link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 20 Juli 2012

Pembelian reguler Reksadana tiap bulan dengan cara debet rekening



Investasi Reksadana yang Mudah dan Murah

**portalreksadana.com/node/288
 Sekedar tips praktis, mungkin berguna bagi investor pemula dengan dana terbatas.
Ada baiknya kita mulai mencermati biaya-biaya investasi yang menjadi beban investor diantaranya adalah:
  1. Biaya pembelian dan penjualan : umum diterapkan oleh MI
  2. Biaya transfer
  3. Biaya fax bukti setoran dan form pembelian/penjualan
Point 1 sudah umum diterapkan sehingga yang perlu dicermati adalah biaya no 2 dan 3, apalagi bila kemampuan investasi kita antara 100 rb s/d 1 jt/bln. Apabila dihitung biaya transfer dan fax terhadap total investasi akan sangat besar.
Ingin mulai investasi reksadana? Lihat dulu rekening bank yang anda miliki... Berikut tips-tips cara investasi murah berdasarkan pengalaman dan survey pribadi:
1. Punya rekening Niaga
  • Efisien bila akan investasi di produk dari Manajer Investasi TRIM, Prospera, Jisawi, BNI Sekuritas dimana bank kustodian produk RD tsb diatas adalah bank Niaga. Sehingga bisa transfer via ATM (biaya = 0, krn antar rekening Niaga) dan diterima real time, sehingga keinginan market timing bisa diakomodasi.
  • Biaya transfer saat redeemption juga = 0
  • Terutama untuk TRIM dan BNI Sekuritas, dimana mempunyai kantor-kantor cabang di banyak kota maka biaya fax juga bisa 0. Caranya struk bukti transfer ATM tsb diserahkan ke cabang ybs dan proses selanjutnya (fax ke kantor pusat) akan dikerjakan oleh kantor cabang tsb.
  • Untuk Jisawi dan Prospera terpaksa harus mengeluarkan biaya fax.
  • Khusus produk TRIM Syariah dan Kombinasi 2, karena mempunyai bank kustodian bank asing maka bisa diakali dengan buka 2 rekening: TRIM Kas 2 dan TRIM Syariah/Kombinasi 2. Transfer pertama ke rekening TRIM Kas 2 (dimana bank kustodian Niaga shg biaya = 0) kemudian dialihkan ke TRIM Syariah/Kombinasi 2. Tetapi kerugiannya adalah market timing tidak bisa dipastikan karena pengalihan dari TRIM Kas 2 ke TRIM Syariah/Kombinasi 2 membutuhkan waktu H+3.
2. Punya rekening BCA
  • Efisien bila investasi di produk dari MAMI, karena meskipun bank kustodian-nya asing namun punya rekening sekunder BCA. Transfer via ATM akan diterima secara real time sehingga keperluan market timing bisa diakomodir.
  • Kantor Asuransi Manulife juga relatif banyak dibuka di berbagai kota sehingga biaya fax bisa diakali.
  • Kendalanya: harus tahan malu (berkeras bahwa minimum pembelian produk MAMI adalah 100 rb) dan tahan godaan dari agen penjual, karena biasanya condong menawarkan produk asuransi.
  • Kekurangan: ada biaya administrasi penutupan, jd kalo kita menutup redeemption all unit maka akan dipotong 20 rb.
3. Punya rekening Mandiri
  • Bank ini menjadi agen penjual dari 9 MI yaitu Danareksa, Manulife, Nikko (non RDS), Mandiri Investasi, Batavia Prosperindo, ABN Amro, Schroder dan Bahana (non RDS).
  • Efisien karena bebas biaya transfer, cukup mengisi aplikasi pembelian dan market timing dijamin. Artinya, aplikasi diajukan sebelum pk. 13.00 WIB maka akan mendapatkan NAB hari itu.
  • Ada program menarik, yaitu pembelian reguler tiap bulan dengan cara debet rekening.
  • Namun perlu dikonfirmasi lagi apakah ada bea transfer dari bank kustodian ke rekening investor saat melakukan redeemption.
Dengan alternatif 3 cara tsb, maka beban biaya yang ditanggung adalah administrasi rekening tabungan tiap bulan yaitu 7500 rb s/d 12500 rb. Ada alternatif lain yang menarik, yaitu mempunyai rekening Commonwealth Bank dengan keuntungan sbb:
  1. Supermarket reksadana termasuk dari MI asing ( Fortis, First State, Schroder) dengan minimal pembelian terjangkau tergantung dengan jenis reksadana yang dipilih.
  2. Biaya bulanan cuma 6 rb
  3. Bisa transaksi online
Tapi ada beberapa hal yg perlu dicermati yaitu:
  1. Kantor cabang di kota besar saja, sehingga agak menyulitkan saat buka rekening.
  2. Bila kota domisili tidak ada kantor cabang akan lebih mahal karena harus buka rekening bank lain (termudah adalah BCA). Sehingga biaya makin bengkak, yaitu biaya bulanan dan transfer saat mengisi rekening CommBank.
:)D terkesan itungan banget ya? Tp coba dihitung, apabila kemampuan investasi kita adalah 500 rb/bln maka biaya transfer adalah 1% dari total investasi, bila digabung dengan biaya pembelian bisa lebih besar lagi.

Tidak ada komentar: