link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 04 November 2012

Metampiron

Obat Menghilangkan rasa nyeri leher belakang yang berhubungan neuritis

Metampiron

Kelas Terapi : Analgesik non-narkotik
Sifat Fisiko Kimia :
Serbuk kristal berwarna putih / hampir putih Kelarutan dalam air 1:1,5 ml. Agak kurang larut dalam etanol; Praktis tidak larut dalam eter, aseton, benzen, kloroform. Larutannya dalam air bersifat netral, mungkin berubah warna menjadi kekuningan tetapi tidak menurunkan porensi fisiologisnya.1 
Indikasi:
Analgesik antipiretik.
Farmakologi:
Setelah pemberian oral, metampiron diubah menjadi 4-metilamino antipirin dan diabsorpsi secara sempurna. T1/2: 4-7 jam. Diekskresi melalui ginjal. Urin kadang berwarna merah karena adanya metabolit.1
Kontraindikasi:
Hipersensitivitas
Efek Samping :
Agranulositosis, insidennya kurang dari 0,01%, risiko meningkat pada dosis tinggi dan penggunaan jangka waktu lama, sehingga tes darah harus dilakukan secara berkala. Intoksikasi akut yang dapat mengakibatkan kejang1
Dosis Pemberian :
Analgesik antipiretik: oral, Dewasa: 3-4X sehari 1-2 tablet; SK, IM: 0,5-1 g.
Stabilitas Penyimpanan :
Simpan pada suhu kamar, terlindung dari cahaya.1
Interaksi Obat :
Antalgin termasuk golongan NSAID yang dapat berinteraksi dengan: antikoagulan
Interaksi Dengan Makanan :
Tidak ada data
Perhatian :
- Pengaruh terhadap Anak-anak :Tidak ada data
- Pengaruh terhadap Ibu Menyusui :Tidak ada data
- Peringatan :Hati-hati pada pasien yang memiliki riwayat gangguan pembentukan sel darah, gangguan fungsi hati, fungsi ginjal. Tidak diindikasikan untuk nyeri otot pada flu, rheumatism, lumbago, bursitis, nyeri lengan-bahu.3
Bentuk Sediaan :
Tablet, kaplet, kapsul, injeksi, sirup
Sediaan yang beredar di pasaran :
Adimidon, Adineuron, Alvita, Anacof, Analmidon*, Analsik, Antalgin Berlico, Antalgin Hexpharm, Antalgin Soho, Antrain, Arsinal, Benodon*, Biropyron*, Betalgin, Biomega*, Biropyron*, Caranal*, Cetalgin*, Cornalgin, Corsanural*, Cymamidon*, Dactron*, Danalgin*, Decamidon*, Deparon*, Dolocitoneuron*, Dolo-Licobion*, Dolo Meganeuron*, Dolo-Neurobion*, Dolo Neuromin*, Dolo Scanneuron*, Duralgin, Emmer, Etalgin, Etamidon*, Erlagin*, Erlamidon*, Erphavitalgin*, Etaneural*, Foragin, Foraneural*, Fytogin, Gineuron*, Ginifar, Goralgin*, Hedix*, Hufanal, Hufralgin*, Inerv*, Infalgin, Kokogin, Licogin, Medizol, Medsalgin*, Mepron, Metaneuron*, Mionalgin*, Mixalgin*, Mutivaldon*, Nalget*, Nelgin, Neuphralgin, Neuralgin*, Neurodial*, Neurogen*, Neuromec*, Neuropyron*, Neurosanbe*, Neuroval*, Norages, Novalgin, Novamidon*, Novapyron*, Novaron, Omegesic*, Panstop, Paramidon, Penagon*, Prageson, Pritagesic*, Proneuron*, Pronto, Pyronal, Ramalgin*, Rapidon, Ronalgin, Scanalgin, Stileran*, Supranal*, Tonagin, Tropineuron*, Trovinal, Unagen*, Validon*, Vardiksia, Xylomidon*, Yekalgin*, Zyparon* 3

Sumber : PIO, Ditjen Bina Farmasi dan Alat Kesehatan, Direktorat Bina Farmasi - DEPKES

Supranal
SUPRANAL
Tablet


Komposisi:
Tiap tablet mengandung:
Metampiron 500 mg
Tiamina mononitrat 50 mg
Kofeina 15 mg

Farmakologi:
Metampiron adalah suatu derivat Pirazolon yang mempunyai efek analgetika-antipiretika yang kuat.
Dengan penambahan Tiamina mononitrat, efek analgetiknya diperkuat lagi.
Khusus untuk menghilangkan rasa nyeri yang berhubungan neuritis.
Kofeina memberikan efek menghilangkan rasa lelah, sehingga aktifitas sehari-hari penderita tidak terganggu.

Indikasi:
Berbagai jenis sakit kepala
Kontraindikasi:
  • Reaksi hipersensitif terhadap turunan Pirazolon.
  • Bayi 3 bulan pertama atau dengan berat badan di bawah 5 kg.
  • Wanita hamil, terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
  • Penderita glaukoma sudut sempit.

Dosis:
Dewasa : 1 tablet, 2-3 kali sehari.
Atau menurut petunjuk dokter.

Peringatan dan perhatian:
  • Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami kelainan/gangguan pembentukan darah.
  • Walaupun jarang menimbulkan agranulositosis, tetapi penggunaan jangka panjang terus menerus dapat berakibat fatal.
  • Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan hati.

Efek samping:
Pada pemakaian yang teratur dan untuk jangka waktu yang lama, penggunaan obat-obat yang mengandung Metampiron kadang-kadang dapat menimbulkan kasus agranulositosis.
Untuk mendeteksi hal tersebut, selama penggunaan obat ini perlu dilakukan uji darah secara teratur.
Jika gejala tersebut timbul, penggunaan obat ini harus segera dihentikan.
Efek samping lain yang mungkin terjadi adalah methemoglobinemia, erupsi kulit, seperti pada kasus eritematous disekitar mulut, hidung dan alat kelamin.
Reaksi hipersensitif reaksi pada kulit.

Kemasan dan Nomor Registrasi:
SUPRANAL tablet : Kotak @ 15 x 10 tablet, DKL7205002410A1


HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

SIMPANLAH DI TEMPAT KERING DAN SEJUK,
TERLINDUNG DARI CAHAYA.





Dibuat oleh:
PT DEXA MEDICA

FRIDAY, AUGUST 12, 2011


Antalgin (Metampiron)



Komposisi:
Tiap tablet mengandung Antalgin 500 mg.

Cara Kerja Obat:
Antalgin adalah derivat metansulfonat dan amidopirina yang bekerja terhadap susunan saraf pusat yaitu mengurangi sensitivitas reseptor rasa nyeri dan mempengaruhi pusat pengatur suhu tubuh. Tiga efek utama adalah sebagai analgesik, antipiretik dananti-inflamasi.
Antalgin mudah larut dalam air dan mudah diabsorpsi ke dalam jaringan tubuh.

Indikasi:Untuk menghilangkan rasa sakit, terutama kolik dan sakit setelah operasi.
 
Kontraindikasi
-       Pada penderita yang alergi terhadap derivat pirazolon. Kasus porfiria hati (amat jarang) dan defisiensi bawaan glukosa-6-fosfat-dehidrogenase.
-       Penderita yang hipersensitif.
-       Bayi 3 bulan pertama atau dengan berat badan dibawah 5 kg.
-       Wanita hamil terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
-       Penderita dengan tekanan darah < 100 mmHg.
Dosis:
Oral
-        Dewasa: 500 - 1000 mg 3 - 4 kali sehari (maksimum 3 gram sehari)
-       Anak-anak: 250 - 500 mg 3 - 4 kali sehari (maksimum 1 gram untuk < 6 tahun dan 2 gram untuk 6 - 12 tahun). 

Efek Samping :
Gejala kepekaan yang manifestasinya kelainan pada kulit. Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan agranulositosis.
 
Peringatan dan Perhatian :
-        Karena dapat menimbulkan agranulositosis yang berakibat fatal, maka sebaiknya tidak digunakan terus-menerus dalam jangka panjang.
-        Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelainan darah.





Tidak ada komentar: