
Dwika Sudrajat shared Zig Ziglar's photo.
21 hrs ·
Zig Ziglar with Dhenniel Tiffany Berdigay and 47 others
There is no elevator to success, you have to take the stairs. - Zig Ziglar


| Spasminal® |
| .: Zat Aktif :. |
| Tiap tablet mengandung Methampyrone 500 mg, Pavaperine HCl 25 mg, dan Belladonna Extract 10 mg; merupakan preparat analgetik dan spasmolitik yang kuat. |
| .: Kemasan & No Reg :. |
| SPASMINAL® (1 box berisi 10 strip @ 10 tablet), No. Reg. : DKL0208507110A1. |
| .: Farmakologi :. |
| Methampyrone bekerja sebagai analgesik., diabsorpsi dari saluran pencernaan, mempunyai waktu paruh 1–4 jam. Papaverin merupakan relaksan non spesifik yang bekerja secara langsung pada otot polos. |
Daftar isi

CO AMOXICLAV 625 MG |
|
Co Amoxiclav diindikasikan untuk pengobatan jangka pendek yang disebabkan oleh kuman penghasil enzim beta-laktamase.
- Infeksi saluran kemih CO AMOXICLAV 625 MG KOMPOSISI : Tiap tablet salut selaput mengandung amoksisilina trihidrat setara dengan amoksisilina anhidrat 500 mg dan kalium klavulanat setara dengan asam klavulanat 125 mg. CARA KERJA OBAT : Co Amoxiclav merupakan antibakteri kombinasi oral yang terdiri antibiotika, semisintetik amoksisilina dan penghambat beta-laktamase, kalium klavulanat (garam kalium dari asam klavulanat). Amoksisilina adalah antibiotik semisintetik dengan spektrum aktivitas antibakteri luas yang mempunyai efek bakterisidal terhadap berbagai macam bakteri gram-positif dan gram negatif. Asam klavulanat adalah suatu beta-laktam, yang struktur kimianya mirip dengan golongan pinisilin, mempunyai kemampuan menghambat aktivitas berbagai enzim beta-laktamase yang sering ditemukan pada berbagai mikroorganisme yang resisten terhadap golongan pinisilin dan sefalosporin. Formulasi amoksisilina dan asam klavulanat dalam Co Amoxixlav melindungi amoksisilina dan penghancuran oleh beta-laktamase yang sering ditemukan pada berbagai dan secara efektif memperluas spektrum antibiotika dalam amoksisilina terhadap bakteri-bakteri yang biasanya resisten terhadap amoksisilina dan berbagai antibiotika berspektrum luas dan menghambat enzim beta-laktamase. INDIKASI : - Co Amoxiclav diindikasikan untuk pengobatan jangka pendek yang disebabkan oleh kuman penghasil enzim beta-laktamase. - Infeksi saluran nafas atas - Infeksi saluran nafas bawah - Infeksi saluran kemih - Gonore yang disebabkan oleh kuman penghasil penisilinase. DOSIS : Dewasa dan anak lebih dari 12 tahun : - Infeksi berat : 1 tablet 3 kali sehari Anak-anak :Anak kurang dari 12 tahun atau 40 kg BB : 20 mg/kg BB per hari dihitung terhadap amoksisilina tiap 8 jam dalam dosis terbagi . Pada keadaan infeksi yang berat dapat ditingkatkan menjadi 40 mg/kg BB per hari dihitung terhadap amoksisilina tiap 8 jam dalam dosis terbagi. PERINGATAN & PERHATIAN : - Hati-hati penggunaan pada penderita yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap golongan pinisilin, sefalosporin atau alergi lain. - Bila terjadi reaksi alergi, hentikan penggunaan obat ini dan bila perlu berikan terapi yang spesifik atau suportif. - Pengobatan dengan Co Amoxiclav selama kehamilan sebaiknya dihindari selama trimester pertama. - Karena amosisilina diekskresikan melalui air susu Ibu, hati-hati penggunaan pada Ibu menyusui. - Bila terjadi super infeksi, pengobatan ini harus segera dihentikan dan atau diberikan pengobatan yang sesuai. EFEK SAMPING : Efek yang paling sering dilaporkan adalah diare, ruam kulit, mual, dan urtikaria, muntah, abdominal discomfort dan sakit kepala. Vaginitis, kembung dan kandidiasis. Transient hepatitis dan cholestatic jaundice pernah dilaporkan. KONTRA INDIKASI : Hipersensitivitas terhadap golongan penisilin. Co Amoxiclav harus diberikan dengan hati-hati pada bayi yang baru lahir dari Ibu yang hipersensitif terhadap penisilin. INTERAKSI OBAT : Co Amoxiclav tidak boleh diberikan bersama disulfiram. CARA PENYIMPANAN : Simpan pada 15-29 derajat C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya. TIDAK DAPAT DIRACIK KEMASAN & NO REG. : Kotak 5 strip @ 6 tablet, No Reg. GKL 9620920617 B1 Diproduksi oleh : PT. Actavis Indonesia Untuk : PT. Indofarma |
Untuk Mas Eko yang baik.DwikaSelasa, 19 November 2013
TIPS MENDAPATKAN BEASISWA KE LUAR NEGERI
Mendapatkan kesempatan studi melalui beasiswa mungkin menjadi keinginan banyak orang, terutama beasiswa untuk studi di luar negeri. Karena pada dasarnya, kuliah di luar negeri tidaklah membutuhkan biaya yang sedikit terlebih dengan biaya hidup yang tinggi, oleh karena itu banyak dari mereka yang memiliki impian untuk berkuliah di luar negeri dapat memperoleh semua itu secara FREE melalui beasiswa yang disediakin oleh berbagai instansi pendidikan ataupu instansi lainnya.Proses beasiswa berjalan panjang dan sangat kompetitif. Karena itu kamu harus paham dan yakin betul mengenal langkah yang kamu ambil saat mendaftar beasiswa, serta mengenal jenis beasiswa yang ingin kamu ikuti.Menurut sumbernya, beasiswa itu dibagi menjadi 3 (tiga) jenis yaitu pertama, beasiswa yang berasal dari kerjasama internasional universitas/institusi di luar negeri misalnya UGM dengan Tokyo University, dan lain-lain. Keduan, beasiswa yang berasal dari lembaga pemerintah/departemen seperti Kementrian Pemuda dan Olah Raga, Deplu, dan lain-lain. Ketiga, beasiswa yang berasal dari lembaga/institusi/organisasi internasional seperti DAAD, IIEF, dan lain-lain.Jika melihat dari sifatnya, beasiswa terdiri dari dua jenis yaitu beasiswa yang bersifat penuh dan beasiswa yang bersifat parsial/sebagian. Sedangkan menurut jangka waktunya, beasiswa dapat dibagi menjadi 3 (tiga) jenis yaitu beasiswa untuk kuliah yang bersifat jangka panjang (S1, S2, S3, dan pnelitian), beasiswa pertukaran pelajar/mahasiswa/pemuda (1 bulan – 1 tahun), dan beasiswa event internasional (hitungan hari sampai maksimal 1 bulan).Dengan terbatasnya kursi untuk mendapatkannya, maka perlu trik dan strategi agar bisa memenangkan peluang yang tersedia.1. Cari Info Sebanyak MungkinKarena rotasi beasiswa itu hanya setahun sekali, setiap beasiswa harus dipersiapkan dengan matang. Luangkan waktu untuk berburu berbagai informasi beasiswa, persyaratan-persyaratan hingga tenggat waktunya. Buatlah daftar sebanyak-banyaknya pihak – pihak yang rutin menyelenggarakan beasiswa, baik nasional maupun internasional. Baca detail persyaratannya apakah kamu memenuhi syarat, pikirkan cocok atau tidakdengan latar belakang pendidikan dan bidang yang kamu tuju karena banyak beasiswa yang bersifat spesifik pada bidang tertentu.Kemudian minta petunjuk orang yang pernah mendapat beasiswa itu. Galilah engalaman mereka karena ini penting untuk mendapatkan metode khusus pengajuan beasiswa. Selidiki kebiasaan dan budaya pemberi beasiswa. Karena dalam budaya Indonesia kita terbiasa menulis surat yang bertele-tele, sedangkan budaya barat biasanya mereka ingin surat yang terstruktur, singkat, dan padat.2. Lengkapi Dokumen – DokumenBiasanya syarat untuk mendapatkan beasiswa adalah bahasa asing. Kebanyakan beasiswa internasional meminta internasional TOEFL atau IELTS. Selain itu indeks prestasi, prestasi diluar akademik, serta pengalaman berorganisasi maupun pengabdian masyarakat juga menjadi persyaratan yang harus dipenuhi. Oleh sebab itu, persiapkan dokumen – dokumen tersebut jauh hari sebelumnya. Jika diminta, siapkan juga proposal riset yang ingin dilakukan kelak.3. Ikuti Arah PetunjukPerhatikan petunjuk yang diberikan oleh panitia. Pastikan bahwa kamu sudah menjawab semua pertanyaan dengan jelas dan memuaskan. Jagan pernah mencantumkan informasi yang tidak lengkap. Jangan segan – segan, apalagi malas untuk meng-edit aplikasimu. Jika perlu bacalah keras – keras untuk meyakinkan apa yang telah kamu tulis. Pilihlah beberapa teman atau anggota keluargamu untuk mendengarkan bacaan aplikasimu. Ini penting agar mereka bisa membantu mengingatkan hal – hal yang salah atau mungkin terlewatkan.4. Perhatikan Tenggat WaktuPersiapkan yang matang dan terjadwal, kapan harus meminta surat rekomendasi dan meminta kepada siapa, kapan harus memasukkan dokumen, dan seterusnya. Aturlah sedemikian rupa agar kamu punya cukup waktu untuk mengisi aplikasi beasiswa, sehingga kamu dapat menyerahkannya tepat pada waktunya. Aplikasi – aplikasi yang terlambat tidak akan dipertimbangkan. Batas waktu pengajuan harus benar – benar diperhatikan mengingat pengajuan beasiswa merupakan sebuah kompetisi. Memperhatikan batas waktu sangat bermanfaat untuk membuat perhitungan waktu selama persiapan – persiapan pemenuhan persyaratan beasiswa. (Mutia) Sumber : swaraunib.com Penulis : MutiaBagaimana cara mendapatkan beasiswa? Apa saja syarat & prosedurnya?Silakan lihat daftar beasiswa yang ada di bawah dan klik linknya untuk info lengkap tentang syarat & prosedur yang harus dilakukan untuk daftar beasiswa tersebut."Selamat Berjuang"Diposkan oleh LAZISMU JAKTIM SCHOOL di 10.10