link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Minggu, 07 Oktober 2012

Bisnis Yang Hampir Bangkrut



 Sunday, August 30, 2009 at 8:45am  

Bantu doa, bantu tempat yang murah, bantu mengenalkan dengan seorang pengusaha dan seterusnya". Dukungan seperti itu, akan datang. Percayalah.
wass,
Dwika

-----------------
Memulihkan Bisnis Yang Hampir Bangkrut
Oleh : Bambang Suharno

Seorang pembaca buku saya "Langkah Jitu Memulai Bisnis Dari NOL" dan "Curhat Bisnis", pada suatu kesempatan menyampaikan kegelisahannya mengenai betapa beratnya memulihkan bisnis yang hampir bangkrut. 


Normi (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pemuda Lampung yang punya cita-cita ingin menjadi pengusaha sukses. Ia menjalankan usaha jasa perbaikan komputer, ia dirikan tahun 2003. Ia menjalankan usaha ini di rumah (tinggal dengan orang tua dan belum menikah) dengan menempati ruang tamu. Rumahnya persis di pinggir jalan di daerah Lampung. Sebenarnya ingin mengontrak kios tapi belum ada biaya, sehingga ia menggunakan ruang tamu untuk usaha, meski dirasa kurang layak. 

Sebelumnya ia bekerja di sebuah toko komputer sebagai tenaga teknisi, karena melihat peluang yang bagus, akhirnya keluar dan memutuskan untuk usaha sendiri. Pada awal usaha ia melayani jasa service saja, karena waktu itu tidak punya modal untuk menjual produk hardware/accessories komputer. Setelah berjalan beberapa waktu usahanya mulai berjalan baik sampai pada akhirnya ada seorang teman yang menawarkan pinjaman dana untuk pengadaan barang berupa hardware/accessories komputer. Ia menyepakati persyaratan yang dibuat, setelah dapat dana langsung membelanjakannya untuk stock barang. 


Setelah beberapa waktu mulailah timbul masalah. Uang penjualan tercampur aduk dengan uang pribadi dan uang hasil jasa, pada akhirnya ia bingung dan tidak bisa mengelolanya hingga akhirnya gagal dan bangkrut, barang habis uang entah kemana, yang tinggal sekarang adalah hutang. "Saya sempat drop dan sempat berhenti, tapi saya sadar itu semua tidak menyelesaikan masalah, akhirnya tahun 2006 saya mulai buka lagi meskipun sudah tidak punya apa-apa dan menanggung hutang yang bagi saya nilainya cukup memberatkan, sampai sekarang usaha saya masih berjalan dan hanya melayani jasa service saja, " katanya. 


Ia punya keinginan untuk membuat usaha menjadi besar, tidak hanya untuk pribadi, tapi juga ingin menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain, dan ia sadar itu tidak mudah. Itu sebabnya ia membaca buku saya dan mengirim email untuk mendapat tanggapan saya.Saya menanggapinya sebagai berikut. Pertama, jika anda mengalami hal serupa, pesan saya ikhlas dan bersabarlah, apa yang anda alami adalah suatu anugerah untuk menjadi lebih tangguh menghadapi tantangan. Teruslah berupaya mengembangkan bisnis, jika tidak, pengalaman yang selama ini akan sia-sia belaka, tak ada nilainya. Jika diteruskan dengan sikap mau belajar yang tinggi, saya percaya di depan sana akan banyak orang yang mendukung anda. 


Kedua, Anda pasti perlu dukungan orang lain, entah itu tenaga, pikiran dan modal. Untuk mendapatkan semua itu, jadilah anda pribadi yang mudah dibantu. Pribadi yang mudah dibantu adalah pribadi yang gampang bergaul, gampang membantu orang lain, jujur, dan punya cita-cita yang jelas. Cobalah anda lihat, orang-orang yang banyak menyendiri, menyepelekan persahabatan, menyelepekan amanah orang, kelak akan sulit mendapat dukungan orang lain. Dan jika anda selalu katakan ke orang-orang yang tepat bahwa anda akan mengembangkan bisnis anda menjadi sebesar perusahaan tertentu (carilah contoh di daerah anda yang cukup besar), para pendukung anda akan bicara "O o, kamu ingin seperti itu ya? Saya bisanya membantu doa, membantu tempat yang murah, membantu mengenalkan dengan seorang pengusaha ini dan seterusnya". Dukungan seperti itu, akan datang. Percayalah. Dan tak usah kaget, kelak ada juga orang yang mencemooh. Abaikan saja mereka.

Ketiga, peganglah komitmen bahwa anda mau membayar hutang. "Terburu-burulah kalau anda membayar hutang,"begitu kata Pak Ustad. Jadi jika ada uang, segeralah mencicil hutang. Saya meyakini keseriusan mau membayar hutang akan membuat kita lebih mudah mendapatkan rejeki.
Keempat, setiap hari, lakukanlah tindakan yang memungkinkan bertambahnya pelanggan, misalkan menyebar brosur, datang ke kantor-kantor menawarkan jasa anda, menelepon/kirim fax/email menawarkan jasa anda kepada para calon pelanggan dan lain-lain. Hasilnya tidaklah instan. Mungkin tahun depan baru akan terasa dampaknya. Tidak apa-apa, yang penting ada upaya untuk maju.
Kelima, mulailah berlatih disiplin dalam mengelola uang. Pisahkan uang pribadi dan uang bisnis. Buatlah anggaran berapa maksimal "gaji" anda di bisnis anda sendiri. Jika ada untung besar, tetaplah mengambil sedikit untuk kepentingan pribadi, teruslah perbesar bisnis anda dengan laba yang diperoleh agar kemajuan bisnis melaju lebih kencang.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang sedang atau pernah mengalami hal serupa.***

HAVE




 Sunday, August 30, 2009 at 8:38am

Lakukan segala pekerjaan dengan trampil (DO), ditambah dengan semangat dan daya juang yang tinggi (BE), sehingga kelimpahan (HAVE) akan mudah didapat.
wass,
Dwika

------------------------------------
Formula Sukses Berbisnis, Be Do Have
Oleh : Johny Rusly


Dalam sebuah siaran radio, seorang pendengar bertanya pada Bapak Andrie Wongso ...

"Pak Andrie, team kita sedang bertanding di Olympiade Beijing. Apakah dengan memotivasi mereka, Indonesia bisa mendapat emas?".

Pak AW menjawab, "Dengan motivasi, semangat mereka bertambah. Tetapi jika ketrampilan belum mendukung, maka kita akan sulit memenangkan pertandingan!".

Ya, motivasi memang dapat meningkatkan semangat dan daya juang, tetapi tidak ketrampilan! Itu kenyataan hidup yang sering kita lupakan ...

Memang, terkadang kita sering menjadi salah paham, bahwa dengan mengikuti seminar, kita dapat menjadi hebat dalam berbisnis.

Pada saat kebenaran tiba, dan ternyata kemajuan tidak juga didapat, kita sering merasa kecewa, marah-marah dan menyalahkan sang Motivator.

Mark Victor Hansen dan Robert G. Allen, dalam karya kolosalnya yang berjudul, "One Minute Millionare", memberikan formula kesuksesannya.

Rumus sukses tersebut sangat sederhana, dan hanya terdiri dari tiga kata, yaitu:
Be x Do = Have.

Be adalah sisi dalam kita, yang bersifat abstrak: termasuk didalamnya adalah pikiran, semangat, keyakinan dan lain-lain. Sisi inilah yang dibangkitkan oleh para Motivator..

Do adalah sisi ketrampilan kita, segala sesuatu yang berbentuk kata kerja; berlatih, berkunjung ke pelanggan, menelepon, melakukan etc ... Ini harus kita dapatkan sendiri melalui tindakan dan evaluasi terus menerus ...

Lalu, bagaimana dengan HAVE nya?

Nah, jika kita dapat melakukan segala pekerjaan dengan trampil (DO), ditambah dengan semangat dan daya juang yang tinggi (BE), bukankah kelimpahan (HAVE) akan mudah didapat?

See You At The Top
Updated about 4 months ago · Comment · LikeUnlike
Ria Oktavia Indrawati
jadi ingat KUBIK Leadership Mas....
August 30, 2009 at 8:56am ·
Dwika Sudrajat
Sure.
August 30, 2009 at 8:57am ·

Before action think several times



 Sunday, August 30, 2009 at 8:34am  

Kendalikan apa yang bisa kita kendalikan,maka hidup kita bisa menjadi lebih baik.
salam,
Dwika

---------------
Change Your Attitude, Will Increase Your Income, If U Don’t Trust, Just Try It
Oleh : Ruby Herman

Hai saya Ruby Herman saya ingin share tentang apa yang dikatakan oleh mentor saya yaitu kalau sukses punya tiga komponen, yaitu Kemampuan (kebisaan, pendidikan, kompetensi), Usaha (kerja keras, daya tahan), dan attitude. Jika salah satunya negatif, hasil akhirnya juga akan negatif. Bila demikian, percuma saja sekolah tinggi, kerja keras, dan network. Kalau attitude kita atas segala hal dalam hidup dan karier bisa dirangkaikan, itulah karakter. Tidak perlu terlalu berpikir panjang soal karakter. Jaga saja attitude kita sekarang, setiap saat, dan seterusnya. 


Dalam hidup ini ada hal-hal yang bisa kita kendalikan, dan ada juga yang tidak, salah satu yang bisa kita kendalikan yaitu Attitude. 


Yang ingin saya share yaitu bagaimana cara kita merubah attitude kita menjadi lebih baik atau positif demikian yang saya bisa share yaitu : 
Bersyukur pada Tuhan bagaimanapun keadaan saudara, dengan bersyukur berarti kita mengakui kelebihan kelebihan yang ada dalam diri kita You are what you think you are and you will become what you think you will become. dengan melihat kelebihan dalam diri kita kita bisa membantu kekurangan orang lain. Semua Agama mengajarkan kebaikan.
Punya mental memberi bantuan kepada yang membutuhkan serta mau membantu orang lain yang kesulitan. Contohnya ada orang tua yang ingin menyebrang, kita bisa membantunya.
Bekerja keras dan bekerja dengan Tulus, ketika kita bekerja dengan baik maka secara tidak langsung kita akan di sukai oleh rekan-rekan, atasan dan bawahan, kita menjadi pribadi yang menarik bagi sekeliling lingkungan kita.
Jujur serta memiliki integritas. Gak gampang menjalani kehidupan dengan kejujuran, tapi berusahalah semaksimal mungkin. Apabila kita melakukan sesuatu mencerminkan siapa diri kita sebenarnya, jadi hati-hatilah dalam melangkah.
Bertanggung jawab, apa yang bisa kamu lakukan hari ini jangan tunda , lakukan lah sekarang.
Menjadi emosi kita, emosi boleh saja, asal pada tempatnya, jangan cepat terpancing oleh isu-isu yang tidak benar. Karena banyak orang sekarang ini suka sekali mengadu domba, membuat politik yang menjatuhkan seseorang.
Berpikir Positif dalam keadaan apapun.Before action think several times. Usahakan keep positive
Mau mengalah untuk menang, sikap kita yang mau mengalah membuat kita dinilai berhati besar.



Kendalikan apa yang bisa kita kendalikan,maka hidup kita bisa menjadi lebih baik.

Budi Supriyatin and Elisa Atm like this.

Menjualan lebih banyak


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg


 Sunday, August 30, 2009 at 8:28am |

Semakin banyak kita menelpon/menfollow up orang yang tepat, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
wass,
dwika

-------------
Capai Target Penjualan Dengan Mudah
Oleh : Ruby Herman

Proses penjualan terjadi karena beberapa hal, bisa dari penawaran,promosi, dan lain-lain, apa saja yang dapat kita lakukan dalam melakukan proses menuju ke penjualan, serta kadang kita suka lupa melakukan atau menjalankannya : 
Canvassing sebuah proses menawarkan produk atau jasa anda serta Melakukan kunjungan ke pelanggan baik yang sudah di kenal maupun tidak di kenal berdasarkan atas route yang telah ditetapkan. Bisa juga dengan menyebarkan Flyer, semakin banyak kita menyebarkan dan juga target yang tepat , semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
Menerima Tamu ( Walk In ) di kantor, dengan cara datang lebih pagi karena beberapa kantor menerapkan giliran mendapatkan calon konsumen berdasarkan kehadiran kita. Dan biasanya jika ada tamu yang dating ke kantor kita biasanya sudah 75 % minat untuk membeli. semakin banyak kita menerima tamu, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan 
Menerima panggilan telepon ( Call In) , hampir sama dengan call in Cuma bedanya ini hanya bentuk panggilan telepon, yang berasal dari informasi di iklan,Flyer,Televisi dll. semakin banyak kita menerima telpon, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
Referensi marketing lain, kadang kita dapat melakukan penjualan dari teman-teman marketing dari bidang lain, misalnya Asuransi,Bank, Restorant,Travel Agent,Golf, Hotel dll. Semakin banyak kita menjalin hubungan dengan marketing-marketing lain membuat jaringan kita semakin luas dan mendapatkan banyak peluang.
Database lama. Kadang ada juga klien-klien lama kita yang beberapa bulan lalu ditawarkan belum berminat, mungkin sekarang ditawarkan lagi menjadi berminat dan kembali membeli product dari anda. semakin banyak kita menelpon/menfollow up orang yang tepat, semakin banyak pula kita mendapat kesempatan untuk jualan
Program Buyer Get Buyer. Biasakan bila kita telah menjual product kita, lalu kita menawarkan mungkin teman,keluarganya mau membeli product/jasa kita .
Keluarga kita sendiri, siapa tau ada keluarga kita juga tertarik menggunakan product dan jasa kita, atau mungkin bisa dari teman keluarga kita
Internet. Manfaatkan teknologi sebagai bagian dari penawaran product-product kita contohnya seperti Milis yahoo, Friendster, facebook dan lain-lain.

Kita diberikan waktu 24 jam, bagaimana kita bisa memaksimalkan waktu yang ada dan mencapai kapasitas maksimal. Karena setiap orang pasti sukses, apabila menginginkan dan memperjuangkannya 

Demikian hal-hal yang membuat proses penjualan menjadi lebih banyak, dan target pun pasti tercapai, anda pun bahagia. Sukses untuk Anda
Updated about 4 months ago · Comment · LikeUnlike
Budi Supriyatin likes this.

Inovasi Penuh


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg


 Sunday, August 30, 2009 at 8:20am 

Perhatikan bulan-bulan “paceklik” bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasinya.
Jaga kejujuran kita, kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan.
Jangan lupa untuk selalu beribadah dan berdoa serta beramal.
wass,
Dwika

-------------
Bagaimana Meraih Target Kita
Oleh : Bagus Airlanto

Sebagai seorang yang bergerak di bidang pemasaran kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya target. Target yang biasanya diberikan oleh pimpinan kepada kita dimana mau tidak mau kita harus bisa memenuhinya, 

Saya mulai serius menekuni bidang ini ketika “terpaksa”, dikondisikan saya diminta bantuan oleh Boss saya untuk memajukan usahanya sedangkan saya boleh dibilang buta dalam hal ini karena basic saya adalah administrasi dan keuangan. 

Dari nasehat-nasehat yang saya terima, dari membaca buku dan artikel (yang saya sempat-sempatkan membacanya) dan dari pengalaman dilapangan ada beberapa cara untuk mencapai target yang ditetapkan. 
Selalu menambah pengetahuan kita dari sisi manapun akan produk yang kita tawarkan sehingga kita bisa memberi pengertian kepada konsumen, apa keunggulan produk yang kita tawarkan dengan produk lain yang sejenis.
Tidak bosan belajar dari siapa saja agar bisa maju.
Selalu melebihkan target yang diberikan kepada kita. Semisal kita diberi target menjual 100 barang dalam sebulan maka kita harus mencatat bahwa target lebih dari 100. Tapi ingat untuk awal-awal jangan terlalu tinggi dalam melebihkannya, yang rasional saja semisal menjadi 110 barang.
Selalu catat dan pantau perkembangan penjualan yang terjadi dari hari kehari, minggu ke minggu. Sehingga bila ada hambatan bisa cepat ditanggulangi.
Memantau dan memotivasi pasar yang sudah ada agar selalu berkembang.
Selalu mencari peluang pasar baru, ingat jangan hanya mengandalkan satu dua sumber pendapatan, dapatkan sebanyak-banyaknya.
Selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan kita siapapun dia, mulai dari konsumen langsung, agen sampai distributor.
Perhatikan bulan-bulan “paceklik” bagi usaha anda, usahakan inovasi penuh jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasinya.
Jaga kejujuran kita, kualitas produk dan pelayanan yang kita berikan.
Jangan lupa untuk selalu beribadah dan berdoa serta beramal.

Demikian pengalaman saya yang masih dalam taraf belajar dan benar-benar masih hijau dan bau kencur di rimba pemasaran ini, semoga bermanfaat. 

Salam Sukses Buat Anda

Peka mengenal orang


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg

 Sunday, August 30, 2009 at 8:13am 

Asah diri lebih peka mengenal orang lain. Dengan kebesaran dan ketenangan jiwa ini maka Anda akan bisa berbisnis dengan lebih baik lagi.
sala,,
Dwika

===============
Tips Memperbaiki Hubungan
Oleh : Tanadi Santoso

Dalam kehidupan selalu saja ada teman, saudara, kerabat kita yang sekarang bermusuhan dengan kita. Padahal dulunya mereka berhubungan baik dengan kita. Karena di suatu saat, entah sebuah kejadian kecil atau sebuah pertengkaran, tiba-tiba mereka menjadi tidak berhubungan lagi. Menjauh dari kita. Menelpon tidak, berkirim sms tidak. Bahkan kalau ketemu di jalan, seolah-olah tidak kenal. Padahal dulunya kita berhubungan baik sekali.

Berikut ada tips dari saya yang bias dipraktekkan. Sebuah usaha yang mungkin berguna bagi anda, kebahagiaan dan kesuksesan anda di masa mendatang.

Bila anda memiliki saudara, teman, kerabat yang dulunya baik, tapi karena sesuatu hal atau kejadian yang membuat kesalahan, bias karena dia atau anda, lalu menjadi renggang hubungan. Bisa jadi hal itu karena kesalahpahaman, ketidakmengertian, kurangnya komunikasi sehingga dia tiba-tiba tidak mau bicara dengan kita.

Kalau memang kejadiannya seperti ini, cobalah diam sejenak dan bayangkanlah orang itu. Kenanglah kebaikan dia dulu. Saat-saat manis yang anda lakukan bersama. Ingatlah saat dia menolong anda dalam kesulitan. Atau hal-hal yang baik yang terjadi di antara anda. Lalu anda pikirkan bagaimana sampai terjadi putus hubungan. Saat anda tidak lagi bersahabat. Coba dipertimbangkan besarnya kesalahan, mungkin cuma kecil yang bisa dilupakan.

Telponlah dia. Telpon saja. Tidak usah susah-susah ketemu. Ketika telpon anda bilang, "Halo saya ini bla..bla.. Lama kita tidak ketemu ya. Maaf, saya cuma telpon sebentar saja. Dulu kita pernah bersahabat baik ya.. Ingat kita dulu sering jalan-jalan bersama. Mungkin karena satu dan lain hal di tahun 1978 atau apalah, kita menjadi tidak enakkan."

Lalu kita lanjutkan, "Dan saat ini saya merasa tidak enak. Karena dulu kita bersahabat dengan baik, sekarang kita jadi tidak pernah bicara atau berhubungan lagi. Alangah baiknya suatu saat kita bisa bertemu, berbicara bahkan berjalan-jalan lagi. Segini saja ya. Dag.. dag.." Telpon kita tutup.

Saya percaya anda punya musuh di dalam hati anda. Anda juga punya ketidak-enakkan di dalam hati anda. Bila ini ada, cobalah cari, hubungi dia dan telpon saja. 10 atau bahkan 5 menit saja. Katakan kalau dia masih marah, tidak apa-apa. Yang penting kita sudah mengatakan apa yang ada dalam hati kita. Mungkin sekarang belum waktunya. Mungkin suatu saat nanti, kita bisa bersahabat lagi. Selesai, tutup teleponnya.

Kita lakukan itu. Tidak apa-apa. Tidak ada ruginya. Tetapi ini semua akan memperkaya khasanah kejiwaan kita untuk menjadi manusia yang lebih besar.

Ini semua adalah sebuah cara kita untuk memaafkan diri kita sendiri untuk memaafkan orang lain. Cara mendamaikan di dalam hati kita. Kalau kita bisa melakukan hal ini, siapapun yang salah dulu entah kita, saudara, teman, kerabat, apa yang akan terjadi ?

Kita menjadi manusia yang lebih besar, jiwa yang lebih besar dengan ketenangan yang lebih besar lagi. Lebih besar lagi bahagianya. Mengasah diri lebih peka mengenal orang lain. Dengan kebesaran dan ketenangan jiwa ini maka kita akan bisa berbisnis dengan lebih baik lagi.
Updated about 4 months ago · Comment · LikeUnlike
Smile Eve and Adelia Yantri like this.
Arista Wirawan
bagus...aika.. kalau ada lagi tolong tag saya juga
August 30, 2009 at 12:29pm ·
Dwika Sudrajat
Masih banyak.... Bisa dipilih di wall 

Manfaat dari produk


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg


 Sunday, August 30, 2009 at 8:07am  

Dasar utama dibelinya produk dalah karena konsumen benar – benar memahami akan manfaat – manfaat dari produk. 
salam,
Dwika

----------
Customer Satisfaction
Oleh : Peter Lim


“Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed” Mahatma Gandhi

Sebagai seorang businessman ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar konsumen senantiasa loyal dan tidak beralih ke produk pesaing, antara lain adalah

I. PRODUK / SERVICE. 
Disamping mudah di dapat, term of payment juga cukup menarik, mis : jangka waktu kredit yang diberikan adalah sebulan sedang produk pesaing adalah ½ bulan. Informasi yang diberikan juga berkesinambungan, baik mengenai harga, kemasan, program discount / bonus dan lain sebagainya. Perihal ini akan membuat konsumen merasa dihargai / tidak merasa dibohongi / diakalin. Tidak kalah pentingnya, prosedurnya juga tidak ruwet atau complicated. Siapapun orangnya, pasti tidak akan senang dengan birokrasi yang bertele – tele dan rumit karena selain membinggungkan tetapi juga akan menghabiskan waktu dengan sia – sia. “Statistics suggest that when customers complain, business owners and managers ought to get excited about it. The complaining customer represents a huge opportunity for more business” Zig Ziglar.

II. KEBUTUHAN. 
Produk / service yang diberikan harus bisa memenuhi kebutuhan konsumen, mis. : manfaatnya benar – benar nyata dan sesuai dengan yang dipromosikan. Dalam hal ini, kejujuran dan unsur trust, sangat besar peranannya. Disamping menimbulkan keefisiensian, produk / service juga aman penggunaannya, baik dalam jangka waktu yang singkat maupun jangka waktu yang lama. Ini adalah salah satu hal mendasar, yang dibutuhkan oleh setiap konsumen. “We tell lies when we are afraid... afraid of what we don't know, afraid of what others will think, afraid of what will be found out about us. But every time we tell a lie, the thing that we fear grows stronger” Tad Williams

III. KARAKTERISTIK PRODUK. 
Karakteristik produk / service harus familiar dengan konsumen, selain mudah diingat, modelnya juga tidak aneh – aneh. Karena tidak akan ada konsumen yang senang dengan hal – hal yang sifatnya aneh dan susah diingat.

IV. KUALITAS. 
Produk / service yang diberikan selain memenuhi kebutuhan konsumen tetapi juga memiliki kwalitas yang terbaik sehingga kepuasan konsumen senantiasa terpenuhi. Umumnya, konsumen yang telah puas pada suatu produk, loyalitas – nyaakan timbul dan tidak akan lagi mau memperbandingkan harga. Ibarat seseorang yang telah berlangganan pada suatu bisnis tertentu, walaupun harganya lebih mahal tetapi dia tetap setia dan tidak beralih ke produk pesaing. “If you really do want to be an actor who can satisfy himself and his audience, you need to be vulnerable. [You must] reach the emotional and intellectual level of ability where you can go out stark naked, emotionally, in front of an audience.” Jack Lemon

V. NILAI. 
Produk / service yang diberikan selain menimbulkan kebanggaan / pretise bagi konsumen tetapi juga bernilai tinggi. Ini dibutuhkan oleh setiap konsumen karena secara tidak langsung akan meningkatkan rasa EGO nya. Sesuai dengan teori Abraham Maslow yang menekankan bahwa semakin tinggi status diri seseorang maka akan semakin tinggi pula tuntutannya, yang mana muaranya adalah untuk memenuhi ke EGO an. “The whole business is built on ego, vanity, self – satisfaction, and it's total crap to pretend it's not.” George Michael

VI. TIDAK ADA PEMAKSAAN. 
Dasar utama dipakai / dibelinya produk / service adalah karena konsumen benar – benar menyadari / memahami akan manfaat – manfaat dari produk / service. Setiap bentuk / wujud dari pemaksaan, efek akhirnya adalah konstruktif karena tidak ada seorangpun yang senang diintervensi kemauan / kebutuhannya.

Kesempatan untuk Bangkit kembali.




 Sunday, August 30, 2009 at 8:01am 

Kalau hari ini Anda bangkrut. Hutang perusahaan membumbung tinggi. Semua harta sudah disita bank. Apa yang akan Anda lakukan? Bersyukurlah hari ini Anda masih diberi waktu, masih diberi hidup. Anda masih punya kesempatan untuk bangkit lagi. 
salam,
Dwika

--------------
Pengalaman Adalah Guru Terbaik Untuk Perjalanan Hidup Dan Bisnis Anda
Oleh : Siswo Nugroho

Anda pernah nonton film berjudul Kungfu Panda? Anda suka? Kesan apa yang Anda dapat? Kalau saya, cuma kalimat ini yang saya ingat, "yesterday is history, tomorrow is mystery, today is a gift."

Kelihatannya kalimat itu sederhana. Tapi kalau dipikir-pikir, benar juga ya. Rasanya saya jadi punya kekuatan lebih setelah mendengar kalimat itu. Ajaib ya? Cuma kata-kata dalam film tapi bisa membuat orang menjadi lebih kuat.

Tidak banyak orang yang sanggup memanfaatkan hidup secara maksimal. Umur yang panjang kadang-kadang hanya lewat begitu saja tanpa kita berbuat hal yang berarti. Waktu berjalan cepat. Tanpa terasa tahu-tahu kita sudah tua. Tapi, coba apa Anda pernah berpikir begini, ”apa saja ya yang sudah saya dapat sampai detik ini? Hal hebat apa yang sudah pernah saya raih?”

Well, well, well. Inilah saatnya kita beresolusi. Hmmm, harus ada waktu untuk kita berhenti sejenak dari segala aktivitas. Dan, kita buat sederet panjang pertanyaan yang harus kita ajukan pada diri kita sendiri. Ya, buat angket untuk diri kita sendiri. Dan hanya kita yang harus menjawab semua pertanyaan yang ada. Di sini akan ketahuan, apakah kita sudah hidup sesuai kemauan kita? Sudah berhasilkah kita?

Kita harus jujur pada diri sendiri. Kalau memang kita sudah memboroskan waktu sia-sia, jangan takut untuk mengakui. Kalau memang terlalu banyak kesalahan yang kita perbuat, ya kita boleh menyesal. Tapi, menyesal saja tidak cukup. Kita masih punya waktu ke depan. Waktu yang masih menjadi misteri. Misteri itu hanya kita yang bisa memecahkan. Tinta mana saja yang akan Anda torehkan di lembar-lembar kosong kita?

Begitu pula yang terjadi dalam bisnis. Sepanjang apa bisnis Anda sudah berjalan? Target apa yang sudah berhasil dicapai? Apa saja kesalahan yang pernah terjadi dalam bisnis Anda? Kegagalan apa yang tak pernah Anda lupakan?

Yesterday is history. Artinya, kita harus belajar dari apa yang sudah terjadi. Kalau kemarin Anda gagal menjual 100 produk, bukan berarti besok Anda akan gagal lagi. Today is a gift. So, selama Anda mampu memanfaatkan hari ini sebaik mungkin, saya percaya misteri bisnis Anda ke depan tidak akan membuat Anda khawatir.

Kalau hari ini Anda bangkrut. Hutang perusahaan membumbung tinggi. Semua harta sudah disita bank. Apa yang akan Anda lakukan? Sedih boleh, marah boleh, uring-uringan juga boleh. Tapi, asal produktif. Meluapkan perasaan, emosi itu kadang-kadang bagus juga untuk kesehatan. Asal, jangan kebablasan.

Selebihnya, lebih baik manfaatkan hadiah yang diberi Tuhan untuk Anda. Bersyukurlah hari ini Anda masih diberi waktu, masih diberi hidup. Artinya, Anda masih punya kesempatan untuk bangkit lagi. Meski tertatih-tatih, Anda tidak boleh hilang kendali. Saat-saat sulit hari ini akan berbuah manis di masa yang akan datang. Percayalah. Tuhan bukan cuma menguji kesabaran Anda, tapi juga menguji kreativitas Anda. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Belajarlah dari sana. Kalau Anda pernah berhasil, saya yakin Anda bisa lebih berhasil lagi.

Bisnis adalah sebuah seni. Menikmati seni berarti merasakan keindahan. Bukan cuma saat-saat sukses saja yang harus Anda nikmati, tapi kegagalan juga. Kalau sudah begitu, Anda akan tahu bagaimana indahnya kehidupan. Ingat, tanpa rasa sakit kita tidak akan tahu bagaimana rasanya senang. Benar begitu?

Kompetensi Anda


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg


 Sunday, August 30, 2009 at 7:53am 

Selalulah bekerja secara cerdik, yang senang team work dan saling membagi tugas yang disesuaikan dengan kompetensi masing – masing. Ingat, yang dibutuhkan bukanlah SUPERMAN tetapi adalah SUPER TEAM. 
salam,
Dwika

----------------
20 Steps To Maximize The Productivity
Oleh : Peter Lim

Salah satu elemen terfundamental yang harus dimiliki agar sukses yang ingin dicapai semakin cepat ter – realisir adalah produktivitas. Untuk mendapatkan produktivitas yang optimal maka 

1. RESTFUL. Agar produktivitas kerja bisa optimal maka kondisi tubuh harus senantiasa fit / fresh. Untuk mendapatkan kondisi ini, istirahat haruslah cukup. Tubuh manusia sama ibaratnya dengan mesin, yang perlu segera diistirahatkan setelah digunakan untuk jangka waktu tertentu. 

2. REVIEW. Apapun yang telah dilaksanakan, senantiasa diadakan review untuk mengetahui APAKAH sudah terlaksana sesuai dengan perencanaan atau APAKAH keluar dari jalur / rambu – rambu yang telah ditentukan. Disamping itu, juga untuk mengetahui tingkat progressive dari keberhasilan. 

3. EXERCISE. Melalui latihan – latihan yang berkesinambungan, selain akan bisa meminimalkan kegagalan tetapi juga menemukan kiat – kiat yang ter – efektif untuk mendapatkan yang terbaik. 

4. BREAKFAST. Agar produktivitas optimal, dibutuhkan energy yang constant. Untuk itu, breakfast harus dijadikan suatu kebiasaan sebelum mengawali suatu pekerjaan. 



5. LEARNING. Proses pembelajaran adalah proses yang tanpa batasan usia, jabatan atau status sosial. Tanpa adanya kemauan untuk mau meningkatkan potensi diri melalui proses pembelajaran ini maka seseorang akan lemah daya saingnya, yang mana dampak akhirnya adalah menurunnya produktivitas. 



6. PRIORITIZED. Agar hasil lebih optimal dan menghindari stress yang tidak seyogianya timbul maka buatlah skala prioritas yang jelas sebelum mengawali apapun yang akan dikerjakan. 



7. SCHEDULE. Buatlah jadwal harian, mingguan, bulanan yang jelas dan laksanakan serta evaluasi hasilnya. 



8. DO THE MOST UNPLEASANT. Agar senantiasa semangat menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas, maka awalilah penyelesaian pekerjaan yang tidak disukai pada rangking pertama dan setelah itu baru yang disukai. 



9. WORK SMART. Selalulah bekerja secara cerdik, yang senang team work dan saling membagi tugas yang disesuaikan dengan kompetensi masing – masing. Ingat, yang dibutuhkan bukanlah SUPERMAN tetapi adalah SUPER TEAM. 



10. MESSAGES. Pesan – pesan yang disampaikan, haruslah jelas dan dimengerti oleh semua pihak. Jangan menyampaikan pesan yang biasnya besar dan tidak akurat pada sasaran yang ingin dicapai. 



11. NO ALCOHOL. Agar setiap keputusan senantiasa efektif dan bijaksana hasilnya maka satu – satunya minuman (* Alkohol) yang mana bisa menghilangkan kesadaran, haruslah sesegera mungkin disingkirkan. 



12. DILIGENT. Dengan rajin mengerjakan tugas dan tanggungjawab maka hasil yang dicapai akan lebih optiomal. 



13. FOCUSED. Apapun yang ingin dicapai, harus dikerjakan se – fokus mungkin, yang mana dampak langsungnya selain akan meminimalkan persentase kegagalan tetapi juga akan meningkatkan persentase keberhasilan. 



14. PURE WATER. Agar kinerja senantiasa optimal maka kesehatan harus senantiasa dijaga dan dirawat dengan selalu rutin meminum air murni. 



15. PRIORITIZED LIST. Dafar prioritas kerja harus senantiasa dibuat agar kelelahan dan kejenuhan kerja bisa diminimalis. 



16. SMILE. Tidak kalah pentingnya, apapun yang sedang dan telah dikerjakan selalu tersenyum. 



17. ENJOY. Nikmatilah pekerjaan itu bagaikan menjalani rekreasi maka selain beban akan menjadi berkurang, hasil yang dicapai juga akan optimal. 



18. RELAX. Pada waktu kerja, kerjalah se – serius mungkin tetapi pada waktu santai, santailah se – relax mungkin maka semua beban akan sirna dari pundak kita. 



19. QUALITY SLEEP. Tidur yang cukup, selain akan menjaga stamina tubuh tetapi juga akan meningkatkan semangat kerja. 



20. BE THANKFUL. Terakhir selalulah berterima kasih dan bersyukur karena diantara sekian manusia yang mencari pekerjaan, kita adalah salah satu orang paling beruntung karena telah mendapatkan pekerjaan. Three Rules of Work : Out of clutter find simplicity; From discord find harmony; In the middle of difficulty lies opportunity. ALBERT EINSTEIN.

Teman se-Visi


http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/488/47/q1502167460_5990.jpg


 Sunday, August 30, 2009 at 7:44am 

Kekuatan Jaringan juga wajib dimiliki seorang Entrepreneur. Kita mesti berusaha untuk mempunyai banyak teman...yang se-visi bisnis, sebab kan kita lagi menggalang dukungan untuk bisnis kita
salam,
Dwika

---------------
Rahasia Kekuatan Entrepreneur Sukses
Oleh : Wuryanano

Salam ENTREPRENEUR... 

Saya melihat sekarang ini...beberapa tahun belakangan ini, fenomena menggeliatnya entrepreneurship di Indonesia ini sangat membanggakan. Banyak bermunculan Young Entrepreneur, yang begitu bersemangat untuk memulai usaha atau bisnis sendiri. Ini memang patut untuk diacungi "Dua Jempol Tangan". Salut!!! 

Sebagai seorang yang punya usaha atau berbisnis sendiri, tentunya Anda menginginkan kesuksesan yang berkesinambungan bukan? Apalagi bagi Anda yang baru saja memulai membuka usaha atau baru bisnis sendiri, tentu punya harapan besar untuk selalu bisa bertahan dan semakin meningkatkan bisnis Anda sendiri secara berkesinambungan. Benarkah begitu? Pastilah Anda menjawab: BENAR!!! 

Nah, berkaitan dengan maraknya Dunia Entrepreneurship saat ini, Saya ingin berbagi dengan Anda, rekan-rekan Entrepreneur atau Anda yang mau terjun sebagai Entrepreneur...tentang beberapa hal yang semestinya dipunyai oleh setiap Entrepreneur, jika mereka menginginkan Kesuksesan yang Berkesinambungan. 

Di sini, Saya melihat ada 6 (Enam) Kekuatan Inti, yang harus dipunyai seorang Entrepreneur Sukses, yaitu:
1. KEKUATAN IMAN (Faith Power)
• Kekuatan Iman, "tidak bisa tidak"...merupakan hal paling pokok dan paling penting...nomer satu yang mesti dimiliki oleh Entrepreneur. Kekuatan Iman, selain mengartikan bahwa kita memang wajib percaya, bahwa ALLAH pasti akan menolong kita...juga mewajibkan kita untuk "mengimani" atau meyakini apa pun jalan yang telah kita tempuh itu memang benar adanya. Jangan jadi orang yang selalu ragu-ragu...begitu... Percaya Diri saja!
• Dengan Iman, kita akan menjadi makhluk yang selalu pandai bersyukur, senang membantu sesama, dan tidak pernah tinggi hati.
2. KEKUATAN PIKIRAN (Mind Power)
• Kekuatan Pikiran artinya, kita jangan gampang berpikir untuk menyerah, jangan mudah untuk berpikir tidak mampu. Karena apa pun yang kita pikirkan tersebut...benar adanya, dan pasti segera berwujud menjadi kenyataan. Karena, Ingatlah! pikiran kita punya kekuatan super... Super Mind Power!!! Pikirkanlah hanya hal-hal positif! Jadi jangan meremehkan pikiran kita sendiri ya...entar menyesal belakangan deh...
3. KEKUATAN KESEHATAN (Healthy Power)
• Kekuatan Kesehatan mengingatkan kita semua, agar selalu menjaga kesehatan fisik maupun psikis, kesehatan raga dan jiwa. Jangan sampai kita terlena dengan hanya berusaha dalam bisnis, sehingga melupakan kesehatan...akhirnya kita jatuh sakit secara fisik maupun psikis. Ini bisa menyebabkan bisnis kita hancur berantakan!!! Uang kita juga bisa habis hanya untuk berobat ke dokter, ke paranormal...ke dukun...
4. KEKUATAN IMPIAN (Dream Power)
• Kekuatan Impian tidak diragukan lagi, sebagai mesin penggerak menuju cita-cita kita. Tanpa impian, jangan harap kita bisa bergerak menuju kesuksesan. Dengan impian, kita menjadi bersemangat luar biasa prima saat bergerak menuju cita-cita. Tanpa impian, kita pastinya yaa diam aja di tempat...dan capee' deh...diam melulu!
5. KEKUATAN KEMAUAN (Will Power)
• Kekuatan Kemauan tentu saja juga harus kita punyai. Lha kalau tidak ada kemauan, bagaimana bisa ada jalan? Yaa nggak? Kata orang bijak kan begini: "Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Jalan". Dengan kemauan tinggi pula, kita bisa menjadi orang yang sangat kreatif. Sehingga selalu ada jalan keluar bagi setiap permasalahan. Berbagai ide-ide besar dan cerdas juga bisa keluar karena kekuatan kemauan yang tinggi.
6. KEKUATAN JARINGAN (Networking Power)
• Nah ini, Kekuatan Jaringan juga wajib dimiliki seorang Entrepreneur. Kita mesti berusaha untuk mempunyai banyak teman...gitu maksudnya. Tapi yaa nggak sembarangan teman lho, harus teman pilihan...mesti milih teman lah kita ini... Kalau nggak milih teman, wah...kita bisa keliru berteman dengan garong, maling, penyelundup, koruptor...berabe kan? Oleh karena itu, untuk membangun Kekuatan Jaringan ini kita wajib pilih teman yang se-visi bisnis (ini lebih diutamakan), sebab kan kita lagi menggalang dukungan untuk bisnis kita, yaa nggak? Jadi bangunlah Kekuatan Jaringan Bisnis...
Oke, saat ini baru Saya simpulkan ada 6 (Enam) Kekuatan Inti untuk menjadi Seorang Entrepreneur Sukses.
Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano

Rasa bangga, nyaman dan ada nilai tambahnya





 Sunday, August 30, 2009 at 7:39am 

Selagi konsumen MASIH mau bertanya maka peluang / kemungkinan membeli itu masih ada.
salam,
Dwika

-------------------
Tips For Sales Development
Oleh : Peter Lim

"Work is love made visible. And if you cannot work with love but only with distaste, it is better that you should leave your work and sit at the gate of the temple and take alms of those who work with joy". KAHLIL GIBRAN.

Produk / service yang berkwalitas dengan harga yang kompetitif tidaklah selalu menjamin PASTI sukses meraih market share. Masih ada beberapa factor yang menyebabkan konsumen tidak mau membeli dan untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dijadikan acuan agar konsumen MAU membeli suatu produk (* Jadi Loyal), yang antara lain :
PROMOTE ONE THING AT A TIME.
Pada waktu yang sama, hanya 1 jenis produk / service yang dipromosikan agar konsumen selain tidak bingung tetapi juga lebih tertuntun / lebih fokus menentukan pilihannya pada saat tersebut juga. Persentase keberhasilan menjual akan lebih significant jika konsumen mampu langsung memberikan keputusan pada saat tersebut juga daripada keesokan harinya atau lusa. Karena keputusan pada keesokan harinya atau lusa, umumnya telah dicemari / dipengaruhi oleh pihak ketiga, yang mana bisa saja keputusan yang diambil adalah keputusan yang timbul (* Influence) dari pihak ketiga dan bukan kemauan user (* Pribadi konsumen). "If you don't do it excellently, don't do it at all. Because if it's not excellent, it won't be profitable or fun, and if you're not in business for fun or profit, what the hell are you doing there ?" ROBERT TOWNSEND
LEAD WITH YOUR BIGGEST BENEFIT.
Di era yang serba kompetitif ini, konsumen yang selain HARUS diperlakukan bagaikan RAJA tetapi juga semakin SMART dalam hal penentuan / pilihan untuk pemenuhan NEED - nya. Satu - satunya cara yang ter - efektif selain memperlihatkan karakteristik produk / service yang attractive, tetapi juga menjelaskan se detail mungkin manfaat - manfaat dari produk / service (* Added value), yang mana tidak akan dijumpai pada produk / service sejenis yang lain (* Competitor). "I am grateful for all my problems. I became stronger and more able to meet those that were still to come". J.C. PENNEY
PERSONALIZE YOUR APPROACH.
Customer Satisfaction akan berhasil diraih jika mampu mengadakan pendekatan pribadi dan memahami / mengerti dengan baik apa diinginkan oleh konsumen. Jika kepuasan konsumen berhasil diraih maka apapun yang ditawarkan dan berapapun harganya (* Konsumen Butuh), pasti akan dibeli dan tidak akan beralih ke produk / service pesaing. "A brand for a company is like a reputation for a person. You earn reputation by trying to do hard things well". JEFF BEZOS

PROVIDE SPECIFICS.
Data apapun yang dibutuhkan / diharapkan konsumen, segera berikan dan jelaskan selengkap mungkin. Beli atau tidak, jangan dipikirkan. Ingat selalu, selagi konsumen MASIH mau bertanya maka peluang / kemungkinan membeli itu masih ada. Jika Konsumen masih ragu dan bimbang maka persentase keberhasilan dalam menjual akan bisa jadi NOL. Semakin detail suatu produk / service dijelaskan maka akan semakin mudah konsumen memahami / mengerti akan produk / service tersebut. Jika kondisi ini telah bisa dipenuhi maka spontanitas pula buying signal akan timbul. "Whenever you are asked if you can do a job, tell them, 'Certainly, I can !' Then get busy and find out how to do it". THEODORE ROOSEVELT

DRAMATIZE FEELINGS.
Terakhir, kondisikan bahwa dengan memakai produk / service yang ditawarkan, konsumen PASTI akan senang dan bangga. Jika kondisi ini terpenuhi maka berapapun harganya, tidak akan menjadi pokok permasalahan. Contoh kasus : Semua orang tahu bahwa harga mobil Baby Benz bisa double atau triple jika dibandingkan dengan mobil buatan Jepang lainnya, mis. : Honda tetapi MENGAPA konsumen membelinya ? Faktornya, tiada lain adalah rasa bangga, nyaman dan ada nilai tambahnya (* Added value). "Don't limit yourself. Many people limit themselves to what they think they can do. You can go as far as your mind lets you. What you believe, remember, you can achieve". MARY KAY ASH.

Selamat mencoba dan semoga sukses.*

Nilai yang sukses



 Sunday, August 30, 2009 at 7:25am 

Anda juga harus mencari lingkungan, orang-orang yang mempunyai nilai- nilai yang sukses. Karena hal ini akan mempengaruhi Anda menjadi sukses pula.
salam,
Dwika

------------------------
Pilih Lingkungan Anda Untuk Sukses
Oleh : Tanadi Santoso


Keadaan sekeliling dan lingkungan kita dapat mempengaruhi kita. Keadaan jiwa juga dapat mempengaruhi kita. Keadaan suasana hati dapat pula mempengaruhi kita. Mempengaruhi untuk bersikap dan melakukan sesuatu tindakan.

Pada bulan puasa beberapa waktu lalu, saya diberitahu tentang banyaknya pengemis yang dapat penghasilan 1-2 juta per hari. Ibu-ibu tua, bahkan anak-anak di pinggir jalan tiba- tiba penghasilannya meningkat di bulan Ramadhan dan puncaknya pas lebaran. Karena hal ini pula seringkali mereka khusus datang dari desa ke kota hanya untuk mengemis.

Namun mengapa orang-orang begitu baik hati untuk beramal ? Kenapa mereka beramal sedemikian banyak pada waktu itu ? Semua karena hatinya yang menjadi khusyuk sewaktu menjalankan ibadah di bulan yang suci itu. Mereka begitu bersemangat menjalankan semua ibadah yang bisa dilakukan, termasuk banyak beramal.

Orang Amerika yang sering pergi ke Las Vegas, tahu-tahu ada kabar menikah di sana. Mendadak saja keinginan menikah mereka timbul. Hal ini dikarenakan suasana kota Las Vegas yang sering kali menikahkan dengan persyaratan dan tata cara yang begitu mudah. Katanya satu gereja sehari bisa menikahkan sampai 30 pasangan. Sampai antri segala.

Saya sering tanya ke teman-teman yang sering bepergian ke Singapura, "Kalau kamu ke Singapura, apakah kamu akan membuang sampah sembarangan ?" "Tidak," jawab mereka. "Lalu kenapa kalau di Indonesia masih membuang sampah sembarangan ?". "Ya, karena di sini semua begitu."

Apakah mereka tidak bisa disiplin ? Apakah mereka tidak bisa diajarkan yang seharusnya ? Bisa. Bahkan tidak usah diajarkan, suruh saja mereka ke Singapura. Begitu sampai di sana mereka sudah tidak mau membuang sampah sembarangan. Kenapa di Indonesia mereka melakukannya ? Karena mereka mengganggap di Indonesia sah-sah saja untuk melakukan seperti itu. Tidak apa-apa, tak ada tindakan. Beda dengan di Singapura yang bisa didenda sampai ratusan ribu rupiah.

Saya punya teman yang sangat pelit. Dia bahkan di awal-awal tinggal di Amerika tidak mau memberi tip, uang terima kasih untuk karyawan restoran. Namun setelah tinggal di sana selama 3-4 bulan, dia terbiasa untuk memberi tip 15% dari total pengeluaran, minimal 10%. Kok berubah ? "Saya bisa celaka kalau tidak memberi tip. Bisa dipanggil untuk dimintai," jawabnya.

Ternyata orang yang pelit yang biasanya tidak memberi tip, sampai di tempat dimana semua orang memberi tip, dia juga turut melakukannya. Hal ini karena lingkungan sekitarnya melakukan itu sehingga mempengaruhinya.

Suasana hati seperti bulan puasa, lingkungan seperti di Singapura, nilai-nilai budaya seperti di Amerika mau tidak mau mempengaruhi kita. Yang pelit menjadi beramal. Yang biasa tidak berderma menjadi berderma. Yang tidak disiplin menjadi disiplin.

Nah, demikian juga sukses. Sukses juga akan dipengaruhi oleh lingkungan, orang-orang sekeliling kita dan nilai-nilai buadaya yang dianut. Karenanya kita juga harus mencari lingkungan, orang-orang yang mempunyai nilai- nilai yang sukses. Karena hal ini akan mempengaruhi kita menjadi sukses pula.
Updated about 4 months ago · Comment · LikeUnlike
Smile Eve, Aya Haruz Tegar and 2 others like this.

Berani mengambil resiko dan tidak takut


 Sunday, August 30, 2009 at 7:17am 


Melalui kegagalan, akan diketemukan apa yang namanya sukses. 
Jangan menyerah dan pasrah,
salam,
Dwika

-----------------------------
Facing The Failure
Oleh : Peter Lim



"People are always blaming their circumstances for what they are. I don't believe in circumstances. The people who get on in this world are the people who get up and look for the circumstances they want, and, if they can't find them, make them". George Bernard Shaw 

Pepatah bijak mengatakan bahwa kegagalan adalah proses belajar yang harus dilalui. Tanpa adanya kegagalan, yang namanya keberhasilan tidak akan pernah diketemukan. Thomas Alfa Edison adalah contoh yang nyata. Setelah ribuan kali mengalami kegagalan untuk menemukan listrik, akhirnya beliau berhasil. Pemenang sejati adalah pemenang yang mampu mentoleransi kegagalan yang dialami serta berjuang untuk meraih keberhasilan dan bukannya menyerah pada keadaan. Disamping itu, keberhasilan akan diraih jika seseorang berani mengambil resiko dan tidak takut akan kehilangan / kegagalan. "Failures are divided into two classes - those who thought and never did, and those who did and never thought" John Charles Salak. 

MENGHADAPI KEGAGALAN 

Sadarilah bahwa : 
1. Kegagalan adalah suatu proses pembelajaran. Seyogianya, reaksi yang timbul dikala gagal, bukanlah menyalahkan orang - orang lain tetapi adalah diri sendiri melalui introspeksi. Metode ini, akan menimbulkan : 

Keinginan yang mendalam untuk mengetahui "mengapa" kegagalan ini terjadi. Setelah diketahui penyebabnya maka dicari solusi agar kegagalan ini tidak sampai terjadi lagi. "It is wise to keep in mind that no success or failure is necessarily final" Anonymous
Standard baku sebagai acuan dasar agar dimasa mendatang, kegagalan bisa diminimalkan atau tidak sampai terjadi lagi. "In order to succeed, you must first be willing to fail" Anonymous
Sukses sebagai hasil dari mau / berani menghadapi kegagalan dengan analisa / evaluasi dan memperbaikinya. "Success is not permanent. The same is also true of failure" Dell Crossword

Secara tidak langsung, kegagalan juga mengajarkan kepada kita bahwa jalur yang dilalui adalah jalur yang salah. Semua, tergantung kepada diri kita, mau menyerah atau maju terus. Jika menyerah berarti sampai kapanpun juga yang namanya keberhasilan "hanya" akan merupakan angan - angan tidak akan pernah ter - realisirkan. "Yesterday's failures are today's seeds. That must be diligently planted to be able to abundantly harvest Tomorrow's success" Anonymous 
2. Kegagalan adalah salah satu langkah menuju kesuksesan. Tanpa dialaminya kegagalan, seseorang akan sulit untuk menentukan langkah selanjutnya. Dengan adanya kegagalan, seseorang akan tahu pasti bahwa jalur ini dibenarkan sedangkan jalur itu tidak dibenarkan (karena telah pernah gagal). Apakah suatu kegagalan akan selalu berkonotasi negatif atau tidak, sangatlah ditentukan oleh sikap kita dikala menghadapinya. Jika dihadapi dengan sikap potitif maka konotasinya akan menjadi positif karena adanya perbaikan dan begitu pula sebaliknya. "Your failures won't hurt you until you start blaming them on others" Anonymous. 

3. Kegagalan bukanlah berarti akhir dari segala - galanya. Dengan dialaminya kegagalan, biasanya akan membuat seseorang semakin dewasa serta waspada / mawas diri. Setiap langkah atau tindakan akan di "filter" berkali - kali agar tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan. "Keep in mind that neither success nor failure is ever final" Roger Ward BaBson 

Kesimpulan : 
Kegagalan bukanlah suatu hal yang ditakuti atau dihindari tetapi harus dihadapi. Melalui kegagalan, akan diketemukan apa yang namanya sukses. Jangan menyerah dan pasrah, itulah kunci utama untuk menghadapi kegagalan. "When one door closes another door opens; but we often look so long and so regretfully upon the closed door, that we do not see the ones which open for us" Alexander Graham Bell.
Updated about 4 months ago · Comment · LikeUnlike
Smile Eve and Elisa Atm like this.

Berani melanjutkan tindakan


Sunday, August 30, 2009 at 7:10am 

Hidup Anda begitu berharga, mengapa Anda harus terbebani dengan masa lalu. 
Maju terus.
salam,
Dwika

---------------------
Rantai Gajah
Oleh : Ardian Syam


Mengapa seseorang diciptakan memiliki dua buah mata dan keduanya menghadap ke depan? Dalam sebuah milis, pertanyaan itu dijawab bahwa karena Tuhan tidak ingin kita terlalu sering melihat ke belakang. Karena seringkali masa lalu terus menghantui, sehingga apapun yang ingin kita lakukan akan selalu teringat tentang kegagalan masa lalu dan membuat kita tidak berani melanjutkan tindakan. Padahal mungkin tindakan yang akan dilaksanakan tersebut dapat memperbaiki kehidupan, meningkatkan karir, membahagiakan keluarga atau diri sendiri. 

Memang orang bilang bahwa pengalaman harus dijadikan guru yang sangat baik dan kita harus belajar dari pengalaman. Tetapi buat saya justru pengalaman termasuk guru yang buruk, karena dia membuat kita jatuh dulu, berdarah-darah dulu, baru mengajarkan sesuatu kepada kita. 

Yang lebih parah adalah ketika pengalaman buruk kita menjadi rantai gajah. Seekor gajah seringkali dirantai di salah satu kaki belakangnya ketika mulai remaja. Karena saat itu gajah masih sulit diatur tetapi sudah mulai memiliki tenaga yang cukup besar. Rantai tersebut biasanya juga dikaitkan pada sebuah tiang besar sehingga gajah hanya akan bisa bergerak sebatas radius rantai antara kaki belakangnya dengan tiang besar. 

Bila akan dilakukan latihan terhadap gajah, maka rantai dilepas. Setelah selesai rantai akan dipasang kembali. Begitu terus sehingga gajah menjadi dewasa dan lebih mudah dikendalikan dengan perintah suara dari pelatih atau pawangnya, baru rantai itu dilepas. 

Apa yang terjadi dengan sang gajah? Dalam waktu yang cukup lama, gajah itu hanya bergerak sejauh jarak rantai kakinya selama ini. Dia sudah menjadi sangat terbiasa untuk hanya bergerak sebatas yang selama ini dia lakukan. Tidak berani melangkah lebih jauh dari batas rantainya selama ini. 

Begitulah yang terjadi bila masa lalu masih terus mengikat Anda untuk tidak berani melangkah terlalu jauh, bila Anda tidak berani mencoba sesuatu yang baru. Anda akan seperti gajah yang dirantai kakinya sejak kecil. 

Anda mungkin pernah berbuat salah. Kesalahan itu bahkan mungkin sangat besar. Anda mungkin sangat menyesali kesalahan yang pernah Anda lakukan. Bahkan mungkin ada orang yang menjadi korban dari kesalahan Anda. 

Pertanyaan yang perlu Anda ajukan pada diri sendiri; Apakah Anda sudah minta maaf pada korban kesalahan Anda? Apakah Anda sangat yakin bahwa kesalahan tersebut tidak akan terulangi lagi? 

Sangat susah untuk menjawab ya bagi dua pertanyaan itu. Susah untuk menyatakan bahwa kita telah minta maaf pada korban kesalahan. Karena jauh lebih mudah mengakui dalam hati bahwa kita telah berbuat salah dibanding mengakui secara terang-terangan bahwa kita telah bersalah, apalagi bila harus minta maaf kepada orang yang menjadi korban kesalahan kita. 

Yakin tidak mengulangi? Pernah Anda coba tips untuk menuliskan semacam diary, setiap kesalahan yang kita lakukan untuk ke dua kali, ke tiga kalinya dan seterusnya? Maksud saya ketika sebuah kesalahan Anda lakukan, kemudian Anda ingat bahwa kesalahan sejenis pernah Anda lakukan sebelumnya, maka saat kesalahan itu Anda ulangi maka Anda tuliskan di diary Anda. Ketika kesalahan itu Anda ulangi lagi kemudian, Anda tetap tulis lagi di diary Anda. 

Dengan demikian diary khusus ini hanya berisi catatan kesalahan yang pernah Anda ulangi saja. Kemudian coba hitung ada berapa kesalahan yang pernah Anda lakukan hingga tiga kali atau lebih? Lalu Anda cari solusi agar menahan Anda untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. 

Misal, Anda sering telat datang ke rapat di tempat kerja Anda. Setiap kali telat, catatlah di diary hingga ke tempat rapat dan berapa lama Anda telat, serta penyebab keterlambatan Anda. Catatan yang menunjukkan penyebab keterlambatan Anda, akan membuat Anda mampu menahan diri untuk tidak mengulangi keterlambatan hadir. Bila tetap saja Anda tidak mampu, paling tidak Anda punya informasi jelas bahwa Anda tidak mungkin bisa hadir tepat, karena itu mengapa tidak minta rapatnya yang diundur. 

Baik, sekarang Anda sudah mendapatkan gambaran bagaimana menghalangi diri sendiri dari mengulangi kesalahan yang sama. Sehingga Anda sudah cukup yakin untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama. Anda juga sudah dengan ringan hati mengakui kesalahan yang Anda lakukan dan berhasil meminta maaf pada korban kesalahan Anda tersebut. Lalu mengapa Anda masih menjadi gajah? 

Tetapi orang yang menjadi korban kesalahan saya tidak bersedia memaafkan kesalahan saya, tidak mau menerima saya kembali menjadi sahabatnya, rekan bisnisnya, suaminya, atau apa saja hubungan Anda selama ini dengan dia? Lalu? 

Kok lalu? 

Ya, memang apa masalah Anda bila dia tidak bersedia menjalin hubungan kembali dengan Anda seperti dulu? Tidak ada masalah kan? Selain diri Anda, dia toh bukan satu-satunya orang yang hidup di dunia ini. Ada 6 milyar orang yang hidup di dunia ini. Ada lebih dari 250 juta orang yang hidup di Indonesia. Berapa orang yang hidup di provinsi tempat Anda tinggal? Berapa orang yang hidup di kota tempat Anda tinggal? Pasti ada lebih dari 100 ribu orang. Lalu mengapa Anda merepotkan hubungan dengan dia? Anda sudah yakin bahwa Anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, Anda juga sudah minta maaf atas kesalahan Anda. Jadi apakah seorang itu lebih berarti dari 100 ribu orang lebih yang ada di kota tempat Anda tinggal? Bahkan dia lebih berarti dari Pak atau Bu Walikota? Yang benar aja. 

Tidak perlu pula Anda melakukan hal yang dapat membuat dia rugi, bangkrut, hancur karir atau kehidupannya. Semakin Anda berusaha menghancurkan dia, semakin Anda menunjukkan bahwa Anda bukan orang yang punya harga diri - bukan orang yang punya kebanggaan. Biarkan saja dia hidup dengan caranya sendiri. Sementara Anda hanya perlu meneruskan hidup Anda, bergaul dengan orang lain, berhubungan dengan orang lain, berbisnis dengan orang lain. 

Jadi setelah Anda tahu bahwa hidup Anda begitu berharga, mengapa Anda harus terbebani dengan masa lalu. Dengan orang-orang dari masa lalu. Anda jelas-jelas bukan seekor gajah yang hanya mau melangkah sebatas rantai yang membelenggu Anda, bahkan ketika rantai gajah sudah dilepas. Anda bukan gajah, atau Anda memang ingin menjadi gajah?