link: Mananging Consultant

Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 07 April 2011

Jalan jalan ke Disneyland Paris

Baca Peta ke Disneyland Paris

Ini cerita tentang turis sok ngerti dari Indonesia, siapa lagi kalau bukan Ardi’s Family. Kali ini kita jalan jalan ke Disneyland Paris, sebuah tempat hiburan dan resort Disney kedua yang terletak diluar United States. Yang pertama adalah Tokyo Disney Resort (dibuka tahun 1983), Disneyland Paris (dibuka tahun 1992), Hongkong Disneyland Resort (dibuka tahun 2005) dan yang sedang dalam pembangunan adalah  Shanghai Disneland Resort (akan dibuka tahun 2014).

Semula namanya Euro Disney Paris, tetapi karena pembangunan jalan terus maka Euro Disney saat ini hanya menjadi salah satu wahana didalam komplek Disneyland Paris dan namanya menjadi Disneyland Park. Tepatnya mulai tahun 1994 sudah tidak ada lagi nama Euro Disney tetapi telah berganti menjadi Disneyland Paris yang sangat besar dengan tempat parkir yang sangat luas, dan jalan menuju gerbang pintu masuk yang cukup jauh tetapi disediakan moving walkway (escalator horizontal) yang cukup panjang dan dijamin tidak pegel pegel menuju pintu masuk yang jauh.

Setahu saya saat tulisan ini saya buat sudah ada 3 buah taman bermain, yaitu Disneyland Park (dulu Euro Disney), Walt Disney Studio Park dan Golf Disneyland. Tempat shoppingnya ada satu yaitu Disney Village dan resort hotel ada tujuh, yaitu Disnyland Hotel, Disney's Hotel New York, Disney's New Port Bay Club, Disney's Sequoia Lodge, Disney's Hotel Cheyenne, Disney's Hotel Santa Fe dan Disney's Davy Crockett Ranch.

Lokasi Disneyland Paris sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat kota Paris, cuma 32 Km saja dan terletak di daerah Marne La Valee. Sebagai seorang turis otodidak, kita sekeluarga main 'percaya diri' saja, tanpa bantuan tour guide dan hanya mengandalkan GPS (Global Positioning System) dan mobil sewaan langsung menuju ke lokasi dari hotel Adagio yang terletak ditengah kota Paris. Jam 8 pagi setelah sarapan pagi di hotel, mobil langsung berangkat dengan asumsi wisata Disneyland ini bisa selesai hanya dalam waktu beberapa jam saja dan setelah itu bisa wisata ditempat lain di sekitar Paris. Yang benar benar membuat kita terkjut saat tiba di tujuan adalah temperatur udara. Saat berangkat pagi hari di tengah kota Paris udara cukup hangat tetapi ternyata di Disneyland udara berkabut tebal dan sangat dingin sekali dan basah. Kekacauan terjadi karena kita benar benar tidak siap dengan jaket dan mantel tahan air.

Kekacauan kedua terjadi karena untuk bisa masuk Disneyland saja antriannya panjang sekali dan benar benar membuang waktu. Anggota 'Trio Kwek Kwek' protes minta pulang saja karena kedinginan dan jaket yang dipakai ternyata menyerap air dari kabut tebal membuat badan semakin menggigil kedinginan. Akhirnya, mas Ardi sebagai kepala regu mengambil keputusan kilat, yaitu minum kopi didalam stasiun kereta api sambil menunggu kabut hilang dan siapa tahu antrian berkurang. Ternyata salah besar, semakin siang antrian semakin banyak dan kabut dingin tidak berkurang sama sekali.

Meskipun tidak bisa full menikmati Disneyland, ada hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil. Kita tidak bisa menikmati wisata Disneyland seluruhnya hanya dalam beberapa jam saja. Kalau waktu kita terbatas lebih baik tidak usah mengunjungi tempat ini.  Akan lebih baik kalau menginap dihotel hotel yang tersedia didalam komplek Disneyland meskipun hanya semalam karena atraksi malam hari di Disneyland katanya bagus bagus. Memang tarip hotel ditempat hiburan ini jauh lebih mahal dibanding hotel ditengah kota Paris, tetapi paling tidak kalau kita menginap didalam maka kita bisa menikmati Disneyland yang sebenarnya dan tidak buang buang waktu untuk ngantri tiket dan kedinginan.

Hikmah dan pelajaran yang lain adalah 'Jangan Terlalu Percaya Dengan Peta'. Kita memilih hotel dan menginap di tengah kota Paris hanya berdasarkan petunjuk peta, baik terbitan Lonely Planet maupun searching internet dan melihat Google Map. Alasan utama kenapa kita tidak memilih hotel didalam Disneyland saat itu adalah karena mau mendekati pusat keramaian kota, bukan nyepi. Disamping itu kalau dilihat di peta jarak hotel pilihan kita hanya berjarak 0.5 cm dari Eiffel Tower, 1 cm ke Notre Dame dan jarak ke Euro Disney tidak lebih dari 15 cm saja. Alasan lain kenapa memilih hotel ditengah kota Paris adalah supaya bisa jalan jalan dan cari makan di kota dengan mudah. Ternyata, kita semua tidak baca skala peta dan kita lupa sama sekali bahwa peta tidak bisa menjelaskan tentang cuaca. Jadi wajar kalau basah dan kedinginan dan wajar pula ternyata Disneyland dan kota Paris cukup jauh dan berbeda suhu udaranya.

Tidak ada komentar: