link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Kamis, 07 April 2011

Belgia

Bul Kibal Kibul Belgia

Soal ngibul, udah sering saya mendengar dan melihat. Apalagi kalau browsing gambar gambar atau photo di google dan facebook. Sarana untuk ngibul ini ada di Belgia, namanya Mini Europe. Tukang photo yang jagopun juga ada ditempat wisata tersebut dan akan memandu kita untuk mengambilkan photo ditempat tempat tertentu dengan latar belakang miniatur bangunan terkenal diseluruh Eropa. Instruksinya jelas, mulai dari perintah duduk sampai perintah teknis untuk ukuran zoom, fokus dan ukuran diapraghma camera kita.

Saya sempat tertipu juga beberapa tahun lalu, waktu itu seorang teman dengan bangganya menunjukkan photo photo dengan latar belakang bangunan terkenal diseluruh Eropa padahal kawan saya tersebut cuma transit 3 hari saja di Heathrow London. Promosinya saat itu negara negara Eropa kecil kecil dan bisa habis dalam 3 hari saja. Ternyata apa yang dikatakan tidak 100 % salah, dia cuma perjalanan dari UK ke Mini Europe di Brussel - Belgia.

Sebenarnya Mini Europe adalam sebuah Taman Mini saja yang berisi seluruh bangunan bangunan terkenal, bersejarah atau simbol kota di negara negara Eropa. Letaknya di Bruparck, berdekatan dengan Atomium, simbol kota Brussel. Total ada 350 bangunan dari 80 kota dari seluruh negara negara Uni Eropa. Beberapa sangat menarik perhatian pengunjung misalnya gunung Vesuvius yang bisa menyemburkan asap dan mengeluarkan suara gemuruh karena meletus. Luas taman ini sekitar 24.000 m persegi dan diresmikan pada tahun 1989.

Tahu atau tidak sebuah photo hasil ngibul cukup melihat kakinya saja. Kalau photonya tanpa kaki alias setengah badan atau hanya kelihatan kepala saja bisa jadi photo tersebut adalah boong boongan. Lihat saja photo disamping ada yang di Eiffel - Paris, Plaza Del Toro - Sevila, Spain, ada juga bangunan di Serbia dan lain lain. Semuanya diambil di Mini Europe. Mana mungkin bisa ngambil photo dari Eropa paling selatan sampai paling utara hanya dalam waktu 3 hari.

Dan biasanya, sering terlihat ada benda dilatar belakang yang tidak sinkron dengan ukuran bangunan di latar belakang, misalnya pada saat dipotho tiba tiba ada pengunjung yang nyelonong dilatar belakang dan tampak jelas seperti raksasa seperti photo menara Pisa - Italy pada gambar dibawah.

Jadi, kesimpulannya adalah jangan sekali kali cari jodoh atau menantu lewat facebook apalagi nyari di google. Photo yang anda lihat bisa jadi di taman mini seperti Mini Europe atau bahkan di photo studio. Saya dulu kepincut photo cowok didepan menara pisa Italy disamping ini...

Jalan jalan ke Disneyland Paris

Baca Peta ke Disneyland Paris

Ini cerita tentang turis sok ngerti dari Indonesia, siapa lagi kalau bukan Ardi’s Family. Kali ini kita jalan jalan ke Disneyland Paris, sebuah tempat hiburan dan resort Disney kedua yang terletak diluar United States. Yang pertama adalah Tokyo Disney Resort (dibuka tahun 1983), Disneyland Paris (dibuka tahun 1992), Hongkong Disneyland Resort (dibuka tahun 2005) dan yang sedang dalam pembangunan adalah  Shanghai Disneland Resort (akan dibuka tahun 2014).

Semula namanya Euro Disney Paris, tetapi karena pembangunan jalan terus maka Euro Disney saat ini hanya menjadi salah satu wahana didalam komplek Disneyland Paris dan namanya menjadi Disneyland Park. Tepatnya mulai tahun 1994 sudah tidak ada lagi nama Euro Disney tetapi telah berganti menjadi Disneyland Paris yang sangat besar dengan tempat parkir yang sangat luas, dan jalan menuju gerbang pintu masuk yang cukup jauh tetapi disediakan moving walkway (escalator horizontal) yang cukup panjang dan dijamin tidak pegel pegel menuju pintu masuk yang jauh.

Setahu saya saat tulisan ini saya buat sudah ada 3 buah taman bermain, yaitu Disneyland Park (dulu Euro Disney), Walt Disney Studio Park dan Golf Disneyland. Tempat shoppingnya ada satu yaitu Disney Village dan resort hotel ada tujuh, yaitu Disnyland Hotel, Disney's Hotel New York, Disney's New Port Bay Club, Disney's Sequoia Lodge, Disney's Hotel Cheyenne, Disney's Hotel Santa Fe dan Disney's Davy Crockett Ranch.

Lokasi Disneyland Paris sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat kota Paris, cuma 32 Km saja dan terletak di daerah Marne La Valee. Sebagai seorang turis otodidak, kita sekeluarga main 'percaya diri' saja, tanpa bantuan tour guide dan hanya mengandalkan GPS (Global Positioning System) dan mobil sewaan langsung menuju ke lokasi dari hotel Adagio yang terletak ditengah kota Paris. Jam 8 pagi setelah sarapan pagi di hotel, mobil langsung berangkat dengan asumsi wisata Disneyland ini bisa selesai hanya dalam waktu beberapa jam saja dan setelah itu bisa wisata ditempat lain di sekitar Paris. Yang benar benar membuat kita terkjut saat tiba di tujuan adalah temperatur udara. Saat berangkat pagi hari di tengah kota Paris udara cukup hangat tetapi ternyata di Disneyland udara berkabut tebal dan sangat dingin sekali dan basah. Kekacauan terjadi karena kita benar benar tidak siap dengan jaket dan mantel tahan air.

Kekacauan kedua terjadi karena untuk bisa masuk Disneyland saja antriannya panjang sekali dan benar benar membuang waktu. Anggota 'Trio Kwek Kwek' protes minta pulang saja karena kedinginan dan jaket yang dipakai ternyata menyerap air dari kabut tebal membuat badan semakin menggigil kedinginan. Akhirnya, mas Ardi sebagai kepala regu mengambil keputusan kilat, yaitu minum kopi didalam stasiun kereta api sambil menunggu kabut hilang dan siapa tahu antrian berkurang. Ternyata salah besar, semakin siang antrian semakin banyak dan kabut dingin tidak berkurang sama sekali.

Meskipun tidak bisa full menikmati Disneyland, ada hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil. Kita tidak bisa menikmati wisata Disneyland seluruhnya hanya dalam beberapa jam saja. Kalau waktu kita terbatas lebih baik tidak usah mengunjungi tempat ini.  Akan lebih baik kalau menginap dihotel hotel yang tersedia didalam komplek Disneyland meskipun hanya semalam karena atraksi malam hari di Disneyland katanya bagus bagus. Memang tarip hotel ditempat hiburan ini jauh lebih mahal dibanding hotel ditengah kota Paris, tetapi paling tidak kalau kita menginap didalam maka kita bisa menikmati Disneyland yang sebenarnya dan tidak buang buang waktu untuk ngantri tiket dan kedinginan.

Hikmah dan pelajaran yang lain adalah 'Jangan Terlalu Percaya Dengan Peta'. Kita memilih hotel dan menginap di tengah kota Paris hanya berdasarkan petunjuk peta, baik terbitan Lonely Planet maupun searching internet dan melihat Google Map. Alasan utama kenapa kita tidak memilih hotel didalam Disneyland saat itu adalah karena mau mendekati pusat keramaian kota, bukan nyepi. Disamping itu kalau dilihat di peta jarak hotel pilihan kita hanya berjarak 0.5 cm dari Eiffel Tower, 1 cm ke Notre Dame dan jarak ke Euro Disney tidak lebih dari 15 cm saja. Alasan lain kenapa memilih hotel ditengah kota Paris adalah supaya bisa jalan jalan dan cari makan di kota dengan mudah. Ternyata, kita semua tidak baca skala peta dan kita lupa sama sekali bahwa peta tidak bisa menjelaskan tentang cuaca. Jadi wajar kalau basah dan kedinginan dan wajar pula ternyata Disneyland dan kota Paris cukup jauh dan berbeda suhu udaranya.

Tokyo Disneyland ~ KOSMO

Tokyo Disneyland ~ KOSMO 18 Nov 2006

Statistiknya cukup hebat. Ia mampu meraih nilai kutipan tiket sebanyak USD132 juta (RM480 juta) dalam masa hanya 3 hari penayangan di pawagam. Demikianlah meriahnya filem cereka “Pirates of the Carribean 2; Dead Man’s Chest” keluaran Walt Disney. Walter Elias Disney, iaitu pengasas Walt Disney, mungkin telah pergi buat selama-lamanya sejak 1966, namun watak kelahiran Disney itu tetap hidup hingga kini.
Sejak kecil lagi saya meminati watak-watak kartun Disney. Minat tersebut tidak pernah terkubur walaupun usia telah mencecah ke alam dewasa. Mickey dan Minnie Mouse, Donald Duck dan Goofy, watak-watak tersebut sering bermain dalam fikiran. Saya juga menyimpan hasrat untuk mengunjungi Disneyland, taman tema paling ulung di dunia.
Kali pertama saya terlihat Tokyo Disneyland adalah ketika menaiki bas dari lapangan terbang Narita ke tempat penginapan di Hotel Holiday Inn Crowne Plaza di Ikebukuro, Tokyo. Hati begitu teruja apabila terlihat kastil Cinderella, ikon kepada taman tema yang menerima kira-kira 17 juta pengunjung setiap tahun. Kastil itu kelihatan sayup-sayup berdiri megah di Tokyo Bay, diselubungi kabus nipis.

Beberapa hari selepas tiba di Tokyo, saya dan beberapa rakan lain mencuba nasib menaiki densha, iaitu keretapi elektrik yang menjadi nadi pengangkutan utama di bandaraya Tokyo. Ketika itu musim luruh di Jepun dan hujan turun hampir setiap hari. Musim luruh di Jepun seringkali dikaitkan dengan ribut taufan, satu fenomena alam yang kerap mendatangkan kemusnahan di Negara matahari terbit itu.
Kami kemudiannya tiba di stesen Maihama, pintu masuk ke Tokyo Disneyland. Ketika itu hujan lebat dengan angin kencang melanda Tokyo Bay dan kastil Cinderella tidak kelihatan lansung. Puas kami menunggu, namun tiada tanda-tanda hujan ribut tersebut akan reda. Dengan hati yang berat, kami kemudiannya terpaksa berpatah balik ke tempat penginapan di Ikebukuro.
Beberapa hari kemudian, setelah berpindah ke Hotel Tokyo New Otani Inn, kami mencuba sekali lagi nasib untuk ke Tokyo Disneyland. Cuaca ketika itu agak baik dan kami berharap moga-moga kami akan berjaya juga untuk menjejakkan kaki ke taman tema itu. Kira-kira pukul 8.00 pagi, kami tiba di stesen Maihama untuk kali kedua. Kali ini hanya hujan renyai-renyai yang menyambut kedatangan kami.
Kami hanya mengambil masa 10 minit berjalan kaki dari stesen Maihama ke Tokyo Disneyland. Hati saya membuak-buak keujaan. Akhirnya sampai juga saya di mercu tanda yang menjadi impian sejak puluhan tahun. Kami tanpa berlengah-lengah terus mengeluarkan kamera, mengambil gambar berlatar-belakangkan kastil Cinderella, ikon yang selama ini hanya dilihat di kaca tv dan gambar-gambar poskad.

Tokyo Disneyland merupakan taman tema pertama dibina di luar tempat kelahirannya di Amerika Syarikat. Taman tema itu dibina di kawasan laut yang ditebus guna di Tokyo Bay, iaitu di Chiba Prefecture. Tokyo Disneyland dibuka dengan resminya pada 15 April 1983. Sejak dari tarikh itu, ia menerima kunjungan kira-kira 17 juta pengunjung setahun.
Kami membeli paspot masuk untuk sehari yang bernilai 5,500 Yen. Saya juga membeli sarung paspot bermotifkan Mickey Mouse dan mengepilkannya di jaket. Hujan renyai-renyai tetap turun namun pengunjung dari pelbagai lapisan umur tetap datang berbondong-bondong. Mendiang Walter Elias Disney, pengasas Disneyland, pernah berkata bahawa Disneyland adalah untuk semua.
Rambang mata dibuatnya sebaik kami melangkah masuk. Kami tidak tahu dari mana kami harus bermula. Selepas mentelaah direktori, saya mencadangkan supaya mencuba Space Mountain, permainan yang berasaskan roller coaster di Tomorrowland. Kami kemudiannya menuju Tomorrowland, dunia masa hadapan yang penuh dengan permainan futuristik seperti Space Mountain, Starjets dan Microadventure.
Kami menyertai ramai pengunjung yang berbaris panjang menunggu untuk menaiki roller coaster itu. Saya dapati Space Mountain amat diminati kerana kami terpaksa berbaris agak lama. Nota-nota amaran dipasang di beberapa tempat di sepanjang tempat kami berbaris. Nota-nota itu ditulis dalam bahasa Jepun dan Inggeris, dan memberitahu tentang risiko menaiki Space Mountain.
Space Mountain merupakan pengembaraan di galaksi yang jauh. Langitnya gelap pekat dengan bintang-bintang yang bergemerlapan. Apa yang menarik tentang perjalanan roller coaster itu adalah penumpang tidak tahu arah tuju kerana ia meluncur laju dalam gelap. Tidak kelihatan landasan yang memegang kenderaan tersebut. Kami meluncur laju ke atas, menjunam pantas ke bawah, serta ditolak ke arah kiri dan kanan.

Terjerit-jerit kami dibuatnya. Terteriak-teriak hingga hilang suara. Amat menggerunkan tetapi pada yang sama amat mengujakan. Pengembaraan serba laju itu hanya berlanjutan selama 3 minit tetapi ia dirasakan seperti tanpa penghujung. Kami menarik nafas lega apabila perjalanan ekstrem itu terhenti jua akhirnya. Kami kemudiannya berkunjung pula ke Toontown.
Toontown merupakan sebuah dunia kartun sehinggakan bangunan yang didirikan berbentuk herot dan dicat dengan pelbagai warna cerah yang memukau. Walaupun langit masih mendung dengan hujan renyai-renyai yang turun, Toontown masih ceria menerima kedatangan pengunjung yang tak putus-putus. Kami kemudiannya mengunjungi Mickey Mouse di rumahnya di Toontown.
Mickey Mouse merupakan watak kartun yang banyak menempa sejarah gemilang. Watak kartun ciptaan mendiang Walt Disney itu adalah watak kartun pertama dalam sejarah dijadikan filem animasi. Mickey Mouse juga dilahirkan sebagai watak kartun pertama yang boleh berkata-kata, di samping menjadi kartun pertama yang dikeluarkan dalam warna.

Pengalaman berada di rumah Mickey adalah sesuatu yang unik dan pada masa yang sama terasa aneh. Aneh, kerana segala-galanya bersifat 3-dimensi. Dunia kartun yang selama ini hanya mampu ditonton di kaca tv kini benar-benar dialami sendiri oleh pengunjung seperti kami. Ajaib sungguh apabila dunia yang penuh imaginasi ini kini menjadi realiti, ibarat mimpi dalam mimpi.
Pengalaman kami yang seterusnya di Toontown adalah menaiki roller coster Gadget’s Go Coaster. Tema itu adalah berdasarkan siri tv animasi kartun popular Chip ‘n Dale Rescue Rangers. Kami ber-roller coaster melalui dunia kartun Toontown dengan bangunannya yang pelik tetapi landskapnya menarik. Roller coaster yang berkelajuan maksima 35 km/jam itu mula beroperasi sejak 15 April 1996.
Banyak gambar yang saya rakamkan tatkala berada di sekitar Toontown. Antaranya, yang menarik perhatian saya adalah arca logam Pinnochio, yang dibina berhampiran pancutan air. Saya juga mengambil gambar di Fantasyland, dunia fantasi yang terkenal dengan perjalanan penuh misteri Cinderella. Cinderella, ibarat irama dan lagu, tidak dapat dipisahkan daripada rakan kerdil bertujuh, iaitu The Seven Dwarfs.

Destinasi kami seterusnya adalah Westernland, antara dunia tersohor di Disneyland dengan kehidupan koboi dan kaum pribumi Amerika Syarikat, iaitu Red Indian. Kami kemudiannya berlayar dengan Mark Twain Riverboat, bot yang digerakkan oleh kincir kayu yang mendapat kuasa dari stim. Walaupun hujan renyai masih turun, pelayaran itu tetap menarik ramai penumpang.
Mark Twain adalah nama pena bagi seorang penulis Amerika Abad ke-19, iaitu Samuel Langhorne Clemens. Beliau memberikan nafas baru kepada kesusasteraan Amerika melalui nevel klasiknya, iaitu The Adventures of Huckleberry Fin. Beliau juga menghasilkan novel Tom Sawyer dan tulisan beliau banyak berkisar tentang kehidupan di Sungai Mississippi, sungai yang banyak mewarnai sejarah silam Amerika.
Selepas itu kami berkunjung pula ke Big Thunder Mountain untuk mencuba sebuah lagi roller coaster. Kami terpaksa beratur-menunggu agak lama untuk naik. Roller coaster itu berkonsepkan keretapi yang beroperasi ketika kegemilangan mencari dan melombong emas. Kami menempuhi kawasan perlombongan di padang pasir yang tandus yang dipenuhi jurang dalam dan puncak bukit menjulang.
Kami juga bergerak laju menempuhi terowong usang, terowong yang penuh misteri. Kawasan lombong tinggal itu dikatakan berhantu. Sayup-sayup terdengar lolongan dan rintihan yang menyeramkan. Suara-suara itu datang daripada roh pelombong yang mati terperangkap, yang roh mereka tidak dapat bersemadi dengan tenang. Tetapi itu semua hanyalah ilusi dan bukannya realiti.

Westernland menjanjikan pengembaraan dan keseronokan tanpa penghujung. Country Bear Theatre, Tom Sawyer Island Raft dan Peco’s Goofy’s Frontier Revue merupakan antara tarikan yang menggamit pengunjung. Begitu halnya dengan Westernland Shooting Gallery, di mana kemahiran menembak dapat diuji melalui sasaran seperti botol yang melompat dan but koboi yang menari.
Pengembaraan kami tidak terhenti di Westernland sebaliknya berkesinambungan pula di Adventureland. Kami menaiki bot menyertai safari Jungle Cruise. Pengendali bot adalah seorang pencerita yang baik kerana penumpang tergelak besar setiap kali beliau bercerita. Cemburu juga saya dibuatnya kerana tidak faham, beliau bercerita dengan cerianya dalam bahasa Jepun.
Bot kami bergerak perlahan memudiki sungai yang sederhana lebarnya. Sungai itu mengalir di tengah-tengah hutan hujan Khatulistiwa yang tebal. Tiba-tiba kepala badak yang sangat besar keluar dari permukaan sungai. Kami begitu terperanjat sehinggakan ramai yang terjerit-jerit ketakutan. Rupa-rupanya kepala tersebut hanyalah sebuah robot tetapi kelihatan begitu hidup, kami tertipu dibuatnya!
Pengembaraan air kami tidak terhenti begitu sahaja di Jungle Cruise. Kami kemudiannya ‘main air’ lagi di Pirates of the Carribean. Tema yang sama digunakan ke atas filem cereka yang cukup popular di seluruh dunia. Filem box office tersebut mengisahkan pengembaraan dan telatah lucu Captain Jack Sparrow, seorang lanun yang sangat dikehendaki oleh Kerajaan Inggeris.
Bot yang kami naiki berlayar melalui kawasan laut dalam kegelapan malam. Langitnya hitam pekat tanpa berbintang, semuanya kelihatan begitu sepi. Tiba-tiba, keheningan malam dibingitkan oleh dentuman letupan meriam. Pihak lanun yang ber-maharajalela menembak ke arah kami. Percikan air jelas kedengaran, seolah-olah bola-bola besi lontaran meriam hampir-hampir mengenai bot kami.
Destinasi seterusnya adalah Swiss Family Tree House, iaitu rumah yang dibina di atas pokok, lengkap dengan segala kemudahan dan perkakasan sepertimana rumah yang biasa kita temui. Konsep ini diadaptasi dari sebuah siri tv yang pernah tersiar pada 1960, iaitu Swiss Family Robinson. Siri tersebut mengisahkan tentang sebuah keluarga yang karam di laut dan kemudiannya tinggal di sebuah pulau tak berpenghuni.
Tarikan lain di Adventureland termasuklah Westernland River Railroad, iaitu sebuah keretapi stim sebenar yang membawa penumpang mengelilingi Adventureland. Pengunjung juga boleh menyertai makan malam istimewa. Sambil menikmati hidangan, mereka akan dihiburkan oleh penari-penari Polynesia bersama dengan Mickey, Minnie dan Chip ‘n Dale di Minnie’s Polynesian Paradise.
Kami seterusnya berkunjung ke Visionarium, sebuah panggung unik yang layarnya merangkumi pandangan 360o. Kami berdiri selama 30 minit masa penayangan untuk menonton babak filem cereka yang dipancarkan melalui 9 lensa kamera robotik. Kami terpaksa berpusing hampir setiap masa supaya tidak terlepas pandang pemandangan melalui udara ketika berada di belon udara panas.
Belon tersebut bergerak pantas di angkasa melalui puncak-puncak gunung, lembah beralun berumput hijau yang memukau dan kawasan desa Eropah. Filem tersebut berkisar tentang pengembaraan melalui mesin masa, yang diadaptasi dari novel karangan Jules Verne. Jules Verne banyak menghasilkan cerita sains fiksyen seperti Journey To The Center Of The Earth dan The Time Machine.
Kami turut menjengah beberapa kedai menjual cenderahati yang banyak terdapat di sekitar Disneyland. Rantai kunci, kemeja-t dan anak patung merupakan di antara seribu satu barangan yang dijual. Saya membeli anak patung Baby Mickey dan baju panas Mickey Mouse. Saya juga membeli beberapa rantai kunci yang bermotifkan watak kartun popular Walt Disney seperti Donald, Pluto dan Goofy.
Kami berasa keletihan yang amat sangat setelah berada sekian lama di Tokyo Disneyland. Masa dirasakan berjalan begitu pantas dan tanpa kami sedari, kami telah berada di situ dari siang hinggalah ke malam. Kami kemudiannya meninggalkan perkarangan taman tema terulung yang keluasannya melebihi 100 ekar itu pada kira-kira pukul 8.30 malam.
Kami mungkin tidak mampu meneroka segenap penjuru kawasannya yang luas itu oleh batas masa, namun kami tetap gembira dan berpuas hati. Kami kemudiannya menaiki tren ke tempat penginapan di New Otani Inn di Sinagawa-ku. Kami pulang dengan keletihan tetapi apa yang pasti adalah ilusi kini menjadi realiti. Selamat tinggal Tokyo Disneyland, tempat di mana semuanya berkemungkinan untuk terjadi.

Tokyo disneyland

Tokyo disneyland

tokyo disneyland

aduh maaf banget fotonya agak basi, bulan januari abis balik dari jepang. pertama kali kencan ke disneyland neh ;) kek pasangan orang jepang aihh *najis*
kita peginya sorean gitu, jadi lebih murah dari harga biasanya
aku kasi harga2 tiketnya
tiket normal 1day; dewasa 5,800yen anak2 3,900yen, senior 5,100yen
tiket normal 2day; dewasa 10,000yen anak2 6,900yen
starlight ticket; dewasa 4,700yen anak2 4,100yen
after 6 ticket; dewasa-anak2 3,100yen

aku kasi tips2 dan sedikit review2 ttg atraksi2nya
sedih banget sih pas kesana banyak banget atraksinya lagi renovasi, dan paling keselnya, atraksi barunya dibuka hari pas aku balik kampung :!:
aku ga banyak naek si.. karena mulai jam 3… dah pada penuh sesak antrian
awal2 kita masuk lilo stich, aduh boring banget!
cuman burung2 bernyanyi2 aloha aloha ga jelas… jangan masuk kalo ga suka musical2
trus ngantri di hunted manshion
aku naek ini uda ke 2kalinya… sejenis kereta gitu muter2, critanya rumahnay berhantu… liat hantu joget2

lagi perjalanan… liat de… parkiran kereta bayi penuh! buset dahhh anak2 smua.. lari2 ada yg ilang segala.. bayangin aja disneyland gede segitu… ilang waduuu
tapi ada tempat anak ilang kok disana :D

lucunya orang2 sana pada pake kostum miki mini, ga perempuan ga laki loh.. apa lagi pasangan gitu ihh lucu pake topi miki mini…

restroomnya lucu2.. dan bersihhh banget! :lol:
trus kita ke space mountain, *asli aku ga mo naek lagi!! untuk ke 3 kalinya* uda ga mau !! :cry:
gara2 paksaan.. akhirnya aku naek, jet coaster di dalem ruangan gelap.. uda ga keliatan apa2 deh digoyang2 dinaek turunin.. ampunnn deh :cry:
aku cmn bisa teriak2 ga jelas ma pegangan ma pasrah doang! :cry:

abis maleman kita tetep naek ini itu
pirates carribean yg ga taunya di jatuhin tiba2! untung uda dibilangi ama neng2 belakang hahaaha
trus pas lewat ada go-cart, kita maen seputaran.. abis yg ngantri dikit…
akhirnya makan malem, 1300an de kalo ga salah.. mahal abis !!
tapi enak !!
ada fotonya tapi entah kemana hahha :twisted:

malemnya ga mo rugi tetep ngantri di captain eo, ttg michael jackson… kalo demen mah mj, kesini aja… jadul2 bngt animasinya
trus muter2 toko pas malem.. :D

kita mampir ke waffle akhirnya hahahaa.. lucu banget bentuk miki… beli satu berdua hahaha ga tega asli makannya! (pstt rasanya biasa aja)

tips tokyo disneyland;
# sebelum kesana buka dulu di inet, dan mana aja yg pengen dituju
# cari mana aja yg fast past, diambil pas pagi2.. biar ga usa ngantri
# bawa minuman karena disana mahal!
# jangan dateng hari libur deh.. penuh sesak males ngantri *salah dateng di hari weekend*
# foto ama miki/karakter2nya ngantri nya panjangggggg jadi kalo keliatan langsung serbu aja !!

aPad HDMI: 1080P Google chome-lite X220 1GHz ARM11

10Inc aPad Android 2.1 with build in GPS, 3G Support

  • Tanggal: 24/01/2011
  • Condition: Baru
  • Harga: Rp. 2.099.900 fix
Nomor Iklan: #1410374 | Dilihat: 460 |

Oleh: TOMSCO

Member sejak: 23-08-2010
Lokasi: Jakarta D.K.I., Jakarta

Deskripsi Specification:
CPU Infortm X220 1GHz ARM11
Operating System: Google Android 2.1
Memory: 256MB
Display Display: 1024x600 Resolution, 10inc LCD Screen
Storage: 2GB
Direction sensor: automatically rotating the display screen
Net connect: RJ45 ENTER NET:10/100M 
WIFI WIRELESS NET:802.11 b/g 
USB 3G NET
Language Multi-Language
Web browsing: Google chome-lite Browser UCWEB Browser
Android Market: Yes
E-mail: Mainstream web mail service gmail / yahoo mail / hotmail / sina mail/163 mail
Communication Software: YOUTUBE,FACEBOOK,IREAD etc.
BTY 9V 3000 HMA
HDMI: 1080P
Touch Games: Guerrilla (iguerilla) similar to the CS, Assassins Creed (Assasin`s creed)
Auto rotating screen: 3 direction
Camera: Yes,1.3M pixtel
socket/jack 2PCS TF SOCKET SUPPORT BEST TO 32GB 
2PCS USB-Host SUPPORT 3G,KEY BOARD,MOUSE ,USB FLASH DISK 
AUDIO JACK, HANDSET JACK
1pcs HDMISOCKET
1pcs RJ45 
1pcs power socket
Weather: Desktop Gadgets, support custom size (large, medium optional), support the replacement of the skin
Color Silver
Explorer: Android task killer / Andexploret

APAD 1280 x720 multimedia player

7 inch APAD IRobot Android Murah
 
7 inch Apad IRobot Android

  • Procesor  Master chip    RK2808 (Rockchip)
  • Google market   download using software        
  • Setting   WIFI ,language ,calendar,time ,memorry management,version management,reset,volume setting, light 
  • GHz   ARM926+DSP(600Mhz)
  • Built-in RAM memory   128MBSDRAM
  • Screen   LCD 7 inch Touch panel , 800 x RGB X 480pixel
  • G-sensor   MMA7660,It may be spined by deriction      
  • Internet port   WIFI(Marvel8686,SDIO,802,11G; 3G moudule evdo,tdsdcdma,wcdma)
  • Input method   google input  software keyboard input,handwriting input     
  • Other function   IPTV, MyNet FM, other apk file may be install to this device     
  • Multimedia   1280 x720(multimedia player,Mkv,H.264.HP,AVI,RM,RMVB,FLV,MPEG-1,MPEG-2)
  • Music format support   MP3/WMA/APE/FLAC/AAC/AC3/WAV/LRC/      
  • USB interface   USB 3G EVDO(Hua wei EM660C)   USB HOST  USB Device(mini interface)   
  • OUT PUT Speaker   Single speakers LM4890/1W
  • OUT PUT Hdmi   ANX7150   720P output        
  • Headset Interface   3.5mm standard headset interface (can be audio input)
  • Card slot   SD / MMC Card slot, TranFlash
  • Hard-switching power supply   Slide Switches main power    
  • Wireless LAN    WIFI Marvel8686  SDIO802.11G
  • 3G moudule   EVDO, WCDMA, TD-SDC. plug-in       
  • Battery   4000mAH (working time is generally 5hours)
  • Operating system   Android 1.5 
  • Storage    NandFlash double piece max 16G,SDRAM double piece 32*16M,Total 128M,USBDevice HOST port,Sdcard,
  • The total of the storage of  GRM 705 is 2.125GB (built-in RAM memory 128MBSDRAM, 2GB hard drive).
  • Language   Chinese and English( can be upgraded for other languages)
  • Office (full set)   Excel, Word, pdfreader, PowerPoint, e-book reader,Text, ireader
  • Instant messaging software   MSN,skype,QQ,GTALK,LUMAQQ,ICQ
  • Machine Dimensions (L x W x H)   20x 11 x 2cm
  • Machine Weight (gift box)   0.46kg
  • Media player software   WMV,ASF,MP4 3gp,MP3,WAV,WMA,APE,FLAC,AAC,AC3,
  • Audio Player   Support mp3. Wma. Wav format music player
  • Browse Photos    Support JPEG, BMP,GIF,PNG,TIFF format picture to play
  • Video player   RK2808 SupportingMP3,WMA,APE,FLAC,AAC,AC3,WAV format video player
  • Audio Player   RK2808 SupportingMP3,WMA,APE,FLAC,AAC,AC3,WAV format audeo player  
  • Power Source   110~240V 50/60Hz;DC5V/2A   cost six hours finished charging

HARGA : Silahkan hubungi saya Ian (085790203123)