link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Rabu, 27 Juni 2012

Jakarta to Orlando on All Nippon Airways


  • Yemenia




















Searching for flights from Jakarta to Orlando? Discover wego.com's selection of low-cost Jakarta to Orlando flights. These carriers have been selected for their discount prices on air tickets to Orlando, get the best airfares to Orlando with one click and compare flight deals.
These Jakarta airport(s) service flights on the Jakarta to Orlando route:
These Orlando airport(s) service flights on the Orlando to Jakarta route:
These airlines operate flights from Jakarta to Orlando:
If you also need a hotel in Orlando don't forget that wego.com has the best selection of hotel deals in Orlando.

Jakarta to Orlando


Popular Flights from Jakarta to Orlando
  • Airfare from Jakarta to Orlando on United from $1442 round trip
  • Airfare from Jakarta to Orlando on China S from $1658 round trip
  • Airfare from Jakarta to Orlando on Delta from $1698 round trip
  • Airfare from Jakarta to Orlando on American from $1706 round trip
  • Airfare from Jakarta to Orlando on Turkish from $1736 round trip
Did You Know?
  • 15 airlines operate between Jakarta, ID and Orlando, FL
  • American has the most two or more stop flights between Jakarta, ID for Orlando, FL.
  • The shortest flight between Jakarta, ID and Orlando, FL on All Nippon is 10,889 miles.
  • 29 flights per week fly out of Jakarta, ID connecting to Orlando, FL
  • The smallest aircraft operated by China S flying between Jakarta, ID and Orlando, FL is a 737 with 127 seats.
  • 148,458 seats are available per day to fly out of Jakarta, ID connecting to Orlando, FL
  • The largest aircraft operated by All Nippon flying between Jakarta, ID and Orlando, FL is a 777 with 266 seats.
  • Hong Kong, HK is the most popular connection for two or more stop flights leaving Jakarta, ID for Orlando, FL.

TV Plasma, TV LCD dan TV LED

 

Mau beli TV tapi belum tau perbedaan teknologi TV Plasma, LCD atau LED?
Sebaiknya baca dulu artikel ini.. :)


Apa itu LCD, LED dan Plasma?
LCD singkatan dari Liquid Crystal Display. TV LCD memiliki kristal cair antara panel layar TV, yang akan diaktifkan bila arus listrik disuplai untuk itu.

LED TV bekerja pada kristal cair yang sama platform, tapi cahaya berasal dari dioda pemancar cahaya (Light Emitting Diodes, LED) yang digunakan sebagai back-cahaya untuk TV ini,  sedangkan TV LCD normal menggunakan lampu CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps). Sebuah TV plasma bekerja pada platform yang sama sekali berbeda. Sebuah TV plasma memiliki selembar individu sel plasma, yang bisa diaktifkan ketika listrik dilewatkan ke TV. Baca terus untuk mengetahui bagaimana cara kerja TV plasma? Dengan demikian kita dapat melihat bahwa teknologi plasma dan LCD yang sama sekali berbeda, sementara perbedaan antara LCD dan LED hanya back-cahaya, yang mereka gunakan. Baca terus untuk TV layar datar tinjauan dan perbedaan antara LCD dan plasma TV.

Evaluasi poin #1: Contrast Ratio
Sebuah rasio kontras adalah kemampuan TV untuk menunjukkan daerah kontras tinggi pada layar. Daerah kontras tinggi adalah warna hitam dan putih dalam gambar. Jika TV memiliki rasio kontras yang baik, hal itu menunjukkan perbedaan antara daerah gelap dan terang layar sangat baik. Pengujian rasio kontras TV adalah dengan adegan-adegan dalam gelap, di mana kebutuhan untuk membedakan warna hitam diperlukan.

Kenyataan bahwa TV plasma umumnya memiliki rasio kontras yang lebih baik daripada TV LCD dan LED. Hal ini karena TV plasma memiliki plasma pada masing-masing sel, yang secara otomatis mengubah diri mereka pada bagian-bagian yang lebih gelap dari layar. TV LCD di sisi lain memiliki satu kristal cair sehingga saat harus menampilkan gambar gelap, CCFL harus meredup akibatnyawarna hitam tidak begitu meyakinkan. Di sisi lain, TV LCD didukung dengan lampu LED belakang memiliki sedikit tepi sebagai individu LED memutar diri ke dalam 'off' posisi di bagian gelap layar dengan demikian memberikan hitam yang lebih meyakinkan daripada TV LCD.

Hasil: Pada rasio kontras parameter, TV plasma dengan jelas telah di atas angin. LED TV yang berikutnya, disusul TV LCD yang terakhir.


Evaluasi poin #2: Viewing Angle
Viewing angle adalah sudut dimana gambar di TV dapat dilihat. Semua TV dapat dilihat saat Anda tepat di depannya, tapi karena semua pemirsa tidak bisa duduk tepat di depan TV dan harus duduk di sekitarnya (samping kanan dan kiri), maka parameter sudut menjadi sangat penting.

Pemenang untuk titik ini lagi adalah TV plasma. Citra TV plasma tetap baik dan kokoh untuk pemirsa di hampir setiap sudut. TV LCD jatuh kembali ketika sering ada kehilangan warna dan detail, ketika TV dilihat dari sudut menyamping. LED TV meminimalkan masalah yang dihadapi oleh TV LCD karena dengan desentralisasi kembali lampu sehingga memiliki sudut pandang yang lebih luas.

Hasil: Pada parameter sudut pandang, TV plasma adalah pemenang, diikuti oleh LED TV di tempat kedua dan LCD TV di tempat terakhir.


Evaluasi poin #3: Color
Hal ini cukup jelas bahwa warna-warna cerah dari TV akan menjadi pertimbangan penting dalam pikiran pembeli TV. Tetapi tidak ada pemenang pada parameter ini karena semua TV tampaknya menunjukkan gambar berkualitas baik. Perbedaan mungkin ada di antara dua model TV jenis yang sama atau dua merek TV yang berbeda, model harga yang lebih tinggi menunjukkan warna yang lebih baik, tetapi sebagian besar masih memiliki kualitas gambar yang sama. Dikatakan bahwa jika LED TV memiliki lampu berwarna, ia akan menampilkan gambar yang terbaik dari mereka semua, tapi hal ini masih diperdebatkan.

Hasil: Semua peringkat TV memiliki kualitas yang baik, harga yang menentukan yang lebih baik, karena dengan harga yang lebih tinggi biasanya pewarnaan layar akan lebih baik.


Evaluasi poin #4: Motion
LCD TV telah menunjukkan peningkatan yang besar pada parameter ini dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tidak dapat diperdebatkan bahwa teknologi plasma memiliki kelebihan di sini. Ketika layar plasma memiliki sel-sel individual yang dapat me-refresh pada tingkat yang jauh lebih cepat. Aliran gerak telah menjadi momok bagi para pembuat TV LCD untuk waktu sekarang. LED TV sebagian besar menggunakan teknologi yang sama seperti TV LCD tetapi menunjukkan kinerja yang lebih baik dari LCD TV.

Hasil: Plasma untuk sekarang masih jawara, disusul LED TV untuk urusan gerak.

Evaluasi poin #5: Power Consumption
Plasma TV mengkonsumsi lebih banyak tenaga daripada LCD TV, karena setiap sub-pixel di layar harus dinyalakan. Sebaliknya, kebutuhan TV LCD lebih perlu sedikit kekuatan untuk menerangi lampu belakang. Tapi LED TV adalah pemenang titik ini karena lampu LED belakang memiliki kekuatan lebih efisien dan lebih kecil kebutuhan listriknya.

Hasil: LED TV adalah pemenang pada titik ini, diikuti oleh LCD dan plasma.


Evaluasi poin #6: Lifespan
Kelemahan plasma TV, yang pembuatnya berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki ini, adalah umur. Kualitas dan kecerahan layar plasma mengambil pemukulan dalam waktu yang sangat singkat. Tetapi plasma keluaran sekarang datang dengan lebih efisien, yang memiliki potensi untuk bertahan lebih lama. Umur dari LCD dan LED TV tergantung pada umur dari lampu belakangnya, tetapi pada rata-rata umur TV tersebut seharusnya lebih daripada plasma TV.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan selain umur adalah burn-in (terbakar). TV plasma memiliki beberapa masalah, karena memiliki potensi burn-in yang lebih besar pada layarnya. Para pembuat TV plasma mencari solusi untuk memperbaiki masalah ini juga. TV LCD dan LED jarang memiliki masalah layar terbakar.

Hasil: Pada titik ini, TV LCD telah menjadi pemenang, sementara umur dari lampu LED belakang tetap belum diuji, sebagai teknologi yang relatif baru. Tapi plasma mencoba untuk memperpanjang umur mendekati TV LCD.


Evaluasi poin #7: Price
Setelah mengatakan semua ini, pada akhirnya, keputusan bagi kebanyakan orang adalah dibuat oleh label harga. Bagi banyak orang di seluruh dunia, masalah label harga jauh lebih penting daripada enam poin belumnya.

Selama bertahun-tahun, plasma telah menikmati harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan LCD, namun sebagai ukuran produksi dan permintaan LCD meningkat, harga LCD ditetapkan untuk menjadi lebih dan lebih kompetitif dengan plasma. LED TV memiliki harga yang relatif mahal sebagai teknologi yang baru dikeluarkan. Untuk ukuran kecil plasma lebih murah, namun untuk saat ini TV berukuran lebar harga murah didominasi oleh LCD TV.

Hasil: Plasma adalah nomor 1 untuk TV ukuran kecil (dibawah 32 inchi), tetapi TV di atas 32 inchi lebih murah LCD. TV LED saat ini masih berharga 2 kali lebih mahal dari LCD untuk ukuran yang sama.

Sumber : doartic.blogspot.com

Senin, 25 Juni 2012

Orang yang berdoa buatmu



Posted by: "Dwika Sudrajat" dwikasudrajat@yahoo.com   dwikasudrajat

Sun Jun 24, 2012 8:25 pm (PDT)

Disaat kita berdoa bagi orang
lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan
dari peristiwa yang terjadi.
Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa
buat orang lain. Pahlawan sejati dilihat dari kekuatan hatinya.
Be well,
Dwika



PENGUSAHA KOMA 
**kisahmotivasihidup.blogspot. com
sebuah cerita penggugah hati, silahkan simak,..

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. 
Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang 
terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya. 

Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 
50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan
sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum 
terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.
Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam 
sebelum batas waktu yang sudah disepakati. 

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan 
antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah 
pulih?
Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya 
lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa 
pasti bukan persoalan yang sulit". 

Dengan lembut si Malaikat berkata, aku sudah berkeliling mencari 
suara
hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa 
buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau
dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu" .

Tampa
menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar 
berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. 
Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2
orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu 
memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu"

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " 
Tuhan,
aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang 
baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia 
tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu 
hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak 
benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah 
Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba 
tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya 
semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi 
pengusaha
ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang 
baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. . 
Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, 
melihat
waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan
yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam 
waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku, 
kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab
si Malaikat, " Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus.
Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua
karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. 
Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah". Si pengusaha 
tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir 
buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri 
yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, 
ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si 
istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si 
bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si 
Malaikat berkata, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau 
tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 
24:00".

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya
siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah
itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. "Benar anakku, kau pernah 
memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu 
tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik
perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "

"Tadi pagi, 
salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang 
pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar
di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang 
pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat 
berdoa buat kesembuhanmu. "

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu 
hanya
kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja 
pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari 
orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan 
baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang 
terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain. 

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi
dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, "Ya ALLAH, hamba 
mencintai-MU dan membutuhkan- MU, datang dan terangilah hati kami sekarang...! !!".

Ada Peluang








Mengakrabi Masalah

** http://fauzirachmanto.com 

Sebagian dari kita sering mengeluhkan “masalah” yang sedang dihadapi. Yaitu peristiwa atau situasi yang menimbulkan kesulitan yang harus diselesaikan. Masalah memang tidak kita inginkan, namun pada kenyataannya sering terjadi diluar kemauan kita, dan harus kita hadapi dengan mencari solusi.
Sisi lain dari masalah adalah solusi. Pemecahan yang ingin diperoleh oleh siapapun yang sedang menghadapi masalah. Karenanya, dari sudut pandang seorang wirausaha, solusi memiliki arti sebagai peluang. Tidak heran apabila ada yang mengatakan bahwa masalah dan peluang adalah dua sisi dari satu keping mata uang yang sama.
Masalah, bagi wirausaha, dengan demikian adalah sumber ide bisnis yang tidak pernah kering. Banyak usaha yang dimulai sebagai jawaban atas sebuah masalah. Sebutlah “masalah klasik” umat manusia: Ketersediaan sandang, pangan dan papan atau tempat tinggal. Hingga kini menjadi sumber ide bisnis yang tidak pernah ada habisnya.  Mulai dari usaha pengembangan properti, jual beli properti, fashion, usaha kuliner, berikut turunan-turunan dan industri pendukungnya.
Justru dengan mengakrabi masalah, maka kita mampu untuk merumuskan solusi yang bisa menjadi sumber ide bisnis yang tidak ada habisnya.

Dibalik Masalah Ada Peluang

Tidak hanya masalah klasik Sandang, Pangan dan Papan saja, manusia modern dengan gaya hidupnya memiliki dimensi masalah yang lebih banyak.
Kelompok masalah pertama adalah masalah-masalah terkait dengan kesehatan, kebugaran dan kecantikan. Akibat gaya hidup yang tinggi stress, minim aktivitas fisik, dan konsumsi makanan yang tidak seimbang, maka manusia modern dihinggapi berbagai masalah kesehatan. Mereka membutuhkan solusi bagi berbagai masalah kesehatan. Bahkan tidak hanya kesehatan, mereka juga perlu memastikan bahwa tubuh mereka selalu bugar dan memiliki penampilan fisik yang baik.
Kebutuhan demikian telah melahirkan berbagai industri terkait kesehatan, kebugaran dan kecantikan yang tumbuh pesat. Mulai dari jasa perawatan, makanan suplemen, hingga berbagai peralatan pendukung kesehatan.
Kelompok masalah kedua adalah masalah yang terkait dengan pengetahuan. Manusia modern butuh pengetahuan dalam pekerjaan maupun pergaulan sehari-hari. Sehingga tidak heran apabila lembaga pendidikan, pelatihan maupun penyediaan informasi melalui sarana online maupun offline dewasa ini mengalami peningkatan yang pesat.
Kelompok masalah ketiga adalah masalah yang terkait dengan hubungan (connection). Manusia modern butuh untuk selalu terhubung satu sama lain. Kemajuan peradaban menciptakan jarak, sehingga mereka berusaha mencari kompensasi melalui teknologi untuk memungkinkan mereka saling terhubung. Industri telekomunikasi dan turunan-turunan nya pun menikmati masa keemasan.
Kelompok masalah keempat adalah masalah terkait dengan hiburan. Belum pernah dalam sejarah industri hiburan mengalami peningkatan seperti di masa sekarang, baik industri rekaman, film, hingga alat pendukungnya. Ternyata kehidupan yang semakin serba instan dan cepat, membuat hati manusia modern semakin membutuhkan hiburan.
Dari empat kelompok masalah di atas (kesehatan, pengetahuan, hubungan dan hiburan), ditambah dengan masalah klasik (sandang, pangan, papan) maka terdapat tujuh sumber masalah yang dapat dieksplorasi menjadi sumber peluang.
Mengakrabi masalah adalah dengan mengenali masalah-masalah tersebut dengan baik, menciptakan solusinya, dan menyediakan solusi tersebut kepada sebanyak-banyaknya pihak yang membutuhkan. Ini adalah dasar dari usaha yang berkelanjutan. Bagaimana caranya?

Menemukan Kumpulan Ikan

Langkah pertama adalah mengidentifikasi siapakah yang mengalami masalah yang akan kita sediakan solusinya. Penting untuk mengetahui kebutuhan fisik maupun emosional mereka. Misalnya ketika kita mengidentifikasi masalah bagi orang-orang yang kesulitan mencari pakaian berukuran besar, maka selain mengetahui kebutuhan pakaian secara fisik, kita harus paham kebutuhan emosional mereka. Bahwa mereka butuh tampil menarik, butuh dihargai dan tidak merasa dibedakan ketika mencari pakaian yang sulit ditemukan di tempat kebanyakan.
Orang-orang dengan masalah yang sama umumnya membentuk komunitas. Mereka berkumpul baik secara fisik, maupun secara online. Pertukaran ide yang mereka lakukan baik di forum tatap muka langsung maupun di forum online merupakan sumber berharga untuk memahami masalah sesungguhnya yang mereka hadapi. Ini adalah “kumpulan ikan” yang menunggu datangnya solusi yang bisa kita berikan.

Merangkai Solusi

Setelah mengidentifikasi “kumpulan ikan” dan masalah yang dihadapi, maka kita harus memiliki solusi yang tepat untuk masalah tadi. Langkah pertama adalah dengan mengamati masalah tadi dalam keseharian kita. Baik dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain. Ini akan memberikan gambaran dari dunia nyata. Selanjutnya, kita dapat mempelajari bagaimana orang lain melihat masalah, ini dapat diperoleh dari berbagai blog maupun buku yang menulis tentang masalah tersebut.
Dan yang paling penting adalah mempelajari solusi yang sudah ada. Kita perlu mempelajari kelebihan dan kekurangan dari solusi yang sudah ada. Kita dapat memunculkan solusi baru, atau dapat melakukan modifikasi atas solusi yang sudah ada.

Solusi yang Feasible

Karena kita adalah wirausaha, maka kita harus memastikan bahwa solusi yang kita berikan dapat kita sediakan dan memiliki nilai ekonomis. Penting untuk memastikan bahwa solusi yang akan kita berikan mungkin untuk kita sediakan dengan biaya yang ekonomis dan kualitas baik. Karena kedepan kemampuan menyediakan solusi ini yang akan menciptakan kepercayaan dari pelanggan.
Kita juga harus memastikan bahwa solusi yang kita berikan dicari oleh banyak orang. Di era internet seperti saat ini, cara paling mudah untuk mengetahui adalah dengan mencari dengan keyword tertentu di mesin pencari seperti Google. Misalnya, kalau kita ketik kata kunci “weight management” maka ada lebih dari 57 juta entri di Google, yang bisa menjadi salah satu indikator banyaknya orang yang membutuhkan informasi solusi pengelolaan berat badan.
Jadi, bagi kita para wirausaha, kehadiran masalah di kehidupan sehari-hari, tidak hanya merupakan tantangan untuk dicari solusinya, namun juga adalah peluang yang menunggu untuk kita wujudkan menjadi usaha yang berkesinambungan. (FR).