlestar Galactica. Yang lainnya sudah open semua. Beli tiket di tempatnya langsung juga tidak masalah. Pelayanannya oke.

The Oracle
Posted April 14, 2010 at 3:19 AM
Thanks infonya yah.
mawita
Posted April 14, 2010 at 4:38 AM
kalau ke sgp bagusnya cari hotel dikawasan mana? dengan catatan hotel dengan rate dibawah S$ 100 hehe. tolong rekomendasi d. tq rencana untuk bulan juni

hery
Posted April 14, 2010 at 9:52 PM
coba di grand anchelor di 3 bellios road, daerah little india.
dia baru buka april ini jd masih baru dan harganya murah sekali dr USD 150++ jadi cuma Sin$ 70! lewat Asiatravel.com.
Gue minggu depan jalan ke sana.
mawita
Posted April 15, 2010 at 2:15 AM
trus kalau ingin book di sini bisa ga? trus untuk tiket US katanya ada atraksi tertentu harus pake tiket tambahan ya?
Ichand Satria
Posted April 19, 2010 at 2:10 PM
Untuk yang suka banget traveling dan jalan2 ke Negeri Singapura , ada kabar baru nih. STB (Singapore Tourism Board) baru2 ini ngeluncurin web baru sebagai penanda pergantian tag line serta logo lama mereka yang sebelumnya “Uniquely Singapore” , kini menjadi “Your Singapore” . Dan situs baru yang kini bisa diakses adalah http://yoursingapore.com

The Oracle
Posted April 28, 2010 at 1:30 AM
Thanks sharingnya. Sering2 bagi info di sini ya.
vira
Posted April 26, 2010 at 11:11 PM
untuk Adult – Sin$ 72 include all atau baru tiket masuk saja? dan senior Sin$ 36 maksudnya apa ya? universal studionya sudah resmi dibukan?

Thanks
Ester Tan
Posted April 28, 2010 at 1:26 AM
sebenarnya wahana yang yang di resort world itu untuk bulan juni sudah open semua belum? harga tiketnya yang di atas ya?
thx infonya

The Oracle
Posted April 28, 2010 at 1:29 AM
hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Resor World Sentosa tentang status Universal Studio. Jadi seperti masih dalam tahap soft opening. Masih ada beberapa permainan yang belum buka.
linda
Posted April 29, 2010 at 6:58 AM
saya bulan september rencana ke sing, karena bawa anak saya mau ke RWS. yg sama mau tanyakan bagaimana cara untuk booking tiket. tq

The Oracle
Posted April 30, 2010 at 3:08 AM
Kamu bisa langsung beli dari website http://www.rwsentosa.com
Teddy
Posted April 29, 2010 at 9:49 PM
Saya mau tanya untuk masuk ke Univ Studio apakah kalau saya beli Express Pass juga diharuskan membeli tiket terusan juga ? trims ya

The Oracle
Posted April 30, 2010 at 3:07 AM
Iya, harus. Anda harus punya tiket terusan terlebih dahulu baru setelah itu diupgrade dengan express pass.
ica
Posted May 6, 2010 at 2:47 AM
saya mau tanya, u/ beli tiket USS emangnya harus booking ya? ga bs kita dtg lgsg ke tempatnya? dan apa bner beli tiket uss itu harus pake credit card?
thx

The Oracle
Posted May 9, 2010 at 4:47 AM
Bisa kok langsung datang di tempat. Kalau beli online pembayarannya cuma bisa via kartu kredit sedangkan kalau datang langsung bisa pakai cash.
robin
Posted May 8, 2010 at 4:51 AM
mao tanya dunk. kalo menginap di hotel hard rock singapore yg ada di rws. dapat tiket masuk ke uss nda ?? atau wahana lain ?

The Oracle
Posted May 9, 2010 at 4:39 AM
Kalau dilihat dari system bookingnya sih tidak termasuk ya kecuali kalau Anda mendapatkan paket tersebut dari biro tour&travel. Mungkin mereka memberikan paket tersendiri.
dika
Posted May 12, 2010 at 4:39 AM
Bagaimana cara membeli tiket Universal Studio secara online?
Tks

The Oracle
Posted May 12, 2010 at 8:14 PM
Bisa langsung dibeli online di http://www.rwsentosa.com
ana
Posted May 13, 2010 at 8:46 AM
saya mau tanya rencana tgl 27 mei mau ke singapore kira-kira semua wahana yang ada di universal studio sudah beroperasi semua atau belum?
kira-kira setiap wahana harus ngantri untuk mainnya?
Thx

The Oracle
Posted May 13, 2010 at 9:05 PM
Belum ada pengumuman resmi dari USS tentang kapan akan berakhirnya soft launching. Beberapa wahana masih dalam tahap pengembangan.
kaka
Posted May 13, 2010 at 8:57 AM
bagaimana cara booking online??

The Oracle
Posted May 13, 2010 at 9:01 PM
Klik di tombol berikut
Book Tiket USS
lina
Posted May 24, 2010 at 8:48 PM
saya rencana akan mengunjungi universal studio sekitar pertengahan juni ini bersama keluarga, 3 dewasa , 1 anak umur 10 thn, kalo kami menginap di sekitar orchard road, bagaimana transportasi menuju ke sana dan balik ke hotel ?
apa nama situs untuk booking tiket universal studio ? dan kapan sebaiknya saya booking tiket ?apakah tiketnya terusan untuk 1 hari ?mohon infonya , terima kasih , Bu lina zahirlina@gmail.com

The Oracle
Posted May 24, 2010 at 8:55 PM
Silahkan baca Singapore how to get there. Untuk link tiket sudah disediakan di artikel ini dibagian tiket.
mira
Posted May 28, 2010 at 12:58 AM
mau ty donk…
sy rencana agst ini mao ke singapore. sy mao ke USS caranya bgmn ya? sy menginap sekitar orchard, klo naik mrt turun di mana? beli tiket nya dmn? trus klo mao duck tour, beli tiketnya dimana? naik nya dr mn?
tolong info + peta nya kirim by email ke miu_f42000@yahoo.com ya.
tq sblmnya
rocky
Posted May 31, 2010 at 4:40 AM
mau tanya dong , sy dan anak2 mau ke USS, Juli awal nginap di China Twn, beli tiket USS apa sdh termasuk lihat attraksion dan pertunjukan atau hrs bayar lagi ? mhn saran kr besar dan luas serta banyaknya wahana dan atraksi jika utk seharian kira2 apa saja yg bagus dan baik utk di kunjungi ..dan apa tiket bs di beli di Jakarta dan dmn? terimakasih atas saranya.

The Oracle
Posted May 31, 2010 at 5:14 AM
Tiket sudah termasuk lihat atraksi dan permainan di dalam USS tapi untuk beberapa acara spesial harus bayar terpisah. Untuk info yang harus dibayar terpisah harus tanya ke informasi di USS.
USS itu tidak sebesar yang anda kira. Jika anda pergi dari pagi sekitar jam 10 pagi. Dijamin bisa mencicipi semua permainan yang ada.
Tiket bisa dibeli lewat tombol “Book Ticket USS” di artikel ini.
WENI
Posted June 1, 2010 at 3:45 AM
sy & suami berencana berlibur ke singapore bersama 3 anak kecil. Ada info hostel yg murah & bersih ga? Kalo bs di bwh US$70.Tapi deket MRT & tempat mkn.

Universal Studios Singapore Tour Tips

12 useful Universal Studios Singapore Tips to save you time and money. Get help and advices from these tips to plan for an enjoyable trip to the theme park.

Two more new rides will be open this year

The two new rides set to open by 2011 are Madagascar: A Crate Adventure, which will be open by June. The other ride, Transformers, will be ready by the end of the year.

Roller Coaster at Sci-fi City set to open by 21 Feb 2011

What a long wait? Closed on 25 Mar 2010, the Battlestar Galactica roller coaster in Universal Studios Singapore still not in operation after stopping for more than ten months. The good news is that, it is confirmed to open on 21 Feb 2011. For those who has not been to the theme park, you may want to watch a video clip here to see how the ride looks like.
Universal Studios Singapore, officially opens on 18 Mar 2010, is lighting a fire of excitement in the hearts of thrill seekers and fun lovers worldwide. As part of a growing and innovative part of the world, this newest Universal Studios theme park will have rides and attractions unique to Singapore which will attract not only fortunate locals but also people from around the world wanting to experience this most innovative and impressive theme park as well as the local Singaporean culture.
Visitors to the park will not only experience exciting rides and lively shows, they will be thrown into some of their very favorite adventures from the big screen. From watching live stunts in the Waterworld attraction to riding down the river with the beloved characters of Madagascar, visitors will actually get to be a part of their favorite films.

The Seven Distinct Zones

Guests at Universal Studios Singapore will get to experience seven distinct zones in the park: Hollywood, New York, Sci-Fi City, Ancient Egypt, Lost World, Far Far Away, and Madagascar. All total the park boasts 24 rides and attractions, 18 of which are unique to Universal Studios Singapore. Visitors will also enjoy a plethora of dining options and gift shops to satisfy even the most discerning tastes.
Universal Studios Singapore map showing the seven distinctive zones.
Map of Universal Studios Singapore

Hollywood

The entrance to the new park makes up the first zone, Hollywood. The Hollywood zone replicates the gorgeous art nouveau buildings of 1940’s Hollywood and all of the glamour that went with the time period. The streets of Hollywood are lined with unique shops, such as Silver Screen Collectibles and tasty restaurants such as Mel’s Diner. Guests can watch a live Boradway musical performance "Monstrocity" at Pantages Theater. It's the only themed zone that opens at night every Friday to Sunday.

New York

From the streets of Hollywood visitors suddenly stroll onto the streets of New York, the next zone in Universal Studios Singapore. The streetscape of 1940’s New York, complete with brownstones and faux gas lamps provides a front for attractions that take guests behind the scenes of movies and television. Also included in New York is perhaps one of the tastiest steak houses in Singapore, KT’s Grill.

Sci-Fi City

After leaving New York visitors emerge into Sci-Fi City, the perfect zone for fans of science fiction and fans of the hit show Battlestar Galactica. In Sci-Fi City guests can choose to side with Humans or Cylons and ride one of two unique roller coasters that twine together creating several “near misses” that are not only terrifying but also very symbolic of the battle between Humans and Cylons in the show.

Ancient Egypt

From the future to the past, guests next step into Ancient Egypt, the fourth zone in Universal Studios Singapore. In Ancient Egypt guests can enter the popular movie The Mummy or seek buried treasures. Hungry guests can also sate their appetites at Oasis Spice Café, with spicy Mediterranean and Malay cuisine.

The Lost World

Trekking out of Ancient Egypt leads visitors even further back in time, to The Lost World. In the Lost World guests can experience hit action movies Jurassic Park and Waterworld. Whether riding down a river plagued with voracious T-Rex’s or watching talented stunt men in the explosive Waterworld live action show, guests are in for a lot of excitement in this area.

Far Far Away

If guests are still on their feet they wander from the Lost World into the world of fairy tales, also known as Far Far Away. Based on the whimsical and hilarious movie Shrek, Far Far Away features exciting 4-D Shrek films and live concerts with everyone’s favorite equine, Donkey. If guests need refreshing they can make a stop at the Fairy Godmother’s potion Shop to mix up a quick magical potion at the juice bar before heading to the final zone.

Madagascar

Rounding out the experience at Universal Studios Singapore is the Madagascar zone. Based on the charming animated movie chronicling the antics of shipwrecked animals, the Madagascar zone offers a river ride for the whole family as well as two restaurants to satisfy hungry and tired guests.


Universal Studios Singapore Opening Hours and Ticket Prices

Universal Studios Singapore Opening Hours

Mon to Fri: 10am to 7pm daily
Sat, Sun and Public Holidays: 10am to 7pm

Universal Studios Singapore Ticket Prices
No where else in the world can people experience the movies in the way offered at the new Universal Studios Singapore. The theme park offers very reasonable rates, ranging from $66 for a one day weekday adult pass to $118 for a two day adult pass. Children and seniors can also enjoy a discounted rate (all prices are in Singapore dollars). Refer to table below for admission fees or call (65)6577 8899 for details.

One-Day Pass - Mon to Fri (#)
One-Day Pass - Weedends (+)
Two-Day Pass
Adult
$66
$72
$118
Child
$48
$52
$88
Senior
$32
$36
$58
Notes:
  1. # means excluding/+ means including public holidays, eve of public holidays and super-peak periods.
  2. Adult refers to 13 years old and above; child 4 to 12 years old and senior 65 years old and above.


Getting There: How to Get to Universal Studios Singapore?

By Public Buses

1. RWS 8Board at the bus stop outside of VivoCity. You may take any of the following buses to reach this bus stop: 10, 30, 65, 80, 93, 97, 100, 131, 143, 145, 166, 188 and 855. The fare for a round trip is S$2. Operating hours from 6am to 11.30pm daily.
2. RWS 88
From City Hall MRT Station(NS25/EW13), walk to the bus stop on Coleman Street, which is directly opposite The Adelphi Building. The fare for a round trip is S$2. The service is only availble on Saturdays, Sundays and Public Holidays. Operating hours from 8am to 11pm.
3. 963R
Board at the bus stop at Woodlands Regional Interchange, which is directly below Woodlands MRT Station. The fare is about S$2. The service is only available on Saturdays, Sundays and Public Holidays. Operating hours from 8.30am to 11.30pm.
By Sentosa Express

Take a MRT train to HarbourFront MRT Station, which is link to VivoCity Mall, then transfer to the Sentosa Express train located at level 3 of VivoCity(Lobby L). Align at Waterfront Station. The fare is S$3 inclusive of Sentosa Island admission charge.
By MRT Train

Take a North-East Line train to HarbourFront Station. You may then transfer to a public bus RWS 8 or the Sentosa Express train to reach Universal Studios Singapore.
By Car

You may enter directly to Resorts World Sentosa basement car park without passing through the Sentosa gantry. By this way, only car park charges apply. If you enter via Sentosa gantry(to any one of the hotels entrance), an additional admission charge to Sentosa Island apply. Show your hotel booking slip to the gantry for an island admission waiver.
By Taxi

The same charges apply, please refer to the above section 'By Car'. In addition, all visitors departing from Resorts World Sentosa IR will be required to pay a surcharge of S$3. You can save on the surcharge if you take a Yellow-Top taxi instead.


Parking at Universal Studios Singapore and Car Park Charges

Where to Park Your Car at Universal Studios

The nearest and most convenient to park your car if you drive there is to park at one of the four hotels car parks, i.e, Festive Hotel, Crockfords Tower, Hotel Michael and Hard Rock Hotel at the basement of Resorts World Sentosa Integrated Resort.
Resort World Sentosa Car Park Charges

Monday to Friday from 7am to 7pm
$7 for the first hour, $2 for the next subsequent hour. The maximum parking fees is capped at $20 per day.

Saturday, Sunday and Public Holidays
The parking rates are same as weekdays.
Other Car Parks in Sentosa Island


A theme park for the whole family, Singapore's Universal Studios has attractions for everyone from the young, to the young at heart. Adults can seek thrills on the heart-pounding roller coasters and thrill rides while kids can enjoy the magic of gentle rides like the Dino-Soarin’ attraction. Even grandma can enjoy the park, with live shows like “Monstrocity” and family friendly rides such as Madagascar: The Crate Adventure.
No wonder interest is so high in this thrilling new theme park. Are you one of those waiting with bated breath? Wait no more! The Universal Studios Singapore was officially opened on 18 Mar 2010.

Universal Studios Singapore Photos


Getting around Hong Kong

Transportation in Hong Kong
**blog.jklmelton.net

Getting around Hong Kong is fast and easy. There are many ways to get you where you’re going, and the tram, train, ferry, and taxi I used got me just where I wanted to be. Hong Kong is also a very walkable city; wear your walking shoes, and take your camera. Since I was based at the Hong Kong Disneyland Hotel, I used the MTR train system to get into town (see the Disney-themed photo above; it’s similar to the train at Tokyo Disneyland Resort).

If you plan to stay awhile and move around the islands, you should think about getting an Octopus card. You pay one price to get the card and just scan it as you enter the wicket (turnstile). The price is deducted from your card, and you can reload the card in HK$50 increments as needed. Besides not having to buy a ticket or worry about having the proper change, using the card gets you discounts on some of the methods of transportation. The card can be used in many stores as well. It’s good for three years, so you can hang on to it if you plan to go back again. Otherwise, you can get a refund on any balance above a modest charge; I hung onto my card, so I am not sure how much you get back.



In the Central area of Hong Kong Island, there is an entire underground area with moving sidewalks and plenty of



shops (here’s a Japanese munchie shop!),



signs, and information areas.



I didn’t take the street car, but if I hadn’t had so much fun walking around, I would have.



If you want to go up to Victoria Peak, the tram may be the way to go. Don’t let the extremely long line discourage you, it moves fairly quickly. If you have an Octopus card, you’ll still have to wait in the long line, but there’s a place for you to skip the ticket line once you get inside. The Peak itself is separate-post-worthy, so hang on for that one.



Another ride you should think about taking is the ferry from Central to Kowloon (or vice versa). Flash your Octopus card, and on you go.



It’s a short ride, but you can get a completely different perspective of Hong Kong, especially if you go to the top of Victoria Peak as well.

The guidebooks mention that Hong Kong is one of the cheapest cities for taxis, so if you need to get somewhere quickly, keep that one as an alternative. I used it for the airport-Hong Kong Disneyland run, and the ride was quick and the price reasonable.

Hong Kong Disneyland opened

Hong Kong Disneyland
**blog.jklmelton.net


Spring sprang a couple of weeks ago, and after some careful planning, the family was able to travel to Hong Kong for the first time. Our first stop was the relatively new Hong Kong Disneyland, opened in late 2005. We stayed at the Hong Kong Disneyland Hotel which is about a 10-minute ride from the park via a Disney shuttle bus. There is also an MTR (more on this system later) station near the entrance, so it’s convenient if you’re staying along one of the many stations along one of the routes.



Visitors are greeting by a surfing Mickey and some other aquatic friends.



If I blinked, the entrance is similar to other Disneyland-based parks that I have visited, with a security check of your bags and the Main Street station. On first glance, the layout of the park is similar as well, with one big difference. There are only four sections to the park: Main Street, Tomorrowland, Fantasyland, and Adventureland. While they have a few of the main rides that you would expect—Autopia, the Jungle Cruise and Space Mountain—the park may be more notable for rides that are missing: Splash Mountain, Big Thunder Mountain, Pirates of the Caribbean, the Haunted Mansion, among others.

The park can easily be visited in a day, although that might not work if there are any large crowds. We virtually walked up to all the rides and got on. The only exception to that was the Autopia, but even that was reasonable. The sign said 60 minutes, but our wait was under 30 minutes. The second-longest wait was for The Lion King show (around 20 minutes). Although some places, like the entrance, seemed crowded, the park seemed to absorb people well. I read a couple of articles in the local paper noting that attendance was not as high as expected; for those of us visiting now, that is a good thing. Disney stockholders (who own 43% of the park; the Hong Kong government owns the other 57%) might think otherwise. I also read that two more sections are planned for Hong Kong Disneyland. The article’s main topic, however, was that a Shanghai Disneyland is in the works, and that might impact the numbers of visitors to the HK park. Time will tell.

All in all, I would have to say it’s worth the visit, especially if you’re planning to be in the area. We had a good time and plan to visit again. I’ll write more on some of the details. Stay tuned.

Sabtu, 18 Desember 2010

Macau – Hong Kong – Shenzen





Rincian Pengeluaran Perjalanan Macau – Hong Kong – Shenzen (Oct, 2010)
by FEBRIE

Berikut adalah rincian pengeluaran perjalanan Macau-HongKong-Shenzen, dari tanggal 4 – 7 Oct 2010.

Kurs saat itu : 1 MOP = Rp 1.100,00 lalu 1 HKD = Rp 1.060,00 dan 1 Yuan = Rp 1.200,00. Pengeluaran tidak termasuk tiket karena harga tiket bervariasi. Kebetulan waktu gw, perginya rada mendadak sehingga dapat tiket lumayan mahal :( .

Sekedar info tambahan, gw membeli Octopus Card seharga 500 HKD yang rencananya akan digunakan untuk 2 hari tapi kenyataannya tidak perlu sebanyak itu. 250 HKD aj juga udah cukup, dimana Octopus ini hanya gw gunakan untuk transportasi via MTR dan beli makan di 7 Eleven.

Berikut rincian pengeluarannya.

Total habisnya (tidak termasuk tiket) adalah Rp 4.513.109,-.. (bokek lagi dehh.. :p)

Hongkong


Hongkong Island – So Much Fun and Memorable (Kamis, 7 Oct 2010)
by FEBRIE

Pagi ini, dari Moslim Hotel kita segera menuju Luo Hu station menggunakan taksi. Hari ini kita akan ke Hong Kong Island, namun harus singgah dulu ke Jordan, Kowloon sebentar buat ambil titipan tas di City Econo Guest House. Duh, untuuung aj bisa nitipin tas yak, ga kebayang deh kalo mesti manggul baju dan seabreg oleh2 itu, bisa2 perjalanan yang menyenangkan akan berubah muram, wkwkwk. Setelah mengambil tas, kita pun segera tancap ke Fortress Hill, menuju Yes Inn Hostel – tempat kita menginap malam ini. Kamar di Yes Inn cukup nyaman dan emang lebih lucu secara warna, tapi harganya lebih mahaaal, dan juga lebih suempiit (saking sempitnya mpe susah motret kamarnya). Dan bisa2nya juga si pemilik hostel memancangkan tali buat gantung baju di atas ranjang tidur :( .

Setelah cek-in kita segera cabcus. Tujuan berikut kita adalah ke Victoria Peak, mau naik Peak Tram dan mengunjungi si Nenek Tussaud, heheheh. Tidak seperti City Econo yang deket banget ma stasiun MTR, Yes Inn lokasinya agak jauh dari stasiun jadi lumayan ngebut juga nih kaki. Kita segera naik MTR ke Central. Sampai di Central, kita pun jalan kaki sekitar 10 menit bagi si kaki cepat atau 15 menit bagi si kaki standard (termasuk 5 menit mendaki), ke loket Peak Tramnya.

Sampai di loket, kita pun membeli tiket Combo yaitu tiket naik Peak Tram dan Madam Tussaud, bayarnya mesti cash atau by credit card. Jadi Octopus ga diterima disini. Naik Peak Tram lumayan menyenangkan, miringnya mpe 30Âş, seperti naik perahunya Niagara Dufan yang pas pendakian. Jadi badan kita agak2 doyong ke belakang gitu. Pantes aj posisi duduknya ga ada yang hadap2an, lah kalo hadap2an mesti ambrol ke depan, hahahaha.

Sampai di sana kita jalan2. Fiuuuh udara dingin berhembus and I like this very much. Gedung2 di Hong Kong Island terlihat jelas, indah deh, palagi waktu malam yaaa mesti lampunya bersinar2.

Walo indah, perut tetap lebih penting. Jam udah menunjukkan pukul 1 siang jadi kita segera menuju ke Burger King dilanjutkan ke Madam Tussaud. Ada lebih dari 200 patung tersebar di Madam Tussaud mulai dari artis Cina, artis dunia, tokoh politik, olahragawan, dll. Terus terang bagi gw yang ga gitu addict nonton TV, hanya secuil dari patung2 disini yang gw kenali. Palagi artis Cina, weuee…have no idea!! Beda dengan Elsa, rasanya dia hampir semua tau itu siapa. Dia juga girang benget bisa berfoto sama patung Madam Tussaud. Bukan, bukan karena dia mengidolakan Madam Tussaud tapi hanya karena patung Madam Tussaudlah yang lebih pendek darinya, hahahahah. Tapi patungnya sendiri emang bagus, mirip dengan aslinya jadi gw ambil foto2 juga deegh, heheheheh.

Keluar dari sana, kita otomatis akan melewati Souvenir Shop, ohoooy…ada banyak barang2 lucu khas Madam Tussaud disini. Dan ternyata di lantai bawah juga banyak kios2 yang menjual oleh2 khas Cina, mulai dari baju Cina, kaos Hong Kong, magnet, gantungan kunci, dll. Bagi yang tidak sempat belanja oleh2 di Mongkok, bisa beli disini karena setelah gw bandingkan harganya sama2 aj, plus kualitas magnetnya juga lebih bagus :D .

Selesai dari Victoria Peak kita segera menuju ke Tsim Tsa Tsui by MTR, tepatnya ke Avenue of The Star, namun sebelumnya kita mampir dulu di Causeway Bay untuk membeli barang titipan teman. Di Avenue of The Star ini kita bisa melihat Sympony of Light (SoL) yang dipertunjukkan setiap jam 8 malam. Apa itu SoL? SoL adalah permainan cahaya lampu laser dari gedung2 tinggi di Hong Kong, tentu saja disertai dengam musik yang membahana. Lama acara ini sekitar 15 menit, kereeen, jangan sampai terlewatkan soalnya gretongan, wkwkwk. Sungguh deh, Hong Kong benar2 memikirkan cara apa saja yang bisa menghibur penduduk dan para wisatawannya. Begitu SoL selesai, para wisatawan termasuk gw sibuk ambil2 foto dengan background cahaya lampu gedung2 tinggi di Hong Kong. Namun sekeras apapun kamera berusaha dan secanggih apapun gaya si pengambil foto, hasilnya tetep aj ga maksimal. Selidik punya selidik, ternyata cukup berjalan sekitar 3 menit saja dari sana sudah ada kameramen yang bisa dibayar untuk mengambil foto kita, mulai dari ukuran 2R sampai 10R. Weleeh, emang hasil fotonya beda yaaa :p. Berkat tangannya, kemunculan gw disini bisa terabadikan dengan baik, giyahahaha :D .

Jam udah menunjukkan hampir pukul setengah 10 malam, kita pun segera cabut untuk mengunjungi Ladies Market di Mongkok. Kenapa sih kok ngebet banget pengen ke tempat ini? Karena tempat ini dikenal sebagai pasar yang menjual oleh2 dengan harga yang murah, namun harus pandai nawar. Agak telat sebenarnya kita datang kesana, tapi daripada ga?? Dengan MTR kita pun segera menuju Mongkok. Jalan sedikit, sampai deh ke Ladies Market. Keliling sana sini, gw menemukan bahwa untuk oleh2 seperti gantungan kunci dan magnet, kualitasnya lebih bagus di kios2 Madam Tussaud. Kalau untuk baju2 dan sepatu boot, lebih murah di Dongmen Pedestrian. Tapi disini gw menemukan kaos Hong Kong dengan kualitas rada bagusan, karena bordiran dan kainnya rada tebel. Harganya 50 HKD/buah (kaos biasa kan harganya 100 HKD per 3 buah) dan sepanjang gw liat2 mungkin hanya kios ini yang jual :D. Kita berada disana mpe Ladies Marketnya tutup, yaitu jam 11 malam, baru balik ke hostel.

Besoknya, dengan menumpang bus double decker gw pun pulang ke Jakarta via Air Asia, transit Kuala Lumpur. 4 hari full gw berada di sini. Capek iya, kangen keluarga iya, kangen kerjaan kantor….jelas enggak!, tapi rasa puas jalan2 dan semua pengalaman baru yang gw dapatkan benar2 berharga. Ntar kalo Alif dah gedean, gw ajak kesini ah :D . Sampai jumpa di jalan2 berikutnya :)

Shenzen

Shenzen – Wanna Stay Longeer !! (Rabu, 6 Oct 2010)
by FEBRIE

Hari ini kami akan berangkat ke Shenzen, Cina. Barang kami yang seabreg2 itu kami titipkan di pemilik City Econo Guest House, bayarnya 15 HKD per tas. Menaiki MTR dilanjutkan dengan KCR, kami pun akhirnya sampai di Lo Wu – Luo Hu, perbatasan antara HongKong dan Cina. Target utama kita pagi ini adalah mengurus Visa On Arrival (VOA) di Lo Wu. Sayangnya saat itu kami belum punya mata uang Yuan. Jadilah tanya sana-sini dimanakah kiranya si money changer berada. Wah parah deh, begitu udah masuk wilayah perbatasan kontan masyarakatnya udah ga bisa Bahasa Inggris. Berbekal petunjuk dari seorang guard, kami pun akhirnya menukarkan uang kami pada seorang bapak yang sama sekali tidak ada tampang money changernya. Dan beneran deh, setelah dicek si Bapak ambil untung 50 ribu rupiah untuk per 1000 Yuan.

Kami segera naik ke lantai atas, bagian pengurusan VOA dan ternyata kami menemukan money changer pas di sebelahnya, sial! Proses VOA sendiri hanya memakan waktu sekitar 40 menit dan musti merogoh kocek seharga 160 Yuan. Keluar dari sana kami langsung menuju Moslem Hotel menggunakan taksi. Kota Shenzen agak berbeda dengan HongKong. Di Shenzen jalannya lebih luas dan tampak lebih sepi namun kotanya sendiri termasuk bersih. Bangunan Moslem Hotel sendiri sudah agak tua sehingga warna catnya mulai kusam. Tapi kamarnya jauh lebih lega, selain itu di dalam hotel itu ada restoran halal namanya Moslem Resturant. Secara umum kami puas dengan kondisi kamarnya termasuk resepsionisnya yang sangat membantu :) .

Kami pun segera jalan untuk menuntaskan list kami, yaitu visit ke Windows of The World (WoW). Apa itu WoW? WoW adalah tempat wisata yang luasnya puluhan hektar dimana isinya adalah miniatur2 kebudayaan dunia. Sebut saja misalnya menara Eiffel, menara Pisa, Taj Mahal, mpe Borobudur juga ada hanya dalam ukuran yang lebih kecil. Tidak hanya itu saja, di dalamnya juga ada beberapa wahana permainan seperti Dufan dan atraksi2 yang layak untuk ditonton. Kami kesana menggunakan bus dengan lama perjalanan 45 menit. Pas banget deh buat istirahat memulihkan tenaga :) .

Setelah makan KFC di sana, kami pun masuk. Begitu masuk jangan oh jangan lupa untuk mengambil peta WoW yang disediakan disana kalau ga ingin tersesat. Berbekal peta itu kita bisa memilih miniatur mana yang akan kita kunjungi. Selain itu, nama miniatur juga hanya tercantum di peta itu doang. itu artinya kalo lo pergi ke Menara Eiffel, lo ga bakalan nemu tulisan bertuliskan ”Menara Eiffel” disana. Tapi siapa sih yang gatau Eiffel, hehehe. nah masalahnya miniaturnya ada 200-an bo, dan apakah lo yakin akan mengetahui semua nama kebudayaan dunia? Sebut saja teman gw, Elsa. Dia sering banget denger nama Colosseum dan yang dia tahu hanyalah bahwa Colosseum itu bentuknya lingkaran. Walhasil, tiap ngeliat miniatur berbentuk lingkaran akan dia klaim sebagai Colosseum :D . Sama ma gw yang mengklaim setiap tiang adalah totem :( .

Sebenarnya kita bisa saja mengelilingi tempat ini menggunakan scooter (1 scooter bisa muat 2 orang) tapi bayarannya booo..120 Yuan/jam! Bisa juga mengelilingi tempat ini dari atas menggunakan monorail seharga 58 Yuan. Menurut gw, tempat ini sangat layak dikunjungi dan insya Allah bisa kurus dengan cepat kalo niat mengelilingi dari awal mpe akhir, hahahahah.

Di tengah rasa excited campur lelah mengelilingi WoW dan berfoto (beneran deh kita seperti lagi Amazing Race!), tidak sengaja kami melewati stand yang sangat menarik mata. Di stand itu digantung berbagai macam kostum cantik dari berbagai negara, pluuus di dindingnya tertempel foto2 para wisatawan yang memakai kostum2 itu!! Duh cantiknyaaa tambah lagi si penjual berkata “Only 20 Yuan, only 20 Yuan!!”.

Kontan mata gw ma Elsa langsung membelalak. Berfoto di WoW dengan memakai baju negara lain?? Wah pas banget tuh buat dipamerin :p, cuma 20 Yuan pulak!! Dengan tanpa ragu kami langsung memilih2 kostum kesukaan kami. Gw yang sejak dulu adalah penggemar komik dan film Jepang langsung memilih kimononya Oshin. Sementara Elsa yang sudah lama mengimpikan menjadi putri Huan Zhu langsung menyabot kostum negara Cina itu.

Segera si pelayan mengambil kameranya. Kami pun berfoto seorang2 dengan berbagai macam gaya. Si pelayan jeprat-jepret 5x dan setelah itu kami dipersilakan untuk mengambil foto sesukanya menggunakan kamera sendiri. Oh bayangkanlah, itu kan kesempatan langka. Kapan lagi bisa berpose macam2 dengan kostum unik seperti ini?

Segera gw dan Elsa menjauh ke suatu taman dan mulai bergaya2 centil. Dari pose berdiri, pose duduk, miring sana miring sini kami jabanin. Mpe gw serasa sedang main film Jepang aj dan akhirnya nekat mengambil pose berlari sambil berseru “Oshiiiin…!!!!” Elsa pun tak mau kalah, dia juga ikut mengejar sambil berseru ”Putri Huan Zhuuuu…!!” Duh, yang satu ga ingat udah umur berapa, yang satunya lagi ga peduli udah punya anak berapa :p.

Satu hal yang luput dari perhatian kami adalah bahwa hanya kami berdua – turis yang memakai kostum itu sampai hampir 30 menit!! Kontan kami diliatin pengunjung lain. Daripada bikin malu nama Indonesia, akhirnya kita udahan dan pergi mengambil fotonya.

“This Mam, 20 Yuan per each”. Whaaat????!!! *Ape die kate..? kok tiba2 jadi mehong yee??

Gw : “You say 20 Yuan per each not 20 Yuan for these 5 pictures?”

Pelayan : “No, 20 Yuan per each!” Heh??!!

Gw : “May I just take one picture and pay 20 Yuan?” (masih usaha nawar)

Pelayan : “No, you have to take them all.”

Ngeeek!! Pantesan ni pelayan tadi baek bangeeet… :( . Agak2 berat akhirnya gw en Elsa melepas 100 Yuan kami. Longok2 dompet, duit yang tersisa ga sampai 100 Yuan padahal habis ini kami berencana mau ke Splendid China untuk menonton pertunjukan kolosal 500 performers yang sangat terkenal itu, dimana harga tiket masuknya seharga 140 Yuan dan mesti bayar cash, aaaarggghhh!!! Obsesi Oshin dan Putri Huan Zhu ini membawa CELAKAAAAAA T-T.

Walo jengkel abis tapi setelah dipikir2 akhirnya kami bisa menerima kenyataan ini. Soal fotonya ternyata cakep2 (menurut kita loh) dan setelah dikurskan ke rupiah ternyata harga perlembarnya hanya sekitar 25 rebu. Yaah lumayaanlah. Mau lihat hasilnya? Wkwkwkwkw, narseeeesss!!

Batal ke Splendid China, kami putuskan ganti haluan mengunjungi Dongmen Pedestrian Street. Ini adalah kawasan perbelanjaan barang2 tiruan yang harganya murah. Bahkan setelah gw bandingkan, Dongmen lebih murah daripada Ladies Market di Mongkok. Sayangnya begitu memasuki Pasar Dongmen yang ada dalam bangunan, bau pesing langsung tercium. Duh palagi kita emang mau ke toilet, ya langsung batal, ga kebayang deh gimana kondisi toiletnya. Cina memang terkenal dengan toilet umumnya yang jorok. Hanya sekedar nasihat, kalau udah di Shenzen atur aj porsi minumnya. Semakin anda sering ke toilet umum, semakin menderitalah anda.

Malamnya kami memilih untuk mencicipi masakan Moslem Restaurant. Curry Chickennya lumayan enak namun yang bikin heran – sampai tisu makan pun dikenai biaya :p. Sebenarnya ada banyak tempat yang bisa dikunjungi di Shenzen tapi kami hanya mengalokasikan waktu 1 malam, jadi mau tak mau ya besok pagi mesti pulang T-T. Bye Shenzen..

Macau

Macau – Pesona Kota Judi (Senin, 4 Oct 2010)
by:Febrie Ekaninggarani

Apa saja tempat wisata di Macau ?

Ini hari pertama kita memulai perjalanan. Karena pesawat Mandala yang tersedia hanya memiliki 1 jadwal, maka kita pun mendarat disana pada pukul 1 pagi. Daripada nginep di hostel dan ngabisin 200 rebu, mending stay tune di bandaranya aj deh, ngikutin sarannya si encik Claudia Kunang, heheheh. Bandaranya sendiri paling hanya 2x nya Ngurah Rai, namun bersih dan tertibnya jangan ditanya. Kebetulan money changernya masih buka, kita pun menukarkan 1000 HKD ke mata uang Pattaca (MOP). Kurs saat itu kalau ga salah 1 MOP = 1100 Rupiah. Oya, jangan lupa ambil peta Macau di bandara ini ya karena that will help us so much!

Begitu jam menunjukkan pukul 7, kita langsung beranjak pergi dengan semangat 45! Tujuan utama adalah sarapan egg tart di Margaret Café e Nata (MCeN) yang katanya tersohor itu. Berbekal peta Macau tadi, kita memilih moda transportasi Transmac (bus). Tarifnya 4.2 MOP, nah masalahnya sistem bus disini sama dengan Singapore, harus bayar pake uang pas. Kalo lebih ga bakalan dibalikin. Sayangnya mata uang terkecil yang kita punya waktu itu adalah 10 MOP, jadilah 6 MOP terbuang sia-sia. Ahhh baru mulai duit udah melayang percuma :( .

Sekitar 30 menit kemudian dan ganti Transmac, kita pun sampai di Lisboa, ancar2 mudah si MCeN berada. Mulai deh cari2 dimana posisi si MCeN. Ternyata ga butuh waktu lama untuk menemukannya. Patokannya kita menuju belakang Lisboa Hotel tapi dari sebelah kanannya. Begitu ketemu gedung tulisan CTM dan Hotel Sintra, cari aj gang kecil agak2 kumuh dan lusuh, udah deh keliatan plang MCeN. Masuk aj lurus, langsung ketemu tempatnya. Walo tempatnya ga sesuai ma bayangan tapi tamunya lumayan banyak. Gw pesan 1 eggtart seharga 8 MOP dan 1 mineral water seharga 5 MOP. Egg tartnya enyaaak dan nanaaas (panas, maksudnya).

Habis dari MCeN kita lanjut ke Ruins of St Paul melewati Senado Square. Karena objek wisata kirain bakal ngeliwatin jalan besar ee taunya jalan2 kecil gitu. Begitu sampai, gw agak-agak terperangah menyaksikan bahwa yang namanya Ruins of St Paul itu beneran cuma 1 dinding biasa doang!! Agak kuciwa sih soal manggul tasnya lumayan berat, tapi mungkin kalo gw tau history ni gereja akan lain ceritanya..Oh iya di dekat sana ada souvenir shop yang menjual souvenir khas Ruins of St Paul. Magnetnya kisaran harga 10 MOP, demikian juga gantungan kuncinya. Sedangkan pajangan dinding dan mejanya kisaran harga 40 – 250 MOP. Selain itu kita juga bisa menemukan Pastelaria Koi Kei yang menjual berbagai macam makanan khas Macau. Ada testernya jadi silakan dicoba dulu. Ga ketemu testernya? Minta aj, mesti dikasih :). Pastelaria Koi Kei ini hanya ada di Macau jadi jangan sampai terlewatkan.

Next step kita selanjutnya adalah Macau Tower, objek kegiatan disini adalah memandang kota Macau dari atas dan menikmati salah satu aktivitas adrenalin yang ditawarkan oleh AJ Hackett. Kali ini kita putuskan untuk naik taksi dengan alasan capek manggul2 tas (phew!) dan siapa tahu lebih hemat, heheh. Sekali buka pintu kena 10 MOP, sampai ke Macau Tower total habis 24 MOP. Karena kita ber-4 jadi seorang cuma bayar 6 MOP, ahhh murah, boljug ni :p. Sip! Langsung melesat menuju bagian pendaftaran dan segera sakit hati dengan harganya :(. Hiks, naik ke Towernya (ke observation deck) saja bayar 100 MOP sedangkan atraksi adrenalinnya yang termurah yaitu Sky Walking itu harganya 430 MOP!! Jadi total naik Macau Tower dan Sky Walking kalau dikurskan bisa habis 700 rebu rupiah, alamaak beginilaaah nasib turis miskin, banyakan bilang Haaaah?? Haaah?? :O. Gw liat harga yang bungee jumping, sky jump, atau mast climbing – totalnya bisa mencapai 1700 – 2000 MOP!! Kita segera menyingkir, itung2 uang di dompet, agak2 sakit kepala menghadapi kenyataan dan akhirnya memutuskan untuk makan siang dulu di Patisserie lt basement. Gw cuma makan sandwich chicken plus minum air mineral udah kena 28 MOP, duh cepet bangeeet duit’e entek (tersedu2).

Setelah memikirkan bahwa ini masih perjalanan hari pertama dan bukan yang terakhir, akhirnya kita putuskan hanya ke observation deck saja, dan segera saja gw mengambil kesimpulan betapa membosankannya Macau Tower ini jika hanya ke Observation Deck. Oke, di Lt 53 nya ada lantai dari kaca yang mungkin bagi sebagian orang yang takut ketinggian itu bisa jadi lumayan mengerikan tapi hiks2 tidak bagi gw… Sampai saat ini Macau still doesn’t impress me much.

Abis dari sana kita lanjut ke Venetian Resort dan City of Dreams menggunakan Transmac sampai Lisboa, dilanjutkan dengan minibus gretongan ke City of Dreams yang datang tiap 5-10 menit sekali. Target kita kali ini adalah melihat seperti apa Casino, menonton show The Bubble, naik gondola di Venetian Resort dan membeli souvenir. Casino dapat dengan mudah ditemukan di City of Dreams. Gw pribadi baru pertama kali ini liat sendiri kegiatan perjudian elit dan sambil bawa kamera, gw pun asik ceklak ceklik. Eh tiba2 aj ada petugas nongol di sebelah gw en bilang: “I am sorry Miss, U can’t take pictures here”. Ngekngok…malu nih..langsung deh foto2 tersebut didelete sambil dipelototin petugasnya. Setelah mengambil air mineral gratisannya (tingkah laku apa ini, coba??) kita langsung cabut pergi melihat show The Bubble. Acara ini gratisan walo gitu ambil tiketnya tetap harus ngantri. Gw ga mau jadi spoiler tapi show berdurasi 20 menitan ini amat recommended jadi jangan sampai terlewatkan :). Gw sendiri menontonnya sampe berucap woow…wow…(udik emang) walo ga ngerti apa jalan ceritanya (bahasa Cina rek!). Akhirnya Macau mulai terlihat menarik :D .

Selesai The Bubble kita segera ke Venetian Resort, mau naik gondola nih ceritanya. Tapi bujubuneng deh, si gondola udah keliatan di depan mata tapi beli tiketnya nun jauh di mata!! Mpe gempor jalan, naik turun lift, belon lagi pake acara kesasar (ni bahu rasanya udah mulai lecet manggul2 ransel) akhirnya ketemu juga loketnya, huh. Untuk naik gondola kita musti bayar 108 MOP. Gondolanya sendiri ada 2, yang pertama ada di luar Venetian Resort dimana gondolanya akan menyusuri semacam danau buatan. Nah yang kedua ada di lantai 3 Venetian Resort (deket loketnya) dimana si gondola akan menyusuri kanal yang sisi kiri dan kanannya adalah pertokoan benda bermerek. Silakan pilih yang mana, yang jelas hanya gondola di tempat kedua yang ada fasilitas potretnya. Gw en Elsa memilih gondola di danau buatan. Gondolier (pengayuh gondola) gw orang Filipina-Italia bernama D. Marco. Selama mengayuh gondola ia mengajak kita berbincang dan menyanyikan beberapa lagu. Semilir sejuk angin dan pemandangan gedung2 Macau membuat aktivitas ini sangat menyenangkan :D. Puas bergondola-ria kita segera naik minibus gretongan Venetian Resort menuju Macau Ferry Terminal. Malam ini juga kita akan ke Kowloon dan menginap di sana. Transportasi yang kita naiki disebut First Ferry seharga 175 MOP. Perjalanan selama sejam ini akan terombang-ambing jadi lebih baik tidur saja daripada mual.

Melewati bagian imigrasi dan berasa sangat lelah, kita akhirnya memesan taksi menuju City Econo Guest House, tempat kita menginap. Dari luar City Econo Guest House hanya tampak seperti gang kecil sehingga gw agak2 kurang yakin ma ni guest house. Tapi begitu liat kamar dan kamar mandinya serta merta gw langsung berucap ‘Alhamdulillaaahh..”, terima kasih ya Allah kayaknya malam ini bisa tidur dengan nyenyak. Tambah lagi City Econo hanya 2 menit jalan kaki dari stasiun MTR Jordan, ooh sungguh sebuah penginapan yang sempurna :D .

* Foto diambil dari kamera Febrie, Elsa, dan Dika

Lesson and Learn :

1. Siapkan uang agak banyak untuk menikmati tawaran AJ. Hackett di Macau Tower. That would be a wonderful experience!
2. Di Venetian Resort setiap hari selalu ada pertunjukan ZAIA (sirkus terkenal dari Canada) seharga 250 MOP. Gw menyesal tidak bisa menyaksikannya.

Lantau Island

Lantau Island Yang Menawan (Selasa,5 Oct 2010)
by FEBRIE

Aktivitas pagi ini diawali dengan sarapan di 7 Eleven dan membeli Octopus Card. Octopus Card adalah kartu semacam kartu Flash di Indonesia yang bisa digunakan untuk membayar tiket MTR (kereta Hongkong), belanja2 di minimart seperti Circle K dan 7 Eleven, bahkan untuk membeli tiket2 wisata di Hongkong. Octopus Card sangat amat membantu membuat segalanya menjadi lebih efektif karena itu gw sarankan barang ini adalah item yang kudu dibeli selama stay disana. Isi ulang Octopus Card bisa dilakukan di semua stasiun MTR dan minimart. Namun pembelian pertama dan penjualan kembali hanya bisa dilakukan di stasiun MTR bagian informasi.

Minimum pembelian Octopus Card adalah 150 HKD (udah termasuk deposit sebesar 50 HKD), namun waktu itu gw beli 500 HKD karena berasa bakal butuh banyak banget dan malas melakukan isi ulang. Target kita hari ini adalah mengunjungi objek wisata di Lantau Island, yaitu Ngong Ping Village – Tian Tan Budha dan Disneyland. Jam 10 baru kami berangkat dari City Econo Hostel ke Stasiun Tsim Tsa Tsui untuk naik MTR ke Tung Chung.

Setelah sampai di loket Ngong Ping kami segera kasak-kusuk berempat berdiskusi mau naik apa. Jadi, pilihan untuk ke Ngong Ping Village itu ada beberapa macam. Bisa naik cable car atau naik bus. Cable carnya bisa yang kabin biasa atau kabin yang full kaca. Karena pengen nyobain semua, akhirnya kita memilih paket pergi naik kabin biasa dan pulang naik kabin full kaca, total kena 142 HKD. Antrian cukup lama, bisa 45 menit padahal ini hari Selasa loh! Palagi kalo wiken yaaak?

Akhirnya cable car kami datang dan sebelum berangkat kami dipotret dulu oleh petugasnya (sudah tentu nanti kalo mau ambil foto harus bayar), cheese..ee!! Eniwei untuk mengambil foto ini kita harus merogoh kocek sebesar 88 HKD T-T. Ini dia hasilnyaaaaa..!!

Ngong Ping Village, Hong Kong

Cable car pun berjalan melintasi bukit dan lembah, tinggiiiii sekali. Dan perjalanannya juga tidak hanya lurus mendatar saja tapi mendaki dan menurun. Hahahah kayaknya bagi yang phobia ketinggian bisa dag dig dug juga tuh. Dari cable car, Tian Tan Budha yaitu patung Budha duduk terbesar di dunia sudah bisa dilihat. Udaranya dingin berhembus waah jadi makin semangat nih!

Sampai di Ngong Ping Village kami langsung menuju ke loket Tian Tan Budha. Ternyata harus bayar tiket masuk lagi sodara2 seharga 23 HKD (ini bayar itu bayar L ). Udah gitu untuk ke Tian Tan Budha harus menapaki anak tangga sebanyak ratusan steps. Lumayan bikin pegel dan sesak napas apalagi buat gw yang ga pernah olahraga :p. Dari puncak Tian Tan Budha kita bisa melihat Lantau Island. Waah suasanya bener2 mirip Bedugul kecintaanku. Awan rasanya dekat, dingin2 adem, ada hujan rintik sedikit, patung dimana2, tinggal tambah naga beterbangan kayaknya klop banget tuh!!

Puas berfoto kami segera turun. Turun jelas lebih menyenangkan daripada naik, heheh. Ternyata 23 HKD tiket masuk tadi udah termasuk makan siang fried noodles, dimsum, dan 1 softdrink. Iyaooo ga jadi sebel deh :D. Kami segera menuju Po Lin Monestary, kantin tempat lunch disediakan. Dimsumnya enak euy palagi yang isi nenas tapi fried noodlesnya bener2 ga bikin selera :(. Makanan yang dihidangkan semuanya vegetarian soalnya ini lokasinya para biksu. Menuju pulang kami kembali melewati Ngong Ping Village yang di kiri kanannya penuh dengan kios2 menarik. Sayang waktu kami terbatas dan hanya bisa singgah di kios sumpit. Disana dipajang sumpit yang harganya perbiji bisa sampai 200 rebu (heh!) dan bagaimana cara mengetahui jenis sumpit yang berkualitas. Rasanya Ngong Ping ini harusnya dijelajahi seharian, bukan hanya 3-4 jam karena begitu banyak tempat menarik dan cuacanya yang mendukung.

Terlena2 dengan Ngong Ping, kami segera tersadar kalau jam sudah menunjukkan pukul 3 sore!! Wah pa kabar Disneyland neeh? Berlari2 pulang, kami segera naik cable car lagi tapi kali ini yang full kaca. Wah cable car ini benar2 lebih worth it soal kaki kita tampak seperti melayang2 di atas lembah. Langsung deh kita foto2 narsis di lantai kacanya. Yeee kapan lagi nyoba naik cable car begonoan? Turun dari sana kami langsung ke stasiun untuk naik MTR ke Disneyland. Untungnya tiket Disneyland sudah dibeli di City Econo. Dari yang harganya 350 HKD dapat diskon 10 HKD, udah gitu jadi ga perlu ngantri beli tiket lagi deh di Disneylandnya.

Namun sayang beribu sayang, kenyataannya gw jauh lebih menyenangi berada di Ngong Ping daripada Disneyland. Itu karena- sekali lagi- gw adalah penggemar wahana yang mendebarkan sementara wahana yang berada disana kan model2 komidi putar, poci putar, gajah putar, omigosh itu bukan gw bangeet. Dan gw juga ga gitu2 demen foto sama anggota kartun Walt Disney. Tapi itu gw loh ya. Temen gw si Elsa..wah kayak ketemu ma artis idola aj kelakuannya :p. Foto sama Minnie, foto sama Mickey, foto sama Pluto, foto juga sama si Gufi. Memanglah lain orang lain kesukaannya :p.

Satu2nya wahana mendebarkan yang gw temuin disini adalah Space Mountain-Ghost Galaxy di Tomorrow Land yaitu jetcoaster yang dijalankan di ruangan yang gelap. Lumayan bikin kepala pusing tapi serulaaah hehehe. Selain itu kami juga menyempatkan pergi ke Demon Jungle, semacam rumah hantu gitu. Sejak dulu gw emang paling takut ma yang namanya hantu jadi sukses gw memilih barisan paling belakang, mencengkram bahu Elsa kuat2 dan berteriak2 histeris, hehehe noraak. Tepat jam 8 malam ada kembang api di depan Castle Fantasy Land. Atraksi ini lumayan seru tapi menurut gw tidak perlu ditunggu begitu rupa. Misal nih jam 5 sore udah puas main2 di Disneyland dan mau bela2in nunggu 3 jam buat nonton kembang apinya? Pilihan itu tampak kurang begitu bijaksana.

Secara umum, gw lebih menyukai Dunia Fantasi Jakarta daripada Disneyland tapi Disneyland tetap memiliki kelebihan tersendiri. Konsep Disneyland ini jelas, semuanya dihias ala Walt Disney. Mpe MTR yang ke arah Disneyland aj udah so Disney banget. Selain itu souvenir shopnya sangat menarik. Ada begitu banyak barang lucu juga magnet kulkas kesukaan gw nongol disana. Kami pulang sekitar jam 10 malam.

Lesson and Learn :

Bila ingin menghabiskan waktu seharian untuk mengunjungi Ngong Ping Village dan Disneyland, berangkatlah sejak jam 7 pagi.

*Foto diambil dari kamera Febrie, Elsa, dan Dika

Persiapkan Diri

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan?
by FEBRIE

Perjalanan ini gw tempuh bersama 3 orang teman lainnya, yg sebelumnya gw rayu2, gw bujuk2, mpe sedikit intimidasi, hahahah soal ga bakal diijini pergi ma suami kalo cuma sendiri. Walhasil terkumpul 4 orang yaitu gw, Elsa si maniak foto dan si kaki cepat, Dika si Non Panik dan Terencana, serta Agung – satu2nya cowok yang kita andalin buat melindungi ce2 centil ini :p

Untuk penginapan, Dika sudah memesan lebih dulu secara online. Thx to Dika :). Pilihan penginapan merujuk pada buku panduan dan resume dari para blogger. Untuk pesawat kita pakai Mandala (Jkt-Macau) dan Air Asia (HK-KL, KL-Jkt). Kita juga sibuk tanya teman2 yang baru pulang liburan dari sana, dengan maksud jangan sampai tersesat. Kan sayang soal waktu disana cuma sedikit :) .

Barang2 yang kudu dipersiapkan standar aj sebenarnya yaitu paspor, VISA ke China (bisa urus sebelumnya disini atau langsung urus pas tiba di Shenzen, China), tiket PP, uang dalam berbagai mata uang (atau bawa USD aj kalo ga mau ribet, ntar tukar disana), pakaian2, tas buat oleh2 (wkwkwkwk), HP-carger-dan adaptor (secara disana colokannya 3 lubang, bukan 2 lubang kayak di Indonesia), kamera dan cargernya, buku panduan perjalanan, peta Macau dan Peta HongKong, serta tas selempang ukuran kecil (membantu buat taruh dompet, HP, kamera – jadi ga perlu gotong ransel kemana2).Oh!!! Satu lagi, yaitu bulpen. Bulpen sangat diperlukan buat ngisi form setiap melewati bagian imigrasi. emang sih disana disediakan bulpen tapi kadang musti ngantri. Jangan bawa 1, bawa aj 2 soal pengalaman pribadi nih, kalo jalan-jalannya bareng temen tuh bulpen suka dipinjem temen dan biasanya ga balik. Ehm..tapi bukan gw yang punya bulpen lo melainkan gw yang nyolong bulpennya si Agung, hahahahah :D .

Sebelum berangkat kita udah buat schedule sih selama 4 hari itu mau ngapain aj dan Alhamdulillah 95% terpenuhi, heheeh. Jadi liburan kali ini berasa puaaas banget soal bisa ngunjungi semua kecuali Splendid China di Shenzen itu T-T.

Apa aj sih buku panduan yang bisa digunakan? Ada 2 buku yang gw pakai. Yang pertama adalah “Rp 2 Juta Keliling Macau-HongKong-Shenzen” by Claudia Kunang. Thx buat Istiqlal yg udah minjemin buku ini. Kenyataannya 2 juta ini kayaknya susahlah tercapai. Bisa sih tapi ya ga bisa ke banyak tempat wisata. Oleh2 juga hanya seadanya. Tapi buku ini menurut gw recommended :) . Yang kedua adalah “Budget Traveling : Hong Kong” by Budi Sulis. Buku ini sangat membantu pas di Hong Kongnya karena uraiannya sangat lengkap. Petunjuk menggunakan MTR juga ada disana. Kedua buku ini dapat ditemukan dengan mudah di Gramedia atau internet.

Ini adalah info tempat wisata di HongKong dan Shenzen. Untuk info tempat wisata Macau, silakan lihat di posting Macau – Pesona Kota Judi.

di Singapore



Transportasi di Singapore
**javamilk.com

Singapore adalah salah satu negara dengan transportasi publik terbaik di dunia. Tersedia berbagai moda transportasi yang memungkinkan baik penduduk maupun turis menjelalah negara pulau ini secara efisien dan tepat waktu, mulai dari MRT (Mass Rapid Transit), LRT, Bus Kota, dan taksi.

Sebagai turis, Anda tidak perlu takut nyasar atau lost, karena selain kecil, informasi rute dan petunjuk jalan sangan jelas dan mudah ditemukan. Bagi kebanyakan orang, naik MRT adalah cara yang paling enak dan mudah untuk menuju suatu lokasi, namun menurut saya sebenarnya menjelajah dengan bus kota lebih baik karena bisa melihat pemandangan di sekeliling dan suasana di tiap distrik.
Taxi

Taksi di Singapura diatur dengan sangat baik oleh pemerintah. Sebagai penumpang kita dijamin akan mendapatkan pelayanan yang sama saat menggunakan taksi apa pun perusahaannya. Selain itu tidak perlu cemas dibawa berputar-putar untuk melebihkan argo. Untuk menjadi supir taksi di Singapore sendiri sangat sulit karena mereka harus menghapal semua nama jalan dan rute di negara tersebut, tahu rute tersingkat, hingga tahu jam-jam diberlakukannya surcharge dan road pricing.

Per Oktober 2009, tarif awal taksi adalah SGD 2.80. Kadang Anda akan dikenakan surcharge (biaya tambahan) jika : memanggil via call centre, naik dari tempat tertentu seperti terminal ferry atau airport, jam malam, dll.

Tips: Untuk group bertiga atau berempat, bisa jadi naik taksi malah lebih murah dibanding naik MRT jika jarak tempuh Anda tidak terlalu jauh.

Maksimal hanya boleh 4 orang yang menjadi penumpang taksi.

MRT & LRT

MRT adalah pengangkut massal serta transportasi yang paling dapat diandalkan di Singapore. Sedangkan LRT tersedia di kawasan tertentu yang belum dijangkau MRT, berbentuknya monorail dengan gerbong 2-3. MRT dikelola dan diatur oleh perusahaan milik pemerintah yang namanya SMRT.

Menurut saya Singapore MRT adalah salah satu MRT terbaik di dunia dalam hal kebersihan maupun pelayanannya.

Hingga akhir 2009, terdapat 4 jalur MRT dan 3 jalur LRT yang beroperasi. Jalur MRT diberi warna berbeda di dalam peta sehingga mudah dibedakan. Circle Line (warna kuning) adalah line terbaru dan belum beroperasi penuh (garis putus-putus berarti belum beroperasi). Klik gambar di bawah untuk memperbesar.

Sebagian rute, terutama di tengah kota, dibuat di bawah tanah (underground), dan sisanya adalah elevated. Di jam sibuk terutama di stasiun interchange, kereta bisa sangat ramai dan penuh. Hindari perjalanan di jam 8-9 pagi dan 5-7 malam.

Tarif perjalanan dengan MRT dihitung berdasarkan jarak/jumlah stasiun yang dilewati. Untuk jarak satu stasiun dikenakan SGD 0.60 hingga 0.80. Untuk jarak yang terjauh dikenakan biaya hingga SGD 2. Anda boleh bebas tukar line asalkan belum keluar dari ticket gate.

Ada dua macam cara pembayaran; point-to-point yang berarti Anda hanya beli ticket untuk satu perjalanan, dan satu lagi adalah menggunakan ez-Link card. Kartu ini adalah kartu chip yang dapat diisi dengan saldo tertentu (top-up). Nilai minimum yang dapat di top-up adalah SGD 10 dan maksimum SGD 100. Membayar point-to-point jatuhnya akan lebih mahal dibanding menggunakan EZ-link card.

Kartu ez-Link dapat dibeli dari ticket office di semua stasiun atau dari ticket machine. Jika antrian ticket office sangat panjang, sebaiknya Anda beli langsung dari ticket machine, cukup ikuti petunjuk di layar lalu masukka uang kertas atau coin SGD, kartu akan keluar dari mesin. Sisa uang di dalam kartu dapat dimintakan refund saat Anda ingin pulang dari Singapore, atau disimpan untuk kedatangan berikutnya.

Changi Airport juga dilayani oleh MRT (jalur hijau). Lokasinya terletak di Terminal 2. Ikuti papan petunjuk “Train” jika Anda baru mendarat dan keluar dari Arrival hall dari terminal mana pun.
Bus

Tidak semua kawasan dicakup oleh jalur MRT. Bagi penduduk umumnya, perjalanan ke kantor ditempuh dengan bus kota dari rumah/apartemen menuju stasiun MRT terdekat, baru dilanjutkan dengan naik kereta MRT. Jika Anda tidak terlalu mengejar waktu, bus kota menawarkan pemandangan di sepanjang jalan.

Ada beberapa perusahaan bus yang mengoperasikan bus di Singapore, namun pelayanan, biaya dan sistem yang digunakan adalah sama. Kartu EZ-link dapat dipakai di semua bus, pastikan Anda melakukan tap / sentuh ke mesin pembaca kartu saat naik maupun saat turun. Tarif ditentukan oleh banyaknya halte bus yang telah dilewati.

Walaupun menghafal nomor bus cukup sulit, tersedia buku panduan rute bus yang dapat dibeli di stasiun atau toko buku. Selain itu ada juga aplikasi iPhone atau PDA phone yang dapat Anda download untuk mendapatkan rute bus.

Selain itu Anda dapat mencari rute bus dengan mengunjungi website SBS Transit.

Disneyland Hong Kong

Liburan di Disneyland Hong Kong
**kampungtki.com

Menjadi orang yanng berada dan menetap di negara lain, baik sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ataupun sedang menempuh pendidikan kadang membuat bingung beradaptasi. Kita juga belum tau banyak masalah tempat menarik untuk liburan di negara tempat kita tinggal itu.

Di Hong Kong sebenarnya tidak kekurangan tempat yang menarik untuk liburan atau sekedar refreshing. Salah satunya adalah Hong Kong Disneyland yang sudah dibuka sejak 12 September 2005 kemarin.

Tempat ini banyak dikunjungi para wisatawan dari negara-negara Asia terutama saat Hari-hari raya besar seperti Chinese New Year, Hari Paskah, Tahun baru, Hari Natal, dll. Saat hari besar itu juga biasanya diadakan pula acara-acara khusus seperti parade Disney.

Walaupun ramai dikunjungi, namun Disneyland Hong Kong ini adalah Disneyland paling kecil di dunia. Disneyland Hong Kong terbagi menjadi 4 bagian, yakni :

1. Main Street USA
2. Adventureland
3. Fantasyland
4. Tomorrow Land
5. Demon Jungle
6. Adventure Haunted Trail

Di wilayah ini juga memounyai dua gedung hotel yakni Hong Kong Disneyland Hotel yang berkelas mewah dan Disney’s Hollywood Hotel yang berkelas standard. Mengenai tiket masuknya sendiri tersedia dalam berbagai kategori.One-Day Tickets dan Annual Passes. Harga ticket One-Day Tickets untuk orang dewasa adalah HK$350*, anak-anak berusia 3-11 tahun adalah HK$250*, orang tua berusia 65 keatas adalah HK$170*.

Bagaimana Caranya Pergi?
Untuk pergi ke tempat ini bisa dibilang mudah karena dekat dengan Hong Kong International Air Port. sedikit jauh dari kota, tetapi kendaraan untuk menempuh kesana tidaklah sulit dan dapat ditempuh oleh bus khusus, Kapal atau MTR.

Yang paling mudah, carilah MTR lalu turun di Sunny Bay Station. Dari sini, naiklah MTR khusus ke Disneyland Resort Station. Harga dari Causeway Bay Station ke Disneyland Resort Station sekitar HK$23.5.

Tips
Jika Anda ingin berlibur di sini, sebaiknya pergilah pada hari-hari biasa arena pada hari-hari raya Hong Kong dan China atau hari minggu, Disneyland ini akan menjadi sangat padat, antri untuk permainanpun menjadi lama. Pada tempat masuk setiap permainan, terdapat mesin untuk semacam reservation ticket untuk memperpendek waktu antri anda, cara penggunaan yang detail dapat tanya kepada petugas yang ada di tempat masuk setiap permainan.

Jalan ke Singapore

Panduan Jalan Hemat ke Singapore
**javamilk.com

Selamat datang di JavaMilk Travel Series. Kali ini saya akan menampilkan artikel “Panduan Jalan Hemat ke Singapore” yang mudah-mudahan menambah informasi bagi Anda yang belum maupun sudah pernah jalan ke Singapore.

Mengapa Singapore? Saya sudah menulis beberapa Travel Series, mulai dari Panduan Jalan Hemat ke Eropa, Hong Kong dan Macau, Taiwan, rasanya kok tetangga yang dekat ini malah belum ditulis. Awalnya melihat banyak website lain yang sudah membahas negara kecil ini, sehingga saya tidak terlalu ingin menulisnya. Namun setelah sekian lama, rasanya saya perlu menelurkan sebuah travel guide juga tentang negara ini, Singapore.

Berbeda dengan artiket jalan hemat sebelumnya, Panduan Jalan Hemat ke Singapore ini tidak ditulis berdasarkan pengalaman per-hari, melainkan berdasarkan topik. Artikel ini akan ditulis dalam beberapa halaman yang akan saya lengkapi, jadi pastikan Anda bookmark alamat ini jika ingin terus menikmati travel series ini.
Airlines Murah ke Singapore

Saat ini rute Jakarta-Singapore dilayani oleh belasan maskapai penerbangan, sehingga bisa dibilang persaingan harga tiket pesawat lumayan keras. Namun tetap saja ekspektasi dan budget orang beda-beda, ada yang mau berangkat dengan airlines terkenal, ada yang ‘yang penting sampai’, dan ada yang menyesuaikan dengan jadwal.

Normalnya harga tiket pesawat Jakarta ke Singapore adalah sekitar USD 140-300 pulang pergi per orang. Umumnya adalah full service airlines, berarti bagasi makan dan airport transfer sudah di-cover. Airlines yang berada di dalam kisaran harga ini antara lain:

* Garuda Indonesia
* Singapore Airlines
* Lufthansa
* Qatar Airlines
* Etihad Airlines

Sedangkan untuk tiket pesawat yang lebih murah, tersedia beberapa budget airlines, yang harganya mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 1,500,000 untuk satu arah, tergantung promosi dan season. Sudah pasti namanya budget airlines ada saja yang dikurangi, mulai dari tidak ada minuman dan makanan, allowance bagasi yang terbatas, jam terbang yang pagi buta, hingga delay tanpa ganti rugi.

* Lion Air
* Sriwijaya Air
* AirAsia
* Tiger Airways
* ValuAir / JetStar

Dulu orang banyak terbang ke Batam dan dilanjutkan naik ferry ke Singapore supaya pembayaran fiskal dapat lebih murah, namun sejak diberlakukannya bebas fiskal dari Indonesia, rasanya terbang ke Batam harganya sudah sama dengan langsung ke bandara Changi. Pengecualian jika Anda tinggal di kota pulau Sumatera yang belum punya akses bandara International, biasanya harus ke Batam dulu.

Tiket pesawat rata-rata sudah bisa dibeli secara online, terlebih AirAsia yang memang specialist promo tiket pesawat lewat Internet. Anda harus rajin-rajin mengunjungi website airlines masing-masing untuk mendapatkan promosi tiket murah. Bahkan Singapore Airlines (SQ) juga punya harga promo, USD 128 perorang (minimal 4 orang) return. Tiket dibeli via Internet menggunakan kartu kredit, dan pastikan Anda memakai kartu kredit sendiri karena beberapa airlines melakukan pengecekan kartu kredit di airport.

AirAsia, SQ, Qatar, dan beberapa airlines lain mempunyai fasilitas web check-in, di mana Anda dapat menentukan nomor kursi, bahkan jenis makanan dalam 24-72 jam sebelum keberangkatan. Tinggal print boarding-pass di rumah, lalu tukarkan dgn boarding pass asli di counter airport, lebih praktis dan cepat!
Hotel Murah di Singapore

Kalau boleh jujur, umumnya orang Indonesia lebih suka tinggal di hotel mewah berbintang dibandingkan budget hotel, dan ini berlaku untuk turis ke Singapura. Dan memang pilihan hotel murah di Singapura sedikit terbatas, namun jika jeli dan rajin mencari kita bisa mendapatkan yang harga kamar yang murah.

Menurut saya, untuk kategori negara Singapore, hotel murah adalah hotel yang harga kamar double-nya kurang dari SGD 90 atau IDR 600,000. Kalau di Indonesia harga segini kita sudah bisa mendapat hotel minimal bintang 3, harga ini di Singore hanya dapat hotel yang umumnya bintang 2 ke bawah.

Pilihan lokasi sebenarnya tidak terlalu menjadi masalah karena Singapore adalah negara yang kecil, dan dari ujung barat ke ujung timur pulau ini dapat ditempuh mobil dalam waktu 40 menit. Beberapa distrik memang khusus menjadi cluster hotel.

* Balestier
Awalnya daerah ini diperuntukan untuk private condominium yang banyak dimiliki oleh orang Indonesia, lalu berkembang menjadi kawasan budget hotel.Boleh dibilang tempat ini sangat nyaman dengan banyaknya tempat makan di sepanjang Balestier Road. Satu kekurangannya adalah akses ke MRT lumayan jauh, stasiun terdekat adalah Novena dan Newton yang dicapai dengan jalan kaki sekitar 15 menit. Namun untuk pemakai bus kota, terdapat beberapa rute yang melalui kawasan ini.
* Geylang
Distrik Geylang terkenal dengan hiburan malamnya, serta banyaknya makanan enak yang dapat ditemukan. MRT terdekat adalah stasiun Kalang, dapat ditempuh dengan jalan kaki sekitar 10 menit. Secara de facto, inilah red-light district di Singapore dengan banyaknya pekerja seks yang berseliweran di pinggir jalan. Jika Anda benar-benar mencari hotel murah dan cuek, boleh mempertimbangkan hotel di sini. Namun jika membawa keluarga atau anak-anak, saya tidak menyarankan tinggal di kawasan ini.

Jalan di Geylang diberi nomor 1 hingga belasan. Jalan yang bernomor ganjil (1,3, dst) adalah surganya makanan enak, sedangkan jalan bernomor genap (2,4,dst) adalah red-light district. Hotel di Geylang menempati jalan bernomor genap, dan saran saya sebaiknya anda pilih hotel yang di lorong 2 sampai 8 yang relatif masih nyaman.
* Joo Chiat
Tidak jauh dari Geylang, Joo Chiat juga mempunyai banyak hiburan malam seperti bar dan club malam. Namun daerah ini bisa dibilang relatif ‘bersih’. Cukup banyak hotel murah di sini, sayangnya akses ke stasiun MRT juga cukup jauh.
* Bugis
Tidak banyak hotel murah di sini, terakhir saya tinggal di New 7th Storey Hotel (di belakang Bugis Junction) tapi sekarang sudah digusur untuk membangun jalur MRT baru. Namun Anda masih bisa menjumpai hostel. Kawasan ini enak menjadi basis tempat tinggal karena letaknya di tengah kota, banyak tempat makan dan shopping, dan aksesnya mudah.
* Little India
Daerah yang memang menjadi perkampungan orang India atau keling, menawarkan hotel murah dengan atmosphere berbeda. Anda juga dapat menemukan banyak makanan murah. Toko Mustafa, toserba yang terkenal dengan variasi barangnya yang banyak terletak di sini.
* Orchard Rd,
nah ini tentu saja daerah paling mahal untuk hotel. Minimal hotel di sini adalah bintang 3 dengan rate di atas USD 100. Tinggal di sini, belanja di sini, dan makan di sini, semua lengkap tapi mahal jika tinggal di kawasan Orchard.

Berikut adalah daftar hotel murah yang berhasil saya kumpulkan dan rekomendasikan.

* Hotel 81 Chinatown, karena lokasinya yang cukup strategis dan dekat ke MRT Chinatown, hotel ini menjadi rekomendasi utama, walaupun kamarnya cukup kecil. Harganya kadang mahal dan kadang murah tergantung promosi.
* Fragrance Hotel – Emerald, kamarnya cukup kecil namun bersih dan nyaman di kawasan Geylang. Biasanya menjadi hotel pilihan tour company.
* Fragrance Hotel – Oasis, di kawasan Balestier juga, kualitas lumayan standar.
* Fragrance Hotel – Joo Chiat
* Value Hotel, sebenarnya terdapat 3 hotel di lokasi yang berdekatan. Terletak di Balestier Rd. Silakan coba Value Hotel – Thompson, Balestier, dan Nice.

Sedangkan untuk pilihan backpacker, ada juga hostel murah. Biasanya berbentuk dorm, jadi ranjang yang disusun bertingkat atau satu ruangan besar berisi 4-8 bed. Ada yang campur (male + female) ada yang khusus dorm female. Beberapa hostel memberikan fasilitas dapur sehingga ktia bisa masak sendiri. Keamanan barang tentu saja tanggung jawab masing-masing, tapi tidak pernah ada kasus kecurian kok.

* Hangout @ Mt. Emily, di kawasan Little India, harga dorm sekitar SGD 40 / orang sudah termasuk breakfast
* Footprint, tidak jauh dari Hangout, harganya juga sekitar SGD30-40 / orang.
* Incrowded Backpackers Hostel, juga daerah Little India
* Bugis Backpackers, harga SGD 20-40 / orang
* ABCBackpackers, di daerah bugis

Hotel Bagus di Singapore

Seperti yang saya singgung di atas, batas murah dan mahal tiap orang berbeda. Ada orang yang senang berhemat di belanja namun ingin tinggal di hotel berbintang. Di sini saya berikan daftar beberapa hotel berbintang yang termasuk sangat baik. Harga kamar adalah harga termurah tipe double, namun kemungkinan besar Anda akan mendapatkan harga lebih mahal.

* Meritus Mandarin Hotel, 5*, Orchard, ~SGD 260/malam
* Crowne Plaza – Changi, 5*, Changi Airport, >SGD170/malam.
Satu-satunya airport hotel yang terhubung langsung ke terminal Changi, membuat hotel ini menarik bagi Anda yang ingin transit atau tidak ingin membawa koper ke tengah kota.
* The Regents Singapore – Four Seasons, 5*, Orchard, ~SGD 210/malam
* Siloso Beach Resort Hotel, 4*, Sentosa, ~SGD 200/malam.
Lokasinya unik terletak di pulau Sentosa, kelebihannya adalah lebih tenang dan suasana resort, minusnya adalah mencari makan di luar hotel yang cukup sulit.
* Holiday Inn – Atrium, 4*, Clarke Quay, ~SGD 160/malam
* Grand Mercure Roxy, 4*, Marine Parade, ~SGD 140/malam.
Tentunya pelayanan standar dari Accor menjadikan hotel ini sebuah pilihan menarik. Lokasinya di East Coast dan dekat dengan shopping center Marine Parade. Tersedia shuttle bus gratis ke airport.

LIBURAN KE LUAR NEGERI

SIAPA BILANG LIBURAN KE LUAR NEGERI MAHAL....
by: glensinemart


Bisa nggak sih kita liburan ke luar negeri dengan dana minim ? jawabannya pasti bisa. Selama ini yang ada dipikiran orang orang Indonesia, berlibur ke luar negeri itu mahal. Pertanyaannya kemana dulu ? Kalau ke Eropa, Australia, Amerika dan Eropa jelas mahal, karena biaya terbesar dari perjalanan ke luar negeri biasanya dihabiskan untuk tiket pesawat dan hotel. Makin jauh jarak yang ditempuh, makin besar pula biayanya. Lantas, apakah hal itu menjadi alasan dan penghalang keinginan kita melihat negara lain ? Jelas tidak. Berlibur ke luar negeri nggak usah jauh jauh dulu. Asia terlalu luas dan indah untuk bisa dieksplorasi. Datanglah ke negara negara terdekat dulu, mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand, negara negara di Indochina (Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja) Philipine, Brunei, agak jauh dikit ke Hongkong, Macau, Hainan dan Zhenzhen, Guang Zhou dan Shanghai. Empat yang saya sebutkan terakhir membutukan visa kunjungan yang harus diurus sebelum memasuki tempat tempat itu, dan pastinya butuh biaya tambahan.

Saat ini berlibur ke luar negeri, khususnya di negara dan kota kota yang saya sebutkan di atas semakin tertolong dengan hadirnya penerbangan berbiaya rendah. Pesawat berbiaya hemat memang sedang jadi trend di dunia, di Australia bahkan di Eropa sekalipun. Di Asia, Air Asia menjadi tonggak penerbangan low cost carier. Hadirnya Air Asia mendorong lahirnya penerbangan berbiaya murah lainnya. Malaysia Airlines yang sempat terpukul dengan hadirnya Air Asia, akhirnya menyisakan sekian persen prosentase load foactor penumpangnya menjadi biaya murah. Di Singapura, hadir dua penerbangan murah, Tiger Air, ValueAir yang berafiliasi dengan Jet Star. Bahkan di Macau pun muncul Viva Macau dan di Thailand dengan Go Go Air.

Kehadiran penerbangan2 murah itu semakin mempermudah kita untuk berlibur ke luar negeri dengan budget kecil. Sebagai contoh, kemana kita bisa berlibur dengan uang 4 juta rupiah ? Dalam kamus saya, uang segitu sudah cukup untuk melihat megahnya Singapura, Malaysia dan Thailand Selatan (Phuket, Hat Yai, Songkhla dan sekitarnya). Kok bisa ? Ya bisa dong. Hitung hitungannya begini.

1. Pilih penerbangan ke Batam. Air Asia adalah pesawat termurah yang bisa membawa kamu ke Batam. Dengan catatan booking tiket beberapa bulan sebelumnya, minimal satu bulan. Dijamin murah. Kurang dari 400ribu, kamu sudah bisa sampai ke Batam.

2. Sesampai di Batam, kamu tinggal menyebrang dengan Ferry cepat menuju Singapura dengan ongkos sekitar 75 ribu. Bisa lebih murah lagi kalau langsung beli tiket pulang pergi.

3. Di negara kita perjalanan ke luar negeri masih diwajibkan membayar fiskal sebagai pajak negara, yang nggak jelas kemana perginya dan apa peruntukannya. Untuk perjalanan udara fiskalnya sebesar 1 juta dan lewat laut 500ribu. So di Batam kita hanya membayar 500 ribu. Dengan begitu, uang 1 juta sudah membawamu sampai ke Singapura.

4. Ingat. Biaya hidup di Singapura lumayan tinggi, mengingat rupiah yang semakin anjlok. Bagaimana menyiasatinya ? Cari hotel yang agak pinggirin, sebetulnya sih hostel aja udah cukup. Toh kita datang bukan untuk tidur. Di Singapur cukup banyak hotel dan hostel murah, meskipun sebetulnya masih tergolong mahal untuk ukuran turis kere. Kalau mau lebih murah lagi, ya nginap di Johor Bahru (Malaysia) aja. Tiap hari tinggal naik bis aja ke Singapura. Anggarkan 1 juta untuk penginapan, makan dan transportasi di negara ini (sebaiknya naik bis dan train aja, dijamin murah).

5. Uang kamu kini tersisa 2 juta. Dari Singapura perjalanan bisa diteruskan ke Malaysia. Naik bis dari Queen Street menuju Larkin Bus Station di Johor, hanya sekitar 15ribu. Dari Larkin silahkan naik bis ke Kualalumpur. Ongkosnya kurang lebih 25-30 Ringgit. Nah di Kualalumpur, hotel hotel murah bertebaran di sekitar terminal Pudu Raya, China Town, bahkan di Ampang. Makanan pun murah murah.

6. Dari Kualalumpur perjalanan bisa dilanjutkan naik bis lagi ke Hatyai, yang merupakan kota terbesar di Thailand Selatan. Lumayan jauh dan makan waktu. Tapi namanya juga backpacker, semua yang dilihat di sepanjang jalan akan menjadi kenikmatan. Dari Hatyai kalau budget masih memungkinkan, kita cukup naik mini bus lagi ke Phuket dan Shongkla. Yang pasti di kota ini persediaan uang kita sudah menipis. Silahkan kembali ke Kualalumpur dan naik Air Asia (pastinya sudah dipesan sebelumnya) kembali ke Jakarta. Murah kan ?

* Bagaimana dengan uang 10 juta ? Kalau gue sih uang segitu bisa membawaku ke Hongkong, Macau, Vietnam (Hanoi, Ho Chi Minh), Viantiane (Laos), Phnom Phen dan Siem Riap (Kamboja). Jujur aja sebagai orang yang suka travelling, kadang kadang tujuan dan budget menjadi tantangan tersendiri. Emang sih nggak semua perjalananku berbiaya murah, kadang kadang kalau mau sedikit bermewah mewah, ya harus merogoh kocek dalam dalam.

*** Kalau tidak ada halangan Maret nanti saya akan melakukan perjalanan ke Hongkong dan Macau (6 hari). Sebetulnya ada urusan kerjaan sih di Hongkong selama 3 hari. Tapi setiap perjalanan keluar negeri, pasti aji mumpung buat saya. Mumpung udah di Hongkong dan Macau, kenapa nggak nambah ke negara lain ? Akhirnya saya memutuskan setelah Macau dan Hongkong, saya akan melanjutkan perjalanan ala backpacker ke Vietnam (Hanoi, Ho Chi Minh), Viantiane (Laos), Phnom Phen dan Siem Riap (Kamboja). Berani ? Pastinya. Itulah tantangannya jadi backpacker, makin nyasar makin nikmat. Makin tidak aman, makin menantang. Pernah lho, saya masuk ke Thailand Selatan, ketika negara itu bergejolak di Yala dan Narathiwat, beberapa tahun lalu. Alhamdulillah, saya bisa melewatinya. Asal jangan ditantang ke Irak, Afganistan atau Korea Utara aja. Takutttt....

Perjalananku Maret nanti tergolong sangat murah, mengingat banyaknya destinasi yang saya datangi dalam waktu hampir 20 hari. Percaya atau tidak, saya hanya mengeluarkan uang sekitar 3,4 juta untuk 6 kali naik pesawat. Jakarta - Batam (Air Asia), Singapura - Macau/Hongkong (Tiger Air), Macau - Ho Chi Minh (Viva Macau), Ho Chi Minh - Hanoi (Valuair/Jetstar), Hanoi - Singapura (Tiger Air), Batam - Jakarta (Air Asia). Sisanya, akan saya lalu melalui darat. Misalnya ketika saya berada di Ho Chi Minh, maka saya akan mengunjungi kota kota dan negara terdekatnya dengan naik bis malam (untuk menghemat hotel). Begitu juga ketika berada di Hanoi, yang terdekat adalah ke Viantiane, Luang Prabang (Laos) dan kota kota lain di Utara Vietnam.

Apa yang membuatnya murah ? pertama adalah pemilihan rutenya, kedua adalah pemilihan pesawat dan waktu pemesanan tiket. Tiga bulan lagi sebelum berangkat, adalah waktu yang ideal untuk mendapatkan tiket murah. Dan yang pasti, pengetahuan dan pengenalan lokasi/negara destinasi kita ikut menentukan besarnya budget yang kita keluarkan. Jangan coba coba ke Vietnam, Kamboja, Laos bahkan Thailand kalau tidak menguasai daerahnya, dijamin nyasar dan susah bertanya. Apalagi kalau jalan sendiri seperti yang sering saya lakukan. So sebelum pergi, catat dan pelajari baik baik negara tujuan, berikut transportasinya, kota kotanya, tempat yang akan dituju. Makin banyak informasi yang kita punya, akan membantu lancarnya perjalanan liburan kita.

Dengan modal tiket pesawat, tentu tidak akan cukup, karena pengeluaran besar lainnya akan dihabiskan untuk hotel dan transportasi lokal. Untuk menghemat biaya hotel, usahakan naik bis malam untuk tujuan kota kota yang agak jauh. Lumayan kan 1 malam di bis bisa menggantikan 1 malam di hotel. Ingat tidak semua negara menyediakan hotel hotel murah. Contohnya hotel hotel di Hongkong dan Macau sangat mahal. Hostel termurahnya saja, tarif semalamnya rata rata 200ribu. Itu sudah hotel kelas kambing. Tapi kalau hanya untuk tidur, lumayanlah, sudah ber-AC kok. Walaupun cuman Ac bersuara diesel hehehe. Sekali lagi ingat, kita datang bukan untuk tidur.

Bagaimana dengan empat tujuan lain, Vietnam (Hanoi, Ho Chi Minh, Da Nang, Na Thrang, Ha Long), Siam Riap & Phnom Phen (Kamboja), Viantiane (Laos) ? Jangan khawatir, disana semuanya serba murah. Bukan cuman penginapan, transportasi bahkan hotel sekalipun tarifnya lumayan terjangkau.

Bagaimana dengan ke Australia ? Pastinya dengan tips tips di atas, kita pun bisa berlibur dengan murah meriah. Dengan modal tiket 4 juta, kamu sudah bisa mendapatkan tiket Singapore - Sydney - Singapore. Bukan cuman ke Australia, ke China, Taiwan, Korea dan India pun dapat dijangkau dengan biaya murah.

Jika tidak ada halangan, ada waktu dan kesehatan, aku pengen banget menjelajahi daratan Asia. Melakukan perjalanan darat dari Bangkok menuju Myanmar, masuk ke Bangladesh, India, Pakistan, Iran sampai deh ke Timur Tengah. Wuih pasti berbulan bulan. Sayang tidak semua negara membebaskan visa kunjungan. Sehingga urusan visa sebelum berangkat ke negara negara yang tidak bebas visa, sedikit membebani dan merepotkan.

Semoga tipsku bermanfaat. Kalau berminat jalan jalan ke luar negeri ke negara negara dan kota kota yang sudah saya sebutkan di atas, dengan biaya rendah, mungkin butuh sedikit guiding. So dengan senang hati aku bisa berbagi pengalaman dengan teman teman....

Selamat Berlibur

ke Hong Kong

Panduan Jalan Hemat ke Hong Kong & Macau
by: Febrie Ekaninggarani

Halo, selamat datang di artikel “Panduan Jalan Hemat ke Hong Kong & Macau”. Sama seperti artikel Panduan Jalan Hemat ke Eropa yang lalu, di sini saya akan mencoba menyajikan sebuah panduan untuk Anda yang ingin jalan-jalan ke HK-Macau tanpa bantuan tour, tentu saja dengan cara yang hemat.

Artikel ini akan terdiri dari beberapa page/halaman, yang akan saya tulis secara bersambung. Jadi jangan lupa untuk bookmark halaman ini supaya bisa datang lagi.

Javamilk Travel HK
Airline Booking

Normalnya tiket pesawat ke Hong Kong pp adalah sekitar USD 300-400 dengan pesawat Garuda Indonesia, Cathay Pacific, Singapore Airlines, dan masih banyak lagi.

Jika Anda ingin menghemat sekaligus jalan-jalan, gunakan Macau sebagai kota tujuan yang letaknya tidak jauh, atau bisa juga ke Senzhen (tetapi perlu visa). Beberapa low-cost airlines menawarkan tiket dengan harga miring, tentu saja dengan mengurangi sedikit kenyamanan untuk penerbangan sekitar 5 jam ini. Harganya bervariasi, kadang ada promo USD 0 (ditambah pajak). Harga nett rata-rata berkisar USD 50-100 untuk sekali jalan (berarti USD 100-200 utk pp).

Beberapa airlines yang menawarkan tiket murah ke Macau :

* Viva Macau (dari Jakarta)
* Tiger Airways (dari Singapore)
* Air Asia (dari Kuala Lumpur)

Dengan singgah di Macau, kita bisa dapat jalan-jalan di ‘Las Vegas’-nya Asia, dan nantinya dengan kapal jet Ferry menuju ke Hong Kong (HKD 135 satu arah, waktu sekitar 1 jam).

Sedikit catatan: mulai 28 Maret 2010, penerbangan Viva Macau telah dihentikan oleh pemerintah Macau. Penjelasannya dapat dibaca di artikel Goodbye to Viva Macau. Cukup sedih karena ini satu-satunya penerbangan direct Jakarta-Macau.

Ferry dari Macau ke Hong Kong

Bagi Anda yang ingin menempuh cara ini, berikut saya terangkan caranya. Secara singkat, tiba di Macau lalu naik kapal ferry ke Hong Kong. Waktu yang diperlukan dari Jakarta hingga Hongkong dengan cara ini setidaknya 7 jam.

Dengan penerbangan murah Anda akan tiba di Macau International Airport (MFM). Tergantung preferensi Anda, apakah mau menginap dan jalan di Macau dulu baru ke Hong Kong, atau nanti dari Hong Kong baru jalan di Macau. (Saran saya adalah ke Hong Kong dulu).

Setelah keluar dari imigrasi dan arrival hall, kita harus menuju Macau Ferry Terminal. Ada bebeberapa moda transportasi, yang paling gampang, cepat tapi sedikit mahal adalah dengan taxi sekitar MOP 50-60. Taxi selalu tersedia di airport dan kita tidak perlu banyak pilih, semua sama dan aman. Tinggal sebut ke driver kalau Anda ingin menuju Ferry Terminal yang paling dekat. Anda bisa bayar dengan mata uang lokal yang namanya Patacca atau bisa juga Hong Kong Dollar dengan rate yang sama (1 MOP = 1 HKD).

Alternatif lain menuju terminal adalah dengan bus kota (nomor: AP1), tetapi sering penuh dan repot jika Anda membawa koper besar. Selain itu kadang juga ada taxi ‘tembak’, yaitu mobil tanpa ada lisensi taxi. Satu lagi bacaan yang cukup penting adalah adanya layanan Express Link di Macau Airport sehingga Anda cukup lewat 1 kali imigrasi, lengkapnya bisa dibaca di Express Link Information.

Tiba di terminal Ferry (Anda akan di-drop langsung di depan departure hall), carilah loket yang menjual tiket ferry. Nah, sebelumnya Anda perlu tahu dulu tujuan di Hong Kong, apalah mau menuju Tsim Tsa Tsui di Kowloon atau menuju Central. Walaupun sebenarnya tidak terlalu masalah, sebaiknya pilih tujuan yang paling dekat menuju hotel Anda di Hongkong. Jika hotel berada di daerah Kowloon pilihlah ferry dengan tujuan Kowloon / Tsim Tsa Tsui, nama perusahaan ferry ini adalah FirstFerry. Sedangkan jika hotel Anda di daerah Central, Northpoint, Wanchai di Hong Kong island, pilihlah tujuan Central dengan kapal TurboJet.

Harga tiket ferry sedikit berbeda untuk kedua tujuan ini, jadi tidak usah banyak pilih. Yang perlu Anda tentukan adalah waktu keberangkatan sesegera mungkin. Interval keberangkatan umumnya setiap 30 menit sekali. Tiket menuju Kowloon/Tsim Tsa Tsui adalah HKD 135 di siang hari, malam hari harganya sedikit lebih mahal. Untuk detilnya anda bisa baca website First Ferry ini untuk tujuan TST dan website TurboJet untuk tujuan Hong Kong Island.

Setelah masuk dan melewati imigrasi, kita akan berada di departure lounge. Ruang tunggu ini cukup besar dan nyaman, dilengkapi dengan free wifi lagi. Duduk manis dan menunggu datangnya kapal. Tidak perlu berebut kursi di kapal, walaupun tiket diberi nomor kursi, pada umumnya orang boleh bebas memilih seat.

Perjalanan menyeberang laut ini ditempuh sekitar 1 jam (tergantung cuaca), kita bisa tidur-tiduran karena ayunan ombak. Bagi Anda yang pernah menyeberang Batam ke Singapore, kira-kira seperti itulah rasanya.
Tiba di Hong Kong

Karena saya menggunakan First Ferry tujuan Kowloon, saya tiba di China (HK) Ferry Terminal di daerah Kowloon. Sedangkan jika Anda naik TurboJet jurusan Central, akan tiba di Hong Kong Macau Ferry Terminal di daerah Sheung Wan (Central).

Melewati imigrasi yang tidak banyak tanya, begitu keluar terminal kita langsung disambut dengan shopping mall. Yah, jangan bingung karena Hongkong adalah surganya belanja. Cukup cari pintu keluar.

Untuk menuju stasiun kereta MTR terdekat, begitu keluar dari gedung Anda harus jalan arah ke kanan, lewati 2 lampu merah dan belok kiri. Anda akan menemukan Kowloon Park di sebelah kiri, jalan terus hingga menemukan Nathan Road. Di sini Anda bisa turun ke stasiun MTR Tsim Tsa Tsui, atau naik bus ke jurusan lain.

Kalau saya, hotel saya tidak jauh dari MTR TST ini, jadi langsung mencari alamat hotel.
Transportasi di Hong Kong

Moda transportasi di Hong Kong berupa subway yang dinamakan MTR, bus, ferry, serta tram (hanya di HK Island).

Untuk transportasi Anda tidak perlu bingung atau pusing, jalur MTR mengcover hampir seluruh wilayah Hong Kong, termasuk jalur khusus ke Airport, bahkan bisa sampai Shenzhen.

Mungkin Anda akan sedikit terbalik-balik menyebut MTR dan MRT, di HK perusahaan yang mengelola adalah MTR Corporation, makanya disebut MTR. Sedangkan MRT adalah nama umum kereta mass-rapid di seluruh dunia.

Modal utama Anda adalah kartu contactless yang dinamakan Octopus Card, bentuk dan fungsinya sama seperti Oyster Card di London atau ez-Link card di Singapore. Anda bisa beli di semua stasiun MTR, misalkan initialnya HKD 200, ini udah lumayan banyak. Jika nanti mau pulang tinggal minta refund. Hebatnya Octopus ini selain bisa dipakai untuk naik MTR, bisa juga untuk naik Bus, Tram, Ferry, serta sebagai alat pembayaran di toko-toko, persis seperti Flazz card BCA.

Jalur MTR di HK ada 6 line, walaupun tidak serumit Paris atau London, Anda bisa melihat dan merencanakan perjalanan peta jalur MTR di website MTR. Jalur yang paling sering dipakai adalah Red line, ini yang melewati Mongkong, TST, Kowloon, dan menyeberang tunnel bawah laut ke Central. Jalur MTR juga bisa membawa Anda hingga ke Airport dan Hong Kong Disneyland.

Harga MTR dihitung berdasarkan jarak, termurah adalah HKD 3.6 untuk 1-2 stasiun, dan termahal sekitar HKD 22. Tetapi menjadi lebih mahal jika pindah jalur/warna atau menyeberang tunnel. Misalkan dari Tsim Tsa Tsui (TST) ke Central (jarak 2 stop), karena menyeberang lautan menggunakan tunnel harganya adalah HKD 7.70.

Sedangkan untuk jarak dekat, Anda bisa menggunakan bus kota yang nyaman dan bersih. Biasanya dipakai untuk jalan dari Mongkok ke Tsim Tsa Tsui, dsb. Untuk mengetahui rute dan stop bus, Anda cukup mencari halte lalu lihat papan petunjuknya.

Ferry (dengan nama StarFerry) dipakai untuk menyeberang dari Kowloon/TST ke Central atau Wanchai. Ferry adalah alat transportasi yang paling murah untuk lintas laut ini (lebih murah dari pada menggunakan MTR) walaupun waktunya sedikit lebih lambat. Interval keberangkatannya sangat cepat, sekitar 10-20 menit sekali dan lamanya menyeberang adalah sekitar 15 menit. Oh ya, Ferry ini sudah menjadi tumpuan hidup warga Hongkong sejak 100 tahun lalu, tidak pernah berhenti beroperasi kecuali lagi ada topan. Jadi pastikan Anda mencoba menyeberang dengan Ferry.
Hotel di Hong Kong

Untuk urusan tidur, bisa dibilang Hong Kong cukup mahal. Dan jangan heran properti di Hong Kong harganya selangit, bahkan artis-artis Hong Kong yang belum mapan juga tidak mampu mempunyai rumah sendiri.

Jika Anda mencari hotel, saran saya sebaiknya carilah yang di district Kowloon (TST, Mongkok, Jordan) atau di Hong Kong Island (Central,Wanchai,Northpoint, Causeway Bay). Hotel yang jauh seperti di Lantau Island sepertinya tidak menarik. Pertimbangan lain adalah kemudahan akses MTR atau bus.

Anda bisa coba cari dan booking lewat Internet:

* Agoda.com
* Venere.com
* HostelBookers.com

Harga per malam berkisar USD 70-100 untuk bintang 2, sedangkan untuk budget USD 30-50 per malam, kita hanya akan mendapatkan kelas hostel. Jika Anda berniat untuk hemat, jangan ragu-ragu untuk memilih hotel murah seperti kelas hostel. Walaupun umunya dikelola oleh perseorangan, kamarnya kecil tetapi cukup nyaman.

Hotel Murah Hong Kong

Nathan Road adalah jalan panjang di district Kowloon, di sini sepanjang jalan terdapat ratusan tempat belanja, kira-kira seperti Orchard Rd Singapore (dugaan saya Orchard Road di Singapore meniru konsep HK). Tidak heran di sinilah tempat tinggal favorit para turis baik yang berkocek tebal maupun budget minded.

Ada 2 gedung yang bisa dibilang paling terkenal bagi kalangan budget traveler di daerah Tsim Tsa Tsui. Walaupun kesannya agak kumuh dan ramai, tapi memang beginilah keadaan gedung-gedung di daerah Kowloon.

* Chungking Mansion
Di gedung puluhan tingkat ini terdapat puluhan hostel yang harganya murah meriah. Jika pernah nonton film Chungking Express, mungkin Anda akan mendapat bayangan hotel ini. Anda harus jeli mencari hotel dan membandingkan review customer untuk mengetahui kualitas tiap hotel.
o Lucky Hotel, USD 50
o Guangdong guest house
* Mirador Mansion
Mirip dengan Chungking, dan letaknya hanya beda beberapa gedung, Mirador Mansion juga berisi puluhan hostel murah. Sebenarnya gedung ini adalah gedung residensial, tetapi disulap oleh beberapa pemiliknya menjadi hotel. Saya lebih prefer gedung ini dibanding Chungking, pengalaman saya lewat Chungking isinya banyak turis dari Afrika.
o Cosmic Guest House, USD 34. Pengelola hotel ini ternyata bisa berbahasa Indonesia! Dilengkapi dengan free wifi (dgn bandwidth 2Mbps) rasanya tidak keberatan tinggal di kamar yang kecil.
o USA Hotel

Selain ini masih banyak hotel murah lain seperti:

* Wangfat hostel di Causeway bay, sekitar USD35.
* Dragon hostel, di Mongkok

Hotel Berbintang

Jika Anda ingin tinggal di kelas yang lebih tinggi, beberapa list hotel yang bisa saya tulis di sini:

* Accor Hotel group (Novotel/Ibis), dengan yang paling murah adalah Ibis North Point Hotel (rate USD 50), sedangkan yang paling convenient adalah Novotel Nathan Road yang berada di Kowloon.
* Ramada Hong Kong Hotel, harga USD 75
* Ramada Kowloon Hotel, USD 83
* Bridal Tea House, hotel ini mempunyai banyak cabang dan harganya lumayan menarik berkisar USD 55-80. Misalkan di Hung Hom Wuhu, Yau Ma Tei, Kowloon.
* South Pasific Hotel, daerah Wanchai USD 70
* Cosmo Hotel, USD 93
* Metropark, hotel ini adalah hotel chain dan terdapat di banyak lokasi misalkan di Wanchai, harganya berkisar USD 90
* Hotel Nikko, 5* mulai USD 120 di daerah TST

Terima kasih atas antusiasme dan comment dari Anda yang mencapai 200-an. Untuk menjaga kenyamanan membaca artikel ini, fasilitas komentar saya tutup untuk page ini. Silakan menulis komentar/pertanyaan di page lain yang berhubungan.